Anda di halaman 1dari 83

TUJUAN AKUNTANSI

• TUJUAN DARI KESELURUHAN AKUNTANSI


ADALAH UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI
YANG DAPAT DIGUNAKAN DALAM PENGAMBILAN
KEPUTUSAN EKONOMI
• Akuntansi adalah aktivitas jasa dan fungsinya
untuk menyediakan informasi kuantitatif,
terutama informasi keuangan, entitas-entitas
ekonomi, dan dalam proses pengambilan
keputusan atas pilihan-pilihan yang beralasan
diantara beberapa alternatif tindakan yang
tersedia (mis: sumber daya yang terbatas).
SIKLUS AKUNTANSI
• Kegiatan di atas membentuk siklus sebagai
berikut:
Pemakai
Pencatata Penggolo pengikhti Laporan Analisis dan
Transaksi Informasi
n ngan saran AKuntansi interpretasi akuntansi

Identifikasi dan Pengkomunikasian


pengukuran data Pemrosesan dan pelaporan Informasi

2
TINJAUAN ATAS PROSES
AKUNTANSI
1. TAHAP PENCATATAN
• Menganalisis dokumen keuangan = dasar untuk mencatat
transaksi.
• Mencatat transaksi (Menjurnal secara kronologis ke buku jurnal).
• Memindah bukukan (posting) transaksi. Transaksi yang telah
dikelompokkan dalam ayat jurnal diposting ke akun-akun yang
sesuai.
2. TAHAP PELAPORAN
• Menyiapkan neraca saldo atau neraca percobaan atas akun-akun
dibuku besar. (dapat melakukan pengecekan umum atas
keakuratan pencatatan dan pemindah bukuan).
• Mencatat jurnal penyesuaian (melakukan penyesuaian atas
informasi relevan yang belum tercatat)
2. tahap pelaporan.......lanjutan
• Menyiapkan laporan keuangan. (merupakan
ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi
keuangan serta arus kas yang disiapkan
berdasarkan informasi akun yang telah
disesuaikan).
• Menutup akun nominal : (Saldo akun-akun
nominal (sementara) ditutup ke akun laba
ditahan. Sehingga semua akun nominal bersaldo
nol (0).
• Menyiapkan neraca saldo setelah penutupan.
Bertujuan untuk memastikan kesamaan atau
keseimbangan debit dan kredit setelah jurnal
penyesuaian dan jurnal penutup diposting
AKUNTANSI BERPASANGAN (Double Entry Accounting)
• Debit = entri disebelah kiri
• Kredit = entri disebelah kanan
Entry atau jurnal dilakukan mengunakan 3 langkah:
1. Mengidentifikasi akun yang terpengaruh oleh suatu kejadian atau
transaksi.
2. Menentukan apakah suatu akun bertambah dan berkurang (di debit atau
di kredit).
3. Menentukan besarnya pengaruh terhadap suatu akun.

Hubungan debit dan kredit terhadap akun.


Nama Rekening Penambahan Pengurangan Saldo
Aktiva Debet Kredit Debet
Kewajiban Kredit Debet Kredit
Modal Kredit Debet Kredit
Laba ditahan Kredit Debet Kredit
Pendapatan Kredit Debet Kredit
Beban Debet Kredit Debet
Dividen Debet Kredit Debet
MENGANALISIS DOKUMEN KEUANGAN
Tahap pencatatan dimulai dari menganalisis
dokumen yang menunjukkan suatu aktifitas
bisnis telah terjadi.
Dokumen bisnis : adalah catatan pertama dari
setiap transaksi dan memberikan dukungan
atas data yang dicatat dalam jurnal.
Dokumen bisnis : adalah alat verifikasi atas
catatan akuntansi.
Dokumen bisnis : memegang peranan sangat
penting dalam sistem infoemasi dan
pengendalian
LAPORAN KEUANGAN
PSAK : 1, Perusahaan menerbitkan minimal lima
jenis laporan yaitu:
1. Laporan posisi keuangan (neraca)
2. Laporan laba rugi komprehensif
3. Laporan perubahan ekuitas
4. Laporan arus kas
5. Catatan atas laporan keuangan
Laporan posisi keuangan (neraca) adalah laporan yang menunjukkan posisi
aset, liabilitas dan ekuitas pada akhir suatu periode. Laporan laba rugi
komprehensif terdiri dari laba rugi bersih dan pendapatan komprehensif
lainnya, yang menunjukkan kinerja operasional perusahaan selama
periode. Laporan perubahan ekuitas menunjukkan detil perubahan yang
terjadi.
SIKLUS AKUNTANSI
• Kegiatan di atas membentuk siklus sebagai
berikut:
Pemakai
Pencatata Penggolo pengikhti Laporan Analisis dan
Transaksi Informasi
n ngan saran AKuntansi interpretasi akuntansi

Identifikasi dan Pengkomunikasian


pengukuran data Pemrosesan dan pelaporan Informasi

8
1. Identifikasi dan Pengukuran Data
Data yang relevan untuk keputusan terdiri dari
transaksi-transaksi dan kejadian dalam
perusahaan dan selalu berhubungan dengan
tindakan yang telah diselesaikan. Satuan
pengukur dalam akuntansi adalah uang
seperti : rupiah, dolar dlsb. Contoh transaki
adalah pembelian, penjualan, piutang dan lain
sebagainya.

