Anda di halaman 1dari 41

Farhan Husein

071001900112
Batuan
Sekumpulan
mineral-mineral Berdasarkan
yang menjadi kejadiannya, tekstur
satu. Bisa terdiri
dari satu atau dan komposisi
lebih mineral. mineralnya, batuan
terbagi menjadi 3,
yaitu :
1. Batuan Beku
2. Batuan Sedimen
3. Batuan Metamorf
Merupakan jenis
batuan yang
terbentuk dari
magma yang
Batuan beku atau mendingin dan
mengeras, dengan
batuan igneus
atau tanpa proses
berasal dari kristalisasi, baik di
Bahasa Latin: bawah permukaan
ignis, "api". sebagai batuan
intrusive (plutonik)
maupun di atas
permukaan sebagai
batuan ekstrusif
(vulkanik).
How Igneous Rock Is Formed

Igneous rocks are called fire rocks


and are formed either underground
or above ground. Underground,
they are formed when the melted
rock, called magma, deep within
the earth becomes trapped in small
pockets. As these pockets of magma
cool slowly underground, the magma
becomes igneous rocks. Igneous
rocks are also formed when
volcanoes erupt, causing the magma
to rise above the earth's surface.
When magma appears above the
earth, it is called lava. Igneous rocks
are formed as the lava cools above
ground.
Berdasarkan tempat terjadinya, Batuan
Beku dibagi 3 :
Batuan Beku Dalam
(Intrusif)

Batuan Beku Korok (hypabisal)

Batuan Beku Ekstrusif


Batuan yang terbentuk berada jauh didalam bumi (15-50 km), proses
pendinginan sangat lambat dekat dengan astenosfer sehingga batuan seluruhnya
terdiri atas kristal-kristal.
 Batuan beku dalam (plutonik)
Ciri-ciri batuan plutonik:
•Umumnya berbulir lebih kasar dibandingkan batuan ekstrusi
•Jarang memperlihatkan struktur visikular (mengandung lubang-lubang gas)
•Batuan dapat berubah batuan yang berbatasan pada semua sisinya

Berdasarkan ukurannya (diameter) dibedakan menjadi 2


macam:
1. Plutonik tebular
ukuran relatif kecil dan biasanya terletak agak dekat ke permukaan bumi.
Contoh: sill dan dike
2. Plutonik Masif
Ukurannya lebih besar dari plutonik tebular dan biasanya terletak agak
dalam. Terbagi atas 2 macam, yaitu lakolit dan batolit
Terbentuk pada celah-celah / pipa gunungapi, proses
pendinginanya relatif cepat sehingga batuannya terdiri
atas kristal-kristalyang tak sempurna dan bercampur
dengan masa dasar sehingga membentuk struktur
porfiritik.
Contoh: granit porfiri dan diorit porfiri.
Terbentuk di (dekat)permukaan bumi. Proses
pendinginan sangat cepat
sehingga tidak sempat membentuk kristal. Struktur
batuan ini dinamakan amorf.
Contohnya obsidian, riolit, batu apung.
Dike Sill Stock

Lacolith Dike Batolith


Berdasarkan tekstur batuan beku dapat
Berdasarkan tekstur batuan beku dapat dibedakan
dibedakan berdasarkan
berdasarkan : :
1. Tingkat kristalisasi
– Holokristalin, yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya
disusun oleh kristal
– Hipokristalin, yaitu batuan beku yang tersusun oleh
kristal dan gelas
– Holohyalin, yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya
tersusun oleh gelas
2. Ukuran butir
– Phaneritic, yaitu batuan beku yang hampir seluruhmya
tersusun oleh mineral-mineral yang berukuran kasar.
– Aphanitic, yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya
tersusun oleh mineral berukuran halus.
3. Bentuk kristal
Bentuk mineral yang terlihat melalui
pengamatan mikroskop yaitu:
• Euhedral, yaitu bentuk kristal yang sempurna
• Subhedral, yaitu bentuk kristal yang kurang
sempurna
• Anhedral, yaitu bentuk kristal yang tidak
sempurna.
4. Berdasarkan keseragaman antar butirnya
• Equigranular, yaitu ukuran butir penyusun
batuannya hampir sama
• Inequigranular, yaitu ukuran butir penyusun
batuannya tidak sama
Berdasarkan Komposisi Kimianya,
Batuan Beku dibagi menjadi :

