Anda di halaman 1dari 36

Perencanaan dan Pengendalian Produksi

Bibiana Pritarini 162114136


Edgar Dhanuastra 162114144
Albertus Irwan Rangga 162114153
Rencana Produksi

• Rencana produksi adalah perencanaan, koordinasi, dan


pengendalian yang penting.

Volume Penjualan + Perubahan Persediaan Barang Jadi = Kebutuhan Produksi


Tujuan Penyusunan rencana Dasar Penyusunan Rencana
Produksi : Produksi :
1. menunjang kegiatan 1. menetapkan kebijakan
penjualan besarnya tingkat persediaan
2. menjaga tingkat persediaan 2. merencanakan jumlah
yang memadai produksi setiap jenis produk
3. mengatur produksi selama periode anggaran
3. membuat skedul produksi
untuk periode yang lebih
terinci
Rencana
Penjualan

Perubahan Persediaan
Produk Jadi

Rencana
Produksi

Rencana Bahan Rencana Tenaga Rencana Biaya


Mentah Kerja Langsung Overhead Pabrik
Kebijakan Tingkat Persediaan
Tujuan : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi :
1. Untuk merencanakan tingkat 1. Daya tahan produk yang akan disimpan
optimal investasi persediaan 2. Sifat persaingan yang dihadapi
perusahaan.
2. Mempertahankan tingkat oiptimal
3. Biaya-biaya yang muncul keraena
tersebut melalui pengendalian
kebijakan persediaan
4. Besarnya modal kerja yang tersedia
5. Pola permintaan akan produk
permintaan.
6. Resiko-resiko yang akan dihadapi
perushaan.
Penentuan Besarnya Persediaan
1. Disesuaikan dengan Kebutuhan Bulanan
a. Kebutuhan akan bahan/barang setiap bulan sama
Tingkat persediaan = Kebutuhan barang setahun/12 bulan
Contoh : kebutuhan barang dalam setahun 48.000 unit
Kebutuhan per bulan = 48.000/12 x 1 unit
= 4.000 unit
b. Kebutuhan akan bahan/barang setiap bulan tidak sama
Periode Kebutuhan Barang Kebutuhan bulanan dihitung dengan metode rata-
Januari 4.000
rata bergerak
Februari = 4000 + 2000 + 3000 /3 = 3000 unit
Februari 2.000

Maret 3.000
Maret = 2000+3000+4000/3 =3000 unit
April 4.000
April = 3000=4000=5000/3 =4000 unit
Mei 5.000
• C. apabila peusahaan menentukan sua bulan
kebutuhan, maka besarnya persediaan :

• Februari : 3000 x 2 = 6.000 unit


• Maret : 3000 x 2 = 6000 unit
• April : 4000 x 2 = 8000 unit
• 2. batas maksimum dan minimum
Besarnya tingkat persediaan ditentukan dengan cara menetapkan
batas tertinggi yang diperbolehkan untuk memiliki ( menyimpan ) sejumlah
persediaa, dan batas terendah(minimumnya)
• 3. Tingkat Perputaran Persediaan
Banyak perusahaan yang menggunakan tingkat perputaran
peersediaan sebagai dasar menentukan tingkat persediaan.
Contoh kasus
periode Volume penjualana Di awal tahun diketahui tingkat persediaan
(dalam unit) sebesar 300.000 unit. Besarnya rata-rata
Triwulan 1 800.000 persediaan 400.000 unit. Tingkat perputaran
Triwulan 2 700.000 persediaan sebesar 7.5 kali. Tentukan
besarnya persediaan akhir tahun
Triwulan 3 600.000
Triwulan 4 900.000
penyelessaian

𝑟𝑒𝑛𝑐𝑎𝑛𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛


a. Tingkat perputaran persediaan = 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎

7.5 kal = 3.000.000 / persediaan rata-rata

persediaan rata-rata = 400.000 unit

(𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑎𝑤𝑎𝑙 +𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟)


b. Persediaan rata-rata = 2

(300.000 +𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝐴𝑘ℎ𝑖𝑟)


400.000 unit = 2

800.000 unit = (300.000 + persediaan akhir )

Persediaan akhir = 800.000 – 300.000 = 500.000 unit


Kebijakan Produksi
Dalam penyusunan rencana produksi,di perlukan keputusan-keputusan :
 Jumlah kebutuhan produksi selama periode budget
 Kebijakan-kebijakan mengenai tingkat persediaan produk jadi, p[roduk dalam
proses dan biaya penyimpanan persediaan.
 Kebijakan-kebijakan kapasitas pabrik.
 Tersediaanya fasilitas pabrik, terutama untuk kepentingan pengurangan atau
penambahan kapasitas pabrik.
 Tersedianya bahan baku, pembelian, dan tenaga kerja.
 Dampak lama proses produksi
 Jumlah produksi yang ekonomis.
 Kerateristik proses produksi.
• Pembuatan Rencana Produksi
Rencana produksi merupakan suatu perencanaan tingkat(volume)
barang yang harus diproduksi oleh perusahaan agar sesuai dengan
volume(tingkat) penjualan yang dianggarakan.
KEBIJAKAN TINGKAT PRODUKSI

