Anda di halaman 1dari 18

SEMINAR LAPORAN BEST PRACTISE

PENERAPAN PEMBELAJARAN HOTS MELALUI MODEL


PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA
PELAJARAN MATEMATIKA TENTANG BILANGAN PRIMA

Oleh:
ENDANG KUSNADI, S.Pd.
NIP. ........................200902100...
SEMINAR LAPORAN BEST PRACTISE
PENERAPAN PEMBELAJARAN HOTS MELALUI MODEL
PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA
PELAJARAN MATEMATIKA TENTANG BILANGAN PRIMA

Oleh:
Baehaki, S.Pd.SD
NIP. 198202112009021004
A. Latar Belakang Masalah
1. Terdapat kesenjangan yang tinggi antara kemampuan Siswa Peserta UN dengan
Standar Soal UN.
2. Soal-soal HOTS pada UN/USBN, PISA, TIMSS menuntut siswa untuk berpikir,
mengolah informasi, membaca teks panjang.
3. Kemampuan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 (analisis SKL-KI-KD
dan perumusan IPK) masih rendah.
4. Mind Set guru lebih fokus kepada pelaksanaan assessment of learning (sumatif)
dibanding assessment for learning (formatif).
B. Jenis Kegiatan
• Penerapan Pembelajaran Hots Melalui Model
Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Mata
Pelajaran Matematika Tentang Bilangan Prima Kelas IV Di
SD Negeri Simpang 2 Kecamatan Sindangbarang Tahun
2019.
C. Manfaat Kegiatan
1. Hilangnya kesenjangan antara kemampuan Siswa Peserta UN dengan Standar Soal UN.

2. Siswa mampu menyelesaikan masalah soal-soal HOTS materi bilangan prima pada UN/USBN,
PISA, TIMSS dengan cara berpikir, mengolah informasi, dan membaca teks panjang.

3. Guru mampu dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 (analisis SKL-KI-KD dan perumusan
IPK).

4. Rubahnya mind Set guru lebih fokus kepada pelaksanaan assessment for learning (formatif)
dibanding assessment of learning (sumatif).

5. Guru mampu mengaplikasikan pembelajaran HOTS dengan model Problem Based Learning (PBL)
pada mata pelajaran Matematika materi bilangan prima.
PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Tujuan dan Sasaran

Meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran Matematika materi


bilangan Prima dengan menerapkan pembelajaran berorientasi higher order
thiking skills (HOTS) melalui metode pembelajaran Problem Based Learning
(PBL).

Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah siswa kelas IV semester 1 di SD Negeri


Simpang 2 sebanyak 31 orang.
B. Bahan/Materi Kegiatan
Mata pelajaran matematika kelas IV semester I Materi bilangan prima.

No KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


Kompetensi Pengetahuan 3.5.1 Menjelaskan bilangan prima
3.5 Menjelaskan bilangan 3.5.3 Menjelaskan faktori prima
prima 3.5.3 Menjelaskan faktorisasi prima
Kompetensi Keterampilan 4.5.1 Mengidentifikasi faktor prima
4.5 Mengidentifikasi bilangan beberapa bilangan
prima 4.5.2 Mengidentifikasi faktorisasi prima
beberapa bilangan
C. Metode/Cara Melaksanakan Kegiatan
1. Perencanaan
a. Melakukan analisis KI, KD dan IPK (IPK kunci, IPK Pendukung dan IPK Pengayaan)
b. Membuat desain dan menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan materi, yaitu
bilangan Prima;
c. Melakukan pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
d. Menyusun soal berorientasi HOTS sesuai dengan target IPK pada desain pembelajaran
e. Meninjau kekurangan dan kelebihan pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan
telaah soal HOTS serta mengkonsultasikannya dengan kepala sekolah dan pengawas
bina.
2. Pelaksanaan
Sintak Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
• Orientasi Masalah
• Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
• Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
• Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
• Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
3. Mengevaluasi Kegiatan Pembelajaran
Evaluasi terhadap siswa diantaranya :
• Penilaian sikap siswa : lembar observasi
• Penilaian Pengetahuan : mengisi LKPD; dan
• Aspek keterampilan : mempresentasikan hasil diskusi (lembar observasi)
Evaluasi oleh kepala sekolah terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran:
• Tahap persiapan : reviu RPP, Soal HOTS dan media yang dipersiapkan.
(terlampir)
• Pelaksanaan : Lembar Jurnal observasi pelaksanaan pembelajaran
(terlampir)
D. Alat/Instrumen
1.Tabel bilangan dari 1 sampai 100;

