Anda di halaman 1dari 17

E A R L I N ES S O F M I X I N G

4 TH C O F F E E

S EG R EG AT I O N A N D
RT D
ANGGOTA KELOMPOK
1. Wiki Aditya (1631010068)
2. Beta Cahaya (1631010086)
3. Elok Putri (1631010090)
4 TH C O F F E E

4. Muhammad Yusuf (1631010096)


5. Yuliatin Zaen (1631010100)
6. Fariz Santoso (1631010104)
7. Widya Ulfa (1631010106)
8. Annisa nur Rahmi (1631010110)
9. Dias Rahayu (1631010118)
10. Nina Eka (1631010124)
11. Muhammad Hibatul A. (1631010126)
EARLINESS OF MIXING SEGREGATION AND RTD

Masalah pencampuran cairan selama reaksi penting


2. Kedua, keterawalan pencampuran. Keadaan
4 TH C O F F E E

untuk reaksi yang sangat cepat dalam sistem


dimana cairan bercampur terlalu awal atau
homogen atau heterogen. Ada dua aspek yang
lamban selama proses mengalir dalam bejana
menjadi alasan mengapa hal ini terjadi, yaitu:
Kedua konsep ini berhubungan dengan konsep dari
1. Derajat pemisahan dari suatu cairan atau
RTD pada bab 11. Pada bab ini kita akan membahas
keadaan dimana pencampuran terjadi namun
mengenai perlakuan sistem dimana fluida tunggal
pada tingkat yang mikroskopis(pencampuran
bereaksi, kemudian mengenai perlakuan sistem
dari molekul individual) atau pada tingkat
terhadap dua fluida yang dikontakkan dan direaksikan
makroskopis (gumpalan, kelompok, atau
agregat dari molekul)
SELF MIXING OF A SINGLE FLUID

Tingkat Pemisahan
Keadaan cairan atau gas yang diterima adalah fluida mikro dan semua diskusi mengenai reaksi homogen didasarkan pada
asumsi. Sekarang, anggap suatu fluida tunggal yang dapat bereaksi di proses dalam reactor batch, plug dan mixed, lalu amati
4 TH C O F F E E

bagaimana dampak dari agregasi akan menghasilkan perlakuan yang berbeda fluida mikro tersebut.
1. Reaktor Batch (curah)
Reaktor batch diisi dengan fluida makro yang mengandung reaktan A. Karena setiap agregat bertindak seperti reaktor batch
kecil, konversi akan sama pada semua agregat dan pada kenyataannya konversinya juga akan identik dengan apa yang akan
diperoleh dengan percobaan fluida mikro. Jadi untuk operasi batch derajat pemisahan tidak mempengaruhi konversi atau
distribusi produk.
Reaktor Plug Flow
Karena aliran plug dapat divisualisasikan sebagai aliran reaktor batch kecil yang melewati bejana, fluida makor dan mikro akan
bertindak sama. Akibatnya tingkat pemisahan tidak mempengaruhi konversi atau distribusi produk.
4 TH C O F F E E
Reaktor Mixed Flow – Fluida mikro
Ketika fluida mikro yang mengandung reaktan A Dengan kata lain, dengan membandingkan molekul
diperlakukan seperti pada Gambar 16.1, lain kita tidak dapat menentukan apakah suatu
molekul adalah molekul baru atau molekul yang
konsentrasi reaktan disetiap area akan menurun ke
4 TH C O F F E E

sudah lama berada didalam reaktor. Untuk sistem ini


nilai yang rendah hal ini berlaku sama didalam
konversi reaktan ditemukan dengan metode biasa
reaktor. Tidak ada gumpalan molekul yang untuk reaksi homogen :
memiliki konsentrasi yang tinggi seperti −𝑟𝐴 𝑉
𝑋𝐴 = 𝐹𝐴0
konsentrasi awal A. Dapat dikatakan bahwa setiap
Atau dengan tidak adanya perubahan densitas :
molekul kehilangan identitasnya dan tidak dapat
𝐶𝐴 −𝑟𝐴 𝑡ҧ
ditentukan sejarah awal mengenai molekul =1−
𝐶𝐴0 𝐶𝐴0

