Anda di halaman 1dari 32

Review kasus 2

KANKER TIROID
Oleh : Ignasia Yunita Sari
definisi

• suatu keganasan (pertumbuhan tidak terkontrol dari sel) yang terjadi


pada kelenjar tiroid
• Kanker tiroid terjadi pada sel-sel kelenjar tiroid yang berfungsi
memproduksi hormon untuk mengatur kecepatan jantung berdetak,
tekanan darah, suhu tubuh dan berat badan
Ca tiroid
Kelenjar tiroid
Kelenjar gondok
• Kelenjar tiroid menghasilkan hormon : Kalsitonin, T3, T4 dan tyrokalsitonin
• Kalsitonin : meningkatkan pemasukan kalsium ditulang
• Hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar tyroid : T3 (triiodotironin), T4 (tetraiodotironin)
dan tyrokalsitonin
• Fungsi :
1. Metabolisme karbohidrat, lemak, protein
2. Meningkatkan laju metabolisme basal
3. Meningkatkan denyut jantung, curah jantung
4. Mengingkatkan pemakaian O2, dan pembentukan CO2
5. Mengingkatkan enzim pencernaan
6. Meningkatkan kecepatan berfikir
7. Meningkatkan kekuatan otot
etiologi

• Belum diketahui secara pasti


• Yang berperan khususnya untuk well differentiated carcinoma (papilar dan
folikular) adalah radiasi dan goiter endemis sedangkan untuk jenis medular adalah
faktor genetik.
Faktor Resiko
• Umur : usia muda
• Pola makan: Kanker tiroid lebih sering terjadi di negara-negara dengan makanan
yang sangat kekurangan yodium
• Genetika dan riwayat keluarga: Karsinoma tiroid meduler familial terjadi ketika
penyebab karsinoma tiroid meduler tersebut adalah kerusakan pada gen.
• Penyakit lain: sindrom Cowden adalah penyakit langka yang disebabkan oleh
cacat gen PTEN. Kondisi ini ditandai dengan hamartoma (pertumbuhan jinak)
dalam jumlah banyak. Sementara itu, akromegali terjadi ketika terdapat hormon
pertumbuhan yang berlebihan pada tubuh.
• Paparan radiasi: Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dewasa yang
terkena radiasi ketika mereka masih muda memiliki risiko lebih tinggi mengalami
kanker tiroid di kemudian hari.
Jenis Kanker tiroid

• Karsinoma papilaris
• Merupakan jenis kanker tiroid yang paling banyak ditemukan . Neoplasma
tumbuh lambat dan menyebar ke saluran limfatik ke kelenjar getah bening
regional.
• lebih sering terjadi pada wanita.
• sering ditemukan pada orang muda, tetapi pada usia lanjut kanker ini lebih cepat
tumbuh dan menyebar.
• Orang yang pernah menjalani terapi penyinaran di leher beresiko tinggi terjadinya
kanker papiler
• Kanker papiler hampir selalu dapat disembuhkan.
Jenis Kanker tiroid

• Karsinoma folikularis
• Pertumbuhan kanker yang lamban, namun suatu saat akan dapat bekembang
secara progresif dan menyebar ke tempat yang jauh melalui aliran darah.
• Kanker folikuler juga lebih sering ditemukan pada wanita.
• Kanker folikuler cenderung bermetastaser melalui aliran darah, menyebarkan sel-
sel kanker ke berbagai organ tubuh.
Jenis Kanker tiroid

• Karsinoma Medularis tiroid


• Sel asal neoplasna ini adalah sel atau sel polifolikular
• Tumor tumbuh secara lambat
• Bermetastasis ke kelenjar getah bening pada stadium dini  kanker menyebar ke
paru, hati, tulang dan organ lainnya.
•  kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar kalsitonin (fungsi kalsitonin
meningkatkan pemasukan kalsium ditulang)


Jenis Kanker tiroid

• Karsinoma anaplastik
• Sangat ganas
• Secara histologist berdeferensiasi buruk
• Kanker menginfasi local pada stadium dini dan menyebar melalui saluran limfatik
dan darah.
• Kanker ini paling sering ditemukan pda wanita usia lanjut.
• Kanker anaplastik tumbuh sangat cepat dan biasanya menyebabkan benjolan yang
besar di leher.
• Kurang dari 10% kanker tiroid merupakan kanker anaplastik, sekitar 80% penderita
meninggal dalam waktu 1 tahun.
Tanda dan gejala

• Benjolan kecil (nodul) dalam kelenjar tiroid, yang terletak di bagian depan
leher.
• Kanker tiroid biasanya tidak menyebabkan gejala awal apapun.
• Seiring dengan pertumbuhannya, penderita akan merasakan :
• Benjolan yang dapat dirasakan di bawah kulit bagian leher
• Perubahan suara, termasuk suara serak
• Sulit menelan
• Nyeri di leher atau tenggorokan
• Pembengkakan node limpa di leher
Patofisiologi

Tumor
Faktor resiko
(jinak/ganas)

Menyebabkan :
• membatasi kemampuan
Gangguan fungsi menyerap yodium
• membatasi kemampuan
endokrin tiroid menghasilkan hormon tiroid
• Hormon tiroid banyak
hipertiroidisme.
Penilaian TNM

