Anda di halaman 1dari 26

APLIKASI

SDKI, SLKI, &


SIKI
Rahmad Septian Reza, S.Kep., Ns., M.Kep.
Diagnosa, Luaran, & Intervensi Keperawatan

Fisiologis Psikologis Perilaku Relasional Lingkungan


Respirasi Kebersihan Interaksi Sosial Keamanan &
Nyeri dan Proteksi
Kenyamanan Diri
Sirkulasi
Penyuluhan &
Integritas Ego Pembelajaran
Nutrisi dan
Cairan
Pertumbuhan &
Eliminasi Perkembangan

Aktivitas dan
Istirahat
Diadaptasi dari:
Neurosensori Standar Praktik Keperawatan Indonesia (PPNI, 2005); International Classification
of Nursing Practice – Diagnosis Classification (Wake, 1994); Doenges &
Reproduksi dan
Moorhouse’s Diagnostic Division of Nursing Diagnosis (Doenges et al, 2013).
Seksualitas
SDKI
 SDKI (Standar Diagnosa
Keperawatan Indonesia)
adalah kumpulan diagnosa
keperawatan yang
dikeluarkan dan disusun
oleh PPNI dengan
mengacu pada taksonomi
ICNP atau International
Classification for Nursing
Practice (SDKI, 2016; hal.6)

 Terdapat 5 katagori, 14 sub


katagori dan 149 diagnosis
keperawatan (hal. 12-16)
SDKI
 Penyusunan dan komponen kalimat diagnosa aktual, risiko dan
promosi kesehatan pada SDKI prinsipnya sama dengan konsep P.E.S
(lihat SDKI, 2016; hal.10-11)

Komponen dan Penulisan


No Jenis Diagnosa Diagnosis
Diagnosis Aktual Masalah b.d. Penyebab d.d.
1 Tanda/Gejala (P.E.S)

2 Diagnosis Risiko Masalah b.d. Faktor Risiko (P.E)

3 Diagnosis Promosi Kesehatan Masalah d.d. Tanda/gejala (P.S)

Keterangan
b.d. = berhubungan dengan; d.d. = dibuktikan dengan
Contoh
diagnosis aktual

Nomor Kode

Label/Masalah

Definisi

Peyebab

Tanda dan Gejala

Bersihan jalan napas tidak efektif


b.d. spasme jalan napas d.d. batuk
tidak efektif, sputum berlebih,
mengi, dispnea, dan gelisah
Contoh
diagnosis risiko

Nomor Kode

Label/Masalah

Definisi

Faktor Risiko

Kondisi Klinis Terkait

Risiko aspirasi dibuktikan dengan


tingkat kesadaran menurun
Contoh
diagnosis promkes

Nomor Kode

Label/Masalah

Definisi

Tanda dan Gejala

Kesiapan peningkatan eliminasi urin dibuktikan


dengan pasien ingin meningkatkan eliminasi urin,
jumlah dan karakteristik urin normal
SDKI

Contoh penulisan diagnosis aktual:

Bersihan jalan napas tidak efektif (D.0001) b.d. spasme


jalan napas d.d. batuk tidak efektif, sputum berlebih,
dan gelisah (SDKI, 2016; hal.18)
SDKI

Contoh penulisan diagnosis resiko:

Risiko aspirasi (D.0006) d.d. tingkat kesadaran menurun


(SDKI, 2016; hal.28)
SDKI

Contoh penulisan diagnosis promosi kesehatan:

Kesiapan peningkatan eliminasi urin (D.0048) d.d. pasien


ingin meningkatkan eliminasi urin, jumlah dan
karakteristik urin normal (SDKI, 2016; hal.112)
SLKI
 SLKI (Standar Luaran
Keperawatan Indonesia)
adalah kumpulan
luaran/tujuan keperawatan
yang disusun oleh PPNI
dengan mengacu pada
taksonomi ICNP atau
International Classification
for Nursing Practice (SLKI,
2016; hal.8-9)

 Terdapat 5 katagori, 14 sub


katagori dan 149 diagnosis
keperawatan (hal. 12-16)
SLKI
Langkah-langkah penggunaan buku SLKI:

1 Mencari luaran yang tepat dengan diagnosis

Buka BAB V: Tautan SDKI dan SLKI (SLKI, 2018; hal.151)

Carilah diagnosis yang telah ditetapkan,


menggunakan urutan alfabet (SLKI, 2018; hal.153-188)

Pilih “luaran utama” terlebih dulu; kemudian, bila


perlu, dapat menambah pilihan “luaran tambahan”.
SLKI
Langkah-langkah penggunaan buku SLKI: (lanjutan)

2 Mencari kriteria hasil dari luaran yang telah dipilih

Buka BAB IV: SLKI; halaman 13

Carilah luaran yang telah ditetapkan, menggunakan


urutan alfabet (SLKI, 2018; hal.14-150)

Pilih “kriteria hasil” dengan menyesuaikan pada


etiologi atau tanda gejala dari diagnosis
TAUTAN SDKI & SLKI
Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Luaran Utama Bersihan Jalan Nafas
Luaran Tambahan Kontrol Gejala
Pertukaran Gas
Respon Alergi Lokal
Respon Alergi Sistemik
Respon Ventilasi Mekanik
Tingkat Infeksi
CONTOH LUARAN SLKI

Nomor Kode
Panggil

Label Luaran

Definisi Luaran

Ekspektasi
Luaran

Kriteria Hasil
dan Skor
Bersihan Jalan Nafas L.01001
Definisi
Kemampuan membersihkan secret atau obstruksi jalan nafas untuk mempertahankan
jalan nafas tetap paten.