9
2. Proses dan pelaporan

Proses dan pelaporan data mencakup kegiatan


pencatatan, penggolongan dan
pengikhtisaran. Pencatatan (recording)
transaksi dapat dilakukan dengan ditulis
dengan pensil, pena, mengeting dikomputer
dan lain sebagainya. Catatan akuntansi harus
digolongkan dalam kelompok (akun) atau
kategori yang berhubungan agar penyajiannya
dapat diringkaskan (pengeluaran untuk gaji
dikelompokkan ke dalam akun beban gaji).
10
3. Laporan Akuntansi
Laporan akuntansi (Accounting Reports) yang
dihasilkan oleh suatu sistem akuntansi banyak macamnya.
Jenis laporan yang dihasilkan tergantung pada pihak yang
menggunakan laporan tersebut. Dan yang terpenting
adalah laporan keuangan (financial statement). Selain
laporan keuangan juga ada laporan untuk pajak dalam
bentuk Surat pemberitahuan tahunan/ SPT pajak,
laporan-laporan pada badan pemerintah seperti
Bapepam dan laporan-laporan khusus untuk perusahaan
sendiri.

11
4. Analisis dan interpretasi
• Analisis laporan keuangan adalah
menghubungkan angka-angka yang terdapat
dalam laporan keuangan dengan angka lain
atau menjelaskan arah perubahan (trend)nya.
Contohnya tahun ini perusahaan
mendapatkan laba Rp 4 miliar, angka ini tidak
berbicara banyak, tetapi jika dihubungkan
dengan angka penjualan Rp 100 miliar, maka
diketahui laba tadi adalah 4% dari penjualan
(akan lebih bermanfaat dalam pengambilan
keputusan).
12
Setiap pos dalam laporan
keuangan, yang disebut
akun, dimasukkan dalam
buku besar.
Sekelompok akun untuk
suatu entitas bisnis
disebut buku besar.
Daftar akun dalam buku
besar disebut bagan akun.
Klasifikasi Utama dari Akun
Aset adalah Kewajiban adalah
sumber daya yang utang kepada
dimiliki oleh pihak luar
perusahaan. (kreditor).
Kas Utang Usaha
Perlengkapan Wesel Bayar
Bangunan Utang Gaji
Piutang Usaha
Klasifikasi Utama dari Akun
Ekuitas Pendapatan Beban adalah
Pemilik adalah adalah kenaikan penggunaan aset
hak pemilik atas ekuitas pemilik atau jasa untuk
aset perusahaan. sebagai hasil dari menghasilkan
menjual jasa atau pendapatan.
Modal, Chris produk. Beban Sewa
Clark Pendapatan Beban Gaji
Penarikan, Jasa Beban Utilitas
Chris Clark Pendapatan
Komisi
Akuntansi dengan Jurnal Berpasangan
“Akuntansi dengan jurnal berpasangan
didasarkan pada konsep yang sederhana: setiap
pihak dalam suatu transaksi bisnis akan
menerima sesuatu dan memberikan sesuatu
sebagai imbalannya. Dalam istilah pembukuan,
apa yang diterima adalah debit dan apa yang
diberikan adalah kredit. Akun T mencerminkan
timbangan atau neraca.”

Timbangan atau Akun T


Neraca
Sisi Kiri Sisi Kanan
Menerima Memberi
Luca Pacioli DEBIT KREDIT
Sang Penemu
Akuntansi
dengan Jurnal Menerima Memberi
Berpasangan DEBIT KREDIT
Aturan Debit/Kredit dari Akun-
akun Laporan Laba Rugi
Akun Beban Akun Pendapatan
Debit untuk Kredit untuk Debit untuk Kredit untuk
kenaikan penurunan penurunan kenaikan
(+) (-) (-) (+)
Aturan Saldo Debit/Kredit dari
Akun-akun Neraca
Debit Kredit
Akun aset………. Kenaikan (+) Penurunan (-)
Akun kewajiban…… Penurunan (-) Kenaikan (+)
Akun ekuitas pemilik
(modal) ………… Penurunan (-) Kenaikan (+)
Akun-akun Laba Rugi
Debit Kredit
Akun pendapatan…… Penurunan (-) Kenaikan (+)
Akun beban…… Kenaikan (+) Penurunan (-)
Akun-akun Neraca
ASET KEWAJIBAN
Akun-akun Aset Akun-akun Kewajiban
Debit untuk Kredit untuk Debit untuk Kredit untuk
kenaikan penurunan penurunan kenaikan
(+) (-) (-) (+)

EKUITAS PEMILIK
Akun-akun Ekuitas Pemilik
Debit untuk Kredit untuk
penurunan kenaikan
(-) (+)
Untuk membantu Anda belajar,
suatu akun dapat digambar
menyerupai bentuk huruf T
Akun T
Kas

Akun T memiliki judul.


