Anda di halaman 1dari 44

TUGAS, FUNGSI DAN

PERAN PERAWAT DALAM


KEPERAWATAN PALIATIF
Rugaiyah Adam, SST, SPd, MPsi
Definisi Perawat
Perawat/Nurse berasal dari bahasa latin Nutrix yg berarti merawat/ memelihara.

Perawat : seseorang yg berperan dalam merawat/ memelihara, membantu &


melindungi seseorang karena sakit, injury & proses penuaan (Harlley, 1997).

Perawat Profesional: Perawat yg bertanggung jawab & berwewenang memberikan


pelayanan keperawatan scr mandiri &/ berkolaborasi dg tenaga kesehatan lain sesuai
dg kewenagannya (Depkes RI, 2002 dalam Aisiyah 2004).
Definisi Perawat

Perawat adalah mereka yg memiliki kemampuan & kewenangan melakukan


tindakkan keperawatan berdasarkan ilmu yg dimilikinya, yang diperoleh melalui
pendidikan keperawatan (UU RI NO 23,1992 tentang Kesehatan)

Perawat adalah seseorang yg telah menyelesaikan program pendidikan


keperawatan, berwenang di Negara bersangkutan utk memberikan pelayanan &
bertanggung jawab dalam peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit serta
pelayanan terhadap pasien.(Council of Nurses,1965 )
Tugas Perawat

