Anda di halaman 1dari 16

Hakikat

Agama Islam
Oleh : Monica Luxsiana (18053114)
Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam
Prodi : Pendidikan Ekonomi

http://www.free-powerpoint-templates-design.com
A. Pengertian Agama
A. Menurut Bahasa
B. Menurut Istilah
•Beberapa persamaan arti kata“agam
a’’ dalam berbagai bahasa: • Agama menurut istilah adalah undang-und
Ad din (Bahasa Arab dan Semit) , Relig ang atau peraturan-peraturan yang mengi
ion (Inggris) ,La religion (Perancis), De r kat manusia dalam hubungannya dengan
eligie (Belanda) , Die religion (Jerman) Tuhannya dan hubungan manusia dengan
sesama manusia dan hubungan manusia d
•Secara bahasa, perkataan‘’agama’’ engan alam. Maka orang yang beragama
berasal dari bahasa Sangsekerta yang adalah orang yang teratur, orang yang ten
erat hubungannya dengan agama Hin teram dan orang yang damai baik dengan
du dan Budha yang berarti ‘’tidak perg dirinya maupun dengan orang lain dari seg
i’’tetap di tempat, diwarisi turun temuru ala aspek kehidupannya.
n’’. Adapun kata din mengandung arti
menguasai, menundukkan, kepatuhan,
balasan atau kebiasaan.
Sebuah agama biasanya melingkupi
tiga persoalan pokok, yaitu :

1. Keyakinan (credial)

2. Peribadatan (ritual.)

3. Sistem nilai yang mengatur hubungan ma


nusia dengan manusia lainnya atau alam se
mesta yang dikaitkan dengan keyakinan ny
a tersebut.
Setiap agama pada dasarnya terdiri dari empat unsur, yaitu:

1. Ajaran (= teori; konsep) sebagai sisi gaib

2. Iman sebagai interaksi antara pelaku dan konsep

3. Ritus (= upacara) sebagai sistem lambang, dan

4. Praktik ( = amal) sebagai perwujudan konsep dalam segala


segi kehidupan individu dan masyarakat.
Klasifikasi Agama
Ciri cirinya :
A. Agama tersebut lahir dan diturunkan ke
masyarakat , bukan tumbuh dari masyarak
Agama Samawi at.
B. Disampaikan oleh manusia yang dipilih A
(Wahyu) llah sebagai utusan-Nya
C. Memiliki kitab suci yang bersih dari cam
pur tangan manusia
Dari segi sumber n D. Ajarannya serba tetap.
E. Konsep ketuhanannya monotheisme mut
ya agama dapat lak (tauhid)
di bedakan menja F. Kebenarannya adalah universal

di 2 yaitu :
Ciri – cirinya :
1. Tumbuh secara komulatif dalam masyara
Agama Ardhi kat penganutnya.

(Bukan Wahyu) 2. Tidak disampaikan oleh utusan Tuhan ( Ra


sul).
3. Umumnya tidak memiliki kitab suci.
4. Ajarannya dapat berubah-ubah, sesuai d
engan perubahan akal pikiran masyarakatn
ya.
5. Konsep ketuhanannya : dinamisme, anim
isme, politheisme, dan paling tinggi adalah
monotheisme nisbi.
6. Kebenaran ajarannya tidak universal.
HAKIKAT AGAMA ISLAM

Tentang hakikat agama Islam, agama yang dengan bangga kita menisbatkan diri kepa
danya, berdakwah kepadanya dan berkumpul karenanya. Dialah agama Islam yang dif
irmankan oleh Allah:
ِ ْ ‫َّللا‬
‫اْلس ََْلم‬ ِ َّ ‫ِإ َّن الدِينَ ِع ْن َد‬
Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. [Ali Imran : 19].

َ‫اْلس ََْل ِم دِينًا فَلَ ْن ي ْقبَ َل ِم ْنه َوه َو فِي ْاْل ِخ َرةِ ِمنَ ْالخَا ِس ِرين‬
ِ ْ ‫غي َْر‬
َ ِ‫َو َم ْن يَ ْبت َغ‬
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterim
a (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [Ali Imra
n : 85]
. Islam adalah agama Allah, agama yang haq, agama yang diterima dan agama penu
tup. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada Nabi lagi sesud
ahku”.
Hakikat Agama Islam
A. Pengertian Agama Islam

•Islam berasal dari kata aslama yang merupakan turunan dari (derivasi) dari k
ata asslmu, assalamu, assalamatu yang artinya bersih selamat dari kecacatan
lahir batin.
•Islam adalah agama yang di ridhoi oleh allah swt yang paling benar dan pali
ng sempurna serta sebuah agama yang membawa rahmat bagi seluruh sem
esta alam. agama islam merupakan wahyu dari Allah swt yang di turunkan ke
pada nabi muhammad saw sebagai nabi terakhir yang di pilih Allah swt.
HAKIKAT AGAMA ISLAM
Islam Agama yang diridhoi

Agama Islam adalah agama yang sempurna dan diridhoi Allah taala (. Agama ini m
embicarakan segala perkara baik dalam urusan duniawi maupun urusan Akhirat , m
isalnya nabi-nabi dan orang yang beragama Islam diperintahkan berdoa agar dibi
mbing di jalan yang benar untuk mendapatkan kenikmatan dan dihindarkan dari m
urka Allah dan jalan yang sesat . Oleh karena itu setelah Nabi Muhammad Shallallaa
hu’alaihi wa sallam diutus ke dunia ini, Allah menolak pilihan orang yang memilih sel
ain Agama Islam, dan ia tergolong orang-orang yang merugi.
Islam Agama Universal