Ekspektasi Meningkat

Kriteria Hasil

Cukup Cukup
Menurun Sedang Meningkat
Menurun Meningkat
Batuk efektif 1 2 3 4 5
Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun
Meningkat Menurun
Produksi sputum 1 2 3 4 5
Mengi 1 2 3 4 5
Weezing 1 2 3 4 5

18 Standar Luaran Keperawatan Indonesia


SLKI

Contoh penulisan (manual) luaran keperawatan:

Setelah dilakukan intervensi selama 3x24 jam, maka


bersihan jalan nafas (L.01001) meningkat, dengan kriteria
hasil: batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun,
dan gelisah menurun (SLKI, 2018; hal.18)
SLKI

Contoh penulisan (format komputer) luaran keperawatan:

Setelah dilakukan intervensi selama 3x24 jam, maka


bersihan jalan nafas (L.01001) meningkat, dengan kriteria
hasil: batuk efektif skala 5, produksi sputum skala 5, dan
gelisah skala 5 (SLKI, 2018; hal.18)
SIKI
 SIKI (Standar Luaran
Keperawatan Indonesia)
adalah kumpulan
luaran/tujuan keperawatan
yang disusun oleh PPNI
dengan mengacu pada
taksonomi ICNP atau
International Classification
for Nursing Practice (SIKI,
2018; hal.8-9)

 Terdapat 5 katagori, 14 sub


katagori dan 590 intervensi
keperawatan (SIKI, 2018;
hal.16-449)
SIKI
Langkah-langkah penggunaan buku SIKI:

1 Mencari intervensi yang tepat dengan diagnosis

Buka BAB V: Tautan SDKI dan SIKI (SIKI, 2018; hal.451)

Carilah diagnosis yang telah ditetapkan,


menggunakan urutan alfabet (SIKI, 2018; hal.452-523)

Pilih “intervensi utama” terlebih dulu; kemudian, bila


perlu, dapat menambah pilihan “intervensi tambahan”.
SLKI
Langkah-langkah penggunaan buku SIKI: (lanjutan)

2 Mencari tindakan dari intervensi yang telah dipilih

Buka BAB IV: SIKI; halaman 15

Carilah intervensi yang telah ditetapkan,


menggunakan urutan alfabet (SLKI, 2018; hal.16-449)

Pilih “tindakan” dengan menyesuaikan pada etiologi


atau tanda gejala dari diagnosis
TAUTAN SDKI & SIKI
Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif

Intervensi Utama
Latihan Batuk Efektif Pemantauan Respirasi
Manajemen Jalan Nafas
Intervensi Pendukung
Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan Pemberian Obat Interpleura
Edukasi Fisioterapi Dada Pemberian Obat Intradermal
Edukasi Pengukuran Respirasi Pemberian Obat Nasal
… …
SIKI

142
Latihan Batuk Efektif
Definisi
Melatih pasien yang tidak memiliki kemampuan batuk … .

Tindakan
Observasi
- Identifikasi kemampuan batuk
- Monitor adanya retensi sputum
- …
Terapiotik
- Atur posisi semi fowler atau fowler
- Pasang perlak dan bengkok dipangkuan pasien
- …
Edukasi
- Jelaskan tujuan dan prosedur batuk efektif
- …
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian mukolitik atau ekspektoran, jika perlu

Referensi
Berman, A., Synder, S. & Fradsen, G. (2016). Kozier & Erb’s Fundamentals of Nursing …
SIKI
Contoh penulisan intervensi keperawatan:
1. Latihan batuk efektif (SIKI, 2018; hal.142)
a. Identifikasi kemampuan batuk (O; poin 1)
b. Monitor adanya retensi sputum (O; poin 2)
c. Atur posisi semi fowler (T; poin 1)
d. Anjurkan tarik nafas dalam melalui hidung selama 4 detik, ditahan selama 2
detik, kemudian keluarkan dari mulut dengan bibir mencucu (dibulatkan)
selama 8 detik (E; poin 2)
e. Kolaborasi pemberian mukolitik atau ekspektoran (K; poin 1)
2. Manajemen jalan nafas (SIKI, 2018; hal.186-187)
a. Monitor pola nafas (O; poin 1)
b. Monitor bunyi nafas (O; poin 2)
c. Lakukan fisioterapi dada (T; poin 4)
d. Anjurkan asupan cairan 2000ml/hari (E; poin 1)
3. Pemantauan respirasi (SIKI, 2018; hal.247)
a. Monitor frekuensi, irama, kedalaman dan upaya nafas (O; poin 1)
b. Dokumentasikan hasil pemantauan (T; poin 5)
Disusun oleh: Rahmad Septian Reza, S.Kep., Ns., M.Kep.

Anda mungkin juga menyukai