Anda di halaman 1dari 24

DOA BELAJAR

“Aku ridho Allah SWT sebagai Tuhan ku, Islam


sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai
Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah kepadaku
ilmu dan berikanlah aku kefahaman”
MANAJEMEN KEBIDANAN
7 LANGKAH VARNEY

Anjarwati
Dasar Asuhan Kebidanan Kehamilan
2018
TUJUAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa memahami:
Langkah pengkajian data,
interpretasi data, identifikasi
diagnosa potensial, identifikasi
antisipasi tindakan segera, rencana
asuhan yang menyeluruh,
tindakan/penatalaksanaan dan
evaluasi.
Proses Penatalaksanaan Asuhan Kebidanan
Tujuh langkah Varney
LANGKAH 1: PENGKAJIAN
• Mengumpulkan semua data yang dibutuhkan untuk nilai keadaan pasien
secara keseluruhan, antara lain:
• Anamnese
– Biodata, data demografi
– Riwayat kesehatan termasuk faktor heriditer
– Riwayat Menstruasi
– Riwayat Obstetri dan Ginekologi, nifas dan laktasi
– Biopsikospiritual
• Pemeriksaan Fisik: Inspeksi,Palpasi, Auskultasi, Perkusi
• Pemeriksaan Penunjang
• Laboratorium
• Catatan keadaan pasien terbaru atau sebelumnya
• Pada langkah I berisi semua informasi yang
akurat dan lengkap dari semua sumber yang
berkaitan dengan kondisi klien terdiri dari
data subjektif data objektif.
• Data subjektif adalah hasil pengumpulan data
klien melalui anamnesa:biodata, riwayat
menstruasi, riwayat kesehatan, riwayat
kehamilan, persalinan dan nifas,
biopsikososial spiritual, pengetahuan klien dll.
• Data objektif menggambarkan
pendokunentasian hasil pemeriksaan fisik
klien, hasil laboratorium test diagnostic lain
yang dirumuskan dalam data fokus.
• Data objektif terdiri dari pemeriksaan fisik
yang sesui dengan kebutuhan dan
pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan
khusus (inspeksi, palpasi, auskultasi, perkusi),
Pemeriksaan penunjang (laboratorium,
cacatan baru dan sebelumnya).
LANGKAH 2: INTERPRETASI DATA
Lakukan identifikasi terhadap diagnosa, masalah dan
kebutuhan ibu hamil berdasarkan data yang telah
dikumpulkan pada langkah 1.
Contoh:
• Diagnosa: Ibu G1 P0 A0 hamil 35 minggu dengan kehamilan
normal
• Masalah: Ibu mengeluh sulit tidur sering kencing, punggung
pegel, gangguan pola istirahat dan tidur.
• Kebutuhan: Informasi tentang perubahan fisiologi pada
kehamilan trimester III.
LANGKAH 3: IDENTIFIKASI
DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL
Mengidentifikasi diagnosa/masalah
potensial yang mungkin terjadi 
berdasarkan diagnosa/masalah yang
sudah diidentifikasi.
Seorang ibu umur 20 tahun G1 P0 Ao
dengan hipertensi
• LANGKAH 4: IDENTIFIKASI TINDAKAN
SEGERA
Identifikasi tindakan segera oleh bidan
atau dokter atau ada hal yang perlu
dikonsultasikan.
Contoh:
• Ibu hamil trimester III dengan tekanan
darah 150/100 mmHg, hasil lab urine
protein positif 2. perlu melakukan
penatalaksanaan preeklamsi.
• LANGKAH 5: RENCANA ASUHAN
YANG MENYELURUH
Merencanakan asuhan yang rasional sesuai dengan temuan
pada langkah sebelunya.
Contoh:
• Melakukan pendekatan dan pendampingan peningkatan
peran suami.
• Konseling tentang persiapan menjadi orang tua
• Menjelaskan tentang rasa mual dan muntah
• Memberikan vitamin (multi vitamin), anti mual
• Membuat surat pengantar untuk rujukan kepada dokter
spesialis obstetri genekologi
• KIE terkait budaya yang berpengaruh negatif terhadap
kehamilan dll
• LANGKAH 6: IMPLEMENTASI
ASUHAN
Mengarahkan atau melaksanakan
rencana asuhan secara efektif dan
aman
• LANGKAH 7: EVALUASI
Mengevaluasi keefektivan asuhan
yang sudah diberikan, mengulangi
proses asuhan jika belum efektif.
Penting
• Catatan bidan
• Keberadaan dokumentasi baik
berbentuk catatan maupun laporan
akan sangat membantu dalam
berkomunikasi baik antara sesama
bidan maupun tim nakes lain.
• Catatan laboratorium
• Ringkasan pasien pulang
Tujuh langkah Varney dalam SOAP
• Subjektif (Varney langkah 1)
– Pendokumentasian hasil pengumpulan data klien
melalui anamnesis
– Berhubungan dengan masalah dari sudut pandang
klien (ekspresi mengenai kekhawatiran dan
keluhannya)
– Pada orang yang bisu, di belakang data diberi
tanda “0” atau “X”
• Objektif (Varney langkah 1)
– Pendokumentasian hasil pemeriksaan fisik klien,
hasil pemeriksaan laboratorium/pemeriksaan
diagnostik lain dan informasi dari keluarga atau
orang lain
• Analisa (varney angkah 2, 3, 4)
– Pendokumentasian hasil analisis dan
interpretasi (kesimpulan) data subjektif dan
objektif
• Diagnosis
• Diagnosa/masalah potensial
• Antisipasi diagnosa/masalah potensial dan
tindakan segera
• Penatalaksanaan (Varney langkah 5, 6, 7)
– Pendokumentasian rencana, tindakan (I) dan
evaluasi (E), meliputi: asuhan mandiri,
kolaborasi, tes diagnostik/laboratorium, konseling
dan follow up
SOAP Format SOAP umumnya digunakan untuk
pengkajian awal pasien.
• Subjektif
– Pendokumentasian hasil pengumpulan data klien melalui
anamnesis
– Berhubungan dengan masalah dari sudut pandang klien
(ekspresi mengenai kekhawatiran dan keluhannya)
– Pada orang yang bisu, di belakang data diberi tanda “0” atau
“X”
• Objektif
– Pendokumentasian hasil pemeriksaan fisik klien, hasil
pemeriksaan laboratorium/pemeriksaan diag
– nostik lain dan informasi dari keluarga atau orang lain
• Analisa
– Pendokumentasian hasil analisis dan interpretasi
(kesimpulan) data subjektif dan objektif
• Diagnosis/masalah
• Diagnosa/masalah potensial
• Antisipasi diagnosa/masalah potensial/tindakan segera
• Penatalaksanaan
– Pendokumentasian tindakan (I) dan evaluasi (E), meliputi:
asuhan mandiri, kolaborasi, tes diagnostik/laboratorium,
konseling dan follow up
ALUR PIKIR BIDAN PENCATATAN DAN ASUHAN KEBIDANAN

