Anda di halaman 1dari 15

A K U N TA N S I KO M PA R AT I F

OLEH : DARA AYU NIANTY, SE., M.AK


L ATA R B E L A K A N G

 Akuntansi komparatif Eropa berfokus pada lima anggota Uni


Eropa (EU) , yaitu Republik Ceko, Jerman, Belanda, Inggris,
Perancis. Perancis, Jerman, dan Belanda, merupakan anggota
asli masyarakat Ekonomi Uni Eropa. Inggris baru bergabung
pada tahun 1973. Keempat negara ini merupakan rumah bagi
perusahaan multinasiona, dan pendiri dari IASB.
STANDAR AKUNTANSI
- Standar Akuntansi merupakan regulasi atau peraturan yang mengatur
pengolahan laporan keuangan.
- Namun praktek biasanya menyimpang dari standar, kenapa????
1. Hukuman untuk ketidakpatuhan terhadap pernyataan akuntansi
resmi dianggap lemah atau tidak efektif.
2. Perusahaan tidak mengikuti standar yang ada, jika tidak dipaksa.
3. Perusahaan bisa dengan sukarela melaporkan lebih bnyak informasi
daripada yang diharuskan.
4. Beberapa negara mengijinkan untuk keluar dari jalur standar
akuntansi jika hal tersebut bisa menggambarkan hasil operasi dan
posisi keuangan perusahaan dengan lebih baik.
TINJAUAN TENTANG IFRS
Perancis Jerman Ceko Inggris
Perusahaan terdaftar Diharuskan Diharuskan Diharuskan Diharuskan
laporan keuangan gabungan
Laporan keuangan Pribadi Dilarang Dibolehkan, tapi Diharuskan Dibolehkan
hanya untuk tujuan
internasional.
Perusahaan tidak terdaftar Dibolehkan Dibolehkan Dibolehkan Dibolehkan
Laporan keuangan gabungan.
Perusahaan tidak terdaftar Dilarang Dibolehkan Dilarang Dibolehkan
Laporan perusahaan pribadi untuk tujuan
internasional.
IFRS DALAM UNI EROPA
 Laporan keuangan IFRS terdiri dari neraca gabungan, laporan
Laba rugi, laporan kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan
penjelasan.
 Catatan penjelasan harus mencakup
- Kebijakan Akuntansi yang diikuti.
-Penilaian yang dibuat oleh manajemen dalam menerapkan
kebijakan akuntansi yang penting.
- Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber-sumber
penting tentang ketidakpastian estimasi.
S I S T E M A K U N TA N S I K E UA N G A N
LIMA NEGARA

 PERANCIS
Perancis merupakan pendukung utama penyeragaman akuntansi
nasional didunia.UU Akuntansi Nasiona Resmi pada September 1947,
berisi :
1. Tujuan dan Prinsip Akuntansi serta Pelaporan Keuangan.
2. Definisi Aktiva, Kewajiban, ekuitas pemegang saham, pendapatan dan
beban
3. Aturan Pengakuan dan Penilaian.
4. Conto laporan keuangan dan aturan penyajiannya
5. Daftar akun standar, ketentuan mengenai penggunaannya, ketentuan
tata buku lainnya.
R E G U L A S I DA N P E L A K S A N A A N
AKUNTANSI

 Ada 5 perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di


perancis :

1. Badan Akuntansi Nasional

2. Komite Akuntansi Regulasi

3. Otoritas Pasar Keuangan

4. Institute Akuntan Publik

5. Institut Nasional UU auditor.


LANJUTAN…..

 Perusahaan Perancis harus melaporkan hal-hal berikut :

1. Neraca

2. Laporan Laba Rugi

3. Catatan Atas Laporan Keuangan.

4. Laporan Direktur

5. Laporan Auditor.
JERMAN
 UU tahun 1998 tentang kendali dan transparansi memperkenalkan
persyaratan bagi Menteri Kehakiman untuk mengakui dewan
susunan standar Nasional, dengan tujuan :
1. Mengembangkan rekomendasi untuk penerapan standar
akuntansi dalam laporan keuangan gabungan.
2. Menganjurkan Menteri Kehakiman mengenai standar akuntansi
yang baru.
3. Mewakili Jerman dalam organisasi Akuntansi Internasional
seperti IASB.
LANJUTAN

 Perusahaan Jerman harus melaporkan hal-hal berikut :

1. Neraca

2. Laporan Laba Rugi.

3. Catatan.

4. Laporan Manajemen

5. Laporan Auditor.
REPUBLIK CEKO

 Pada tahun 1995, Republik Ceko menjadi anggota dalam Organization


for Economic Cooperation and Development (OECD). Republik Ceko
bergabung NATO pada tahun 1999 dan Uni Eropa pada Tahun 2004.
 Regulasi dan Pelaksanaan
Perusahaan Republik Ceko harus melaporkan hal hal berikut :
1. Neraca
2. Akun Keuntungan Laba Rugi
3. Catatan
B E L A N DA

 Akuntansi di Belanda memiliki beberapa paradoks yang menarik. Belanda


memiliki ketentuan akuntansi dan pelporan Keuangan yang relative permisif,
tetapi standar praktik profesional yang sangat tinggi.
 Persahaan Belanda harus melaporkan :
1. Neraca
2. Laporan Laba Rugi
3. Catatan
4. Laporan Direktur
5. Informasi Lain yang sudah ditentukan
R E G U L A S I DA N P E L A K S A N A A N
A K U N TA N S I

 Regulasi Akuntansi di Belanda tetap bersifat Liberal Act on Annual Financial


Statements pada tahun 1970. Isinya

 Laporan Keungan Tahunan harus menunjukkan gambaran yang jelas dari posisi
keuangan dari hasil tahun berikut, dan semua artikelnya harus dikelompokkan dan
dijelaskan dengan tepat.

 Laporan Keungan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman.

 Dasar-Dasar untuk penulisan aset dan utang serta untuk menentukan hasil operasi
harus diungkapkan.

 Laporan keungan harus disususn pada dasar konsisten.

 Informasi keungan yang komparatif untuk periode terdahulu harus diungkapkan


dalam Laporan Keungan dan catatan Kaki
INGGRIS

 Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi


UU tahun 1981 EU Fourth Directive, menetapkan lima prinsip akuntansi
dasar
1. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.
2. Aset dan Kewajiban individu dihitung secara terpisah
3. Prinsip konservatisme (kehati-hatian ) diterapkan khususnya dalam
penghasilan dan semua kewajiban serta kerugian yang ditemukan
4. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten.
L A P O R A N K E UA N G A N
INGGRIS

 Perusahaan Inggris harus melaporkan hal-hal berikut :


1. Laporan Direktur
2. Akun Laba Rugi serta Neraca
3. Laporan Arus Kas
4. Laporan Keseluruhan Laba Rugi
5. Laporan Kebijakan Akuntansi
6. laporan Auditor.
7. Catatan yang direfensikan dalam Laporan Keuangan.