Batuan Beku Ultra Basa

Batuan Beku Basa

Batuan Beku Menengah


(intermediet)

Batuan Beku Asam


Berdasarkan atas warna batuannya:

Terang Gelap
• biasanya terdiri dari • biasanya terdiri dari
mineral-mineral ringan, mineral-mineral berat, sukar
mudah pecah, kaya silikat pecah, kandungan silikat
sehingga tergolong batuan terang tetapi kaya dengan
bersifat asam silikat. mineral-mineral
ferromagnesia karena itu
bersifat basa atau matik
(dari kata magnesium dan
ferrik)
Contoh Batuan Beku
Granit Granodiorit
• batuan beku dalam • batuan beku dalam
• mineralnya berbutir kasar – sedang • mineralnya berbutir kasar –
• berwarna terang sedang
• mempunyai banyak warna (umumnya: • berwarna terang (menyerupai
putih, kelabu, merah jambu atau merah) granit)
• dapat digunakan sebagai bahan • dapat digunakan sebagai bahan
pengeras jalan, pondasi, galangan kapal, pengeras jalan, pondasi, dll.
dan bahan pemoles lantai, serta pelapis • Granodiorit banyak terdapat di
dinding alam dalam bentuk batolit, stock,
• terdapat di : sill dan retas yang tersebar di
Sumatera, Bukit Barisan, Sumatera.
Kalimantan,
Sulawesi,
Irian Jaya (Papua),
dll.
Contoh Batuan Beku
Diorit Andesit
• batuan beku dalam • batuan leleran dari diorit
• mineralnya berbutir kasar – sedang • mineralnya berbutir halus
• berwarna agak gelap • berwarna kelabu
• dapat digunakan sebagai bahan • dapat digunakan sebagai bahan
pengeras jalan, pondasi, dll. pengeras jalan, pondasi,
• Di Jawa Tengah banyak terdapat di bendungan, kontruksi beton, dll.
Pemalang dan Banjarnegara • Adapun yang berstruktur
lembaran, banyak digunakan
sebagai batu tempel.
Contoh Batuan Beku
Gabro Basal
• batuan beku dalam • batuan leleran dari gabro
• mineralnya berbutir kasar – sedang • mineralnya berbutir halus
• berwarna hitam • berwarna hitam
• dapat digunakan sebagai bahan
• dapat digunakan sebagai bahan
pengeras jalan, pondasi, bendungan,
pengeras jalan, pondasi, , dan yang kontruksi beton, dll.
dipoles sangat disukai karena warnanya
• Adapun yang berstruktur lembaran,
hitam, sehingga baik untuk lantai atau banyak digunakan sebagai batu
pelapis dinding dll. tempel
• Di Pulau Jawa, banyak terdapat di • Basal umumnya berlubang-lubang
Selatan Ciletuh, Pegunungan Jiwo, akibat bekas gas, terutama pada
Serayu, dan Pemalang bagian permukaannya
Contoh Batuan Beku
Batukaca (obsidian) Batuapung
• tidak mempunyai susunan dan bangun • dibentuk dari cairan lava yang
kristal banyak mengandung gas
• terbentuk dari lava yang membeku tiba-tiba, • Di Indonesia batuapung yang
dan banyak terdapat di sekitar gunungapi
terkenal dihasilkan oleh Gunung
• berwarna coklat, kelabu, kehitaman atau Krakatau
tidak berwarna (putih seperti kaca)
• dapat dibuat dengan cara
• Batukaca yang dihancurkan dengan ukuran
kecil dan dicampur dengan semen, dapat memanaskan batuan obsidian
dibuat granit buatan hingga gasnya keluar
• banyak digunakan untuk membuat mata
lembing, mata panah, dll
BATUAN BEKU:

Batu
apung
Batuan Sedimen (batuan
lapisan/endapan), yaitu
batuan karena pengerasan,
pengaruh cuaca, terbawa
arus sungai kemudian
terendapkan pada dasar
sungai, danau atau laut.
How Sedimentary Rock Is Formed

For thousands, even millions of


years, little pieces of our earth
have been eroded broken down
and worn away by wind and water.
These little bits of our earth are
washed downstream where they
settle to the bottom of the rivers,
lakes, and oceans. Layer after
layer of eroded earth is deposited
on top of each. These layers are
pressed down more and more
through time, until the bottom
layers slowly turn into rock.
Berdasarkan tenaga yang mengangkut hasil pelapukan
dan erosi

• Sedimen Aquatis
Sedimen yang diendapkan oleh tenaga air, contohnya gosong pasir, flood
plain, delta, dll.

• Sedimen Aeolis atau Aeris


Sedimen yang diendapkan oleh tenaga angin, contohnya tanah loss, sand
dunes

• Sedimen Glassial
Sedimen yang diendapkan oleh gletser, contohnya morena, drimlin
Berdasarkan terbentuknya (lingkungan pengendapan)
• Sediimen Laut (marine)
Sedimen yang diendapkan di laut, contohnya batu gamping, dolomit, napal, dll.

• sedimen darat (teristris/kontinen)


Prosesnya terjadi di darat, misalnya endapan sungai(aluvium), endapan danau,
talus, koluvium, endapan gurun (aeolis), dsb.

• Sedimen Transisi
Lokasi pembentukannya terletak antara darat dan laut, misalnya endapan delta
dan endapan rawa-rawa (limnis)
Berdasarkan cara pengendapannya

• Sedimen Klastis

Akumulasi partikel-partikel yang berasal dari pecahan batuan dan sisa-


sisa kerangka organisme yang telah mati.

Penamaan batuan ini umumnya berdasarkan pada besar butirnya.


Klasifikasi Ukuran Besar Butir Batuan Sedimen
Klastik Berdasarkan Skala Butirnya
Ukuran Nama Butir Nama Batuan Nama Batuan
(mm) (fragmen) (membundar) (menyudut)
> 256 Bongkah Bongkah Konglomerat Bongkah Breksi
64-256 Berangkal Berangkal Konglomerat Berangkal Breksi
4-64 Kerakal Kerakal Konglomerat Kerakal Breksi
2-4 Butiran Butiran Konglomerat Butiran Breksi
1-2 Pasir sangat Kasar Batu Pasir sangat Kasar
1/2-1 Pasir Kasar Batu psir Kasar
1/4-1/2 Pasir Sedang Batu Pasir Sedang
1/8-1/4 Pasir Halus Batu Pasir Halus
1/16-1/8 Pasir sangat Halus Batu Pasir sangat Halus
1/256-1/16 Lanau Batu Lanau
< 256 Lempung Batu Lempung
Berdasarkan cara pengendapannya

• Sedimen Kimia

Terangkat dalam bentuk larutan kemudian diendapkan secara kimia di tempat


lain. Sediment kimiawi sulit digolongkan lebih lanjut karena butir-butirnya sangat
kompleks

Contoh batuan sediment kimiawi sebagai berikut


a) Batu tetes (stalaktit dan stalakmit) yang banyak di jumpai didalam gua-gua
bawah tanah didaerah kapur
b) Lapisan garam, suatu lapisan yang terbentuk dari mineral mineral halit/NaCL)
yang diendapkan didasar laut atau dasar danau-danau garam karena penguapan
c) Limestone (dari Kalsit), Gypsum (dari mineral sulfat), Hematit (dari mineral
kayu besi)
Berdasarkan cara pengendapannya

• Sedimen Organik

Batuan sedimen yang dibentuk atau di endakan oleh organisme.