• Tugas perawat dalam menjalankan peran nya sebagai


pemberi asuhan keperawatan, dapat dilaksanakan sesuai
dengan tahapan dalam proses keperawatan.(Lokakarya,
1983)
Tugas Perawat
1. Mengumpulkan Data
2. Menganalisis dan mengintrepetasi data
3. Mengembangkan rencana tindakan keperawatan
4. Menggunakan & menerapkan konsep2 & prinsip2 ilmu perilaku,
sosial budaya, ilmu biomedik dlm melaksanakan asuhan
keperawatan dalam rangka memenuhi KDM.
5. Menentukan kriteria yg dapat diukur dlm menilai rencana
keperawatan
6. Menilai tingkat pencapaian tujuan.
Tugas Perawat
7. Mengidentifikasi perubahan2 yg diperlukan
8. Mengevaluasi data permasalahan keperawatan.
9. Mencatat data dlm proses keperawatan
10. Menggunakan catatan klien untuk memonitor kualitas asuhan
keperawatan
11. Mengidentifikasi masalah2 penelitian dalam bidang keperawatan
12. Membuat usulan rencana penelitian keperawatan
13. Menerapkan hasil penelitian dlm praktek keperawatan.
Tugas Perawat
13. Mengidentifikasi kebutuhan pendidikan kesehatan
14. Membuat rencana penyuluhan kesehatan
15. Melaksanakan penyuluhan kesehatan
16. Mengevaluasi penyuluhan kesehatan
17. Berperan serta dalam pelayanan kesehatan kepada individu,
keluarga, kelompok dan masyarakat.
18. Menciptakan komunikasi yang efektis baik dengan tim
keperawatan maupun tim kesehatan lain.
Tugas Perawat RS
(American Nurses Association)
1. Menjaga dan merawat pasien
• Seorang perawat bertugas menjaga pasien seperti merawat kebersihan tubuh
pasien dan memastikan kondisinya baik.
2. Memberikan obat sesuai waktu dan takaran
• Perawat juga bertugas memberikan obat kepada pasien sesuai dengan kadar
dan dosisnya. tanggung jawab perawat adalah memastikan pasien makan obat
tepat pada waktunya.
Tugas Perawat RS
3. Menjaga kesehatan pasien
• Menjaga kesehatan pasien sesuai dg tahapan proses keperawatan, seperti memeriksa
tanda vital, mengecek gula darah & memasang selang oksigen/ infus.
• Selalu memantau & memberi penilaian atas kondisi pasien yg menjadi tanggung
jawabnya. Sehingga, bersama dokter ia dapat membantu mengembangkan rencana
perawatan yg sedang berjalan.
4. Memberikan motivasi dan perhatian
• Memberikan semangat untuk kesembuhan pasien & juga menghibur pasien utk
mengurangi rasa sakit.
Fungsi Perawat
1. Fungsi Independent
• Fungsi mandiri & tidak tergantung pd orang lain. contoh Perawatan
luka/stoma, kebersihan diri pasien, memberi motivasi, merawat mual,
muntah, mengatasi konstipasi, mengatasi nyeri non farmakologi
• Perawat dlm melaksanakan tugasnya dilakukan scr sendiri dg keputusan
sendiri dlm melakukan tindakan dlm rangka memenuhi kebutuhan
dasar manusia seperti pemenuhan keb. fisiologis (keb. oksigenasi, cairan
& elektrolit, nutrisi, aktifitas dll), keamanan &kenyamanan, cinta
mencintai, harga diri & aktualisasi diri.
Fungsi Perawat
2. Fungsi Dependen
• Melaksanakan kegiatan atas pesan/ instruksi dari perawat
lain.
• Sebagian tindakan pelimpahan tugas yg di berikan,
biasanya dilakukan oleh perawat spesialis kpd perawat
umum/dari perawat primer ke perawat pelaksana.
Fungsi …..
3. Fungsi Interdependen
• Dilakukan dlm kelompok tim yg bersifat saling
ketergantungan.
• Fungsi ini dpt tjd apabila bentuk pelay. membutuhkan
kerja sama tim dlm pemberian pelayanan.
• Dg dokter ataupun yg tim kesehatan yg lainnya.
PERAN PERAWAT
• Merupakan peran unik penuh penghargaan utk
melaksanakan elemen2 inti praktik keperawatan
yg berdasarkan pengetahuan ilmiah yaitu
perawatan, pengobatan dan koordinasi melalui
fungsi2 independen, dependen dan
interdependen.
Sikap Perawat Paliatif Dlm Keperawatan Scr Komprehensif
• Caring, sikap rasa peduli, hormat, menghargai orang lain, artinya memberi
perhatian, mempelajari kesukaan, bagaimana seseorang berpikir dan bertindak.
• Sharing berbagi pengalaman, ilmu, berdiskusi
• Laughing, senyum seorang perawat dpt meningkatkan rasa nyaman pasien.
• Crying dapat menerima respon emosional baik dari pasien/ perawat lain, rasa
senang/duka.
• Touching sentuhan yang bersifat fisik / psikologis merupakan komunikasi simpatis
yg memiliki makna.
Sikap Perawat …
• Helping Siap membantu dg asuhan keperawatannya.
• Believing in others Meyakini bahwa orang lain memiliki hasrat & kemampuan
utk selalu meningkatkan derajat kesehatannya.
• Learning Belajar dan mengembangkan diri & keterampilannya.
• Respecting Memperlihatkan rasa hormat & penghargaan terhadap orang lain,
menjaga kerahasiaan pasien.
• Listening Mau mendengar keluhan pasiennya.
• Feeling Dapat menerima, merasakan, & memahami perasaan duka , senang,
frustasi & rasa puas pasien. (Menurut Puspita (2014)
Perawatan Paliatif

Adalah semua tindakan untuk


meringankan beban penderitaan
pasien utamanya yang tidak
mungkin disembuhkan
T ujuan :
• Memenuhi kebutuhan fisik, biologis, emosional, spiritual.
• Mencegah/mengurangi rasa nyeri & keluhan2 lain.
• Memberikan dukungan moral kpd pasien/keluarga.
• Mempersiapkan masa berkabung (bagi pasien fase terminal).
Persiapan Dasar Perawat Paliatif
a. Memiliki Pengetahuan & Ketrampilan sesuai prinsip2
pengelolahan Paliatif
b. Kemampuan berkomunikasi untuk menciptakan hub. terapeutic
antara Pasien-Perawat.
c. Kemampuan penilaian, pengawasan & pengelolahan asuhan
keperawatan pasien paliatif
d. Kemampuan melakukan supervisi terhadap pelaksanan perawatan,
mengontrol kondisi pasien.
e. SKS (sentuhan kasih sayang) antara perawat-pasien.
Kualitas Asuhan Keperawatan Yang Diberikan
Sangat Ditentukan Oleh 3 (Tiga) Faktor Utama
• :
1. Tingkat kesiapan perawat (pengetahuan,
keterampilan, & sikap) untuk merawat pasien
paliatif.
2. Kondisi penyakit & respon pasien terhadap
penyakitnya.
3. Daya dukung dari keluarga.
Pengelola
Pemberi
Pendidik
asuhan
Modifikasi
Lingkungan Konselor
Peran Perawat / Konsultan
Pada perawatan Paliatif
Penemu
kasus
Advokat/
Pembela
Kolabolator
Peneliti
Roles in the continuum of dying
(William, 1982)

