Anda di halaman 1dari 27

SISTEM SIRKULASI MANUSIA

Oleh Kelompok 5 :
1. Isnani Ainun Wulan N. (170351616509)
2. Maria Nova Sinde (170351616612)
3. Silvi Nur Rahayu (170351616535)
Sistem Sirkulasi

Sistem Peredaran darah Sistem Limfe


(Kardiovaskuler) (limfatik/getah bening)
Sistem Peredaran darah
(Kardiovaskuler)

 fungsi:
• Mensuplai O2 dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh
jaringan tubuh
• Membawa gas CO2 ke paru-paru
• Mengembalikan sisa metabolisme ke ginjal untuk disekresikan
• Menjaga suhu tubuh
• Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel
tubuh
Berdasarkan pembuluh darahnya :

Peredaran Darah Terbuka Peredaran Darah Tertutup

 Berdasarkan jarak perputarannya :

Peredaran Darah Kecil Peredaran Darah Besar


Jantung

 Bagian jantung
Ruangan:
1.Atrium (Serambi) : ruangan yang
menerima darah dari seluruh tubuh
2. Ventrikel (Bilik) : ruangan yang
memompa darah keluar dari jantung

Valvula (katub):
1.Valvula trikuspidalis
2.Valvula bikuspidalis
3.Valvula semilunaris
Lapisan : Pembuluh darah :
1. Perikardium 1. Vena cava
2. Miokardium 2. Ateri pulmonalis
3. Endokardium 3. Vena pulmonalis
4. Aorta
5. Arteri kronaria

Denyut jantung :
1. Arteri radialis : di pergelangan tangan
• Tekanan Diastol  tekanan darah
2. Arteri karotis : di leher pada saat bilik jantung
3. Arteri brakialis : di lengan atas mengembang
4. Arteri popliteal : di belakang lutut • Tekanan Sistol  tekanan darah
pada saat bilik jantung mengempis
5. Arteri dorsalis pedis & tibialis posterior : di
kaki
 Mekanisme cara kerja :

• Darah kaya akan CO2 :


Darah (CO2) → vena cava superior & vena cava inferior → atrium dexter
→ valvula trikuspidalis → ventrikel dexter → arteri pulmonalis dexter &
arteri pulmonalis sinister → pulmo.

• Darah kaya akan O2 :


Pulmo → darah (O2) → vena pulmonalis dexter & vena pulmonalis
sinister → atrium sinister → valvula bikuspidalis → ventrikel sinister →
valvula semilunaris → aorta → jaringan seluruh tubuh.
Pembuluh Darah
 Lapisan Penyusun Pembuluh Darah :

1. Lumen
2. Endotelium
3. Tunika Intima ( Jaringan Ikat)
4. Tunika media ( Otot polos)
5. Tunika Adventia ( Jaringan ikat)
Pembuluh Darah

Pembuluh nadi Pembuluh balik Pembuluh


(arteri) (vena) kapiler
Pembuluh nadi
(arteri)

 Arteri dibedakan menjadi :

Aorta

Arteri
Pulmonalis

Arteriol
Pembuluh balik
(vena)

 Vena dibedakan menjadi :

Vena kava

Vena
pulmonalis

Venula
 Perbedaan Arteri ( Pembuluh nadi ) dan Vena ( Pembuluh
balik ) :

No. Faktor Pembeda Arteri Vena


1. Dinding Pembuluh Ototnya Tebal Ototnya tipis
2. Letak Jauh dari permukaan tubuh Dekat permukaan tubuh
3. Katup Tidak ada Ada
4. Jika Terluka Darah memancar keluar Darah hanya merembes
5. Arah aliran Keluar Jantung Kembali ke Jantung
6. Denyutnya terasa ? Ya Tidak
7. Darahnya kaya akan? Oksigen (O2) Karbondioksida (CO2)
Pembuluh Kapiler

 Karakteristik :