T N
N à kelenjar getah benign
M
T à tumor primer regional
Nx:kelenjar getah bening
Tx:tumor primer tidak tidak dapat dinilai.
dapat dinilai M à metastase jauh
N0:tidak didapatkan
To:tidak didapat tumor metastase kelenjar getah
primer bening.
Mx:metastase jauh belum
T1:tumor berukuran <1 N1:didapatkan metastase dapat dinilai.
T2:tumor berukuran > 1 kelenjar getah bening.
cm sampai dengan <4 N1a:didapatkan metastase
T3:tumor berukuran > 4 kelenjar getah bening Mo:belum didaatkan
cm, masih terbatas pada cervical ipsilateral metastase jauh.
tiroid.
N1b didapatkan metastase
T4:tumor yang berukuran kelenjar getah bening cervical
bilateral, midline, M1:sudah didapatkan
apasaja yang telah metastase jauh.
contralateral atau ke kelenjar
berekstensi keluar kapsul. getah bening mediastinal
Pemeriksaan penunjang
• Pemeriksaan Laboratorium
• Human Thyroglobulin, suatu penanda tumor untuk karsinoma tiroid
• Untuk jenis yang berdifferensiasi baik
• terutama untuk follow up.
• Pemeriksaan Radiologis
• Foto paru  metastasis.
• Scintisgrafi
• dengan menggunakan radio isotropic dapat dibedakan hot nodule dan
cold nodule.
• Pemeriksaan Ultrasonografi
• Mendeteksi nodul yang kecil atau nodul di posterior yang secara klinis
belum dapat dipalpasi.
Pemeriksaan penunjang

• Pemeriksaan Sidik Tiroid


• Dasar pemeriksaan ini adalah uptake dan distribusi yodium radioaktif
dalam kelenjar tiroid.
• Untuk melihat besar, bentuk, dan letak kelenjar tiroid serta distribusi
dalam kelenjar.
• Diukur uptake yodiumnya dalam waktu 3, 12, 24 dan 48 jam.
• Pemeriksaan Sitologi melalui Biopsi Aspirasi Jarum Halus
• Mengetahui ganas/tidak dan tipe tumor (anaplastik, meduler dan papiler)
• Pemeriksaan Histopatologi
• Px diagnostik utama.
• Jaringan diperiksa setelah pembedahan
Penatalaksanaan Medis

• Pembedahan
• Teraphy hormon tiroid
• Radioaktif yodium
• Radiasi eksternal
• Kemoterapi
pembedahan

• Tiroidektomi partial/total
• Mengangkat kelenjar getah bening
Teraphy hormon

Levothyroxine (obat hormon tiroid)


Fungsi :
1. Memenuhi kebutuhan hormon tiroid (yang hilang karena
pengangkatan tiroid)
2. Menekan TSH (TSH tinggi diperkirakan merangsang sel kanker)
Radioaktif iodium
• Pengobatan yodium radioaktif menggunakan dosis besar bentuk yodium yang
radioaktif
• Radioaktif yang biasa digunakan adalah
• Per oral : I-131
• Intravena : metaiodobenzylguanidine (MIBG) untuk mengobati
neuroblastoma (per infus)
• Fungsi : Untuk membunuh sisa2 sel kanker setelah tiroidektomi
• Efek samping :
• Mulut kering
• Mata kering
• Rasa atau bau berubah
• Rasa sakit di mana sel-sel kanker tiroid telah menyebar
• Perlu kewaspadaan!!
Radiasi eksternal

• Terapi radiasi juga dapat diberikan secara eksternal


• Menembakkan sinar energi tinggi di titik-titik tepat pada tubuh Pasien.
• Disebut terapi radiasi pancaran eksternal
• Pengobatan ini biasanya diberikan beberapa menit pada suatu waktu,
lima hari seminggu, selama beberapa minggu.
Kemoterapi

• Obat kemoterapi adalah pengobatan yang menggunakan bahan kimia


untuk membunuh sel kanker.
• Kemoterapi biasanya diberikan dalam bentuk infus melalui vena.
• Perjalanan bahan kimia ke seluruh tubuh, menyebar dengan cepat
membunuh sel, termasuk sel-sel kanker
Epidemiologi ?
Pencegahan

• Menghidari paparan radioaktif


• Menghindari penyinaran
• Pola hidup sehat
• Pemenuhan iodium
prognosis

• Tergantung pada :
1. Tipe histopatologi  diantara tipe karsinoma tiroid, maka tipe
karsinoma papiler mempunyai prognosis yang paling baik
2. Stadium klinik patologi
3. Lamanya penyakit hingga terdiagnosis dan diberikan pengobatan
4. Usia penderita  semakin buruk dengan bertambahnya umur
Asuhan Keperawatan pada
pasien kanker tiroid
Pengkajian

1. Kaji riwayat kelg, riwayat terpapar radiasi (lihat pedoman wawancara


pada pasien dengan gangguan endokrin)
2. Pemeriksaan fisik mencakup
 Penampilan secara umum; amati wajah klien terhadap adanya edema disekitar
leher, adanya nodule yang membesar disekitar leher
 Perbesaran jantung, disritmia dan hipotensi, nadi turun, kelemahan fisik
 Parastesia dan reflek tendon menurun
 Suara parau dan kadang sampai tak dapat mengeluarkan suara
 Bila nodule besar dapat menyebabkan sesak nafas
Diagnosis keperawatan

1. Nyeri akut bd agen fisik : desakan tumor


2. Bersihan jalan nafas tidak efektif bd penumpukan sekret, spasme
laringeal, obstruksi trakea
3. Kerusakan Komunikasi Verbal bd Cedera Pita suara, Kerusakan saraf
laryngeal, Edema jaringan
4. Cemas bd krisis situasional
5. …
renpra

NIC Kerusakan komunikasi verbal


• Kaji fungsi bicara secara periodik
• Pertahankan komunikasi sederhana
• Memberikan metode komunikasi alternative yang sesuai
• Antisipasi kebutuhan sebaik mungkin
• Aspek Etik, Moral??
• Legal ??
• Advokasi ??
Penkez??

• Pemakaian radiasi per oral…apa yang perlu diperhatikan ???


Terima kasih
Selesaiiii… (yezzz!!)