Akun T
Kas
Sisi kiri
debit

Sisi kiri dari akun adalah sisi debit.


Akun T
Kas
Sisi kanan
kredit

Sisi kanan dari akun adalah sisi kredit.


Akun T
Kas Kurangkan total
kredit dari total debit
Debit
Rp 10.000
untuk mendapatkan
Kredit
5.000
Rp 20.000 saldo 3.000
akun.
Rp 40.000 1000
Total Rp 70.000 Rp 2000
Saldo : Rp 59.000 Total Rp 11.000
Menyeimbangkan Akun T
JURNAL
Di setiap jurnal, jumlah dari
seluruh debit harus selalu
sama dengan jumlah dari
seluruh kredit.
(1) Melakukan pembayaran sewa
ruangan untuk 2 tahun Rp 120.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun. 1 Beban Sewa 1 20 000
2 Kas 120.000
3 Pembayaran Sewa Ruangan
4
(3) Bapak Jamil menambah setoran
Kepemilikan Rp 100.000, perusahaan
menerbitkan 10.000 lembar saham
biasa dengan nilai pari Rp 2000.

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun . 3 Kas 100.000
2 Modal Saham 20.000
3 Agio Saham 80.000
4 Setoran Modal Bapak Jamil
(8) Melakukan Pembelian Peralatan
Kantor Rp 100.000 baru dibayar Rp
20.000 sisanya dibayar kemudian

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun . 8 Peralatan Kantor 100.000
2 Kas 20.00
3 Utang Usaha 80.000
4 Pembelian Peralt Kantor Kredit
(10) Melakukan penagihan atas jasa
konsultasi kepada PT Sejati Rp
300.000 jatuh tempo setelah 14 hari

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .10 Piutang Usaha 300.000
2 Pendapatan Jasa 300.000
3
4 Penagihan jasa konsultasi
(14) Melakukan peminjaman modal
kerja Rp 1.000.000 dari PT Sehat
Financial

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .14 Kas 1.000.000
2 Modal Kerja 1.000.000
3
4 Utang Modal Kerja
(16) Membeli perlengkapan kantor Rp
50.000. tunai

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .16 Perlengkapan kantor 50.000
2 Kas 50.000
3
4 Membeli perlengkapan kantor
(17) Menerima uang muka untuk jasa
konsultasi yang akan diberikan pada pT
Permai . Jasa konsultasi tersebut diberikan
pada bulan Juli 2011 Rp 300.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .17 KAs 300.000
2 Pendapatan Jasa Diterima dimuka 300.000
3
4 Penerimaan Uang Muka
Konsultasi
(21) Melakukan pembayaran pemasangan iklan
melalui PT Advertasia Rp 50.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .21 Beban Iklan 50.000
2 Kas 50.000
3
4 Pemasangan Iklan melalui PT
Advertasia
(24) Menerima pelunasan sebagian
tagihan jasa konsultasi PT Sejati
dengan nilai Rp 150.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .24 Kas 150.000
2 Piutang 150.000
3
4 Pelunasan sebagian piutang PT
Sejati
(25) Membayar utang pembelian
peralatan Kantor Rp 40.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .25 Utang Usaha 40.000
2 Kas 40.000
3
4 Pembayaran utang pada PT GA
(28) Membayar Gaji karyawan Rp
100.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .85 Beban Gaji 100.000
2 Kas 100.000
3
4 Pembayar beban gaji karyawan
bulan Juni 2011
(30) Mengumumkan dan membayar
dividen Rp 100 perlembar kepada
pemegang saham jumlah saham
beredar sebanyak 40.000 lembar

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .30 Dividen Tunai 4.000
2 Kas 4.000
3
4 Pembayar beban gaji karyawan
bulan Juni 2011
POSTING
Posting atau
pemindahbukuan adalah
langkah untuk melakukan
klasifikasi akun-akun
yang sesuai dalam buku
besar.
Dampak dari jurnal ini dalam buku
besar.
Kas Piutang Usaha
1-Jun 200.000 1-Jun 120.000 10 Jun 300.000 24 Jun 150.000
3-Jun 100.000 8 Jun 20.000 Saldo 150.000
14-Jun 1.000.000 16 Jun 50.000
17-Jun 300.000 21 Jun 50.000
24-Jun 150.000 25 Jun 40.000
Saldo : 1.366.000 28 Jun 100.000
30 Jun 4.000
Dampak dari jurnal ini dalam buku
besar.
Perlengkapan Kantor Peralatan Kantor
16. Jun 50.000 1 Jun 70.000
Saldo 50.000 8-Jun 100.000
Saldo 170.000