2. LKPD;

3. Lembar Observasi belajar siswa;

4. Jurnal observasi mengajar guru;

5. Lembar/LK reviu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

6. Materi PKP : Mata pelajaran Matematika : FPB dan KPK

7. Buku siswa dan buku guru mata pelajaran matematika kelas 4 kurikulum 2013
E. Waktu dan Tempat Kegiatan
Tanggal 12 Oktober sampai 1 November tahun 2019
bertempat di kelas IV SD Negeri Simpang 2 Kecamatan
Sindangbarang Kabupaten Cianjur.
HASIL KEGIATAN
A. Hasil yang diperoleh :
1. Siswa lebih aktif karena desain pembelajaran yang menantang dan
menyenangkan;
2. Terdapat interaksi aktif antara siswa dengan siswa dan siswa dengan
guru;
3. Capaian IPK lebih meningkat;
4. Siswa mampu menyelesaikan soal berorientasi HOTS yang berhubungan
dengan permasalahan sehari-hari
5. Tertanamnya sikap religius dan sikap nasionalisme pada peserta didik
dengan selalu berdoa setiap melakukan kegiatan dan hapal terhadap lagu
nasional dan lagu daerah di Indonesia.
B. Masalah
1. Latar belakang lingkungan keluarga peserta didik yang kurang mendukung;

2. Kemampuan peserta didik bervariasi;

3. Jumlah peserta didik di dalam kelas terlalu banyak (tidak sesuai standar);

4. Rasa percaya diri peserta didik yang kurang:

5. Peserta didik kurang mampu menggeneralisasikan hasil diskusi menjadi


kesimpulan untuk dipresentasikan.
C. Cara Mengatasi Masalah
1. Dengan melakukan pola pengaturan pada kelompok diskusi;

2. Melakukan pendampingan dan bimbingan terhadap kelompok yang kesulitan dalam


melakukan diskusi;

3. Membangkitkan semangat dan memotivasi peserta didik agar senantiasa berani dan
mampu mengeluarkan pendapat;

4. Membimbing siswa untuk menarik kesimpulan atas hasil diskusi untuk dipresentasikan;

5. Membantu dan membimbing peserta didik untuk menganalisis dan mengevaluasi


proses pemecahan masalah.
SIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Simpulan
Pembelajaran HOTS dengan model PBL:
1 Meningkatkan kemampuan peserta didik menyelesaikan masalah soal-soal HOTS materi bilangan prima dengan
cara berpikir, mengolah informasi, dan membaca teks panjang.

2 Pembelajaran matematika materi bilangan prima dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
layak dijadikan praktik baik pembeljaran berorientasi HOTS karena dapat meingkatkan kemampuan siswa dalam
melakukan transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.

3 Dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara sistematis dan cermat, pembelajaran
tematik dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dilaksanakan tidak sekadar berorientasi
HOTS, tetapi juga mengintegrasikan PPK, literasi, dan kecakapan abad 21.
B. Rekomendasi

1. Guru seharusnya senantiasa memperhatikan karakteristik peserta didik;

2. Guru senantiasa melakukan inovasi dan perubahan dalam melaksanakan


kegiatan pembelajaran terhadap peserta didik supaya pembelajaran menjadi
menarik;

3. Pembelajaran berorientasi HOTS dengan model Problem Based Learning


(PBL) ini, diharapkan bisa menjadi rujukan bagi guru lainnya untuk
melakukan pembelajaran lebih baik;
Terima Kasih