Anda di halaman 1dari 18

TUJUAN PELAPORAN

KEUANGAN MENURUT
FASB & IASB
NYOMAN TRYADI KUSUMA YUDA ARIEL SURYO
1707531030 1707531045
FASB
FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS BOARD
Tujuan pelaporan: menentukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang relevan yang
akhirnya menentukan bentuk, isi, jenis dan susunan statemen keuangan.

Untuk menurunkan tujuan pelaporan keuangan, pihak yang dituju dan kepentingannya
harus diidentifikasi dengan jelas sehingga informasi yang dihasilkan pelaporan
keuangan dapat memuaskan kebutuhan informasional pihak yang dituju, agar pihak
yang dituju akan melakukan tindakan atau mengambil keputusan yang mengarah ke
pencapaian tujuan pelaporan keuangan.
PEMAKAI & KEPENTINGANNYA
• Owners • Pertanggungjawaban
• Suppliers • Kebermanfaatan
• Potential investors PEMAKAI keputusan
and creditors • Riset keuangan dan
• Employers pasar
• Management • Penentuan tarif
• Directors
KEPENTINGAN • Penentuan pajak
• Customers • Pengendalian sosial
• Financial analysis and • Pengendalian alokasi
advisors sumber daya
• Brokers ekonomik
• Stock exchange, • Pengukuran kinerja
lawyers entitas
• Economists
• Taxing authorities
PENDEKATAN DALAM MENENTUKAN
TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN

Menyediakan
Menyediakan informasi
informasi untuk
untuk sehimpunan
kelompok pemakai
pemakai umum yang
tertentu yang
mempunyai bermacam-
mempunyai
macam kepentingan
kepentingan tertentu
keputusan, atau
yang diketahui
(teridentifikasi).
ASPEK SOSIAL
Pelaporan keuangan dalam suatu
TUJUAN
negara harus direkayasa sehingga
BERSAMA
tujuan sosial dan ekonomik negara
tercapai. Tujuan nasional dapat
tercapai apabila kegiatan individual
dengan berbagai motivasi untuk
mencapati tujuan individualnya
jugamemaksimumkan tujuan negara.
TUJUAN TUJUAN
Dengan kata lain, terjadi keselarasan FUNGSIONAL KELOMPOK
(kongruensi) antara tujuan/perilaku DOMINAN
ekonomik individual yang membentuk
masyarakat dan tujuan ekonomik
negara.
PERKEMBANGAN
• Membuat keputusan-keputusan yang
berkaitan dengan penggunaan sumberdaya
yang terbatas. Memberikan informasi
• Mengarahkan dan mengendalikan sumber keuangan mengenai kinerja
daya fisis dan manusia suatu organisasi
secara efektif. suatu perusahaan dalam
• Memelihara dan melaporkan pengelolaan pengambilan keputusan
sumber daya yang dipercayakan kepada
manajemen.
• Memberi kemudahan berjalannya fungsi
dan pengendalian sosial. TUJUAN
PELAPORAN Tujuan pelaporan keuangan ditentukan oleh
lingkungan ekonomik, hukum, politis, dan sosial
Tidak jauh berbeda dengan tujuan KEUANGAN tempat akuntansi diterapkan.
dalam ASOBAT maupun APB No. 4
kecuali bahwa tujuan dalam laporan Tujuan pelaporan keuangan dipengaruhi oleh

komite Trueblood lebih rinci dan karakteristik dan keterbatasan informasi yang dapat
mengidentifikasi aspek-aspek disampaikan melalui mekanisme pelaporan
tujuan. Dua hal penting yang keuangan.
ditekankan oleh komite ini adalah Tujuan pelaporan memerlukan suatu fokus untuk menghindari
daya melaba (earnings power) dan terlalu umumnya informasi akibat terlalu banyaknya pihak
elemen aliran kas (cash flows). pemakai yang ingin dipenuhi kebutuhan informasionalnya.
IASB
INTERNATIONAL ACCOUNTING STANDARDS BROAD
IASB adalah badan independen penetapan standar dari IFRS Foundation. Anggotanya (saat ini 16
anggota) bertanggung jawab untuk pengembangan dan publikasi SAK, termasuk IFRS untuk UKM dan
untuk menyetujui Interpretasi SAK seperti yang dikembangkan oleh Komite Interpretasi IFRS
( sebelumnya disebut IFRIC ).
SEJARAH & GAMBARAN UMUM

1970 IAS dan IFRS adalah standar akuntansi


Inggris, Kanada, US membentuk Accounting International dan pelaporan keuangan yang
Study Group (AISG) merupakan produk IASC dan IASB. IFRS
adalah produk IASB versi baru dan IAS
1973 adalah produk IASC versi lama. Selain itu
Organisasi professional akuntansi dr Belanda, Kanada, terdapat pula International Financial
Australia, Meksiko, Jepang, Prancis dan Selandia Baru Reporting Intrepretation Committee
membentuk International Accounting Standard Committee (IFRIC) dan Standing Intrepretation
(IASC) dan menghasilkan International Accounting Committee (SIC).
Standard (IAS)

2000
IASC restrukturisasi kelembagaan dan dibentuk IASC
Foundation (IASCF) yg membawahi International
Accounting Standard Board (IASB) dan International
Financial Reporting Intepretation Committee (IIFRIC).
IASB mengeluarkan International Financial Reporting
Standards (IFRS).
STANDAR PELAPORAN
KEUANGAN INTERNASIONAL
Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS)
adalah Standar dasar, Pengertian dan Kerangka
Kerja yang diadaptasi oleh Badan Standar
Akuntansi Internasional (IASB). Sejumlah standar
yang dibentuk sebagai bagian dari IFRS dikenal
dengan nama terdahulu International Accounting
Standards (IAS). IAS dikeluarkan antara tahun 1973
dan 2001 oleh Badan Komite Standar Akuntansi
Internasional (IASC).
Pada tanggal 1 April 2001, IASB baru mengambil alih
tanggung jawab guna menyusun Standar Akuntansi
Internasional dari IASC.
STRUKTUR IFRS