Contoh:
Batu bara terbentuk dari timbunan sisa tumbuhan di dasar danau/ rawa-rawa, berubah
menjadi gambut selanjutnya menjadi batu bara muda/ batu bara

 Endapan diatomae/ kerangka silica/kersik, kerangka tumbuhan bersel satu diatomeae


yang banyak hidup di laut atau didanau garam. Bangkainya tertimbun didasar laut/ danau
membentuk batuan sediment

 Karang dibangun oleh organisme algae calcareous dank oral. Binatang koral biasanya
hidup dilaut yang tidak dalam, kurang dari 50 meter, cahaya matahai masih tembus sampai
ke dasar, temperaturnya tinggi ( sekitar 21-26o C), airnya tenang dan tidak keruh
breksi
Sifat Batuan Sedimen
Stratifikasi

Bentuk Silang
Sortasi
( Cross Strata)

Lapisan sejajar
(paralel strata)
Stratifikasi

Hasil dari sebuah penyusunan lapisan partikel yang


berupa endapan atau batuan endapan.

Tiap lapisan merupakan lapisan yang berbeda dari batuan


karena akumulasi pada permukaan bumi. Pada umumnya
diameter partikel pada tiap lapisan mempunyai ukuran
yang berbeda dengan yang lainnya
Sortasi

penyebab penting dari stratifikasi. Urutan-urutan lapisan


tidak dipisahkan oleh ukuran butiran maupun komposisi
lainnya, tetapi melainkan dipisahkan oleh permukaan
yang mewakili antar lapisan
Lapisan sejajar (paralel strata)

Lapisan-lapisan dari endapan dapat dibagi dalam dua


kelas yang didasarkan atas sifat geometris lapisan sejajar
adalah lapisan yang sejajar antara satu dengan yang
lainnya. Lapisan ini disebabkan oleh deposit air. Misalnya,
deposit didasar danau pararel lurus dan berombaklapisan
yang tidak sejajar (cross strata)
Bentuk Silang ( Cross Strata)

Bentukan silang ini berbeda dengan lapisan sejajar,


karena bentuk silang adalah bentuk yang membengkok
(cenderung miring) dengan kecenderungan menuju
lapisan lebih tebal. Bentuk silang umumnya terlihat pada
delta-delta sungai, bukit-bukit pasir, pantai-pantai dan
endapan sungai.
Struktur Batuan Sedimen
1. Struktur di dalam batuan (features within strata) :
# Struktur perlapisan (planar atau stratifikasi). Jika tebal perlapisan < 1
cm disebut struktur laminasi.
# Struktur perlapisan silang-siur (cross bedding / cross lamination.
# Struktur perlapisan pilihan (graded bedding)
~Normal, jika butiran besar di bawah dan ke atas semakin halus.
~Terbalik (inverse), jika butiran halus di bawah dan ke atas semakin kasar.
2. Struktur permukaan (surface features)
# Ripples (gelembur gelombang atau current ripple marks)
# Cetakan kaki binatang (footprints of various walking animals.
# Cetakan jejak binatang melata (tracks and trails of crowling animals)
# Rekahan lumpur (mud cracks, polygonal cracks)
# Gumuk pasir (dunes, antidunes)
3. Struktur erosi (erosional sedimentary structures)
# Alur/galur (flute marks, groove marks,linear ridges)
# Impact marks (bekas tertimpa butiran fragmen batuan atau fosil)
# Saluran dan cekungan gerusan (channels and scours)
# Cekungan gerusan dan pengisian (scours & fills)
Batuan metamorf ( batuan
malihan/batuan ubahan), yaitu batuan
yang terbentuk dari proses perubahan
batuan asal (b.beku & b.sedimen), baik
perubahan bentuk/struktur maupun
susunan mineralnya akibat pengaruh
tekanan dan/atau temperatur yg sangat
tinggi, sehingga menjadi batuan baru.
How Metamorphic Rock Is Formed

Metamorphic rocks are rocks that


have 'morphed' into another kind
of rock. These rocks were once
igneous or sedimentary rocks.
How do sedimentary and igneous
rocks change? The rocks are under
tons and tons of pressure, which
fosters heat build up, and this causes
them to change. If you exam
metamorphic rock samples closely,
you'll discover how flattened some
of the grains in the rock are.
Batuan metamorf Batuan metamorf Batuan metamorf
kontak/sentuh/terma tekan/dinamo/kat regional/dinamo-
l aklastik termal

