Anda di halaman 1dari 11

KELOMPOK 4

MARIA VIRANTI YENATA 19070287 MUHAMMAD RIVANI 19070328


MISNAWATI DEWI 19070296 MUHARDI APRYADI 19070309
TRI NOVITA WULANDARI 19070326 RELYANA SASMITHA 19070362
RAMIANTI SUKASIH 19070297 RASYIFA ELSA HALIZAH 19070286
M. RIZKI FAUZAN SYAHBANI 19070360
MODEL KOMUNIKASI UNTUK
MEMBANGUN PARTISIPASI MEMECAHKAN
KONFLIK
DAN TEKNIK FGD DAN PRA UNTUK
PROVOKASI DAN ADVOKASI
PENGERTIAN MODEL

 Model ialah suatu gambaran yang sistematis dan abstrak,


dimana menggambarkan potensi-potensi tertentu yang
berkaitan dengan berbagai aspek dari sebuah proses (Book,
1980). Selanjutnya Syamsul Hadi (2010) mengemukakan
bahwa model adalah representasi simbolik dari suatu benda,
proses, sistem, atau gagasan. Model dapat berbentuk gambar-
gambar grafis, verbal, atau matematikal.
MODEL KOMUNIKASI PARTISIPASI

 D. Lawrence Kincaid dan Everett M. Rogers mengembangkan


sebuah model komunikasi berdasarkan prinsip pemusatan
yang dikembangkan dari teori informasi dan sibernetik . Model
ini muncul setelah melihat berbagai kelemahan model
komunikasi satu arah yang telah mendominasi berbagai riset
komunikasi sebelumnya.
 Teori sibernetik melihat komunikasi sebagai suatu sistem
dimana semua unsur saling bermain dan mengatur dalam
memproduksi luaran. Keberhasilan teori ini telah ditunjukkan
dalam merakit berbagai macam teknologi canggih seperti
komputer, radar, dan peluru kendali jelajah.
MEMBANGUN PARTISIPASI MELALUI
KOMUNIKASI
 Era globalisasi menuntut pengembangan potensi sumber daya
manusia yang handal dalam segala bidang. Namun tuntutan
tersebut masih sebatas tuntutan, apa sebab hantaman krisis
multi dimensional menyebabkan ketidakberdayaan
masyarakat. Alih-alih mengembangkan potensi, untuk
melepaskan diri dari himpitan beban hidup saja mereka tidak
sanggup.
 Ketidaksanggupan masyarakat dalam menghadapi himpitan
hidup lebih disebabkan karena ketidakberdayaan mereka
dalam mengungkapkan dan mengkomunikasikan keadaan
mereka,
PRINSIP-PRINSIP FGD

 Pengertian
 menurut asal usul katanya FGD merupakan akronim dalam bahasa
Inggris yang kepanjangannya adalah Focus Group Discussion. Jika
diterjemahkan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia berarti:
Diskusi Kelompok Terarah.
 Karakteristik FGD
 (a) FGD
 (b) Peserta FGD terdiri dari orang-orang dengan ciri-ciri yang sama atau
relatif homogen yang ditentukan berdasarkan tujuan dan kebutuhan
studi atau proyek.
 (c) FGD merupakan sebuah proses pengumpulan data dan karenanya
mengutamakan proses.
 (d) FGD adalah metode dan teknik pengumpulan data kualitatif.
 (e) FGD adalah diskusi terarah dengan adanya fokus masalah atau topik
yang jelas untuk didiskusikan dan dibahas bersama.
 (f) Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan Diskusi Kelompok
Terarah (FGD) ini berkisar antara 60 sampai dengan 90 menit.
 (g) Dalam suatu studi yang menggunakan FGD, lazimnya FGD dilakukan
beberapa kali.
 (h) FGD sebaiknya dilaksanakan di suatu tempat atau ruang netral
disesuaikan dengan pertimbangan utama bahwa peserta dapat secara
bebas dan tidak merasa takut untuk mengeluarkan pendapatnya.
KEKUATAN DAN KELEMAHAN FGD

 Kekuatan
 (a) Sinergisme
 (b) Manfaat bola salju
 (c) Stimulan
 (d) Keamanan
 (e) Spontan
 Kelemahan/Kesulitan
 (a) Karena dapat dilakukan secara cepat dan murah, FGD sering
digunakan oleh pembuat keputusan untuk mendukung dugaan/pendapat
pembuat keputusannya.
 (b) FGD terbatas untuk dapat memperoleh informasi yang lebih
mendalam dari seorang individu yang mungkin dibutuhkan.
 (c) Teknik FGD mudah dilaksanakan, tetapi sulit melakukan interpretasi
datanya.
 (d) FGD memerlukan fasilitator- moderator (pemandu diskusi) yang
memiliki ketrampilan tinggi.
PENGERTIAN PROVOKASI

 Pengertian provokasi adalah suatu tindakan yang menyebabkan


reaksi seseorang seperti menjadi marah atau menyebabkan
seseorang untuk mulai melakukan sesuatu. Sementara arti
provokator adalah orang atau pihak yang melakukan tindakan
provokasi.
 Definisi provokasi adalah suatu aksi yang dilakukan oleh
provokator untuk memicu agresi individu sehingga individu
tersebut cenderung untuk membalasnya dengan suatu perbuatan
tertentu (counter agression).
 Pengertian provokasi politik adalah adalah provokasi yang
disampaikan secara langsung ataupun tidak langsung yang
merupakan tantangan atau pancingan kepada lawan politik ,
yang bertujuan untuk memanas-manasi lawan politik ,
menjatuhkan citra lawan politik serta untuk meningkatkan
dukungan dan citra kandidat yang melancarkan aksi provokasi
tersebut.
JENIS

 Timbulnya gangguan emosional dalam komunikasi dapat


menyebabkan proses komunikasi yang kurang efektif. Emosi
merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari individu.
Dalam proses komunikasi, emosi bisa timbul begitu saja
terutama terkait dengan pengiriman informasi, proses
penyaluran informasi hingga penerimaan informasi
 Obsesif kompulsif
 Kecemasan
 Panik
 Konflik
 Frustasi
 Marah
 Pasif
 Agresif
PENGERTIAN ADVOKASI

 Advokasi merupakan salah satu bentuk komunikasi persuasif,


yang bertujuan untuk mempengaruhi pemangku kepentingan
dalam pengambilan kebijakan atau keputusan.