Anda di halaman 1dari 30

SISTEM ENDOKRIN

MK Fisiologi Hewan
01 Babudin (16-29)

02 Rahman Aji S. (17-01)

03 Nur Amalia (17-02)


Kelompok 1
04 Unzilatir Rohmah (17-23)

05 Dewi Erna Wati (17-41)

06 Mufidatul Khoironiyah (17-61)


SISTEM ENDOKRIN

Sistem yang mengkontrol kelenjar untuk


mensekresi hormon dan disirkulasikan
melalui darah untuk mempengaruhi organ-
organ lain.
Sistem yang mengkontrol kelenjar untuk mensekresi hormon dan disirkulasikan melalui darah untuk
mempengarhi organ-organ lain.
FUNGSI SISTEM ENDOKRIN

Mengatur proses Koordinasi dan komunikasi


pertumbuhan, perkembangan dalam tubuh- bersama degan
dan reproduksi organisme sistem saraf

Mengatur metabolisme tubuh


KOMUNIKASI SEL

Definisi : Komunikasi antarsel, atau sel dengan lingkungannya

Fisik : communicating junctions


Kimia :
Fisik : communicating junctions
1. AUTOKRIN
KOMUNIKASI SEL

2. PARAKRIN

Fisik : communicating junctions


3. SINAPTIK 4. NEUROENDOKRIN
KOMUNIKASI SEL

5. JUXTACRINE

Fisik : communicating junctions

6. ENDOKRIN
PEMBAGIAN HORMON

01 Berdasarkan struktur

Berdasarkan kelarutan terhadap


02
lingkungan

03 Berdasarkan lokasi reseptor


KLASIFIKASI HORMON BERDASARKAN STRUKTUR & JALUR SINTESIS

Hormon Polipeptida

Hormon yang terdiri atas


dua rantai polipeptida
Ex: hormon insulin

Hormon Amin Fisik : communicating junctions


Hormon yang disintesis dari
satu asam amino tunggal
Ex: Epinefrin dan Tiroksin

Hormon Steroid

Hormon yang tersusun atas


lipid dan mengandung 4
rantai karbon
Ex: Kortisol
KLASIFIKASI HORMON BERDASARKAN SIFAT KELARUTAN

a. Hormon larut air (hidrofilik) b. Hormon larut lipid (lipofilik)

• Berupa molekul polipeptida dan kebanyakan


• Berupa hormon steroid dan hormon lain yang
hormon yang bersifat polar
bersifat non polar
• Memiliki sifat larut dalam air dan Fisik
tidak :larut
communicating junctions
• Memiliki sifat larut dalam lipid, sehingga dapat
dalam lipid, sehingga tidak dapat melintasi
melintasi membran sel
membran sel
• Contoh: kortisol, tiroksin
• Contoh: Insulin, epinefrin
KLASIFIKASI HORMON BERDASARKAN LOKASI RESEPTOR

A. Hormon yang berikatan dengan


reseptor permukaan sel (di
membran sel)
.
B. Hormon yang berikatan dengan
reseptor intraseluler (di Fisik
dalam : communicating junctions
sitoplasma)
LOKASI RESEPTOR MENURUT TIPE HORMON

Fisik : communicating junctions

a. Reseptor pada membran sel – reseptor b. Reseptor dalam sitoplasma– reseptor di


pada membran sel yang khusus dalam sitoplasmna yang mengenali
mengenali hormon- hormon larut air dan hormon steroid dan hormon larut lipid lain.
tidak larut dalam lipid Hormon yg terikat reseptor akan dibawa ke
nukleus sehingga mampu meregulasi
ekspresi gen secara langsung
TAHAPAN PENSINYALAN SEL

Respons

Aktivitas seluler
sebagai tanggapan
Transduksi
Penerimaan terhadap sinyal yang
telah diterima
Pengubahan sinyal
Molekul sinyal dikenali menjadi bentuk
oleh reseptor spesifik respon seluler
dan kemudian saling spesifik
berikatan
TAHAPAN PENSINYALAN SEL

Fisik : communicating junctions


JALUR RESPON SELULER

Jalur
Respons
Seluler
Fisik : communicating junctions

Jalur Jalur
hormon hormon
larut air larut lipid
JALUR HORMON TERLARUT DALAM AIR

Tidak dapat menembus membrane plasma,


sehingga perlu adanya reseptor.