Dr’s role

Curing / treatmen orientation


Curing /
treatment
orientation cc
Caring and
supportive
orientation
Ns.’s role
DYING
Sebagai Pengelola
Unsur Manajemen :
Perencanaan : Program Asuhan Paliatif pasien Kanker
Pengorganisasian : Program Paliatif (Dinkes Pusat/ Propinsi/ kota/
wilayah, unit kesehatan, profesi, akademi,LSM)
Penganggaran : Besaran tarif, alokasi dan sumber dana,
tata laksana pertanggung jawaban
Kontroling : Monev
Sebagai Pelaksana/Pemberi Asuhan
(Asuhan Keperawatan Pada Pasien Paliatif)
1. Pengkajian Keperawatan
2. Diagnosa Keperawatan
3. Rencana Keperawatan
4. Implementasi Keperawatan
5. Evaluasi Keperawatan
6. Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Sebagai Pelaksana/Pemberi Asuhan
• Memfokuskan perhatiannya pd respon individu & mengatasi masalah2
kes. yg dihadapi pasien sebagai dampak penyakit / efek samping
pengobatannya.
• Perawat dituntut mampu :
• Berfikir kritis & logis agar dapat mengambil keputusan keperawatan secara cepat,
tepat & aman bagi pasien dan petugas
• Melakukan deteksi secara dini terhadap setiap keluhan dan masalah2 yang timbul,
utamanya keluhan nyeri dan berkolaborasi dg kes,lain
• Melakukan tindakan perawatan secara tepat dan benar sesuai standar perawatan
Tugas Limpahan
Mengelola obat-obatan sesuai program yang meliputi : pengadaan, penyimpanan, pemberian, pencatatan
dan pelaporan.
Dalam pelaksanaan pemberian obat sesuai dengan prinsip :
1. Tepat obat
2. Tepat dosis
3. Tepat waktu
4. Tepat cara
5. Tepat pasien
6. Tepat Lokasi
7. Waspada efek samping obat
Dalam melaksanakan peran ini perawat harus mampu mendeteksi secara dini respon pasien setelah
pemberian obat-obatan dan segera melaporkan kepada tim medik khsususnya dalam pemberian obat-obatan
narkotika pada pasien dengan nyeri terus-menerus.
Sebagai Pendidik
• Identifikasi Kebutuhan Klien/Keluarga
• Memilih Metoda Pembelajaran
• Melaksanakan Pendidikan Kesehatan
• Dokumentasi Kegiatan Pendidikan Kesehatan.
Sebagai Pendidik …
• Meningkatkan kemampuan pasien dlm mengahadapi
masalah kes. akibat peny. Kanker atau yang lain
• Membantu mengubah persepsi pasien yg negatif menjadi
persepsi yg positif, mampu mengambil manfaat yg optimal
dari penyakitnya tersebut.
• Membantu pasien utk mengatasi situasi krisis yg dialami
pasien akibat diagnose Peny.
Sebagai Pendidik …
• Membantu menyesuaikan diri terhadap , pengalaman yg
dialami,
• Membantu memperoleh informasi yang diperlukan ttg upaya
pencegahan
• Membantu membentuk sikap untuk mempertahankan atau
memulihkan kesehatan.
• Mengajarkan kemandirian pasien & keluarga melalui
pendidikan kesehatan
PERAN PERAWAT DALAM PEMBERIAN OBAT
PALIATIF
• Keinginan pasien untuk mendapat pengobatan.
• Kemampuan pasien menerima pengobatan.
• Partisipasi aktif pasien dalam pengobatan.
• Kepatuhan pasien dalam pengobatan.
Peran Perawat

• Mengkaji kesiapan pasien dalam manajemen


pengobatan Paliatif
• Menilai pengertian pasien terhadap Pengobatan
Paliatif
• Harus konsumsi obat setiap hari untuk pertahankan tingkat
kandungan obat dalam darah.
• Minum obat sesuai jadwal, tidak boleh meminum obat double
bila lupa meminumnya
• Pil harus diminum dalam dosis penuh dan tepat waktu
• Obat Paliatif tetap di minum walau keluhan nyeri tidak
dirasakan lagi
• Keputusan menghentikan pengobatan adalah advis dokter.
• Pertimbangan Pola Makan

• Penting karena obat memerlukan makanan/ asam


tertentu dalam lambung untuk mencapai
penyerapan obat maksimal
PENYIMPANAN OBAT.