Utang Usaha Pendptan jasa diterima dimuka


25. Jun 40.000 8. Jun 80.000 17. Jun 300.000
Saldo 40.000 Saldo 300.000
Dampak dari jurnal ini dalam buku
besar.
Modal Kerja Saham Biasa
17. Jun 1.000.000 1 Jun 60.000
Saldo 1.000.000 3- Jun 20.000
Saldo 80.000

Agio Saham Dividen Tunai


1. Jun 210.000 30. Jun 4000.000
3 Jun 80.000 Saldo 4000.000
Saldo 290.000
Dampak dari jurnal ini dalam buku
besar.
Pendapatan Jasa Beban Gaji
10. Jun 300.000 28 Jun 100.000
17 Jun 300.000 Saldo 100.000
Saldo 600.000

Beban Sewa Beban Iklan


1.Jun 120.000 21. Jun 50.000
2.Saldo 120.000 Saldo 50.000
Neraca Saldo
Neraca saldo (Trial Balance)
berisi saldo akhir kumpulan
akun pada akhir periode
dan disusun berdasarkan
saldo normal akun debit
dan akun kredit. Dimulai
dari akun aset, liabilitas,
ekuitas, pedapatan dan
beban
PT DAMAI SEJAHTERA
NERACA SALDO
30 JUNI 2011
Keterangan Debit Kredit
Kas 1.366.000
Piutang Usaha 150.000
Perlengkapan Kantor 50.000
Peralatan Kantor 170.000
Utang Usaha 40.000
Pendapatan Jasa diterima dimuka 300.000
Utang Modal Kerja 1.000.000
Saham Biasa 80.000
Agio Saham 290.000
Dividen Tunai 4.000
Pendapatan jasa 300.000
Beban Gaji 100.000
Beban Sewa 120.000
Beban Iklan 50.000
Jumlah 2.010.000 2.010.000
JURNAL PENYESUAIAN
Secara umum ayat jurnal penyesuaian
dilakukan terhadap akun :

1. Beban dibayar dimuka


(Prepaid Expenses)
2. Pendapatan diterima dimuka
(unearned revenues)

3. Pendapatan yang belum diterima


(Accured Revenues)

4. Beban yang belum dibayar/masih


harus dibayar
1. Berdasarkan perhitungan fisik tgl 30 Juni
2011 diketahui perlengkapan kantor masih
tersimpan diperusahaan Rp 20.000,
sedangkan saldo perlengkapan kantor di
neraca saldo Rp 50.000. berarti perlengkapan
kantor mengalami penurunan Rp 30.000

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .30 Beban Perlengkapan 30.000
2 Perlengkapan Kantor 30.000
3
4 Beban pemakaian perlengkapan
kantor (beban dibayar dimuka)
2. Tanggal 30 Juni 2011 perusahaan telah
menyelesaikan fase 1 dari empat fase pekerjaan
konsultasi yang ditentukan dengan nilai Rp
45.000 sedangkan total uang yang diterima
untuk konsultasi Rp 300.000 . maka jurnal
penyesuaiannya adalah:

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .30 Pendapatan Jasa diterima dimuka 45.000
2 Pendapatan Jasa 45.000
3
4 Penyesuaian untuk pendapatan
diterima dimuka
3. Dari hasil pemeriksaan dokumen
penjualan tanggal 30 Juni 2011. telah
diselesaikan pemasangan piranti lunak
pada PT Sejati Rp 5.000 dan belum
sempat ditagih, jurnalnya:

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .30 Piutang Usaha 5.000
2 Pendapatan Jasa 5.000
3
4 Penyesuaian pendapatan yang
belum diterima
4. Beban gaji terhutang tanggal 30
Juni 2011 adalah Rp 4.000, maka
jurnal penyesuaiannya adalah:

JURNAL Hal. 1
Ref.
Tgl. Uraian Post. Debit Kredit
2011
1 Jun .30 Beban Gaji 4.000
2 Hutang Gaji 4.000
3
4 Penyesuaian akun beban yang
masih harus dibayar
POSTING AYAT JURNAL
PENYESUAIAN
Seluruh ayat jurnal
yang dibuat harus
dipindahkan ke
buku besar
masing-masing
akun.
Posting ayat jurnal penyesuaian

Perlengkapan Kantor Beban Perlengkapan Kantor


16. Jun 50.000 30 Jun 30.000
Saldo 50.000
30 Jun 30.000
Saldo 30.000
Saldo 20.000
Pendptan jasa
Pendpatan Jasa diterima dimuka 10. Jun 300.000
30. Jun 45.000 17. Jun 300.000 Saldo 300.000
Saldo 225.000 30 Jun 45.000
Saldo : 345.000
Posting ayat jurnal penyesuaian