tersebut. Dimana 𝑡ҧ adalah rata-rata waktu tinggal fluida di


dalam reaktor
REAKTOR MIXED FLOW- MACROFLUID
Ketika fluida makro memasuki mixed-flow reaktor, konsentrasi reaktan pada agregat tidak akan langsung turun
ke nilai yang terrendah tetapi menurun dengan cara yang sama seperti pada reaktor batch. Sehingga, molekul
dalam fluida makro tidak akan kehilangan sifatnya dan sejarah masa lalunya, dan umurnya dapat diperkirakan
dengan membandingkan dengan molekul lainnya. Persamaan kinerja untuk macrofluid dalam reaktor aliran
4 TH C O F F E E

campuran:

Dimana,

Sehingga diperoleh,

Ini adalah persamaan umum untuk menentukan konversi fluida makro, dalam reaktor mixed-flow, dn dapat
diselesaikan apabila kinetika reaksi telah diketahui. Dapat
Dengan mempertimbangkan berbagai orde reaksi. Untuk reaksi orde-nol dalam reaktor batch, pada bab 3

Dimasukkan ke persamaan 4 dan diintegralkan , maka


4 TH C O F F E E

Untuk reaksi orde pertama dalam reactor batch:


Sehingga setelah diintegralkan akan menghasilkan persamaan konversi dari fluida makro pada reactor mixed-
flow

• Persamaan ini identik dengan yang diperoleh untuk mikrofluida; misalnya, lihat Persamaan. 5.14a. Jadi
tingkat pemisahan tidak berpengaruh pada konversi untuk reaksi orde pertama.
4 TH C O F F E E

• Untuk reaksi orde kedua dari reaktan tunggal dalam reaktor batch Eq 3.16

Dimasukkan ke persamaan 4 sehingga menjadi

Persamaan tersebut merupakan persamaan konversi pada reaksi orde ke dua pada fluida makro dalam reactor
mixed-flow. Integral, yang di tunjullakn dengan ei(𝛼) yang diartikan sebagai integral eksponensial. Fungsi
𝛼, dan nilainya didapatkan dari table dan integral.
Tabel 16.1 menunjukkan mengenai nilai dari ei(x) dan Ei(x).
4 TH C O F F E E
Persamaan 8 dapat dibandingkan dengan pernyataan untuk fluida
makro, pada persamaan 5.14
4 TH C O F F E E

Untuk reaksi orde-n,konversi dalam reaktor batch dapat ditemukan


dengan metode,pada bab 3 sehinga menjadi

Penyisipan ke persamaan 4 memberikan konversi untuk reaksi nth –order


dari fluida makro
PERBEDAAN MENGENAI PERFORMA DARI PENCAMPURAN AWAL ATAU
AKHIR PADA FLUIDA MAKRO ATAU MICRO PFR ATAU MFR

Pencampuran Awal dan Akhir Cairan Peluruhan Exponensial RTD.

Setiap pola aliran fluida melalui bejana telah dihubungkan Reaktor aliran campuran dapat memberikan RTD ini. Namun,
dengan distribusi waktu tinggal didefinisikan (RTD) atau pola aliran lainnya juga dapat memberikan RTD ini, misalnya,
4 TH C O F F E E

