Anda di halaman 1dari 21

Penganggaran

Perusahaan
H-O-W ?
1. Bagaimana Konsep Dasar Penganggaran?
2. Bagaimana Metode-Metode Peramalan?
3. Bagaimana Penyusunan Anggaran
Penjualan?
4. Bagaimana Penyusunan Anggaran
Produksi?
5. Bagaimana Penyusunan Anggaran Bahan
Baku?
6. Bagaimana Penyusunan Anggaran Biaya
Tenaga Kerja?
Konsep Dasar Penganggaran

Prinsip

Tujuan

Fungsi

Syarat

Perencanaan

Definisi
Metode Peramalan
Menurut Heizer dan Render (2009:47), peramalan
atau forecasting memiliki tujuan sebagai berikut:
O Untuk mengkaji kebijakan perusahaan yang
berlaku saat ini dan dan di masa lalu serta
melihat sejauh mana pengaruh di masa datang.
O Peramalan diperlukan karena adanya time lag
atau delay antara saat suatu kebijakan
perusahaan ditetapkan dengan saat
implementasi.
O Peramalan merupakan dasar penyusutan bisnis
pada suatu perusahaan sehingga dapat
meningkatkan efektivitas suatu rencana bisnis.
Metode Ramalan Jualan:
O Metode kualitatif
O Metode kuantitatif
Analisis Tren Garis Lurus:
O Metode Kuadrat terkecil
O Metode Momen
Analisis Tren Bukan Garis Lurus:
O Tren Parabola Kuadrat
O Tren Eksponensial
O Tren Eksponensial yang di ubah
Berikut data jualan barang dagangan Toko Unus selama 10
tahun:
Tahun
2002 Rp. 9.500 2007 Rp. 42.000
2003 Rp. 18.000 2008 Rp. 45.500
2004 Rp. 25.500 2009 Rp. 48.000
2005 Rp. 32.000 2010 Rp. 49.500
2006 Rp. 37.500 2011 Rp. 50.000
Beradasarkan data tersebut, buatlah ramalan jualan tahun
2012 dengan menggunakan metode:
Tren parabola kuadrat
Tren garis lurus (metode kuadrat terkecil dengan rumus
syarat ∑X=0)
Anggaran Penjualan
Anggaran jualan merupakan anggaran
dasar penyusunan anggaran lainnya dan
umumnya disusun terlebih dahulu sebelum
menyusun anggaran lainnya. Oleh karena itu,
anggaran jualan sering disebut dengan
anggaran kunci.
Jualan merupakan ujung tombak dalam
mencapai tujuan perusahaan mencari laba
secara maksimal. Kesalahan dalam penyusunan
anggaran jualan mengakibatkan kesalahan
pada anggaran yang lain.
Perusahaan dagang Tapin di Rantau ingin membuat ramalan
jualan tahun 2020. Adapun data jualan actual selama 4 tahun
sbb
Tahun Jualan Harga
2016 4.400 u 73,71
2017 4.000 u 81,9
2018 3.800 u 90
2019 3.900 u 100
Pada tahun 2020 perusahaan berencana menjual satu
jenisbarang dengan harga jual per unit sebesar @Rp. 100.
Harga jual per unit tiap triwulan pada tahun 2020 mendatang
di perkirakan naik 10% dari triwulan dibelakangnya.
Perkiraan jualan triwulan I : 30%
II: 20%
III: 20%
IV: 30%
Berdasarkan data tersebut buatlah ramalan jualan tahun 2020
dengan metode kuadrat terkecil dan susunlah anggaran jualan
tiap triwulannya.
Anggaran Produksi
Untuk menyusun anggaran produk atau
anggaran produk jadi dihasilkan periode ini
dihitung berdasarkan anggaran jualan ditambah
sediaan produk jadi akhir yang dianggarkan, yang
menghasilkan produk jadi siap dijual. Produk jadi
siap dijual dikurang sediaan produk jadi awal
menghasilkan produk yang dianggarkan, dalam hal
ini anggaran produk jadi dihasilkan periode ini.
Anggaran produk dapat disusun dalam
empat cara pertama mengutamakan stabilitas
produk, kedua mengutamakan stabilitas sediaan,
tiga gabungan antara stabilitas produk dengan
stabilitas sediaan dan keempat disesuaikan dengan
keperluan menejemen.
Perusahaan Bata Tabihi selama tahun 2019
mendatang mempunyai rencana untuk memasarkan
produknya setahun sebanyak 600.000 unit.
Jualan triwulan I: 20%
II: 25%
III: 25%
IV: 30%
Sediaan awal produk jadi sebanyak 17.000 unit dan
sediaan akhir produk jadi sebanyak 18.000 unit.
Bualah anggaran produk tiap triwulannya dengan
mengutamakan stabilitas produk dan sediaan tiap
triwulan sebanyak 18.000 unit.
Anggaran Bahan Baku

Tujuan

Fungsi
Perusahaan PT. Pandulangan memproduksi satu jenis produk. Produk jadi
dianggarkan selama triwulan 1 tahun 2008 sebagai berikut.
Januari 1.000 unit
Februari 1.100 unit
Maret 1.200 unit
Biaya bahan baku standar per unit produk 2 kg @ Rp. 100= Rp. 200
Sediaan bahan baku awal Januari 1998 sebanyak 50 kg
Sediaan bahan baku akhir direncakan sebagai berikut.
Januari 100 kg
Februari 110 kg
Maret 120 kg
Syarat bayar beli bahan baku 30% tunai, 40% bulan akan datang, dan
30% bulan berikutnya lagi.

Berdasarkan data tersebut, buatlah pada triwulan 1 dalam tiap bulan :


1. Anggaran belian bahan baku dan biaya bahan baku
2. Anggaran kas keluar untuk beli bahan baku
3. Anggaran utang usaha
Anggaran Tenaga Kerja
Tenaga kerja langsung adalah tenaga
manusia yang bekerja langsung menolak
produk untuk perusahaan yang memproduksi
kursi rotan yang disebut tenaga kerja
langsung, seperti: tukang potong rotan, tukang
ukur kursi rotan, tukang rakit kursi rotan,
tukang ketam (pelicin) kursi rotan, tukang
warna kursi rotan, Adapun tenaga kerja tak
langsung adalah tenaga kerja manusia yang
ikut membantu menyelesaikan produk, seperti:
mandor, manajer produksi, penyelia, dan lain-
lain.
Perusahaan Dodol Kandangan memproduksi satu jenis
produk dengan harga pokok standar per kg dodol
sebagai berikut:
Biaya tenaga kerja langsung 2kg @ 100
= 200
Selama tahun 2009 perusahaan menganggarkan
produk jadi sebagai berikut:
Triwulan I 10.000 kg
Triwulan II 11.000 kg
Triwulan III 12.000 kg
Triwulan IV 13.000 kg
Buatlah jam kerja standar tenaga kerja langsung
terpakai dan anggaran biaya tenaga kerja langsung.