Anda di halaman 1dari 18

Alur Perancangan Multimedia

Interaktif
Terminologi Multimedia
 Secara umum, kata multimedia berasal dari dua kata dalam
bahasa Latin, yaitu multi dan medium.
 Multi  bermacam-macam, banyak
 Medium  sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau
membawa sesuatu.
 Multimedia : Penggunaan berbagai media yang
berbeda untuk membawa atau menyampaikan
informasi dalam bentuk teks, grafik, animasi, audio,
video dan atau gabungan dari beberpa komponen
tersebut.
Klasifikasi Multimedia
 Menurut Jenisnya
 Multimedia Linear
 Multimedia yang berjalan tanpa menggunakan suatu alat yang dapat
dikontrol secara mandiri oleh pemakai, misalanyaTV dan film.
 Multimedia Interaktif
 Multimedia yang memiliki suatu alat yang digunakan untuk mengontrol
dan dapat digunakan oleh end-user yang bersangkutan sehingga membuat
end-user tersebut bisa memilih tujuannya.
 Penerapan multimedia jenis ini banyak terdapat pada aplikasi game.dan
dikategorikan menjadi 2:
 Hierarchyal  jika end-user memiliki pilihan terhadap topik yang bisa
menjadi sub topik.
 Non – Linear jika end-user bebas melakukan pergerakan untuk bisa
melihat isi materi dengan cara berkomunikasi melalui perangkat tsb.
 Menurut Proses
 Multimedia Communication
 Jenis multimedia yang banyak digunakan di antaranya cetak,
ICT(internet), entertainment (hiburan), film, game, musik, radio,
tutorial, danTV. Multimedia jenis ini lebih memanfaatkan media massa
dengan tujuan mempublikasikan serta mengomunikasikan material
advertising, publicity, entertaimnet, news, education,dll.
 Multimedia Content Production
 Penggunaan dan pemrosesan beberapa media yang berbeda dalam
menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia,
misalanya musik, video, film, game, entertaiment, dll. Jenis media yang
biasa digunakan adalah media teks, audio, video, animasi, image, dll.
 Menurut Jaringan
 Multimedia Online
 Multimedia yang penyampaiannya menggunakan media-media tertentu
melalui jalur, kawat, saluran ataupun jaringan tertentu misalnya padaYM!,
mIRC atau yang sejenisnya.
 Multimedia Offline
 Multimedia yang penyampaiannya tanpa melalui jalur, kawat, saluran
ataupun jaringan tertentu. Misalnya penggunaan CD interaktif yang berisi
materi-materi pembelajaran pada bidang studi tertentu.
Komponen Multimedia
1. Animasi (animation)
2. Gambar (image)
3. Teks (text)
4. Audio
5. Video
Manfaat Multimedia Interaktif
 Perumahan
 Sega, nitendo, PS, X-box, penggunaan komputer
 Ruang usaha
 Periklanan, katalog, demo produk, dll
 Pendidikan
 Miscrosoft power point, animasi
 Ruang publik
 Kios informasi, sarana hiburan
Tools dan Penggunaannya
 Perangkat keras
 Perangkat Konektor
 USB
 SCSI(Small Computer System Interface)
 IDE
 HDMI
 Perangkat Input dan Output
 Perangkat Pointing, misalnya mouse, touchpad, trackball, lightpen, mic
 Perangkat input gambar, misalnya scanner, webcam
 Perangkat Output, misalnya speaker, amplifier, monitor, printer
 Perangkat Komunikasi
 ISDN atau modem
 Perangkat Penyimpan
 CD/DVD
 Harddisk
 Memori
 RAM
 ROM
 Perangkat Lunak
 Sistem operasi
 Bahasa Pemrograman Multimedia
 Perangkat Lunak BerbasisWeb
 Pengolah Animasi dan Modeling Grafik 3D
 Perangkat Lunak Aplikasi Multimedia
 Perangkat Pengolah teks, Ms.Word, Star Office, Kwriter, Abi Word
 Perangkat Lunak Pengolah Animasi dan Grafik 3D, Corel Draw, Adobe
Ilustration, Adobe Freehand
Format Sajian Multimedia Interaktif
 Tutorial
 Latihan dan Praktik
 Simulasi
 Percobaan atau Eksperimen
 Permainan (Game)
Penggunaan Teori Desain
 Design Treatment
 Istilah desain yang berhubungan dengan analisis jenis produk
yang akan dibuat dan membutuhkan faktor-faktor tertentu
untuk membuatnya.Misalnya mendesain sebuah media simulasi
belajar menyetir mini busbagi anak SMK.
 Visual Development Phase
 Pembuatan aset-aset visual dilakukan pada tahap visual
development phase dengan ruang lingkup berupa grafik yang
akan digunakan sebagai objek dalam media, efek visual,
penggunaan huruf dan grafik interface.
 Programming Phase
 Kegiatan pemrograman dapat dilakukan dengan mudah oleh
programmer, tetapi untuk pemrograman multimedia dapat
dilakukan oleh non-programer. Guna mempermudah dalam
proses pemrogrman dapa menggunakan bantuan flowchart.
 Testing Phase
 Tahap ini lebih baik dilakukan oleh beberapa orang dengan
tingkat keahlian. Tahap ini identik dengan sebuah proses
pengumpulan informasi umtuk memperbaiki segala kesalahan
desain dan kesalahan programming.
Prinsip Desain Multimedia Interaktif
dengan Media Warna dan Elemen
a) Balance (Keseimbangan)
 Keseimbangan akan terjadi jika elemen-elemen tersebut
ditempatkan dan disusun dengan rasa serasi atau sepadan. Faktor
yang mempengaruhi keseimbangan:
 Posisi tempat suatu elemen
 Perpaduan antar elemen
 Besar kecilnya elemen
 Kehadiran elemen pada luasnya bidang
b) Emphasis (Penekanan)
 Tampilan emphasis dapat dicapai dengan cara menampilkan ilustrasi
dengan proposi yang lebih besar, mengganti ukuran teks, maupun
menggunakan warna yang berbeda untuk penekana.
c) Harmony (Keselarasan)
 Sebuah media interaktid dikatakan dalam kondisi selaras
(harmoni) jika tidak ada pertentangan antara satu elemen
dengan elemen lainnya
d) Proposi (Kesebandingan)
 Kesebandingan dapat dijangkau dengan menunjukkan
hubungan antara suatu elemn dengan elemen yang lain.
Misalnya output yang digunakan pada smartphone di mana
ukuran yang lebih kecil menuntut proposi navigasi yang lebih
besar, yaitu 15-25% dari ukuran layar
e) Ritme (Irama)
 Secara mendasar, gerak dan pengulangan akan mengajak mata
mengikuti arah gerakan yang terjadi pada sebuah karya.
f) Unity (kesatuan)
 Pada dasarnya, prinsip unity akan tercapai jika prinsip-prinsip
sebelumnya telah diterapkan.

Anda mungkin juga menyukai