Anda di halaman 1dari 14

z

Cestoda

Aris Maulana

Reja Sanova
z
Definisi

Cestoda ( Cestoidea ) adalah nama yang diberikan untuk


kelas cacing pipih parasit, dari filum Platyhelminthes. Spesies yang
paling terkenal biasa disebut cacing pita. Semua cestoda adalah
parasit dan sejarah hidup mereka bervariasi, tetapi biasanya
mereka tinggal di saluran pencernaan vertebrata dalam bentuk
dewasa, dan sering dalam tubuh spesies lain dari hewan sebagai
remaja.
z

Cestoda ini adalah Vermes atau Cacing yang lapisan


embryonalnya Sudah bertipe Triploblastik namun masih
Triploblastik Acoelomata (triploblastik yang tidak berongga artinya
kelika pembentukan embryonya Zygot sudah membelah
membentuk sekumpulan sel yang mempunyai tiga lapisan yaitu
ektoderm , Mesodrm dan endoderm namun di bagian dalam
endoderm biasanya terbentuk rongga, pada Cestoda ini tidak
berongga maka bentuk cacing ini pipih
z

Cacing dewasa hidup dalam usus Vertebrata dan larvanya hidup di


jaringan vertebrata dan invetebrata pada dagingnya dalam bentuk
Cysticercus yang bisa berpindah ke manusia. Semua anggota
Cacing kelompok Cestoda memiliki struktur pipih dan tertutup oleh
kutikula ( zat lilin) sehingga tidak terhidrolis oleh enzim pencernaan.

CESTODA (Cacing Pita) terlihat secara morfologi : Tubuhnya terdiri


dari rangkaian segmen-segmen yang masing-masing disebut
Proglottid. Kepala disebut Skoleks dan memiliki alat isap (Sucker)
yang memiliki kait (Rostelum) terbuat dari kitin khususnya pada
cacing pita babi
z
Taksonomi Cestoda
Kingdom: Animalia

Filum:Platyhelminthes

Kelas: Cestoda

Ordo: Cyclophyllidea

Family: Taeniiadae

Genus: Taenia

Spesies: Taenia saginata


z
Ciri – Ciri Cestoda
1. Tubuh pipih

2. Panjang seperti pita

3. Tidak mempunyai Tractus Disgestivus

4. Tidak mempunya saluran pembuluh darah

5. Hermaphrodite

6. Tubuh terdiri dari:

 Scolex

 Leher

 Strobila : Mempunyai banyak segmen (proglottid), proglottid immature, mature dan gravid

Terdiri dari dua ordo:

1. Pseudophyllidea (mempunya lubang uterus)

2. Cyclophyllidea (tidak mempunyai lubang uterus)


z
z
z
Klasifikasi Cestoda Berdasarkan Habitat
1. Cestoda Usus

 Taenia solium

 Taenia saginata

 Diphyllobothrium latum

 Hymenolepis nana

 Hymenolepis diminuta

 Dipylidium caninum

2. Cestoda Jaringan (dalam bentuk larva)

 Echinococcus granulosus → kista hidatid

 Taenia solium → cysticercus cellulosae

 Diphyllobothrium → sparganum
z Perbedaan antarspesies

No KETERANAGAN Taenia solium Taenia saginata Taenia asiatica


1 Inang definitif dan Usus halus manusia Usus halus manusia Usus halus manusia
habitat
2 Inang antara Babi dan manusia Sapi (utama), Babi (utama), sapi
kambing, domba
3 Nama tahap larva Cysticercus Cysticercus bovis Cysticercus t.s.
cellulosae taiwanensis
4 Ukuran Panjang x (3-8) x 0,01 meter (4-15) x 0,01 meter (4-8) meter
lebar
5 Jumlah segmen 700-1000 1000-2000 712
6 Jumlah telur 30.000-50.000 di Lebih dari 100.000 -
setiap segmen di setiap segmen
z
Siklus Hidup Cestoda Taenia saginata
z

Cacing pita dewasa hidup dalam usus manusia yang merupakan


induk semang definitif. Segmen tubuh cacing pita yang telah
matang dan mengandung telur keluar secara aktif dari anus
manusia atau secara pasif Bersama – sama feses manusia. Bila
inang definitif (manusia) maupun inang antara (sapi dan babi)
menelan telur maka telur yang menetas akan mengeluarkan embrio
(onchosphere) yang kemudian menembus dinding usus. Embrio
cacing yang mengikuti sirkulasi darah limfe berangsur angsur
berkembang menjadi sistiserkosis yang infektif di dalam otot
tertentu
z
Lanjutan…

Otot yang paling sering terserang sistiserkus yaitu jantung,


diafragma, lidah, otot pengunyah, daerah esofagus, leher, dan otot
antar tulang rusuk.
z
TERIMA KASIH