Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 2

PIGGING
Mu’min Herman Nur Halimah
Poppy Chandra L
Laila Zahara
M. Aditya W
Ivan Mika Sitorus Revy Aditya
Arista Rachma Melati Bayu Arya F

Alfa Bondi
Ayub Rohman
Pig adalah sebuah istilah katayang berasal dari US sono, salah satu pengertian
pig yang dapat diterimaadalah PIG=Pipeline Inspection Gauge atau mungkin
karena pergerakan pig yang bergemuruh di dalam pipa jadi seperti babi.

Pingging adalah aktifitas di dalam perpipaan pada dunia industri, migas dan
petrokimia.

Salah satu teknik membersihkan bagian dalam pipa dari soft – scale atau
deposit yang menempel pada dinding pipa bagian dalam.

Pig bergerak mengikuti aliran didalam pipa dari ujung ke ujung, atau dari pig
launcher sampai ke pig receiver.

APA ITU PIGGING?


Mekanisme kerja Pig Launcher
Pig Launcher dan Receiver

Digunakan untuk mengirim dan


menerima PIG.
Pig yang dikirim dari station A ke
Station B akan mengikuti aliran
minyak sekaligus membersihkan pipa
dari wax, sedimen dan mendorong
air yang mengendap dibagian
bawah pipa ke arah station
penerima.
Normal Operation

Pig diluncurkan ke pipe line semakin bagus. Setiap 2 minggu, satu kali
peluncuran sudah cukup baik. Namun hal ini bisa disesuaikan dengan kondisi
pipa, dilihat dari hasil kotoran yang diterima pig-receiver.

Bila kotoran yang diterima relatif sedikit, maka jadwal rutin dapat dilanjutkan,
namun bila kotoran yang diterima mulai meningkat, maka frekuensi
peluncuran pig bisa ditingkatkan.
Normal Operation Before Launching Pig
Kecepatan Pig Berjalan

Menurut Davidson (2002) pig dapat berjalan karena adanya perbedaan tekanan antara bagian
yang telah dijalani dan bagian yang belum dijalani oleh pig. Jika gaya di belakang pig lebih
besar daripada gaya gesek yang arahnya berlawanan, pig akan bergerak searah dengan gaya
yang diaplikasikan. Gaya yang diaplikasikan pada prinsipnya berupa tekanan oleh propelling
medium atau fluida yang menggerakkan pig.

Tekanan yang dibutuhkan agar pig mulai bergerak dari keadaan diam disebut break-out
pressure atau stiction pressure. Harga tekanan ini lebih besar daripada yang dibutuh-kan untuk
menjaga gerakan pig setelah pig meluncur. Adanya tekanan awal seperti ini ditandai dengan
munculnya lonjakan tekanan yang diikuti oleh penurunan tekanan hingga akhirnya mencapai
harga mendatar pada saat dilakukan peluncuran pig (Davidson, 2002).

Alasan Untuk Meluncurkan Pig


1. Drying Pipeline / Mengosongkan Pipa
2. Membersihkan Pipa
3. Sebagai Spacer/Interface atau Pemisah
4. Purging Pipeline
5. Coating Pipeline
6. Mengukur Diameter Pipeline
7. Mencari Kebocoran Pipa
Foam pig yang diaplikasikan dalam pipa jarak panjang, harus
mempunyai kemampuan meluncur dengan baik. Untuk itulah
pada bentuk foam pig yang moderen, disekitar busa diberi
pembalut yang berupa anyaman poliuretan (poly urethane) yang
bersifat licin dan kekar

Brush pig untuk membe rsihkan bagian dalam pipa dari kotoran
ya ng menempel berupa sikat yang terbuat dari bahan plastik
lentur. Untuk mengarahkan pig agar mengikuti belokan jalur
pipa, maka di kedua ujungnya dipasang mangku k (cup) yang
terbuat dari bahan polimer yang kuat

Kotoran yang menempel di bagian dalam pipa sering berupa


kerak yang keras. Untuk menggosok kotoran ini diperlukan bi
directional pig, atau terkenal dengan nama bi-di pig (Gambar
2.3(c)). Bentuk pig ini seperti kelos benang, dengan bagian
sumbu terbuat dari logam dan bagian piringan terbuat dari
polimer yang lentur namun kuat.
Penyekatan dapat dilakukan dengan bi-di pig, atau jenis pig lain
yang disebut sphere
https://subseapipeline63.wordpress.com/2016/01/31/mekanisme-
kerja-pig-launcher/

http://eprints.undip.ac.id/36544/1/Tesis-final-25_maret-pdf.pdf
TERIMA KASIH
BANYAK BERTANYA KETIKA TEMAN PRESENTASI, JENAZAH
TERLILIT KABEL PROYEKTOR DAN LIANG KUBUR DIPENUHI
TINTA SPIDOL