Beban upah yang masih


Beban Upah harus dibayar
30. Jun 4.000
30 Jun 4.000
Saldo 4.000
30 Jun 30.000
Saldo 4.000
Saldo 20.000
NERACA SALDO DISESUAIKAN
Neraca saldo
disesuaikan yang
telah disusun segera
dipilah menjadi
laporan laba rugi
kompfrehensif,
laporan perubahan
ekuitas dan laporan
posisi keuangan
PT DAMAI SEJAHTERA
NERACA SALDO TELAH DISESUAIKAN
30 JUNI 2011
Keterangan Debit Kredit

Kas 1.366.000
Piutang Usaha 155.000
Perlengkapan Kantor 20.000
Peralatan Kantor 170.000
Utang Usaha 40.000
Pendapatan Jasa diterima dimuka 255.000
Beban yang masih harus dibayar 4.000
Utang Modal Kerja 1.000.000
Saham Biasa 80.000
Agio Saham 290.000
Dividen Tunai 4.000
Pendapatan jasa 350.000
Beban Gaji 100.000
Beban Sewa 120.000
Beban Iklan 50.000
Beban Upah 4.000
Beban Perlengkapan 30.000
Jumlah 2.019.000 2.019.000
LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN KEUANGAN
YANG DISUSUN:
1. LAPORAN LABA RUGI
KOMPREHENSIF.
2. LAPORNAN
PERUBAHAN
EKUITAS
3. LAPORAN POSISI
KEUANGAN.
PT DAMAI SEJAHTERA
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
30 JUNI 2011
Pendapatan Jasa 350.000
Beban-
beban : Beban Gaji 100.000
Beban Sewa 120.000
Beban Iklan 50.000
Beban Perlengkapan 30.000
Kantor 4.000
Beban Upah
Jumlah Beban (304.000)
Laba Netto 46.000
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
PT DAMAI SEJAHTERA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
30 JUNI 2011
Saldo laba 1 Juni 2011 DARI 0
Laba Netto Juni 2011 LABA 46.000
Dividen Tunai Juni 2011 NETTO (4.000)
Saldo Laba Juni 2011 42.000
PT DAMAI SEJAHTERA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)
30 JUNI 2011
Aset
Kas 1.366.000
Piutang Usaha 155.000
Perlengkapan Kantor 20.000
Peralatan Kantor 170.000
Jumlah Aset 1.711.000
Liabilitas:
Utang Usaha 40.000
Pendapatan Jasa diterima dimuka 255.000
Beban yang masih harus dibayar 4.000
Utang Modal Kerja 1.000.000
Jumlah Liabilitas 1.299.000
Ekuitas:
Saham Biasa 80.000
Agio Saham 290.000
Saldo Laba 42.000
Jumlah Ekuitas 412.000
Jumlah liabilitas dan ekuitas : 1.711.000
Menjurnal Transaksi
Langkah 1 dan 2
Langkah 1 Langkah 2 mengindikasi Langkah
Mengiden Bertambah apakah akun 3
Transaksi didebit atau Sebesar Jurnal
tifikasi Atau
akun berkurang dikredit apa
besar

Investasi oleh Kas Bertambah Aset = debit 10.000 Kas 10.000


pemegang
saham ke Modal Bertambah Modal Pemilik = 10.000 M Saham 10.000
perusahaan Saham kredit
Rp 10.000

Membeli Peralatan Bertambah Aset = Debit 7.500 Peralatan 7.500


peralatan
Secara Kredit Wesel Wesel Bayar 7.500
Rp 7.500 bayar Bertambah Kewajiban = 7.500
menggunakan kredit
wesel bayar
Pembayaran Kas Berkurang Aset =Kredit 2.500 Beban gaji 2.500
beban gaji Rp Gaji Bertambah Beban = Debit 2.500 Kas 2.500
2.500
Jurnal Umum
Tanggal Keterangan Ref Post Debit Kredit
2011
Juli Dividen 330 2.500
1. Utang Dividen 250 2.500
(mengumumkan dividen tunai tengah
tahunan saham biasa)

10. Peralatan 180 7.500


Wesel Bayar 220 7.500
(Menerbitkan wesel utk membeli peralatan
baru)

31. Beban Pajak Atas Gaji 418 2.650


Utang Pajak Atas Gaji 240 2.650
(Pencatatan pajak atas gaji bulanan)
POSTING KE BUKU BESAR
Buku besar = kumpulan akun yang digunakan dalam suatu
bisnis. Dan dibedakan menurut sifat bisnis, aset dan aktifitas dan
informasi yang disediakan
Informasi yang tercatat dalam jurnal ditransfer ke akun yang
sesuai (posting),.
Buku Besar
Akun: Peralatan No Akun : 180
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
2011
Juli 1. Saldo 10.550
10 Pembelian Peralatan J24 7.500 18.050

Akun: Wesel Bayar No Akun : 220


Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo
2011
Juli 1. Saldo 5.750
10 Pembelian Peralatan J24 7.500 13.050
MENYUSUN NERACA SALDO
• Neraca saldo (Trial Balance) adalah daftar
semua akun dan saldonya yang menunjukkan
apakah total debit sama atau tidak dengan
total kredit. Sehingga kita dapat memeriksa
keakuratan pencatatan dan pemindahbukuan.
Sekalipun total debit sama dengan total kredit
tidak menjamin bahwa akun telah dicatat
dengan benar.
Rossa Inc
Neraca Saldo

