Anda di halaman 1dari 20

BED SIDE TEACHING

P R E S E P T O R : Y U L I A N A R AT N A WAT I D R . , S P K J . , M . K E S

P R E S E N TA N :
Ratih Kumaladewi P 12100118012
Nisa Awwalia Rachma 12100118061
Reni Tri Malasari 12100118144

SMF ILMU KESEHATAN JIWA


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BANDUNG
RSAU dr.M.Salamun Bandung
Tahun 2019
IDENTITAS PASIEN

 Nama : Ny. L
 Usia : 39 tahun
 Alamat : Cibedug Girang rt 03/rw
02 Dayeuh Kolot
 Pendidikan terakhir : S1
 Pekerjaan : Guru
 Status marital : Sudah menikah
 Agama : Islam
 Suku : Sunda
 Tanggal pemeriksaan : 14 Oktober 2019
KELUHAN UTAMA

Mendengar Bisikan yang Orang


Lain Tidak Dengar
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

 Autoanamnesis + Heteroanamnesis

Pasien datang ke RSAU dr. M. Salamun bersama keluarganya


dengan keluhan sering mendengar bisikan yang orang lain tidak dengar
sejak 2 hari SMRS. Pasien mengaku sering mendengar bisikan dari
seorang perawat yang merupakaan jelmaan dari teman lama pasien.
Pasien mengatakan bisikan berisi komentar-komentar kepada dirinya.
Selain itu juga pasien sering mendengar bisikan dari teman-teman
pasien, dokter dan guru pasien. Keluhan bisikan selalu terjadi tiba-tiba
tanpa ada pencetus tertentu.
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Pasien mengatakan memiliki kelebihan yang tidak dimiliki


orang lain seperti dapat mengetahui yang akan terjadi pada orang
yang ada disekitar dan negara Indonesia serta ingin menjadi
menteri agama. Pasien pernah melihat seseorang dan binatang
yang tidak terlihat oleh orang lain. Pasien juga mengaku dapat
memindahkan pikirannya kepada orang lain jika orang tersebut
memiliki kemampuan seperti pasien. Pasien juga mengaku seperti
ada yang memata – matai dan ingin menembak pasien. Pasien
juga pernah merasa ditiup oleh orang yang tidak dikenal. Selain
itu, pasien juga merasa bahwa banyak lelaki yang menyukai
pasien. Pasien merasa anaknya memiliki kemampuan membaca
pikiran pasien. Dan ayah pasien memiliki kelebihan seperti pasien
yaitu bisa berbicara terhadap binatang.
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien


seringkali konsumsi obat untuk keluhannya tetapi
tidak meminum obat sejak 1 minggu SMRS dan
mengalami perubahan perilaku berupa gelisah,
mudah tersinggung, dan sulit tidur di malam hari.
Pada 2 hari SMRS, pasien menjadi sering marah-
marah, mengamuk hingga merusak barang dan
membakar kertas di atas kompor.
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Pasien merasa lebih baik setelah dirawat inap


selama 2 hari. Pasien mengaku bisikan kadang
menghilang setelah pasien diberikan obat suntik
yang diberikan oleh dokter.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU

Pasien mengatakan ini bukan keluhan pertama kali


dan pernah dirawat sebanyak 3-4x dengan keluhan yang
sama. Keluhan pertama kali terjadi pada saat pasien berusia
19 tahun, pasien mendengar suara bisikan yang tidak tidak
oleh orang lain untuk pertama kalinya memberi tahu
mengenai ilmu agama. Selain itu, pasien mengatakan pernah
merasakan sedih sampai menangis dan hanya ingin diam
saja. Pasien juga pernah belanja banyak barang dan
membagi-bagikan kepada saudara hingga menghabiskan
uang sekitar 900 ribu.
Keluarga pasien mengatakan keluhan terjadi pada
tahun 2008 sejak kelahiran anak pertama. Kemudian pasien
didiagnosa oleh dokter mengalami gangguan bipolar dan
sedang dalam pengobatan.
RIWAYAT MEDIK

Pasien menyangkal memiliki penyakit kronis.


Pasien mengatakan sempat memiliki kolestrol dan
asam urat tinggi sebelumnya. Pasien juga
mengatakan pernah mengalami trauma pada bagian
kepala sebanyak 2 kali hingga pingsan.
RIWAYAT KELUARGA

Pasien merupakan anak ke 5 dari 6


bersaudara. Riwayat keluarga yang memiliki
keluhan yang sama dialami oleh kakak
kandung pasien.
RIWAYAT PRIBADI

 Riwayat kelahiran & masa bayi : Tidak ditanyakan


 Riwayat masa balita & kanak : Tidak ditanyakan
 Riwayat masa sekolah & prapubertas : Tidak ditanyakan
 Masa dewasa :
Pasien mengatakan memiliki hubungan harmonis dengan
keluarga dan kerabat terdekat, dan masih dapat bekerja
sebagai guru.
PEMERIKSAAN FISIK

• Keadaan umum : Tampak sakit ringan


• Kesadaran : Compos Mentis
• Status Gizi : Kesan baik
• Tanda Vital :
• Tekanan darah : tidak dilakukan
• Nadi : tidak dilakukan
• Respirasi : tidak dilakukan
• Suhu : tidak dilakukan
STATUS PSIKIATRIKUS

 Kesadaran : compos mentis


 Roman Muka : tenang
 Kontak/Rapport : ada/adekuat
 Orientasi
 Tempat : Baik
 Waktu : Baik
 Orang : Baik
 Memori
 Remote memory : baik
 Recent past memory : buruk
 Recent memory : baik
 Immediate retention and recall : baik
STATUS PSIKIATRIKUS

 Perhatian : distractibility
 Emosi
 Mood : hipertimia
 Afek : luas
 Persepsi
Halusinasi dengar : ada
Halusinasi lihat : ada
Halusinasi cium : tidak ada
Halusinasi raba : ada
Halusinasi kecap : tidak ada
Ilusi : tidak ada
STATUS PSIKIATRIKUS

 Pikiran
 Bentuk : Autistik
 Isi : Waham kejar(+), waham kebesaran (+), waham
kendali (+), waham nihilistic (-), waham hubungan(-),
waham dosa (-), idea of influence (-), idea of reference
(+), thought insertion (-), thought of broadcasting (-)
thought withdrawl (-) , obsesi (+)
 Jalan : irrelevan, flight of ideas (+), asosiasi longgar
(+), inkoheren (-), tangensial(-), sirkumtansial (+),
mutisme (-)
STATUS PSIKIATRIKUS

 Wawasan penyakit : tilikan derajat 1


 Tingkah laku/ bicara : agresivitas, bicara spontan,
tidak jelas, volume normal, kecepatan normal
 Dekorum
Kebersihan : Baik
Sopan santun : Baik
Kooperatif : Baik
DIAGNOSA

 Aksis I : Skizoafektif tipe manik


 Aksis II : tidak ada diagnosis
 Aksis III : Hiperkolestrolemia, hiperuricemia
 Aksis IV : tidak ada
 Aksis V : GAF Scale 60-51 gejala sedang
(moderate), disabilitas sedang
TATA LAKSANA

Khusus
 Risperidon 2mg tab 2x1 po

Psikoterapi
 Psikoterapi individual

 Cognitive behavior therapy

 Terapi Elektrokonvulsiv
PROGNOSIS

 Quo ad vitam : Ad bonam

 Quo ad functionam : Dubia ad bonam

 Quo ad sanationam : Dubia ad malam


TERIMAKASIH

Ada yang mau di diskusikan ?