Anda di halaman 1dari 14

METAMORFOSA

Aria Dwi Saputra 164101121


Aghnia Salsabila 164101096
Dinda Amelinda Kania 164101043
Faiz Auliya M 164101053
Mikail Dewadaru 164101084
Mira Ramadlaniat 164101022
Muhammad Adam Fikri N 164101068
Muhamad Rizal Ramdani 164101031
PENETAPAN TUJUAN
PENYELESAIAN 1.MENAMBAH PENGETAHUAN MENGENAI
MASALAH HIPERTENSI DAN POLA HIDUP SEHAT
2. MEMPERPANJANG USIA HARAPAN HIDUP
3. MENINGKATKAN KEPEDULIAN
MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT
HIPERTENSI
4. MENCEGAH BERTAMBAHNYA PENDERITA
HIPERTENSI
Masalah penyakit hipertensi timbul karena
beberapa faktor resiko yaitu faktor host dan
environment

– Host
Dalam faktor host aspek yang mempengaruhi terhadap
timbulnya masalah ialah tingkat pengetahuan, gaya hidup dan
sikap.
– Environmen
Menurut teori HL Blum lingkungan adalah salah satu aspek
penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Jika
lingkungan tidak baik maka derajat kesehatan masyarakatnya
pun akan menurun. Contoh Tidak tersedianya lahan untuk
olahraga
S W
Faktor Internal
Analisis SWOT
1. Adanya kemauan dari tokoh
1. Kurangnya olahraga.
masyarakat untuk mengubah 2. Malas pergi olahraga.
pola hidup menjadi sehat. 3. Tingkat pengetahuan rendah.
2. Antusias warga untuk 4. Tidak adanya pengarah senam .
Faktor Eksternal
mengubah pola hidup sehat. 5. Fasilitas kurang memadai.

O S.O W.O
1. Adanya dukungan dari 1. Adanya kemauan warga 1. Dengan adanya kader aktif dapat
kader dan RW. untuk hidup sehat ditambah menjadi pengarah senam. Atau
2. Kader kesehatan yang dengan adanya dukungan mencari pengarah senam bagi warga.
lumayan aktif. dari kader dan RW. Sehingga 2. Mendapatkan dukungan dari segi
3. Di desa tersebut memudahkan kami untuk tempat yaitu lahan yang kosong dan
mempunyai tempat melakukan kegiatan. sudah diberi izin oleh kader dan
kosong mesikpun tidak tokoh masyarakat setempat.
terlalu luas.

T S.T W.T
1. Adanya delivey 1. Sudah ada kemauan untuk 1. Dengan perilaku masyarakat yang
makanan sehingga hidup sehat, namun masih sulit tidak sehat seperti jajan sembarangan
masyarakat malas dengan adanya pedagang yang ditambah adanya delivery order,
bergerak. menjajakan makanan yang tidak sehingga kami sulit mengubah pola
2. Pedagang sulit diatur. sehat. makan.
Berdasarkan analisis SWOT, didapat 
beberapa alternatif intervensi di antaranya :
A. : Membuat Program olahraga/Senam Anti Hipertensi rutin yang dipimpin oleh tokoh
masyarakat atau kader kesehatan setempat dengan memanfaatkan lahan yang ada.
B. : Membuat Program Gerak Jalan rutin setiap hari minggu yang dipimpin oleh tokoh
masyarakat atau kader kesehatan setempat.
C. : Membuat Program Jogging setiap hari minggu yang dipimpin oleh tokoh masyarakat
atau kader kesehatan setempat.
D. : membuat tempat bermain sekala kecil dengan memanfaatkan lahan yang ada dan
didanai oleh kami. Sehingga masyrakat dapat bermain atau berkeringat di area
permainan tersbut.
E. : Membuat tempat olahraga yang didanai oleh kelompok kami dan bekerjasama atau
bergotong royong dengan warga sekitar, dengan program yang bernama “Pusat
Kebugaran”
F. : Adanya edukasi yang diberikan kepada masyarakat dengan metode ceramah
G. : Adanya penyuluhan dan edukasi yang diberikan kepada warga sekitar dengan metode
demonstrasi
No. Indikator A B C D E F G