Debit Kredit
Kas 82.110
Piutang Usaha 106.500
Penyisihan Piutang Tak tertagih 1.610
Persediaan 45.000
Asuransi dibayar dimuka 8.000
Piutang Bunga 0
Tanah 114.000
Gedung 156.000
Akumulasi Penyusutan Gedung 39.000
Perabotan dan Peralatan 19.000
Akk Penyusutan Perabotan dan peralt 3.800
Utang Usaha 37.910
Pendapatan Sewa diterima dimuka 0
Utang Gaji dan Upah 0
Utang Bunga 0
Utang Pajak Penghasilan 0
Utang Dividen 3.400
Utang Obligasi 140.000
Saham biasa nilai pari Rp 15 150.000
Lanjutan neraca saldo........
Rossa Inc
Neraca Saldo
Debit Kredit
Laba tahan 103.900
Div iden 13.600
Penjualan 479.500
Harga Pokok Penjualan 159.310
Beban gaji dan upah 172.450
Beban Listrik, air dan telpon 32.480
Beban pajak Gaji 18.300
Beban Iklan 18.600
Beban Piutang tak tertagih 0
Beban Penyusutan Gedung 0
Beban Penyu Perabotan dan peralatan 0
Beban Asuransi 0
Pendapatan Bunga 1.100
Pendapatan Sewa 2.550
Beban Bunga 14.420
Beban Pajak Penghasilan 0______ _______
Total 962.770 962.770
MEMBUAT JURNAL PENYESUAIAN
Tujuan dari penyesuaian pada akhir periode agar seluruh
jumlah aset, kewajiban, dan modal dilaporkan dengan benar dan
ini disebut jurnal penyesuaian.
Hal-hal yang biasanya membutuhkan analisis untuk melihat
apakah membutuhkan penyesuaian atau tidak adalah:
a.Transaksi pada saat akan terjadi pertukaran kas diperiode
yang akan datang.
1. Aset yang belum dicatat
2. Kewajiban yang belum dicatat

b. Transaksi yang telah terjadi pertukaran kas diperiode


sebelumnya.
1. Beban dibayar dimuka
2. Pendapatan yang masih harus diterima.
Data untuk penyesuaian
• Berikut data penyesuaian dari Rosa Inc tanggal 31 Desember 2011:
Aset yang belum tercatat:
a. Bunga atas wesel tagih Rp 250
Kewajiban yang belum tercatat:
b. Gaji dan upah Rp 2.150
c. Bunga obligasi Rp 5.000
d. Pajak penghasilan Rp 8.000
Beban di bayar di muka:
e. Asuransi dibayar dimuka tersisa tgl 31 Desember 2011 Rp 3.800
Pendapatan diterima di muka:
f. Pendapatan sewa yang masih harus diterima hingga akhir tahun Rp 475
Estimasi:
g. Beban penyusutan untuk gedung 5% pertahun
h. Beban penyusutan perabotan dan peralatan 10% pertahun
i. Penyisihan piutang tak tertagih dinaikkan sebesar 1.100
Transaksi dengan pertukaran kas yang akan terjadi dimasa yang akan datang

Aset belum tercatat (unrecorded Asset):


Caranya dengan mendebit akun piutang dan mengkredit akun pendapatan
(bertujuan untuk mengakui piutang belum tercatat dan mengakui pendapatan
diterima dimuka)
a. Piutang bunga 250
Pendapatan bunga 250
(Piutang dilaporkan dalam neraca dan pendapatan dilaporkan dalam laporan Laba rugi )

Kewajiban yang belum tercatat (Unrecorded Liabilities)


b. Beban Gaji dan upah 2.150
Utang Gaji dan upah 2.150

c. Beban Bunga 5.000


Utang Bunga 5.000

d. Beban Pajak Penghasilan 8.000


Utang Pajak Penghasilan 8.00
Transaksi-transaksi saat kas telah dipertukarkan pada periode
sebelumnya
Beban dibayar dimuka/Prepaid ekspenses:
Jika didebit pertama kali sebagai aset Jurnal penyesuaiannya:
e. Beban Asuransi 4.200
Asuransi dibayar dimuka 4.200
(Untuk mencatat transaksi yang jatuh tempo 8.000 - 3.800 =
4.200)

Jika didebit pertama kali sebagai beban:


Asuransi dibayar dimuka 3.800
Beban Asuransi 3.800
(untuk mencatat asuransi dibayar dimuka 8.000-4.200=3.800)
Pendapatan diterima dimuka
Jika dikredit pertama kali sebagai akun pendapatan:
h. Pendapatan Sewa 475
Pendapatan Sewa diterima dimuka 475

