Anda di halaman 1dari 16

NAMA KELOMPOK :

Tamara Asriningtyas (P27824415020)


Desiana Catur P (P27824415003)
Mutiara Putri (P27824415021)
Gadis Ayu Pertiwi (P27824415040)

D4 Kebidanan Sutomo
Pemeliharaan Kesehatan
Calon Ibu
Pemeliharaan Kesehatan Calon Ibu
• A. Upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan taraf kesehatan ibu
dan anak :
1. Pembinaan Remaja
Dilakukan melalui kelompok atau kumpulan para remaja seperti karang
taruna, pramuka, organisaai wanita remaja dan sebagainya agar pelayanan
kesehatan dan kesiapan dalam menghadapi untuk menjadi istri dapat di
lakukan dengan baik.
2. Promosi kesehatan pranikah
Promosi kesehatan pranikah merupakan suatu proses untuk
meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan
meningkatkan kesehatannya yang ditujukan pada masyarakat reproduktip
pranikah, disesuaikan dengan tingkat intelektual para calon ibu. Nasehat
yang di berikan menggunakan bahasa yang mudah di mengerti karena
informasi yang di berikan bersifat pribadi dan sensitif.
Bimbingan terhadap remaja antara lain mencakup :

a.Menjaga berat badan ideal


b.Pemeriksaan Kesehatan Secara Teratur
c. Menjaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh
d. Menghentikan Kebiasaan Buruk
e.Meningkatkan Asupan Makanan Bergizi
f.Persiapan Secara Psikologis dan Mental
g.Perkawinan yang sehat
h.Perencanaan Finansial yang Matang .
i. Menghindari Lingkungan Polutif
j. Dilakukan Pemeriksaan Terhadap Calon Ibu
k. Pemeriksaan klinis pada calon ibu
a. Menjaga berat badan ideal
Pastikan berat badan Anda sudah ideal, untuk
mengukurnya gunakan indeks masa tubuh dengan rumusan
berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat dari tinggi
badan dalam meter. Disebut ideal jika angkanya antara 20-
25.
Terlalu kurus : mempengaruhi reproduksi sel telur tiap
bulannya
Terlalu gemuk : mengganggu kehamilan dan janin
b. Pemeriksaan Kesehatan Secara Teratur
Dengan dokter atau bidan dan tenaga kesehatan lainnya
bila menemukan masalah atau kesulitan dalam upaya
persiapan kehamilan, misalnya kesulitan untuk melepaskan
kecanduan obat, atau perilaku buruk yang berkaitan dengan
gangguan psikologis. Manfaat :
1. Dokter/bidan rujuk (ahli psikologi b/ perlu)
2.Mengetahui penyakit pengganggu kehamilan (tiroid,
dipertensi, diabetes)
c. Menjaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh
Dengan olahraga teratur. Berusaha untuk menurunkan berat badan
bila obesitas (kegemukan) dan menambah berat badan bila terlalu
kurus. Pengukuran IMT dengan dokter/bidan.
d. Menghentikan Kebiasaan Buruk
1. merokok
2. Minuman bercafein
3. Obat resep
4. stress
5. Bahan Kimia berbahaya
6. Herbal
e. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat
vitamin yang diperlukan tubuh dalam persiapan kehamilan , misalnya
protein,vitamin E, vitamin C, asam folat, dan sebagainya.Beberapa
jenis suplemen yang berguna mendukung kesehatan janin di
antaranya asam folat, suplemen zat besi untuk meningkatkan kadar
mineral penting dalam tubuh, serta asam lemak omega-3.
Ada dua alasan kuat mengapa calon ibu harus menjaga kondisi
gizi sebelum hamil:
- menunjang fungsi optimal alat-alat reproduksi --->
lancarnya proses pematangan sel telur, produksi sel telur
dengan kualitas baik, dan tentu prose pembuahan yang
sempurna.
- berperan penting dalam mempersiapkan cadangan energi
bagi tumbuh-kembang janin---> mulai konsepsi dan
kehamilan
f. Persiapan Secara Psikologis dan Mental
Agar kehamilan yang akan dijalani tidak menimbulkan ketegangan. Hindari
hal – hal yang akan memberi pengaruh buruk dalam keseimbangan
hormonal (tekanan psikis dalam rumah tangga, kehamilan yang menjadi
beban misalnya tuntutan keluarga untuk mendapat jenis kelamin tertentu
pada anak pertama, masalah ekonomi, KDRT, dsb)

