Anda di halaman 1dari 26

BAHAN KIMIA YANG

DILARANG PADA PANGAN


1. Menurut Permenkes RI No 722/MenKes/
Per/IX/88, bahan tambahan yang dilarang
digunakan pada pangan:

 Asam borat dan senyawanya


 Asam salisilat dan garamnya
 Dietilpirokarbonat
 Dulsin
 Kalium klorat
 Kloramfenikol
 Minyak nabati yang dibrominasi
 Nitrofurazon
 Formalin
2.
Permenkes Rl No.239/MENKES/PER/V/85
tentang Zat Warna Berbahaya

• Auramine* • Fast Yellow AB • Orange GGN


• Alkanet • Guinea Green B* • Orange RN
• Butter Yellow* • Indanthrene • Orchid and
• Black 7984 Blue RS Orcein
• Burn Umber • Magenta* • Ponceau 3R*
• Chrysoidine* • Metanil Yellow* • Ponceau SX*
• Crysoine • Oil Orange SS* • Ponceau 6R
• Citrus Red No.2* • Oil Orange XO* • Rhodamin B*
• Chocolate • Oil Orange AB* • Sudan I*
Brown FB • Oil Yellow OB* • Scarlet GN
• Fast Red E • Orange G • Violet 6B
•larutan yang tidak berwarna
•baunya sangat menusuk
•terkandung 37% formaldehid
dalam air, ditambahkan
metanol 15% sebagai
pengawet.
• dilarang untuk digunakan
sebagai bahan tambahan
pada pangan.
PENGGUNAAN FORMALIN :

 Industri resin urea-formaldehid


 Pembunuh kuman (desinfektan);
 Bahan untuk pengawet mayat;
 Perekat kayu lapis (plywood)

BAHAYA FORMALIN

Senyawa karsinogen Klas 1 (terbukti menyebabkan kanker pada manusia,


tidak ada batas yang aman) (IARC)
Penggunaan yang salah
(misuse) Formalin
• Sebagai bahan pengawet pada makanan
seperti; tahu, mie basah, ayam potong,
ikan asin, ikan basah, dll
Ciri-ciri produk pangan yang
mengandung formalin

• Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, dan


bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es.
• Bau menyengat formalin
• Tahu terlampau keras, kenyal
• Ikan asin tidak rusak sampai 1 bulan pada suhu
kamar
• Bakso tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar
• Boraks merupakan senyawa yang
berbentuk kristal warna putih, tidak
berbau dan stabil pada suhu dan
tekanan normal.

• Boraks dilarang untuk digunakan


sebagai bahan tambahan pada
pangan.

• Di pasaran dikenal dengan nama


”Bleng”.
Penggunaan
Boraks

Boraks biasa digunakan untuk:


Campuran pembuatan gelas ;
Pengawet dan anti jamur
pada kayu;
Salep kulit;
Borogliserin
Penggunaan yang salah (misused)
Boraks
Boraks sering dimisusekan sebagai
bahan memperbaiki tekstur
(pengenyal) pangan. Misalnya: bakso,
otak-otak, empek-empek, lontong,
kerupuk, mie/kwetiaw basah dan lain-
lain.

BERBAHAYA
BAHAYA BORAKS

 Bila tertelan boraks dapat menyebabkan efek pada


susunan syaraf pusat, ginjal dan hati.
 paparan ringan, dapat menimbulkan iritasi saluran
pernafasan dan kulit, jika tertelan menimbunlkan gangguan
pencernaan seperti mual, muntah berkelanjutan, rasa sakit di
lambung dan diare
 berisiko menimbulkan kanker hati pada penggunaan lebih
dari 5-10 tahun.
• Rhodamin B merupakan zat warna
sintetis berbentuk serbuk kristal,
berwarna merah keunguan, tidak
berbau, dalam larutan berwarna
merah terang
berpendar/berfluorensi

• Bahan ini sering disalahgunakan


untuk pewarna makanan, kosmetik
misalnya sirup, lipstik, pemerah
pipi, dan lain-lain.
 Sebagai zat warna untuk kertas, tekstil
(sutera, woll dan kapas), kayu dan kulit

 Sebagai reagensia untuk pengujian


antimon, bismut, kobal, niobium, emas,
mangan, air raksa, molibden, tantalum,
talium, dan tungsten

 Sebagai zat warna biologi


Bahaya Rhodamin B
Tertelan ( Jangka Panjang)

 Paparan Rhodamin B dalam waktu lama


dapat menyebabkan gangguan fungsi hati
dan kanker hati.
• Kuning metanil merupakan
zat warna sintesis berbentuk
serbuk, padat, berwarna
kuning kecoklatan.
• Nama lain/sinonim/nama
dagangnya adalah sodium
phenylaminobenzene,
metaniline yellow, CI Acid
Yellow 36 , CI No.13065.
Penyalahgunaan (misuse)
Kuning Metanil

Kuning metanil sering


disalahgunakan untuk pewarna
makanan dan minuman misalnya
kerupuk,sirup,tahu, dll
Penggunaan metanil yellow
(kuning metanil)
Kuning metanil umumnya digunakan
sebagai pewarna tekstil dan cat.

Untuk pewarna makanan yang memberikan


warna kuning disarankan memakai warna
alam atau pewarna alam/ sintetik yang
aman misalnya kurkumin, kunyit, kuning
FCF, sunset yellow
Bahaya Kuning Metanil

Tertelan (Jangka Panjang)

Bila terpapar kuning metanil dalam


waktu lama (kronis) dapat
menyebabkan kanker pada saluran
kemih dan kandung kemih.
Pengawasan PJAS
dalam rangka Rencana Aksi
Pangan dan Gizi PJAS
Sampling dan Pengujian Pangan Jajanan Anak Sekolah
menggunakan Mobil Laboratorium Keliling:
a. Fokus pada penggunaan bahan berbahaya yang dilarang untuk
pangan, penggunaan bahan tambahan pangan
b. Mobil didesain sedemikian rupa menjadi laboratorium yang
dilengkapi dengan:
Peralatan pengujian cepat terhadap cemaran bahan berbahaya
pada pangan (formalin, boraks, rhodamin-B, methanyl yellow)
SUNGAILIAT

HasilUji Sampling Makanan Jajanan Anak


Sekolah terhadap 7 Sekolah di Sungailiat
pada tanggal 23-24 November 2011

sebanyak 4 dari 32 sampel yang diambil


Tidak Memenuhi Syarat.

19
SUNGAILIAT
• Keterangan:
1 item Harum Manis Positif Rhodamin B
1 item kerupuk  Positif Borax
2 item Empek-empek  Positif Borax
PANGKALPINANG
• Hasil Uji Sampling Makanan Jajanan Anak
Sekolah terhadap 9 Sekolah di
Pangkalpinang pada tanggal 24
November 2011 memenuhi syarat (tidak
mengandung bahan berbahaya)
BELITUNG

Hasil
Uji Sampling Makanan Jajanan Anak
Sekolah terhadap 10 Sekolah Dasar di
Tanjung Pandan pada tanggal 6-7
Desember 2011

sebanyak 1 dari 38 sampel yang diambil


Tidak Memenuhi Syarat.

22
BELITUNG
• Keterangan:
1 item : Jipang (produksi IRTP Ciamis) 
Mengandung Rhodamin B

23
BADAN POM

Sekian dan Terima Kasih


• UNIT LAYANAN
PENGADUAN
KONSUMEN (ULPK)
• BPOM Pangkalpinang
• (0717) 434705
• bpompp@gmail.com

26