Agama Islam sering dipandang secara sempit sebagai agama dogma dan berisi ibadah
ritual saja. Padahal aspek ruitual hanya sebagaian saja dan komponen ajaran Islam, kar
ena ajaranya berkaitan dengan seluruh aspek kehidupan manusia yang sekaligus memb
erikan nilai-nilai esensial terhadap semmua aspek tersebut.
Islam Rahmatan Lil’alamin

Kata “islam” berasal dari bahasa arab yaitu “sailama” yang dimasdarkan menjadi “isl
aman” yang berarti damai. Kata ‘rahmatan” berasal dari bahasa Arab yaitu “rohima”
yang dimasdarkan menjadi “ rahmatan’ yang artinya kasih sayang. Dan kata “Al-ala
min” berasal dari bahasa Arab yaitu “alam” yang dijama’kan menjadi “alamin” yang
artinya alam semesta yang mencakup bumi beserta isinya. Maka yang dimaksud den
gan Islam Rahmatan Lil’alamin adalah islam yang kehadirannya ditengah kehidupan
masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupu
n alam.
Agama Penghimpun Semua Kebenaran

Agama Islam itu merupakan agama yang menghimpun semua kebenaran agama-ag
ama yang pernah diajarkan oleh para nabi sebelum Nabi Muhammad Shallallaahu’ala
ihi wa sallam (QS 98: 2-3) untuk diyakini kebenarannya dan diamalkan dalam kehidupa
n umat Islam.
Agama Islam Mampu Mengangkat Derajat Manusia

Umat Islam pada zaman Nabi Muhammad Shallallaahu’alaihi wa sallam diberi juluka
n sebagai umat wasath (QS 2:142), artinya umat yang mengambil jalan tengah atau
adil dalam menyikapi ajaran-ajaran yang ada pada waktu itu. Setiap ajaran yang se
suai dengan kitab suci Alquran mereka ambil dan setiap ajaran yang bertentangan d
engan Alquran mereka tolak. Sikap demikian inilah yang membuat umat Islam itu lebi
h baik dan lebih unggul dibandingkan umat lainnya dan ketaatan mereka kepada Al
lah dan Rasul-Nya selalu mewarnai dalam kehidupan mereka.
Penutup

Agama Islam diturunkan untuk menata kehidupan manusia untuk mencapai kesejahte
raan di dunia dan di akhirat. Bagi seorang muslim, Islam menjadi dasar dalam social bu
daya yang tercermin dalam perilaku sehari-hari umatnya. Oleh karena itu Allah swt me
merintahkan umatnya agar menyesuaikan hidupnya dengan ajaran Islam secara kaff
ah (menyeluruh). Sebagaimana firman-Nya dalam Q.S Al-Baqarah : 208 yang terjemah
annya sebagai berikut :
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan jang
anlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyat
a bagimu.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Ikhlas adalah hakikat agama Islam. Karena islam i
tu adalah kepasrahan kepada Allah, bukan kepada selain-Nya. Maka barangsiapa ya
ng tidak pasrah kepada Allah sesungguhnya dia telah bersikap sombong. Dan barangs
iapa yang pasrah kepada Allah dan kepada selain-Nya maka dia telah berbuat syirik.
Dan kedua-duanya, yaitu sombong dan syirik bertentangan dengan islam. Oleh sebab
itulah pokok ajaran islam adalah syahadat laa ilaha illallah; dan ia mengandung ibada
h kepada Allah semata dan meninggalkan ibadah kepada selain-Nya. Itulah keislama
n yang bersifat umum yang tidaklah menerima dari kaum yang pertama maupun kau
m yang terakhir suatu agama selain agama itu. Sebagaimana firman Allah ta’ala (yan
g artinya), “Barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama maka tidak akan di
terima darinya, dan di akhirat dia pasti akan termasuk golongan orang-orang yang me
rugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85). Ini semua menegaskan kepada kita bahwasanya yang menja
di pokok agama sebenarnya adalah perkara-perkara batin yang berupa ilmu dan am
alan hati, dan bahwasanya amal-amal lahiriyah tidak akan bermanfaat tanpanya.”
Janji Alah kepada Orang Islam
Orang yang dengan hati tulus berserah diri kepada apa yang dikehendaki oleh Allah
dan berbuat baik kepada sesama makhluk, baik manusia maupun bukan manusia, b
aginya diberi pahala surga dari sisi-Nya (QS 2: 111-112). Gambaran surga itu adalah a
pabila ia menghadapi waktu sekarang, hatinya mereka berkecukupan, apabila ia m
enatap masa yang akan datang, hatinya tidak merasa takut dan khawatir dan jika ia
mengingat masa lalunya, hatinya dihindarkan dari rasa susah (QS 2:112) inilah surga y
ang diberikan kepada orang Islam di dunia ini. Sebab ia telah berhasil mencintai Alla
h taala dengan mengorbankan segala yang dimilikinya, sehingga Allah ridha kepada
nya dan ia pun ridha kepada-Nya (Qs 98:8). Orang yang demikian inilah yang dijanjik
an akan mendapat dua surga di dunia ini dan surga di alam akhirat nanti (QS 55:3)
Thank you