Anda di halaman 1dari 21

DO’A DALAM ISLAM

ETNY DYAH HARNIATI, DRG., MDSC.


DEFINISI DO’A

 Do’a dalam kamus arab artinya memohon, meminta, menyeru, atau


memanggil
 Menurut beberapa ulama, do’a adalah kebutuhan pada diri manusia,
dan menjadi sarana utama untuk selalu ingat kepada Allah
 Do’a merupakan suatu bentuk zikir kepada Allah karena dengan berdo’a
dapat mengingatkan diri kita bahwa manusia membutuhkan peran Tuhan
dalam dirinya
 Namun, do’a dan zikir adalah suatu yang berbeda
PERAN DO’A

 1. Do’a merupakan ibadah yang paling utama


 2. Do’a merupakan sarana berkomunikasi kepada Allah
agar seorang hamba lebih dekat kepada-Nya
 3. Do’a merupakan bukti kehambaan makhluk terhadap
Sang Khaliq
 4. Do’a sebagai pintu keridhaan terhadap Allah
 5. Do’a sebagai ikhtiar dari setiap tindakan
DO’A ADALAH IBADAH UTAMA

 Do’a merupakan senjata orang yang beriman dan tempat bergantung


orang – orang yang bertakwa
 Dalam Hadits Riwayat Hakim
“Ibadah yang paling utama adalah do’a”
 Ibadah adalah suatu kewajiban, dan meninggalkannya adalah suatu
maksiat
 Hadits riwayat Thabrani

“Meninggalkan do’a adalah maksiat”


DO’A SARANA KOMUNIKASI

 Do’a sebagai sarana komunikasi untuk mendekatkan diri kepada Allah


 Do’a mampu mendatangkan kehadiran hati dan mengingat Allah saat
berdo’a
 Ketika seorang hamba mendekatkan diri kepada Allah dengan do’a, maka
Dia pun akan mendekat kepadanya dengan rahmat-Nya
 Hadits riwayat Ahmad, Hakim, Ibnu Majah, dan Baihaqi
 “Sesungguhnya Allah SWT, berfirman “Aku bersama hamba-Ku ketika ia
mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak dengan-Ku”
 Hadits riwayat Ibnu Abi Dunya
 “Ketika seorang hamba mengatakan “Ya Rabbi, ya Rabbi, maka Allah akan
menjawab “Labbaik, mintalah dan kamu akan diberi”
DO’A SEBAGAI BUKTI KEHAMBAAN

 Orang yang tidak mau berdo’a dan berpaling dari memohon kepada Allah akan membuat
murka Allah
 Hadits riwayat Turmudzi

“Barangsiapa tidak mau berdo’a kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya”
 Kenapa Allah murka ?
 Tidak mau meminta kepada Allah merupakan bentuk merasa cukup oleh diri sendiri dan hal
tersebut adalah takabbur.
 Q.S. Al-Al’aq : 6-7

“Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba
cukup”
DO’A SEBAGAI PINTU KERIDHAAN
TERHADAP ALLAH

 Do’a seorang hamba yang benar justru akan meningkatkan keridhaan


terhadap keputusan dan ketetapan yang telah, sedang, dan akan terjadi
padanya.

 Do’a yang sesungguhnya adalah permohonan, penyerahan diri, dan ridha


terhadap sgala ketentuan-Nya

 Hadits riwayat Bukhari dan Muslim


“Apabila kalian berdo’a kepada Allah, maka hendaklah berketetapan hati
dalam berdo’a. Dan jangan sekali-kali kalian mengucapkan, “Jika engkau
menghendaki maka berilah aku”. Sesungguhnya Allah itu tidak ada yang bisa
memaksa-Nya.”
DO’A SEBAGAI IKHTIAR

 Dalam mengusahakan sesuatu, kita diwajibkan untuk bertawakal dengan


menumbuhkan ketauhidan kita kepada Allah SWT, berharap penuh
dalam bingkai do’a, kemudian berusaha mengerjakan suatu tindakan
 Q.S. Al-Fatihah : 4
 “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah
kami meminta pertolongan”
ADAB DAN TATA CARA BERDO’A

 1. Utamakan di waktu yang baik


 2. Menghadap kiblat
 3. Merendahkan suara
 4. Khusyuk dan bersungguh - sungguh
 5. Percaya dan ridho pada ketetapan
Allah
 6. Mengulang – ulang do’a
 7. Diawali dengan memuji Allah
DO’A MOHON KESEMBUHAN
DO’A MEMULAI TINDAKAN MEDIS
DO’A MEMINUM OBAT

Dengan nama Allah yang menyembuhkan, dengan nama Allah yang menurunkan
kesehatan, dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatupun
yang berbahaya, baik dibumi maupun dilangit dan Dia yaitu Tuhan Yang Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui
DO’A SETELAH MINUM OBAT

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kecukupan kepada kita, dan kepuasan
yang tiada terabaikan dan tertolak (HR. al-Bukhari).
‫‪DO’A PASIEN MEMASUKI RUANG‬‬
‫‪OPERASI‬‬

‫حسبنا هللا ونعم الوكيل‪.‬على هللا توكلت‬


DO’A SETELAH OPERASI

Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan aku setalah mematikan
aku, dan kepada-Nya aku akan kembali (HR. al-Bukhari).
DO’A MEMOHON KESABARAN

Ya Allah, yang mencukupi aku dan sebaik-baik melindungi aku.Ya Tuhanku curahkanlah kesabaran
dalam hatiku, dan matikanlah dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu – HR. Abu Dawud).
DO’A KETIKA SULIT TIDUR

Ya Allah, sunyilah semua bintang dan nyamanlah semua mata.Engkau Tuhan yang
Maha Hidup dan Berdiri sendiri, tidak terkena ngantuk dan tidur, Wahai Tuhan yang
Maha hidup dan Berdiri sendiri, tenangkanlah malamku ini dan nikmatkanlah
mataku.
DO’A SAKIT GIGI
DO’A SAKIT GIGI
DO’A SETELAH SEMBUH

Ya Allah, aku mohon


kelapangan kepada-Mu dalam
waktu dekat ini, kesabaran
yang indah, rezeki yang luas,
terhindar dari segala bala’. Ya
Allah, aku mohon kepada
Engkau nikmat sehat yag kekal.
Ya Allah, aku mohon kepada
Engkau pandai menyukuri
nikmat sehat yang Engkau
limpahkan. Ya Allah, aku mohon
kepada Engkau kecukupan
lebih dari orang lain. Tidak ada
daya dan kekuatan kecuali dari
Allah yang Maha Tinggi dan
maha Agung
REFERENSI

 1. Al-Qur’an
 2. Hadist
 3. Musyafa, H., 2014, Hidup Berkah dengan Doa, Jakarta : PT Elex Media
Komputindo
 4. Tim Baitul Kilmah, 2019, Ensiklopedia Pengetahuan Al-Qur’an dan Hadits, Jilid
2, Jakarta : Kamil Pustaka
 5. Reefani, N.K., 2013, Agar Do’a Dikabulkan Allah, Jakarta : PT Elex Media
Komputindo
 6. Sambas, S., dan Sukayat, T., 2003, Quantum Do’a, Membangun Keyakinan
Agar Do’a Tak Terhijab dan Mudah Dikabulkan, Jakarta : PT Mizan Publika