• Batuan malihan • Batuan malihan • Batuan malihan


akibat akibat tekanan akibat pengaruh
bersinggungan yang sangat tinggi. tekanan &
dengan magma.
• Contoh : batu temperatur yang
• Contoh : marmer, sabak, sekis, filit. sangat tinggi.
kuarsit, batu tanduk. • Contoh : genes,
amfibolit, grafit.
Klasifikasi Batuan Metamorf Berdasar
Komposisi Kimianya
• Calcic Metamorphic Rock
adalah batuan metamorf yang berasal dari batuan yang bersifat kalsik (kaya
unsur Al), umumnya terdiri atas batulempung dan serpih. Contoh:
batusabak dan Phyllite.
Quartz Feldsphatic Rock
adalah batuan metamorf yang berasal dari batuan yang kaya akan unsur
kuarsa dan feldspar. Contoh : Gneiss
Calcareous Metamorphic Rock
adalah batuan metamorf yang berasal dari batugamping dan dolomit.
Contoh : Marmer
Basic Metamorphic Rock
adalah batuan metamorf yang berasal dari batuan beku basa, semibasa dan
menengah, serta tufa dan batuan sedimen yang bersifat napalan dengan
kandungan unsur K, Al, Fe, Mg.
Magnesia Metamorphic Rock
adalah batuan metamorf yang berasal dari batuan yang kaya akan Mg.
Contoh : serpentit, sekis.
Tekstur Batuan Malihan/Metamorf
Foliasi, mendaun (foliated)
Susunan mineral pembentuk batuan memperlihatkan
bentuk yang sejajar dan teratur.
Contoh : genes, sekis, sabak (slate), filit.

Non foliasi, membutir


Bentukan dan susunan mineral pembentuk batuan
memperlihatkan bentuk membutir atau pejal
(massive).
Contoh : marmer, kuarsit, antrasit, grafit.
Batuan Asal Batuan
Malihan/Metamor
f
Batuan Sedimen
Batupasir Kuarsa Kuarsit
Serpih Sabak, Filit, Sekis
Batu Gamping Marmer
Batubara Batumina Antasit, Grafit
Batuan Beku
Granit Genes
Berbutir halus mengandung Sekis mika, sekis biotit,
mika, biotit, atau klorit. sekis klorit
Contoh Batuan Metamorf
Sekis (schist) Marmer (marble)
•Warna : abu-abu •Warna : putih, kuning
•Tekstur : berlapis, •Tekstur : berbutir
mendaun, berbutir halus-sedang
sedang halus •Keterangan : ubahan
•Keterangan : penamaan dari
batuan juga didasarkan batugamping/dolomit.
kepada kandungan Kegunaan : untuk
mineral yg dominan. dinding, lantai, mebel
Contoh : sekis mika,
sekis klorit
Genes (gneiss) Batusabak (slate)
•Warna : abu-abu •Warna : abu-abu,
•Tekstur : berbutir kasar hitam, hijau, merah
•Keterangan : •Tekstur : berbutir
memperlihatkan bentuk sangat halus
memita yg dibentuk oleh •Keterangan :
mineral yg batusabak yg dibentuk
dikandungnya, seperti pipih sering digunakan
klorit, biotit, mika untuk papan tulis.
Contoh Batuan Metamorf
Filit (phyllite) Milonit
•Warna : abu-abu •Warna : abu-abu,
•Tekstur : ukuran butir kehitaman, coklat, biru
lebih halus dari sekis & •Tekstur : fine grained
lebih kasar dari •Keterangan : dapat
batusabak dibelah-belah,
•Keterangan : ubahan kemungkinan berbeda
dari serpih. untuk setiap batuan
•Kegunaan : untuk
dinding, lantai, mebel.

Serpenitit Hornfels
•Warna : hijau •Warna : abu-abu, biru
terang/gelap kehitaman, hitam
•Tekstur : medium •Tekstur : fine grained
grained •Keterangan : lebih
•Keterangan : kilap keras daripada glass,
berminyak dan lebih tekstur merata
keras dibanding kuku jari