1. Pola produksi Stabil


Kebijakan yang lebih mengutamakan stabilitas tingkat produksi.
Konsekuensinya adalah tingkat persediaan dibiarkan berfluktuasi untuk
menyamaratakan besarnya produksi dan menyesuaikan pola penjualan
musiman
Keuntungan :
1. Stabilitas pekerjaan
2. Pembelian bahan dan suku cadang yang ekonomis
3. Pemanfaatan kapasitas produksi yang lebih baik
2. Pola Produksi Gelombang
Kebijakan yang lebih mengutamakan stabilitas
tingkat persediaan. Konsekuensinya menjadikan
tingkat produksi berfluktuasi langsung terhadap
pola penjualan musiman.
3. Pola Produksi Moderat
Kebijakannya merupakan kombinasi dari
kedua kebijakan, yaitu tingkat produksi
dan persediaan berubah pada batas-
batas tertentu
Contoh Kasus Penyusunan Anggaran Produksi

Perusahaan “MITRA JAYA MANUFACTURING CO.” merencanakan


penjualan tahun 2011 sebesar 104.000 unit. Pada akhir tahun 2011 tersedia
tingkat persediaan sebesar 40.000 unit. Untuk tahun 2011 diperkirakan
besarnya persediaan akhir adalah 16.000 unit.

Periode Volume Penjualan


(unit)
Triwulan 1 20.000
Triwulan 2 24.000
Triwulan 3 28.000
Triwulan 4 32.000
Diminta:
1. Menyusun anggaran produksi triwulan tahun 2011 jika perusahaan
mengutamakan pola produksi stabil
2. Menyusun anggaran produksi triwulan tahun 2011 jika perusahaan
mengutamakan pola produksi gelombang
3. Menyusun anggaran produksi triwulan jika perusahaan mengutamakan
pola produksi moderat, dengan ketentuan :
a. Tingkat produksi berfluktuasi tidak lebih dari 20% diatas/dibawah
rata-rata triwulan.
b. Tingkat persediaan maksimum adalah 40.000 unit dan minimum
16.000 unit.
c. Karena permintaan pasar mengalami penurunan dibulan Juli,
Agustus, dan September, maka perusahaan merencanakan akan
mengurangi jumlah produksinya sebesar 30% dari produksi normal
Penyelesaian kasus
Anggaran Produksi
“MITRA JAYA MANUFACTURING CO.”
Tahun 2011

Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV


Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akhir 16.000 40.000 36.000 28.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 60.000 60.000 56.000 48.000
Persediaan Awal 40.000 40.000 40.000 36.000 28.000
Unit Produksi 80.000 20.000 20.000 20.000 20.000
1. Cantumkan unit penjualan setahun dan triwulanan sesuai rencana yang telah
ditentukan
Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan
Akhir
Tersedia dijual
Persediaan
Awal
Unit Produksi
1. Cantumkan unit penjualan setahun dan triwulanan sesuai rencana yang telah
ditentukan

Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV


Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akhir
Tersedia dijual
Persediaan Awal
Unit Produksi
2. Cantumkan persediaan awal maupun akhir tahun, sehingga diperoleh unit
produksi untuk 1 tahun
Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akhir 16.000 16.000

Tersedia dijual 120.000


Persediaan Awal 40.000 40.000

Unit Produksi 80.000


3. Hitunglah besarnya produksi normal per triwulan
Produksi rata-rata per triwulan = 80.000/4 = 20.000
Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan Triwulan
III IV
Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akhir 16.000 16.000
Tersedia dijual 120.000
Persediaan Awal 40.000 40.000
Unit Produksi 80.000 20.000 20.000 20.000 20.000

4.Lakukan Penyesuaian
Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akhir 16.000 40.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 60.000
Persediaan Awal 40.000 40.000 40.000
Unit Produksi 80.000 20.000 20.000 20.000 20.000
5. Kunci terletak pada kolom Tersedia Dijual untuk triwulan sebesar 48.000 unit, yang
diperoleh dari penjumlahan ke atas (20.000 + 28.000) atau penjumlahan ke bawah
(32.000 + 16.000)

Keterangan Setahun Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV

Persediaan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000


Kunci
Persediaan Akhir 16.000 40.000 36.000 28.000 16.000
+
Tersedia dijual 120.000 60.000 60.000 56.000 48.000 +
Persediaan Awal 40.000 40.000 40.000 36.000 28.000 +
Unit Produksi 80.000 20.000 20.000 20.000 20.000
POLA PRODUKSI GELOMBANG

