Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN

TERMINAL ILLNESS (PALIATIF CARE)


SERTA MANAJEMEN NYERI PADA
PASIEN TERMINAL
KELOMPOK VII
H Mika Kasenda
Yuni Widiarsi Musa
Inchi Ratna Jaya
Nila Astarina
Sadam Husain
Fajar Muthiya
Sri Lestari
Rahmiati
Siti Nurfiati
Latar Belakang
• Peran perawat sangat komprehensif dalam
menangani masalah pasien termasuk dalam
membimbing rohani pasien yang merupakan
bagian dari integral pelayanan kes dalam
upaya memenuhi biologis, psikologis,
sosiologis dan spiritual(APA,1992)
• Pada dasarnya setiapdiri manusia terdapat
kebutuhan dasar spiritual(Dadang
Hawari,1999)
Konsep Terminal Illness
• Pasien terminal illness adalah pasien yang sedang
menderita sakit dimana tingkat sakitnya telah
mencapai stadium lanjut
• Pengobatan medis sudah tidak memungkinkan
dapat menyembuhkan lagi
• Perawatan paliatif bersifat meredakan gejala
penyakit, mengendalikan nyeri dan keluhan lain,
dan meminimalisir masalah emosi, spiritual dan
sosial
• Kondisi terminal tidak mempunyai harapan
sembuh menuju proses kematian
Tahap – tahap Menjelang Ajal
• Kubler-Rosa(1969):
a. Menolak/ denial
b. Marah /anger
c. Menawar/ bargaining
d. Kemurungan/ depresi
e. Menerima/ pasrah/ acceptan
Asuhan Keperawatan
• Pengkajian
Perawat harus memahami apa yang dialami klien
dengan kondisi terminal
- Doka(1993) respon terhadap penyakit yang
mengancam hidup ada 4 fase yaitu:
1.Fase prediagnostik
2. Fase Akut
3. Fase Kronis
4. Fase Terminal
Faktor-Faktor yang Perlu Dikaji Pada
Pasien Terminal
• Faktor fisik
• Faktor Psikologis
• Faktor Sosial
• Faktor Spiritual
Diagnosa Keperawatan
• Ansietas/ ketakutan individu, keluarga
• Berduka
• Perubahan proses keluarga
• Resiko terhadap distres spiritual
Intervensi dan Implementasi
Keperawatan
• Diagnosa 1
1.Bantu klien untuk mengurangi ansietasnya
2. Kaji tingkat ansietas klien
3. Dorong keluarga dan teman untuk
mengungkapkan ketakutan-ketakutan mereka
4. Berikan klien dan keluarga kesempatan dan
penguatan koping positif
lanjutan
• Diagnosa II
1. Berikan kesempatan pada klien dan keluarga
untuk mengungkapkan perasaan...
2.Berikan dorongan penggunaan strategi koping
positif...
3. Berikan dorongan pada klien untuk
mengekspresikan atribut diri yang positif...
4. Bantu klien mengatakan dan menerima
kematian yang akan terjadi...
5. Tingkatkan harapan dengan perawatan penuh
perhatian...
lanjutan
• Diagnosa III
1. Luangkan waktu bersama keluarga atau
orang terdekat klien...
2. Izinkan keluarga klien atau orang terdekat
untuk mengekspresikan perasaan, ketakutan,
dan kekhawatiran...
3. Jelaskan lingkungan dan peralatan icu
lanjutan
• Diagnosa IV
1.Gali apakah klien menginginkan untuk melaksanakan
praktek atau ritual keagamaan atau spiritual yg
diinginkan...
2. Ekspresikan pengertian dan penerimaan anda
tentang pentingnya kryakinan dan praktek religius...
3. Berikan privasi dan ketenangan untuk ritual spiritual...
4. Bila anda menginginkan tawarkan untuk berdoa
bersama klien lainnya...
5. Tawarkan untuk menghubungi pemimpin religius atau
rohaniawan rumah sakit...
Evaluasi
• Klien merasa nyaman dan mengekspresikan
perasaannya kepada perawat
• Klien tidak merasa sedih dan siap menerima
kenyataan
• Klien selalu mengingat kepada Tuhan dan
tawakal
• Klien sadar bahwa setiap yang diciptakan
Tuhan akan kembali kepadaNya
Manajemen Nyeri Pada Pasien
Terminal
• Srategi manajemen nyeri pada pasien terminal
dan paliatif terdiri dari dua yakni secara
farmakologi dan non farmakologi
TERIMA KASIH