• Semua obat disimpan dalam suhu kamar,


kering dan bersih
Pengendalian Terhadap Efek Samping.

• Hal – hal yang perlu disampaikan perawat :


 Efek samping sebagian besar Tidak membahayakan dan dapat diatasi.

 Beberapa efek samping memiliki batas waktu


Sebagai Konselor
• Membantu menyelesaikan masalah
• Membantu mempertimbangkan
• Memilih cara pelayanan kesehatan yang lebih
baik.
• Menunjang komunikasi efektif untuk memilih
cara penyelesaian masalah.
Sebagai Konselor
• Contoh : Pasien kanker yang telah mengalami
hiosterektomi, vasektomi, copharingektomi, sering
mengalami masalah tentang citra diri, fungsi
seksualitas, mobilitas , perawat, pasien dan keluarga
menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.
Sebagai Kolaborator
• Melaksanakan Kerjasama Dengan Tenaga Kesehatan
Lain
• Kerjasama Lintas Sektor Lintas Program ( Ngo/Lsm,
Pemda, Pemkot Dll)
• Kerjasama dg Relawan, Rohaniawan, Rumah singgah
Sebagai Advocate ( Pembela)

• Menghormati Hak Klien / Keluarga


• Persetujuan Tindakan (Informconsent)
• Pendampingan Klien/Keluarga
• Memfasilitasi Klien/Keluarga
• Mendapat Sumber-sumber
• Pelayanan Kesehatan Yg Bermanfaat.
Sebagai Penemu Kasus
• Meningkatkan Kemampuan Tentang Kasus Paliatif
• Merujuk Ke RS, pada Kelompok Pendukung
• Menyediakan Pelayanan Tindak Lanjut Pada Kasus
Yang Teridendtifikasi  Home care
Sebagai Memodifikasi Lingkungan
• Memodifikasi Lingkungan Memungkinkan
Klien/Keluarga Melakukan Perawatan
• Memodifikasi Lingkungan Agar Klien/Keluarga
Melakukan Mobilisasi.
Sebagai Peneliti
• Mengidentifikasi Masalah
• Merancang Penelitian
• Melaksanakan Penelitian
• Mengaplikasikan Hasil Riset Ke Dalam Praktik.
• Menginformasikan Hasil Penelitian
Sebagai Penutup…
• Kelebihan yg Harus dimiliki Perawat Paliatif :
• Kesabaran : Mendengarkan & menanggapi keluhan2 pasien dg baik,
• Cermat :Kritis dalam mengamati setiap keluhan/gejala2 yang timbul & segera
melaporkan kpd team dokter
• Kemampuan Berkomunikasi & Diplomasi : Mampu mengungkapkan masalah
pasien, dpt memberikan penyuluhan/arahan pd pasien & klg
• Bijaksana : Mampu memecahkan permasalahan pasien/keluarga dg baik.
• Memiliki Empati yang Tinggi : Mengahayati penderitaan orang lain, peka dg
kebutuhan pasien & mampu memberi sentuhan kasih sayang.
• Memiliki Kasih Sayang, Kepedulian, Ketulusan, & Rasa Syukur.
Referensi
• Campbell L Margaret , 2013, Nurse to Nurse : Perawatan
Paliatif (Palliative Care), Salemba Medika, Jakarta
• Kementrian Kesehatan RI, 2016. Modul TOT Paliatif
Kanker Bagi Tenaga Kesehatan Direktorat Pencegahan &
Pengendalian Penyakit TidakMenular. Tidak diterbitkan.
• KEPMENKES RI NOMOR: 812/
MENKES/SK/VII/2007 Tentang Kebijakan Perawatan
Palliative, Menteri Kesehatan Republik Indonesia
• OxfordTextbook of Palliative Nursing, 2010
THANK YOU
TERIMA KASIH