Anda di halaman 1dari 8

Kewajiban menuntut dan mengamal

kan ilmu pengetahuan Theknologi


dan seni

Oleh
Rani mercy kamagi
Mismilna
Theknologi dan Seni
• Teknologi

Teknologi berasal dari dua kata Yunani yaitu, tekhne (pekerjaan) dan logos (peralatan). Sehingga

teknologiadalah keseluruhan sarana dan prasarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukann bagi

kebutuhan maupun kelangsungan hidup manusia. Dan teknologi ada/timbul karena dengan adanya ilmu

pengetahuan dari manusia tersebut yang tidak dapat di pisahkan. Jadi Ilmu Pengetahuan dan teknologi

mempunyai hubungan. Jika tidak ada ilmu pengetahuan maka teknologi pun tidak ada.

• c). Seni

Seni merupakan suatu keahlian untk mengkspresikan ide-ide, gagasan estetika dalam bentuk karya yang

mengungkapkan pereasaan manusia. Ide-ide atau gagasan tersebut memiliki kebudayaan sesuai dengan

perkembangan zamannya. Ada kata bijak yang berbunyi “ Hidup akan menjadi Indah dengan seni“. Jadi, Melalui

seni yang berbudaya setiap orang dapat mengembangkan kemampuan untuk mengekspresikan diri dengan

berbagai cara sehingga terciptalah karya yang baik.


• Bidang Pendidikan

• Dalam bidang pendidikan terdapat beberapa dampak positif dan negatif, yaitu :

• a). Dampak Positif

• Munculnya Media Massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pus`at pendidikan.

• Munculnya metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dengan guru dalam proses pembelajaran

• System pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.

• Adanya system pengolahan data hasil penelitian yang menggunakan pemanfaatan teknologi.

• Pemenuhan akan kebutuhan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat.

• b). Dampak Negatif

• Siswa menjadi malas belajar

• Terjadinya pelanggaran asusila

• Penyalagunaan pengetahuan untuk melakukan tindakan kriminal.


• Sikap orang Kristen dalam Menghadapi perkembangan IPTEKS

• Bagaimana seharusnya sikap orang Kristen dalam menyikapi perkembangan IPTEKS?


• Amsal 1:5, Berbunyi “ Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah
orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.” Dari ayat ini Tuhan
memerintahkan manusia untuk senantiasa mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada
dalam dirinya dan terus mencari suatu bahan pertimbangan, agar manusia menjadi bijak dan
berpengertian. Dalam Kejadian 1:27-28, Allah memberikan suatu amanat bagi manusia untuk
menaklukan alam semesta. Untuk menaklukan semuanya itu, manusia membutuhkan
pengetahuan, cikal bakal, dan tujuan.
• IPTEKS dalam Firman Tuhan
• Penggunaan IPTEKS sudah ada sejak zaman dahulu sejak Tuhan Yesus
menciptakan manusia. Karena IPTEKS berasal dari Tuhan melalui perantara atau
dikembangkan oleh manusia. Secara filosofis, setelah kejatuhan ke dalam dosa, ide
dan pemikiran manusia selalu dipengaruhi oleh dua kekuatan: manusia dengan
ide dan pemikiran yang telah dipulihkan oleh Allah atau ide dan pemikiran yang
tetap dalam dosa. Dua pengaruh ini akan tampak terlihat pada tujuan dan karya-
karya manusia dalam IPTEK.

• Yang mendasari lahirnya IPTEKS yaitu karena tanggung jawab yang diberikan
oleh Tuhan kepada Umat Manusia. Sebagaimana yang tertulis dalam Kejadian 1:28
“ Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka : “
Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukanlah itu,
berkuasalh atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala
binatang yang merayap dibumi.”
• Dari Kejadian 1:28 inilah yang melahirkan pikiran manusia bagaimana mereka
untuk menguasai bmi sesuai dengan kehendak Allah. Dan pengetahuan tentang
teknologi terdapat dalam Amsal 1:7 “ Takut akan Tuhan adalah permulaan
pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan”:
• Contoh perwujudan IPTEKS dalam sejarah manusia dalam Alkitab :
• a). Sejarah Air Bah,
• Allah memerintahkan Nuh membuat Kapal untuk menyelamatkan Nuh dan
keluarganya serta semua binatang. Dimensi ruang, cara pembuatan kapal
dan bahan telah ditentukan Allah. (Kejadian 6:14-15)
• b). Musa dipeintahkan untuk membuat Kemah Suci (Keluaran
25:9),
• Allah sendiri menjadi arsitek yang merancangkan ruang-ruang,
dimensi dan bahan untuk Kemah Suci (Keluaran 25). Kemudian kemuliaan
Allah memenuhi. Kemah suci (Keluaran 40:35).
• c). Bait Suci dan Istana yang dibuat Salomo, (1 Raja-raja 7-
8).
• Dari beberapa contoh diatas, dapat dilihat bahwa Allah tidak pernah
menghalangi atau menutup segala perkembangan IPTEKS. Dan dalam
contoh-contoh ini bahwa setiap teknologi yang diciptakan selalu dikaitkan
dengan keselamatan dan maksud Allah bagi Manusia dan Dunia.
• . IPTEKS bagi Kemuliaan Tuhan
• Dalam Keluaran 35:30-36, mencatat bahwa Allah menunjuk orang-orang yang
dipilihnya untuk membuat segala keperluan untuk membangun bait Allah.
Kemudian Allah memperlengkapi mereka dengan segala keahlian, pengertian, dan
pengetahuan dalam segala pekerjaan untuk membuat segala rancangan tentang
Bait Allah. Allah memberikan roh-Nya untuk membuat mereka mampu
menyelesaikan pembangunan Bait Allah seperti yang difirmankan-Nya (ayat 31).
• Melalui ayat ini, kita tahu bahwa sumber segala pengetahuan dan keahlian
adalah Allah. Dan semua itu dipakai untuk kemuliaan-Nya (Keluaran 36:1).
• Jadi, dalam konteks ini kita sebagai orang percaya, tetap menerima segala
kemajuan/perkembangan IPTEKS yang ada dengan dasar Iman Kristen yaitu takut
akan Allah. Efesus 6:10-20 memberi bekal/cara untuk menghadapi tipu muslihat
iblis yang seringkali memanfaatkan IPTEKS sebagai sarananya. Tuhan telah memeri
kita Perisai Iman dan Ketopong Keselamatan dan Pedang Roh (ayat 17).

• Jadi, dari beberapa pengertian di atas dapat di simpulkan
bahwa IPTEK dan SENI adalah segala sesuatu yang
diketahui oleh manusia di segala bidang yang tersusun
secara sistematis, dapat digunakan untuk menjelaskan
gejala-gejala di bidang pendidikan, militer, atau di bidang
apapun dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan
masyarakat dan tak lepas dari seni yang menimbulkan
cipta, rasa dan karsa. Secara singkat IPTEKS adalah ilmu
pengetahuan mengenai teknologi yang dikembangkan oleh
manusia dan berbasiskan seni.
• Pada satu sisi, perkembangan IPTEKS sangat
mengagumkan dan membawa manfaat yang luar biasa
bagi manusia. Dan dapat pula merugikan, sehingga timbul
beberapa krisis karena IPTEKS.