Jika dikredit pertama kali ke akun utang


Pendapatan Sewa diterima dimuka 2.075
Pendapatan Sewa 2.075
(untuk mencatat pendapatan sewa = 2.550-475)

TRANSAKSI YANG MELIBATKAN ESTIMASI :


• Piutang Tak Tertagih
i Beban penyisihan piutang tak tertagih 1.100
Penyisihan piutang tak tertagih 1.100
(Untuk menyesuaikan dengan estimasi beban piutang tak tertagih)
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
Proses penyusunan laporan keuangan:
1. Mengidentifikasi seluruh pendapatan dan beban-
saldo akun ini akan digunakan untuk menyusun
laporan keuangan.
2. Menghitung laba bersih (mengurangkan beban dari
pendapatan)
3. Menghitung saldo akhir laba ditahan-laba ditahan
periode sebelumnya adalah nilai awal - laba bersih :
ditambahkan saldo awal dikurangi dengan dividen
yang belum dibayar periode tersebut.
4. Menyusun neraca dengan menggunakan akun-akun
neraca dari neraca saldo.
PT INDO MULYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN
PER 31 DESEMBER 2011
Dalam ribuan rupiah
ASET PASSIVA
ASET LANCAR KEWAJIBAN DAN MODAL
Kas 45,500 Kewajiban Jangka Pendek:
Surat-surat Berharga 2.750 Utang Dagang 15.250
Piutang Dagang 12.650 Wesel Bayar 1.250
Cad Pengh Piutang - 350. 12.300 Bunga belum dibayar 850
Piutang Karyawan 50 Utang Bank segera jatuh- tempo 1.050
Piutang Bunga 75 Sewa dierima dimuka . 15
Persd Barang Jadi 12.800 Jumlah Kewajiban Jangka 18.514
Persed Barang dalam proses 2.400 Pendek
Persed Bahan Baku + 2.800 18.000
Perlengkapan 4. Kewajiban Jangka Panjang:
Iklan dibayar dimuka 12 . Hutang Wesel Jangka Panjang 22.800
Jumlah Aktiva Lancar 78.691 Hutang Hipotik 10.900
Hutang Obligasi 30.800
Jumlah Kewajiban Jangka
Panjang 64.500
Jumlah Kewajiban 82.915.
Sambungan Ilustrasi..........
ASET PASSIVA

Aset tetap: Ekuitas Sendiri:


Tanah 45.000
Bangunan 125.000 Modal saham 225.000
Akumulasi Depresiasi 35.750 89.250 Saham belum terjual 75.000
Modal Saham Beredar 150.000
Mesin 75.000 Saham Perbendaharaan 25.000
Akumulasi Depresiasi 15.750 59.250 125.000
Premium Saham 15.000
Kendaraan 65.000 Jumlah Modal Saham 140.000
Akumulasi Depresiasi 12.750 52.250
Laba belum dibagikan:
Peralatan 35.000 Telah ditentukan-
Akumulasi Depresiasi . 5.750 penggunaannya: 100.000
Jumlah Aset Tetap Berwujud: 275.000 Belum ditentukan
JUMLAH ASET 353.691 Penggunaanya 30.776
Jumlah laba belum dibagikan/LYD: 130.776
Jumlah Modal Sendiri 270.776
Jumlah Ekuitas dan kewajiban 353.691
KONSEP PENYUSUNAN LAPORAN
KEUANGAN
a. All Inclusive
Semua pos-pos pendapatan dan keuntungan, pos-pos beban
dan kerugian baik yang ordinary atau reguler maupun yang
ektra ordinary (luar biasa) dan irreguler diperhitungkan
dalam laporan laba rugi. Agar menggambarkan kemampuan
perusahaan dalam memperoleh pendpatan maka harus
dipisahkan antara pos-pos ordinary dan reguler dengan pos
extra ordinary dan irreguler.
b. Current Operating Performance
Hanya melaporkan pos-pos pendpatan dan beban ordinary
dan reguler saja sedangkan pos-pos ektra ordinary dan
irreguler dilaporkan dalam laporan perubahan ekuitas.
Alasannya karena keuntungan atau kerugian yang bersifat
ektra ordinary tidak menggambarkan kemampuan
perusahaan dalam memperoleh laba.
CONTOH LAPORAN LABA RUGI DALAM BENTUK SINGLE STEP
YANG DISUSUN SECARA ALL INCLUSIVE
PT HQ ENTERPRIZE
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
PERIODE 2O11
Pendapatan-pendapatan:
Pendapatan jasa even organizer 125.000.000
Pendapatan Pemasangan iklan 10.500.000
Pendapatan Bunga 4.650.000
Jumlah Pendapatan 140.150.000