1. Biaya 3.5 2.7 3.2 2 1.5 3.7 2.3

2. Manfaat 3.7 2.8 2 2.7 3 3.2 3.2

3. Efektvitas 4 2.3 2.2 1.8 2.2 2.8 2.8

4. Efisiensi 3 2.3 2.3 2.2 2.2 3 2.8

5. Dukungan Internal 4.3 3.2 3 2.2 2 3.2 2.8

6. Dukungan Eksternal 4.2 2.7 2.7 2.3 2 3.2 2.7

7. Waktu 3.7 2.5 3.2 1.8 2 3 2.2

Jumlah 26.4 18.5 18.6 15 14.9 22.1 19.3

Ranking I V IV VI VII II III


Wakt
Indikator
N Nama u Deskripsi Penanggu
Tujuan Sasaran Anggaran keberhasi Verifikasi
o. Kegiatan Pelaks kegiatan ng Jawab
lan
anaan
1. Intervensi Informasi 45 orang 28 Rp Memberika Aria Dwi Pengetah
penyuluha yang masyarakat April 61.000,- n Saputra uan
n terkait diberikan RW 14 Kp. 2018 penyuluha masyarak
hipertensi dapat Gunung n at
dan diterima Ranji mengenai mengenai
aktvitas dan hipertensi Hipertensi Daftar
fisik dipahami dan meningka Hadir
oleh aktvitas t
audiens fisik

2. SAH Membu 28 Rp. Senam 50% dari


(Senam ktkan April 330.000 bugar target
Ant manfaat 2018 bersama sasaran
Hiperten olahraga Penderita berparts
si) untuk hipertensi ipasi
menuru dan Dinda dalam Daftar
nkan masyarakat Amelind kegiatan
Hadir
tekanan umum RW a Kania tersebut
darah 014
PLAn Of Action
Nama Kegiatan :
Penyuluhan dan SAH “Senam Anti Hipertensi”
Tujuan Pelaksanaan :
1. Menambah pengetahuan mengenai hipertensi dan pola hidup sehat
2. Memperpanjang usia harapan hidup
3. Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit hipertensi
4. Mencegah bertambahnya penderita hipertensi
Waktu Kegiatan :
Sabtu, 28 April 2018
Sasaran Kegiatan :
Masyarakat Kampung Gunung Ranji RW 14
Tempat Pelaksanaan :
Madrasah Hidayatul Anwar dan Lapangan
Target Capaian :
Post-test lebih besar dari Pre-test, Masyarakat dapat melanjutkan program senam.
EVALUASI
1.Evaluasi Proses Penyuluhan :
• Tidak sesuai dengan target sasaran dalam POA
• Pada saat pelaksanan pos test, peserta didominasi
oleh wanita atau ibu rumah tangga. Banyak
bapak-bapak yang meninggalkan acara
• Tempat penyuluhan yang tdak sesuai dikarenakan
lokasi penyuluhan sedang diadakan renovasi
sehingga banyak bahan- bahan bangunan yang di
letakkan ditempat penyuluhan.
• Pada saat akan dimulainya acara banyak warga masyarakat yang
belum hadir sehingga kami harus pergi kerumah-rumah untuk
mengajak kembali ke tempat penyuluhan
• Saat proses penyuluhan, ada beberapa masyarakat yang bertanya
diluar topik yang dibicarakan sehingga kami harus pandai
menjawab dan mengalihkan focus ke topik utama
• Waktu pelaksanaan tidak sesuai yang di rencanakan karena kami
menunggu warga untuk datang ke tempat penyuluhan. Pada saat
itu kami terlambat 15 menit sehingga mempengaruhi rund down
penyuluhan
2. Evaluasi Proses Senam Anti Hipertensi :
• Tidak sesuai dengan target sasaran dalam POA
Kami memprediksi kekurangan keikutsertaan warga disebabkan
oleh cuaca yang panas sehingga tidak mendukung berjalannya acara
senam, lahan yang tidak luas di tambah dengan banyaknya pedagang
sehingga mempersempit lahan.
• Ada beberapa kendala teknis yang mengakibatkan waktu pelaksanaan
senam mundur seperti speaker yang kurang terdengar, banyaknya
pedagang disekitar lokasi.
• Pelaksanaan senam didominasi oleh ibu-ibu dikarenakan kegiatan
senam di daerah tersebut lebih sering dilakukan oleh ibu-ibu sehingga
bapak-bapak menjadi segan
– Konsumsi yang diberikan tidak tepat sasaran dikarenakan
banyak ibu-ibu yang meminta konsumsi untuk anak dan
kerabatnya yang tidak ikut senam,
– Banyaknya anak-anak membuat pelaksanaan senam menjadi
terhambat karena selalu ingin memeluk dan memegang
tangan kami.
Evaluasi Hasil

hasil dari pre-test dan pos-test yang dilakukan saat


penyuluhan, di dapat rata-rata hasil pre-test sebesar
7,3 dan rata-rata nilai pos-test sebesar 7,9. Dari
hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa
pengetahuan masyarakat RW 14 Kp. Gunung Ranji
Ds. Karsamenak terkait dengan Hipertensi
meningkat sebesar 8,2 %.
THANK YOU