1. Tersusun atas satu lapis sel yang tipis.


2. Melingkar dalam bentuk tabung
3. Mengelilingi ruang silindris.
4. Garis tengah rata-rata kapiler berkisar 7-9 𝜇𝑚.
5. Jumlahnya sangat banyak dan luas permukaannya mencapai 600 m2.
6. Berhubungan langsung dengan sel-sel tubuh dan jaringan.
7. Berfungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran O2 dari darah dengan
CO2 dari jaringan.
Darah
 Plasma darah (55%)
• Komponen :
1. Air (90%) 4. Bahan organik (0,1%)
2. Protein (8%) a. Glukosa
a. Albumin b. Lemak
b. Hormon c. Urea
c. Globulin d. Asam Urat
d. Protrombin e. Asam Amino
e. Fibrinogen f. Enzim
3. Mineral (0,9%) : g. Antigen
a. NaCl
b. Natrium bikarbonat
c. Kalsium
d. Fosfor
e. Magnesium
f. Besi
 Sel Darah (45%)

Eritrosit = 4 – 5,5 jt Leukosit = 6000 -8000

Struktur eritrosit yang


berbentuk bikonkaf.
Jenis-jenis leukosit: (a)
granulosit dan (b)
agranulosit.
Trombosit = 150.000 - 400.000

mengeluarkan
Trombosit Trombokinase

Vitamin K
Protrombin Trombin
Ion Ca 2+

menjadi
Fibrinogen Fibrin

Skema proses pembekuan darah.


 Perbedaan antara Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit :
No. Faktor Sel Darah Merah Sel Darah Putih (Leukosit) Keping Darah (Trombosit)
Pembeda (Eritrosit)

1. Tempat Produksi Sumsum Tulang Sumsum tulang dan buku Sumsum Tulang
limfa
2. Jumlah 5.000.000/mm3 7.000/mm3 250.000/mm3

3. Ukuran 7,5 𝜇m 5-9 𝜇m 2-4 𝜇m

4. Bentuk Cakram Bikonkaf Tidak beraturan Tidak beraturan

5. Struktur • Tanpa nukleus • Mempunyai nukleu • Tanpa nukleu


• Mempunyai • Tanpa hemoglobin • Tanpa hemoglobin
hemoglobin
6. Fungsi Membawa oksigen dari • Fagosit memakan kuman Pembekuan darah
paru-paru ke seluruh • Limfosit menghasilkan
tubuh antibodi untuk
membunuh kuman
Golongan darah

Golongan darah dan unsur pokok aglutinogen serta


aglutinin

Uji serum golongan A, B, AB & O


Skema Transfusi Darah :
Sistem Limfe (limfatik/getah
bening)

 Karateristik :

• Peredaran getah bening/ peredaran limfe.


• Langsung masuk ke jaringan
• Mengedarkan cairan getah bening/cairan limfe (kekuningan), mengandung :
1. Leukosit
2. Fibrinogen
3. Trombosit
• Memiliki banyak katup
• Alat pemompa berupa otot
 Pembuluh Kil atau Limfe :
Terdiri dari 2 macam:
1.Dexter (Pembuluh limfe kanan)
Menampung cairan dari kepala, leher bagian kanan, dada dan lengan kanan.

2. Sinister (Pembuluh limfe kiri)


Menampung cairan dari kepala, leher bagian kiri, dada, lengan kiri dan tubuh
bawah.

 Fungsi Pembuluh Kil atau Limfe :

a. Mengembalikan cairan dan protein dari jaringan ke dalam sirkulasi darah.


b. Mengangkut leukosit dari kelenjar limfe ke sirkulasi darah.
c. Membawa emulsi lemak dari usus ke sirkulasi darah.
d. Menyaring dan menghancurkan mikroorganisme dari tempat masuknya ke
dalam jaringan ke bagian lain dalam tubuh.
 Kelenjar Limfa / limfe :

1. Memiliki Nodus limfa.


2. Terletak di bagian ketiak, leher, pangkal paha, tonsil, amandel, dan jonjot usus.
3. Warna kemerahan
4. Berukuran ± 10 cm, di sebelah kiri belakang ventriculus
5. Berfungsi sebagai :
1.Pembuatan leukosit
2.Pembinasaan kuman penyakit
3.Pembongkaran eritrosit
4.Penimbunan darah
5.Pembuatan eritrosit (bayi)
Kelainan dan Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia :

• Anemia
• Thalasemia
• Hemofilia
• Leukemia
•Hipotensi
• Hipertensi
•Stroke