ANGGARAN PRODUKSI
“MITRA JAYA MANUFACTURING CO.”
TAHUN 2A11

KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4

Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000


Persediaan Akh 16.000 34.000 28.000 22.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 54.000 52.000 50.000 48.000
Persediaan Aw 40.000 40.000 34.000 28.000 22.000
Unit Produksi 80.000 14.000 18.000 22.000 26.000
CARA PENYUSUNAN

1. Cantumkan unit penjualan setahun dan triwulanan sesuai rencana

KETERANGA SETAHU TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
N N
Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan
Akh
Tersedia dijual
Persediaan
Aw
Unit Produksi
2. Cantumkan persediaan awal maupun persediaan akhir tahun

KETERANGA SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
N
Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan 16.000 16.000
Akh
Tersedia dijual 120.000
Persediaan Aw 40.000 40.000
Unit Produksi 80.000
3. Hitung Selisih persediaan per triwulan
Selisih persediaan/triwulan = (Persediaan awal-Persediaan Akhir)/4
= (40.000-16.000)/4
= 6000
• Persediaan Akhir pertriwulan

Periode Persediaan awal – Selisih Persediaan Akhir


TW 1 (40.000-6000) 34.000
TW 2 (34.000-6000) 28.000
TW 3 (28.000-6000) 22.000
TW 4 (22.000-6000) 16.000

KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akh 16.000 34.000 28.000 22.000 16.000
Tersedia dijual 120.000
Persediaan Aw 40.000 40.000 34.000 28.000 22.000
Unit Produksi 80.000
PENYESUAIAN
KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4

Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000


Persediaan Akh 16.000 34.000 28.000 22.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 54.000 52.000 50.000 48.000
Persediaan Aw 40.000 40.000 34.000 28.000 22.000
Unit Produksi 80.000 14.000 18.000 22.000 26.000

*KUNCI
POLA PRODUKSI MODERAT
Anggaran Produksi
“MITRA JAYA MANUFACTURING CO”
TAHUN 2A11

KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akh 16.000 40.000 38.000 24.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 60.000 62.000 52.000 48.000
Persediaan Aw 40.000 40.000 40.000 38.000 24.000
Unit Produksi 80.000 20.000 22.000 14.000 22.000
POLA PRODUKSI MODERAT

1. Cantumkan unit penjualan setahun dan triwulanan sesuai rencana

KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4

Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000


Persediaan Akh 16.000 40.000 38.000 24.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 60.000 62.000 52.000 48.000
Persediaan Aw 40.000 40.000 40.000 38.000 24.000
Unit Produksi 80.000 20.000 22.000 14.000 22.000
POLA PRODUKSI MODERAT

2. Hitunglah besarnya produksi normal per triwulan (unit produksi rata-rata)


Produkai rata-rata per triwulan = 80.000 / 4 = 20.000 unit

KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4

Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000


Persediaan Akh 16.000 16.000
Tersedia dijual 120.000
Persediaan Aw 40.000 40.000
Unit Produksi 80.000 20.000 20.000 20.000 20.000
4.Perhatikan Batasan-batasan yang menjadi ketentuan
a. Batasan produksi :
atas (+20%) = 120% x 20.000 Unit = 24.000 Bawah (-20%) = 80% x
20.000 unit = 16.000
b. Batasan Persediaan Max 40.000, Min 16.000
c. Batasan Khusus :
Triwulan III Produksi berkurang 30% = 70% x 20.000 unit = 14.000 Unit

5. Hitung produksi untuk TW I,II, dan IV = (80.000 -14.000)/3 = 22/000


KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4

Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000


Persediaan Akh 16.000 16.000
Tersedia dijual 120.000
Persediaan Aw 40.000 40.000
Unit Produksi 80.000 22.000 22.000 14.000 22.000
PENYESUAIAN
KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akh 16.000 42.000* 16.000
Tersedia dijual 120.000 62.000
Persediaan Aw 40.000 40.000
Unit Produksi 80.000 22.000 22.000 14.000 22.000

Persediaan Akhir melebihi batas, maka angka 42.000 diganti dengan batas maksimal

KETERANGAN SETAHUN TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
Penjualan 104.000 20.000 24.000 28.000 32.000
Persediaan Akh 16.000 40.000 38.000 24.000 16.000
Tersedia dijual 120.000 60.000 62.000 52.000 48.000
Persediaan Aw 40.000 40.000 40.000 38.000 24.000
Unit Produksi 80.000 20.000 22.000 14.000 22.000
* kunci
ANGGARAN PROSUKAI SEBAGAI ALAT PERENCANAAN,
KOORDINASI DAN PENGENDALIAN

Perencanaan
Koordinasi
Pengendalian