PROSES MANAJEMEN KEBIDANAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN


KEBIDANAN

7 LANGKAH VARNEY 5 LANGKAH SOAP NOTES


(KOMPETENSI
BIDAN)
DATA DATA SUBJEKTIF OBJEKTIF
DIAGNOSIS/MASALAH ASSESMENT / ANALISA
DIAGNOSIS INTERPRETASI
ANTISIPASI
DIAGNOSIS/MASALAH  DIAGNOSIS
POTENSIAL  ANTISIPASI

KEBUTUHAN SEGERA UNTUK DIAGNOSIS /MASALAH


KONSULTASI, KOLABORASI POTENSIAL
 TINDAKAN SEGERA

PLANNING: PLANNING PENATALAKSANAAN


- KONSUL (DOKUMENTASI
- TES DIAGNOSTIK / IMPLEMENTASI):
LABORATORIUM
- RUJUKAN  ASUHAN MANDIRI
- PENDIDIKAN / KONSELING  KOLABORASI
- FOLLOW UP  TES DIAGNOSTIK /
LAB
IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI
 KONSELING

EVALUASI EVALUASI  FOLLOW UP


PENGUMPULAN
DATA

INTERPRETASI DATA:
-Diagnosa/ Masalah
-Diagnosa/ Masalah Potensial
-Kebutuhan akan tindakan
segera

MENYUSUN
RENCANA ASUHAN
S =SUBYEKTIF: Informasi/ data yang diperoleh dari
apa yang dikatakan pasien

O = OBYEKTIF : Data yang diperoleh dari apa yang


dilihat dan diraba oleh bidan sewaktu melakukan
pemeriksaan dan hasil laboratorium.

A = Analisa : Kesimpulan yang dibuat berdasarkan


interpretasi data subyektif/obyektif sehingga dapat
diidentifikasi Diagnosa/ Masalah, diagnosa/ masalah
potensial dan kebutuhan akan tindakan segera

P= Penatalaksanaan : Perencanaan asuhan berdasarkan


informasi yang telah dikumpulkan dan hasil interpretasi
data yang sudah dianalisa
Mengapa catatan SOAP dipakai untuk
pendokumentasian Asuhan Kebidanan?

• Pendokumentasian metoda SOAP merupakan tehnik


informasi yang sistematis yang mengorganisir penemuan
dan kesimpulan menjadi suatu rencana asuhan.
• Metoda ini penyaring inti sari dari Proses Penatalaksanaan
Asuhan Kebidanan menjadi suatu pendokumentasian
asuhan yang singkat dan jelas.
• SOAP merupakan urut-urutan yang dapat membantu anda
dalam mengorganisir pikiran anda dalam memberikan
asuhan yang menyeluruh.
• Aspek legal Kepmenkes RI no 938/Menkes/SK/VIII/2007
DOA SESUDAH BELAJAR
‫الر ِح ِيم‬
‫الر ْح َم ِن ه‬
‫َّللا ه‬
ِ ‫س ِم ه‬
ْ ‫ِب‬

‫ار ُز ْقنَا‬
ْ ‫اطالً َو‬ ِ َ‫عه ُ َوأ َ ِرنَا ا ْلب‬
ِ َ‫اط َل ب‬ َ ‫ار ُز ْقنَا ِاتـبَا‬ ‫اَلله ُه هم أ َ ِرنَا ا ْل َح ه‬
ْ ‫ق َحقًّا َو‬
ُ‫اجتِنَابَه‬
ْ

Ya Allah, Tunjukkanlah kepada kami


kebenaran sehinggga kami dapat
mengikutinya Dan tunjukkanlah kepada
kami kejelekan sehingga kami dapat
menjauhinya