• Peraturan-peraturan Standar Laporan Keuangan


Internasional (IFRS) dikeluarkan setelah tahun 2001
• Peraturan-peraturan Standar Akuntansi Internasional
(IAS) dikeluarkan sebelum tahun 2001
• Interpretasi yang berasal dari Komite Interpretasi
Laporan Keuangan Internasional (IFRIC) dikelularkan
setelah tahun 2001
• Standing Interpretations Committee (SIC) dikeluarkan
sebelum tahun 2001
• Kerangka Kerja untuk Persiapan dan Presentasi Laporan
Keuangan (1989) Framework for the Preparation and
Presentation of Financial Statements (1989)
KERANGKA KERJA

Kerangka kerja guna Persiapan dan Presentasi Laporan Keuangan menyampaikan prinsip-
prinsip dasar IFRS.

Kerangka kerja IASB dan FASB sedang dalam proses pembaharuan dan perangkuman. Proyek
Kerangka Konseptual Gabungan (The Joint Conceptual Framework Project) bertujuan untuk
memperbaharui dan merapikan konsep-konsep yang telah ada guna menggambarkan
perubahan di pasar, praktek bisnis dan lingkungan ekonomi yang telah timbul dalam dua
dekade atau lebih sejak konsep pertama kali dibentuk.

Tujuan keseluruhan adalah untuk menciptakan


dasar guna standar akuntansi di masa
mendatang yang berbasis prinsip, konsisten
secara internal dan diterima secara
internasional. Karena hal tersebut, (dewan) IASB
dan FASB Amerika Serikat melaksanakan proyek
secara bersama.
Rule-based VS principle-based accounting

Sebagian orang Amerika Serikat, akuntan dan pembuat kebijakan pasar modal di sana (SEC), bersikap
resisten terhadap konvergensi standar akuntansi yang berlaku di negara itu (US GAAP) dengan standar
akuntansi internasional (IFRS). Selama satu abad, bahkan mungkin lebih, Amerika Serikat memang menjadi
rujukan dalam perkembangan profesi akuntansi dunia.
Salah satu argumen dari pihak yang tidak sepakat dengan konvergensi US GAAP dengan IFRS
menyatakan, IFRS akan mengakibatkan komparabilitas (daya banding) laporan keuangan menjadi sulit, bahkan
mustahil.
PERBEDAAN FASB IASB
Menyediakan informasi yang berguna Menyediakan informasi yang
You can simply impress your audience and
add a unique zing and appeal to your
untuk : menyangkut posisi keuangan,
Presentations. Easy to change colors,
photos and Text. Get a modern
a.pengambilan keputusan investasi dan kinerja, serta perubahan posisi
PowerPoint Presentation that is beautifully
designed. You can simply impress your
kredit b.memprediksijumlah,waktu,dan keuangan suatu perusahaan yang
audience and add a unique zing and
appeal to your Presentations. Easy to
ketidakpastian arus kas masa depan bermanfaat bagi sejumlah besar
change colors, photos and Text. Get a
modern PowerPoint Presentation that is
perusahaan. pengguna dalam pengambilan
beautifully designed.
c.Menyediakan informasi t e n t a n g keputusan ekonomi
TUJUAN PELAPORAN s u m b e r d a ya ekonomi, klaim terhadap (investor,karyaw an, pemberi
KEUANGAN
sumber daya tersebut, dan perubahan pinjaman, p e m a s o k d a n
terhadap keduanya. k r e d i t o r u s a h a lainnya,
pelanggan, pemerintah dan
masyarakat)
FOKUS UTAMA Berfokus pada pelaporan keuangan Berfokus pada laporan keuangan

KUALITAS RELEVANSI a.Nilai prediksi a.Nilai prediksi


b.Nilai umpan balik b.Nilai konfirmasi
c.Tepat waktu c.Materialitas
PERBEDAAN
FASB IASB
KUALITAS KEANDALAN Komparabilitas, pemastian, ketepatan waktu Kesetiaan representasional,
dan dimengerti verifiability dan netralitas

PENGUKURAN Dasar pengukuran dapat berupa harga atau Dasar pengukuran dapat berupa
nilai, yang keduanya menilai kelayakan Realisasi nilai, tingkat kepercayaan
ekonomi dari item ,tindakan yang konsisten, keterpisahan
dari komponen pendapatan dan biaya /
manfaat

MATERIALITAS materialitas sebagai aspek relevansi dan menyimpulkan bahwa materialitas


bukan karakteristik kualitatif utama untuk mempengaruhi relevansi dan
informasi berguna representasi setia dan karena itu
merupakan kendala meresap pada
pelaporan keuangan
PERSAMAAN
FASB &IASB
1) Memberikan informasi keuangan tentang entitas
pelaporan yang berguna dalam membuat
keputusan.
2) FASB / IASB draf eksposur menolak pendekatan
hirarkis dan membatasi karakteristik kualitatif
3) Sama – sama memiliki tiga tujuan:
• merevisi / memperjelas definisi aset dan liabilitas,
• menyelesaikan perbedaan mengenai unsur-unsur
lain dan definisi mereka, dan
• mengkaji kriteria pengakuan konsep
THANKYOU