Anda di halaman 1dari 24

Gonore

Disusun Oleh : Muhammad Hamyasa Hamdan (2015730086)


Pembimbing : dr. Heryanto, Sp. KK

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN KULIT & KELAMIN


RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA SUKAPURA
FAKULTAS KEDOKTERAN & KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
DEFINISI Infeksi yang disebabkan oleh Neisseria gonorrheae

ETIOLOGI
• Gonokok
– Grup Neisseria
• Neisseria gonorrheae
• Neisseria
meningitidis
• Neisseria catarrhalis
• Neisseria pharyngis
sicca
Gonokok

•Termasuk golongan diplokok


•Bentuk biji kopi
•Lebar 0,8u dan panjang 1,6 u
•Tahan asam
•Gram negatif
•Tidak tahan lama di udara bebas, keadaan kering,
suhu diatas 39oC, dan disinfektan
Laki-laki

Uretritis
◦ Gatal dan panas sekitar OUE, disuria, polakisuria,
duh kadang disertai darah, nyeri saat ereksi
◦ PF: OUE eritem, edema, dan ektropion, sekret
purulen, pembesaran KGB
Tysonitis dan Parauretritis
Tysonitis Parauretritis

Radang kel. Tyson Radang parauretra

Pada orang dengan prepusium Pada orang dengan OUE terbuka


sangat panjang/kurang higienis atau hipospadia
Abses
Butir pus pada kedua muara
PF: Nyeri tekan, butir pus (+)
parauretra
frenulum
Littritis dan Cowperitis
Littritis Cowperitis
Radang kel. Littre yang dapat
Radang pada duktus dan kel. cowper
disertai abses folikular
Abses folikular dan ditemukan Abses, penonjolan perineum, nyeri,
benang atau butiran pada urine panas, disuria
Prostatitis
Akut:
Rasa tidak nyaman di perineum dan SP, malaise,
demam, disuria, hematuria, tenesmus ani, sulit BAB.
Pembesaran prostat, kons. Kenyal, NT(+), Fluktuasi
(abses)
Kronik:
Rasa tidak nyaman pada perineum bagian dalam.
Pembesaran prostat, kons. Kenyal berupa nodus, NT
(+) sedikit
Vesikulitis

Radang akut vesikula seminalis dan duktus


ejakulatorius
Demam, polakisuria, hematuria, nyeri ereksi,
sperma mengandung darah.
RT: Pembengkakan vesikula seminalis yang
keras seperti sosis memanjang diatas prostat
Epididimitis

Kadang disertai funikulitis (radang vas


deferens)
Pembengkakan epididimis dan tali
spermatika sehingga tampak seperti hidrokel
sekunder dengan rasa panas dan nyeri tekan
Trigonitis

Radang yang mengenai trogonum VU


(ascendens dari uretra posterior)
Poliuria, disuria terminal, dan hematuria
Perempuan

Uretritis
◦Disuria, poliuria, sekret endoserviks mudah
berdarah
◦PF: OUE eritem dan edema
Servisitis

Asimptomatik (anamnesis) atau nyeri punggung


bawah
Serviks eritematous, erosi, sekret mukopurulen
Bartolinitis

Radang pada kel. Bartolini


Nyeri hebat labia minora saat berjalan, sukar duduk
PF: Labia mayora ipsilateral eritem, edema, nyeri
tekan, kel bartolini membengkak, disertai abses
Salpingitis
Radang pada salphyng
Ascendens dari serviks-> tuba falopii ->
salphyng -> ovarium -> PID
Nyeri abdomen bawah, duh vagina,
menstruasi abnormal, disuria
Ekstragenital

Proktitis: Peradangan pada rektum


◦Asimptomatis
◦Jika simptomatis, gejala pada perempuan ringan.
Misalnya rasa panas pada anus
◦PF: Mukosa edema, eritem, sekret mukopurulen
Ekstragenital

Orofaringitis
◦ Kontak orogenital
◦ Manifestasi: Faringitis dan tonsilitis gonorea
dibanding stomatitis, gingivitis, atau laringitis
◦ Asimptomatik atau menyerupai infeksi akibat
bakteri lain
◦ PF: Sekret mukopurulen orofaring
Ekstragenital

Konjungtivitis
◦Pada bayi baru lahir dari ibu dengan servisitis
gonore. Dewasa: tangan/alat
◦Manifestasi: fotofobia, conjungtiva bengkak dan
merah, sekret mukopurulen
◦Komplikasi: ulkus kornea, panoftalmitis,
kebutaan
Diagnosis

Sediaan langsung: duh


◦ Pewarnaan gram: diplokokus gram negatif, leukosit
PMN
Biakan
◦ Media transport: Stuart, Transgrow
◦ Media pertumbuhan: agar Thayer Martin
Tes fermentasi: perubahan warna (+) hanya pada
glukosa. Maltosa dan sukrosa (-)
Tatalaksana

Non-farmakologi
◦ Konseling: Mengenai penyakit dan cara penularan,
komplikasi, risiko tertular penyakit lain
◦ Periksa dan obati pasangan
◦ Abstinensia hingga terbukti sembuh dari pem. Lab
◦ Kunjungan ulang hari ke-3 dan ke-8
Farmakologi
Insiden Tinggi

Ceftriaxone 250mg IM + Azythromycin 1g dosis tunggal slm


7 hari -> DOC utama tanpa komplikasi
◦ Ceftriaxone 250 mg IM + doksisiklin 2x100mg/hr (7hr)

Cefixime 400mg dosis tunggal + azythromycin 2 x


100mg/hr slm 7 hr
◦ Cefixime 400 mg dosis tunggal + doksisiklin 2x100mg/hr (7hr)

Azythromycin 2g dosis tunggal


Insiden Rendah

Penisilin G 4,8 jt U + Probenesid 1g


◦ Ampisilin 3,5g + probenesid 1 g
◦ Amoksisilin 3 g + probenesid 1 g
Sefalosporin:
◦ Ceftriaxone 250mg IM
◦ Cefoperazone 0,5-1 g IM
◦ Cefixime 400mg PO
Kanamisin: 2 g IM
Gagal dengan Penisilin

Tiamfenikol 3,5g PO (KI ibu hamil)


Kuinolon:
◦Ofloksasin 400mg PO
◦Ciprofloxacin 250-500mg PO
◦Levofloxacin 500mg PO dosis tunggal
Bartolinitis dan/ Prostatitis

Cefixime 400mg PO slm 5 hr


Ceftriaxone 250mg IM slm 3 hr
Levofloxacin 500mg PO slm 5 hr
Tiamfenikol 3,5g PO 5 hr