g. Perkawinan yang sehat


• Perkawinan yang sehat Adalah perkawinan yang didasari ikatan lahir dan
batin yang diikat dalam perkawinan yang sah antara pria dan wanita
dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga yang bahagia berdasar
ketuhanan Yang Maha Esa).
• Usia terbaik untuk melangsungkan perkawinan untuk pria adalah 25 tahun
atau lebih, sedangkan untuk wanita adalah 20 tahun atau lebih, pria dan
wanita tersebut dianggap sudah dewasa, sehat jasmani, matang rohani
dan sosial.
h. Perencanaan Finansial yang Matang .
Kehamilan merupakan hal yang dapat diperkirakan termasuk
biayanya. Biaya kehamilan ini dapat di diskusikan antara suami dan isteri.
Biaya kehamilan merupakan bagian dari biaya kehidupan berumah tangga.
Anda tentunya menginginkan anak anda mendapatkan sesuatu yang
terbaik dalam bidang apapun.
Adapun biaya yang perlu diperhatikan guna persiapan kehamilan ini,
diantaranya mencakup biaya kesehatan (biaya konsultasi, pemeriksaan,
obat dan melahirkan), biaya-biaya pasca melahirkan (tempat tidur bayi,
pakaian bayi, popok, selimut, dll) dan persiapkan pula biaya untuk hal-hal
yang tak terduga.
i. Menghindari Lingkungan Polutif
Antara lain, asap knalpot, pembakaran sampah, dll.
Lingkungan yang polutif dapat merusak sel-sel telur.
Jika anda bekerja dilingkungan yang banyak
mengandung bahan kimia, sebaiknya anda pindah
karena dapat meningkatkan resiko keguguran.
Kalaupun kehamilannya dapat bertahan, kualitas
bayinya kemungkinan besar tidak sebaik bayi-bayi yang
dilahirkan oleh ibu yang sehat.Hindari kontak dengan
zat beracun atau bahan yang dapat menyebabkan
infeksi di tempat kerja dan di rumah. Tinggal jauh dari
bahan kimia dan kotoran kucing atau tikus.
j. Dilakukan Pemeriksaan Terhadap Calon Ibu
Sebelum hamil sebaiknya dilakukan pemeriksaan terhadap calon ibu
untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang mungkin terjadi, pemeriksaan
terhadap calon ibu yang dilakukan seperti Pemeriksaan Penyakit dan Virus,
Pemeriksaan Darah, Pemeriksaan Faktor Genetika.
k. Pemeriksaan klinis pada calon ibu
1. Rongga panggul.
2. Berat Badan
3. Pap smear
4. Pemeriksaan periodontal
5. Pemeriksaan Thyroid stimulating hormone (TSH)
6. Pemeriksaan hitung darah lengkap (complete blood count/CBC)
7. Pemeriksaan kepadatan mineral tulang
8. Pemeriksaan penyakit dan virus
9. Pemeriksaan darah
10. Faktor genetika
`
B.Tujuan Pemeliharaan Kesehatan Calon Ibu
1.Menurunkan morbiditas dan mortalitas ibu, janin, maupun bayi yang
akan dilahirkan.
2.Untuk mengetahui secara dini tentang kondisi kesehatan para
remaja.
3.Mendeteksi hal-hal yang kurang menguntungkan bagi kehamilan
4.Mendeteksi apakah ada masalah pada organ reproduksi calon ibu.
5.Mendukung kelahirkan bayi sehat optimal tanpa komplikasi.
6.Memastikan tubuh sang ibu agar bisa menjadi media yang sehat
untuk pertumbuhan janin yang optimal.
7.Memeriksa apakah sang ibu sedang mengalami infeksi yang bisa
berakibat pada janinnya
8.Mengurangi risiko bayi lahir cacat dan untuk menurunkan
risiko cacat lahir pada otak dan tulang belakang, termasuk
spina bifida .
9.Guna mendukung terciptanya kehamilan yang sehat dan
menghasilkan keturunan yang berkualitas yang didambakan
oleh keluarga
10.Kematian ibu, janin, maupun bayi yang akan dilahirkan
11.Memberikan pengetahuan kepada calon ibu agar
kehamilannya bisa dijalani dengan nyaman, sehat dan
gembira
c.Manfaat Memelihara Kesehatan Calon Ibu
• Mengevaluasi kesehatan secara menyeluruh
• Mengidentifikasi kemungkinan masalah yang
serius
• Memberikan perawatan yang diperlukan sebelum
hamil dalam rangka mempersiapkan tubuh yang
sehat untuk hamil
• Memastikan bahwa tubuh ibu kebal terhadap
infeksi seperti rubella yang dapat mempengaruhi
kehamilan.
• Meningkatkan gizi bagi ibu dalam
mempersiapkan kehamilan dan persalinan.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH