Anda di halaman 1dari 7

Kelompok 1

KETIDAKPASTIAN HEISENBERG

Normadina 8186175008
Rahmayani 8186175004
Shabrina Dzahroh 8186175003
1. AWAL MULA MUNCULNYA TEORI
Di tahun 1925 Werner Heisenberg
mengajukan rumus baru di bidang fisika,
suatu rumus yang teramat sangat radikal,
jauh berbeda dalam pokok konsep dengan
rumus klasik Newton. Teori rumus baru ini
sesudah mengalami beberapa perbaikan oleh
orang-orang sesudah Heisenberg sungguh
berhasil dan cemerlang. Rumus itu hingga
kini bukan cuma diterima melainkan
digunakan terhadap semua sistem fisika.
2. PRINSIP KETIDAKPASTIAN

Bila elektron pada tingkat energi terendah


mempunyai tingkat energi yang sama dengan nol,
maka kecepatannya juga harus nol, yang berarti
momentumnya (mv) juga bernilai nol. Maka, baik
posisi maupun momentum elektron dapat
diketahui. Menurut prinsip ketidakpastian
Heisenberg (1972) hal tersebut tidak benar,
Heisenberg menyatakan bahwa tidak mungkin
mengukur posisi dan momentum sebuah partikel
secara pasti pada waktu bersamaan. Jika posisi
partikel diketahui dengan pasti; maka momentum
partikel tidak dapat ditentukan dengan pasti,
demikian pula sebaliknya.
Semakin lebar suatu group gelombang,
semakin banyak pula jumlah gelombang
yang dikandungnya serta lebih mudah
mendapatkan panjang gelombang dan
momentum partikel tersebut. Sebaliknya, jika
lebar group gelombang sempit, posisi partikel
lebih mudah ditentukan, tetapi momentumnya
sukar. Sehingga terdapat hubungan “timbal
balik” antara ketidakpastian posisi partikel
(x) dan ketidakpastian momentumnya (p)
Hubungan timbal balik antara ketidakpastian posisi partikel x
dan ketidakpastian momentum p dari suatu group
gelombang de Broglie terbatas.
Persamaan Prinsip Ketidakpastian

Persamaan di atas merupakan salah satu


prinsip ketidakpastian yang diperoleh oleh
Werner Heisenberg pada tahun 1927.
Kuantitas h/2 merupakan satuan dasar dari
momentum sudut, sehingga kuantitas ini sering
dituliskan dengan ћ. Nilai ћ = 1,054 x 10-34 J.s,
dan persamaan tersebut dapat ditulis menjadi
Contoh Soal