Beban-beban:
Beban Gaji Karyawan 25.650.000
Beban honor artis 45. 850.000
Beban Perijinan 12.350.000
Beban Iklan 4.800.000
Beban Sewa lahan dan gedung 15.640.000
Beban Bunga 2.500.000
Jumlah Beban-beban 110.540.000
Laba bersih sebelum pajak penghasilan 33.360.000
Pajak Penghasilan 3.750.000
Laba bersih setelah pajak penghasilan 29.610.000
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PADA
PERUSAHAAN TERBATAS
PT “MAKMUR”
LAPORAN PERUBAHAN LABA DITAHAN
PERIODE 2011
Laba ditahan per 31 Januari 2011 34.500.000
Koreksi Laba ditahan periode yang lalu 3.500.000
Laba ditahan per 1 Januari 2011 38.000.000

Laba bersih periode 2011 119.199.000


Keuntungan dan kerugian extra ordinary:
Keuntungan penjualan aktiva tetap 9.560.000
Kerugian karena keputusan hukum (2.000.000)
Keuntungan bersih extra ordinary 7.060.000
Pajak keuntungan extra ordinary (15 %) (1.059.000)
Keuntungan extra ordinary setelah pajak 6.001.000
163.200.000
Pembagian dividen (75.000.000)
Laba ditahan per 31 Desember 2011 88.200.000

Laba ditahan yang dibatasi penggunaannya 45.200.000


Laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaanya 43.000.000 88.200.000
Laba ditahan per 31 Desember 2011
MENUTUP AKUN NOMINAL
Jurnal penutup: (31 Desember 2011)
Pendapatan 125.000.000
Pendapatan Bunga 10.500.000
Pendapatan Sewa 4.650.000
Laba ditahan 140.150.000
(menutup pendapatan ke laba ditahan)
Laba ditahan 29.610.000
Harga Pokok Penjualan (utk Prsh Dagang) 0
Beban Gaji Karyawan 25.650.000
Beban honor artis 45. 850.000
Beban Perijinan 12.350.000
Beban Iklan 4.800.00
Beban Sewa lahan dan gedung 15.650.000
Beban Bunga 2.500.000
Pajak Penghasilan 3.750.000

(menutup beban ke laba ditahan)

Laba ditahan 88.200.000


dividen 88.200.000
TUGAS 1 (PERTANYAAN)
1. Bedakan antara tahap pencatatan dan pelaporan pada proses
akuntansi.
2. Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah dalam proses
akuntansi. Mengapa langkah tersebut diperlukan?
3. Pada sistem berpasangan, apakah hubungan debit/kredit
akun?
4. Pembayaran asuransi dibayar dimuka dapat dicatat sebagai
(a) akun beban (b) akun aset. Metode mana yang anda
sarankan dan paling mudah untuk dipahami?
5. Sebutkan sifat dan tujuan dari neraca lajur/worksheet
6. Sebutkan dan jelaskan tujuan dari Laporan keuangan, neraca,
Laba rugi dan laporan perubahan ekuitas ?
7. Jelaskan tujuan dari jurnal penyesuaian dan jurnal penutup?
8. Jelaskan perbedaan antara akun rill dan akun nominal?
Tugas 2 : Latihan praktik
1. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk transaksi berikut:
Menjual barang dagangan Rp 12.000.000 dengan biayanya Rp 7.500.000
dari nilai 12.000.000 tersebut Rp 3.000.000 diterima dalam bentuk kas dan
sisanya belum dibayar (terutang) pencatatan persediaan mengunakan
metode perpetual.
2. Pengumuman dividen Rp 12.000. 000
3. Pembayaran Dividen Rp 12.000.000
4. Menjual tanah dengan perolehan Rp 40.000.000 dan menerima kas Rp
30.000.000.
5. Susunlah neraca saldo menggunakan data berikut:
Beban gaji 18.000
Pendapatan jasa diterima dimuka 4.700
Tambahan modal disetor 2.000
Kas 800
Pendapatan jasa 20.000
Pendapatan sewa 6.400
Laba ditahan (awal) 1.500
Beban sewa dibayar dimuka 3.000
Tugas 3
1. Susunlah laporan laba rugi berdasarkan data no 5 tugas 2 diatas.
2. Buatlah jurnal penyesuaian yang diperlukan pada akhir periode dengan situasi :
pada tanggal 1 Agustus 2011 perusahaan membayar Rp 3.600 dimuka sewa
selama 12 bulan, periode sewa dimulai tanggal 1 Agustus. Nilai Rp 3.600
dicatat sebagai sewa dibayar dimuka. Pada akhir tahun belum ada jurnal yang
dibuat untuk menyesuaikan nilai yang dicatat pertama kali.

3. Buatlah jurnal penyesuaian: Penyusutan peralatan untuk tahun ini Rp 5.500 dan
penyusutan gedung Rp 6.200.
4. Buat lah jurnal penutup untuk akun berikut:
Beban gaji 18.000
Pendapatan diterima dimuka 4.700
Tambahan modal disetor 2.000
Kas 800
Pendapatan jasa 20.000
Beban Sewa 6.400
Laba ditahan (awal) 1.500
Beban sewa dibayar dimuka 3.000