Anda di halaman 1dari 6

Pembangunan Perkebunan Kelapa

Sawit
Nyimas Febrika Sya’baniah
08092621721002
Gambaran Umum Wilayah Pekebunan
 Rencana perkebunan dan pabrik kelapa sawit dengan luas
35.500 Ha, dan kapasitas 65 ton TBS/hari terletak di Distrik
Arso Timur Kabupaten Keerom Provinsi Papua.
 Ketinggian (elevasi) terdapat dibagian timur areal, yaitu
mencapai 125 m dpl, sedangkan daerah sekitar aliran sungai
berkisar antara 25 sampai 50 m dpl.
 Sebelah utara berbatasan dengan kota jayapura
 Sebelah timur berbatasan dengan Negara papua new guine
 Sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten pegunungan
bintang
 Sebelah barat berbatasan dengan kabupaten jayapura
Kondisi Fisik Lokasi
 Kondisi fisik lokasi kegiatan perkebunan dan pabrik kelapa
sawit ini adalah sebagai berikut :
 Iklim : kelembaban udara di lokasi kegiatan cukup tinggi
 Tanah : lempung liat berdebu
 Geologi : terletak pada formasi aluvian terbentuk dari bahan
endapan berupa kerikil, pasir, dan lumpur seluas 17.457 Ha
(95,2%) dan formasi gunung api Jamur seluas 881 Ha (4,8%)
 Erosi Tanah : dipengaruhi oleh enam factor utama, yaitu
curah hujan, erodibiilitas tanah, panjang kemiringan, gradiean
kemiringan, factor penutupan tanah, dan praktek konservasi
tanah
Kondisi Fisik Lokasi (Lanjut)
 Hidrologi dan kualitas air : tipe iklim A dengan curah hujan
merata sepanjang tahun
 Sendimentasi : sebagian material aliran sedimen di sungai
yang diangkut keluar dari DAS, sedangkan yang lainnya
mengendap di lokasi tertentu selama menempuh perjalanan
di sungai
 Biota Perairan: plankton, benthos, dan nekton
Deskripsi Rencana Kegiatan
1. Tahap Prakonstruksi : Sosialisasi, penerimaan tenaga kerja dan
mobilisasi peralatan
2. Tahan Konstruksi : Survey lahan dan penataan areal kerja,
penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan
tanaman sebelum menghasilkan (TBM), pembangunan
infrastruktur, pembangunan pabrik
3. Tahap Operasional : Pemeliharaan tanaman yang menghasilkan
TM, pemanenan TBS, pemeliharaan infrastruktur, pengolahan
TBS dan limbahnya, pengendalian limbah PKS, pengamanan
areal proyek, pembinaan dan pengembangan masyarakat.
4. Tahap Pasca Operasi : Revegetasi, pemutusan hubungan kerja,
demonilisasi peralatan, pengembalian areal kerja.
Perkiraan Dampak Penting
1. Tahap Prakonstruksi : Sosialisasi, penerimaan tenaga kerja dan
mobilisasi peralatan
2. Tahan Konstruksi : Survey lahan dan penataan areal kerja,
penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan
tanaman sebelum menghasilkan (TBM), pembangunan
infrastruktur, pembangunan pabrik
3. Tahap Operasional : Pemeliharaan tanaman yang menghasilkan
TM, pemanenan TBS, pemeliharaan infrastruktur, pengolahan
TBS dan limbahnya, pengendalian limbah PKS, pengamanan
areal proyek, pembinaan dan pengembangan masyarakat.
4. Tahap Pasca Operasi : Revegetasi, pemutusan hubungan kerja,
demonilisasi peralatan, pengembalian areal kerja