distribusi umur akhir dari fungsi E. Setiap RTD tidak satu set parallel reaktor plugflow dengan panjang yang sesuai,
menentukan pola aliran tertentu. oleh karena itu, jumlah pola dan dengan gerakan lurus, ataupun gerakan samping, atau
keterawalan pencampuran dan keterlambanan pencampuran dari kombinasi. Seperti pada gambar 16.3 menunjukkan sejumlah
fluida dapat memberikan nilai RTD yang sama. pola-pola. Perhatikan bahwa dalam pola a dan b memasuki
elemen fluida, sementara pada pola c dan d tidak terjadi
Pulse RTD yang ideal
pencampuran seperti itu. Jadi pola a dan b mewakili mikrofluida,
Refleksi menunjukkan pola aliran yang konsisten dengan RTD
sedangkan pola c dan d mewakili makrofluida.
ini adalah satu pola aliran dengan tidak ada bercampurnya cairan
dari berbagai masa, dari plug flow. Akibatnya, terjadi suatu hal
yang tidak seimbang saat terdapat fluida makro atau mikro
4 TH C O F F E E
RTD DENGAN NILAI RANCU
• Hal ini dapat terjadi pada saat RTD dekat dengan persamaan ini susah untuk digunakan. Meskipun
Plug Flow, kemudian fase dari pemisahan dari fluida, ektrimisme ini menghasilkan hubungan atas dan
keterlambatan dan keterawalan pencampuran dari bawah dengan konversi yang diharapkan pada bejana
4 TH C O F F E E

fluida, akan memberi dampak pada konversi. Namun, aslinya, biasanya lebih diharapkan untuk di
ketika RTD mendekati peluruhan eksponensial pada kembangkan model yang lebih simple dan diminati
mixed flow, maka keadaan segregasi dan keterawalan untuk pendekatan yang lebih masuk akal. Hal ini
pencampuran menjadi sangat penting. Untuk setiap telah di dikembangkan pada persamaan 13.20 untuk
RTD ekstrem pada perilaku ditunjukkan oleh fluida rekasi orde dua dengan disperse aksial. Kemudian
makro dan pencampuran terakhir fluida mikro. dapat kita asumsikan bahwa pencampuran terjadi
Ekstrem lainnya ditunjukkan dengan keterawalan pada semua bagian dalam bejana.
pencampuran fluida mikro. Performa ini
dikembangkan oleh Zwiettering (1959) namun
4 TH C O F F E E
Figure 3: Four contacting patterns which can all give the same RTD
4 TH C O F F E E

16
RINGKASAN PADA PENENTUAN FLUIDA TUNGGAL
• Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja reaktor. Secara ini semakin mempengaruhi kinerja reaktor ketika RTD bergeser
𝑅 dari plog flow ke mixed flow
umum kita dapat ditulis 𝑋𝐴 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝜑 = 𝑓 (kinetik, RTD,
𝐴

nilai pemisahan, pencampuran yang terlalu singkat) • Pengaruh tingkat konversi. Pada tingkat konversi rendah X,
tidak sensitif terhadap RTD, pemisahan dan pencampuran yang
• Pengaruh kinetika, atau orde reaksi. Pemisahan dan
terlalu singkat. Pada tingkat konversi menengah, RTD mulai
4 TH C O F F E E

pencampuran yang terlalu singkat mempengaruhi konversi


mempengaruhi 𝑋𝐴 ; Namun, pemisahan dan pencampuran yang
reaktan sebagai berikut
terlalu singkat masih memiliki pengaruh yang kecil.

• Efek pada distribusi produk. Meskipun pemisahan dan


• Untuk n<1 ketidaksamaan dibalik, dan untuk n = 1 konversi pencampuran yang terlalu singkat pemisahan dan pencampuran
tidak terpengaruh oleh faktor-faktor ini. Hasil ini menunjukkan yang terlalu singkat biasanya dapat diabaikan ketika
bahwa pemisahan dan pencampuran yang lamban memperlakukan reaksi tunggal, ini sering tidak demikian
meningkatkan konversi untuk n>1, dan menurunkan konversi dengan beberapa reaksi di mana efek dari faktor-faktor ini pada
untuk n<1. distribusi produk dapat menjadi kepentingan yang

• Pengaruh faktor pencampuran untuk yang bukan reaksi orde mendominasi, bahkan pada tingkat konversi yang rendah.

pertama. Pemisahan tidak berperan dalam aliran plug; namun,