Reseptor
Fisikterletak di membran
: communicating plasma
junctions

1. Second mesenger
2. Reseptor Terkait-Protein G
3. Reseptor Tirosin-Kinase
Second messenger
AMP SIKLIK (cAMP)

• First messenger: molekul sinyal


ekstraseluler (ligan) yang terikat pada
reseptor membran

• First
Fisik : communicating junctionsmessenger
berikatan dengan
reseptor terkopel protein G dalam
membran terjadi aktivasi enzim
Adenyl cyclase  melibatkan sintesis
AMP Siklik (cAMP) (pembawa pesan
kedua)  mengaktifkan protein kinase
A  aktivasi enzim yang berperan
dalam respon seluler
GMP Siklik (cGMP)

 Reseptor membran plasma yang


bekerjadengan bantuan protein
protein G
 Molekul sinyal terikat dengan sisi
ekstraseluler reseptor terkait protein
G  Reseptor aktif  Mengikat
Fisik : communicating junctions
protein G spesifik yang sedang inaktif
(Gunanilyl Cyclase)  GDP menjadi
GTP  mengaktifkan protein kinase
G  mengubah aktivitas enzim
sehingga terjadi respon seluler.
 Protein G akan menghidrolisis GTP
menjadi GDP  Protein G inaktif 
jalur tertutup kembali.
JALUR TRANSDUKSI SINYAL

Fosforilasi yang bersifat bergilir


Fisik : communicating junctions untuk menghasilkan respon
seluler.
RESEPTOR TIROSIN-KINASE

Tahapan proses transduksi sinyal yang


terjadi:
Reseptor membran yang berfungsi untuk 1. Pengikatan ligan menyebabkan 2
respon pertumbuhan dan reproduksi polipeptida reseptor mengumpul
membentuk dimer
2. Dengan menggunakan gugus fosfat dari
ATP, daerah tirosin kinase setiap
Fisik : communicating junctions
polipeptida memfosforilasi tirosin pada
• Reseptor Tirosin-kinase memiliki peptida lain
enzim tirosin-kinase yang berfungsi 3. (dimer pada reseptor ini merupakan
mengkatalisis transfer gugus fosfat substrat sekaligus enzim) → protein
dari ATP ke asam amino tiroksin reseptor teraktivasi
pada protein substrat. 4. reseptor aktif  menyebabkan reseptor
• Reseptor Tirosin-kinase sebelum dapat berikatan dengan protein
molekul sinyal terikat berbentuk intraseluler pada bagian tirosin yang
polipeptida tunggal terfosforilasi dan aktif  menginisisasi
jalur transduksi sinyal  respon seluler
MEKANISME RESEPTOR TIROSIN-KINASE

Fisik : communicating junctions


JALUR HORMON TERLARUT DALAM LIPID

Respon terhadap hormon


Fisik : communicating junctionsterlarut lipid berupa
Perubahan ekspresi gen
MEKANISME KERJA HORMON
Hormon bekerja secara spesifik hanya pada sel dan waktu tertentu
bergantung pada molekul reseptor yang ada pada sel target
MACAM KELENJAR ENDOKRIN

Fisik : communicating junctions


CONTOH HORMON BESERTA KELENJAR PENGHASILNYA

Fisik : communicating junctions


MEKANISME KERJA HORMON

Hormon bekerja melalui dua


jenis reseptor:
1. Reseptor yang terikat
membran ( ukuran besar,
bersifat polar, & larut
Fisik : communicating junctions
dalam air)
ex: epinefrin atau adrenalin
MEKANISME KERJA HORMON

2. Reseptor Inti (larut dalam


lemak)
ex: hormon steroid (esterogen &
progesteron), hormon tiroid

Fisik : communicating junctions


Kerja hormon ini berpengaruh
secara langsung terhadap
proses sintesis protein
TERIMAKASIH