Anda di halaman 1dari 33

RENCANA ASUHAN

KEPERAWATAN KELUARGA

BY :
ABD. LATIF, S.ST, M.MKes
2011/2012

16/11/2019 08.02 1
PERENCANAAN KEPERAWATAN KELUARGA
• Perencanaan keperawatan
mencakup tujuan umum
dan khusus yang
didasarkan pada masalah
yang dilengkapi dengan
kriteria dan standar yang
mengacu pada penyebab.
• Selanjutnya merumuskan
tindakan keperawatan yang
berorientasi pada kriteria
dan standar.

16/11/2019 08.02 2
METODE SEDERHANA DALAM MENYUSUN RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN

DIAGNOSIS KEPERAWATAN RENCANA ASUHAN


KEPERAWATAN
Masalah (P) Digunakan untuk merumuskan tujuan
umum-khusus atau tujuan jangka
panjang-pendek

Penyebab (E) Digunakan untuk merumuskan kriteria


standar/hasil yang diharapkan sebagai
tolok ukur suatu keberhasilan

Tanda (S)

Selanjutnya merumuskan rencana


tindakan/intervensi keperawatan keluarga

16/11/2019 08.02 3
HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PENYUSUNAN
TUJUAN KEPERAWATAN KELUARGA :

• Tujuan harus berorientasi pada keluarga, dimana keluarga diarahkan untuk


mencapai suatu hasil
• Kriteria hasil atau standar hasil pencapaian tujuan harus benar-benar bisa
diukur dan dapat dicapai oleh keluarga
• Tujuan menggambarkan alternatif-alternatif pemecahan masalah yang
dapat dipilih oleh keluarga
• Tujuan harus bersifat spesifik/sesuai dengan konteks diagnosa
keperawatan keluarga dan faktor-faktor yang berhubungan
• Tujuan harus menggambarkan kemampuan dan tanggung jawab keluarga
dalam pemecahan masalah
• Penyusunan tujuan harus bersama-sama dengan keluarga.

16/11/2019 08.02 4
• Tujuan dapat disusun
dalam jangka pendek
(khusus) dan jangka
panjang (umum). Ini
bertujuan untuk
membedakan masalah
yang dapat diselesaikan
sendiri oleh keluarga dan
masalah yang harus
diserahkan pada tim
keperawatan atau kolektif.

16/11/2019 08.02 5
• Tujuan khusus/jangka pendek sifatnya spesifik, dapat diukur,
dapat dimotivasi/memberi kepercayaan pada keluarga
bahwa kemajuan sedang dalam proses dan membimbing
keluarga ke arah tujuan yang jangka panjang/umum.
• Tujuan jangka panjang/umum merupakan tujuan akhir yang
menyatakan maksud-maksud luas yang diharapkan oleh
keluarga agar dapat tercapai.
• Penulisan tujuan keperawatan sebaiknya dilengkapi dengan
kriteria hasil, untuk mengukur keberhasilan keluarga dalam
mencapai tujuan yang diharapkan.

16/11/2019 08.02 6
KOMPONEN KRITERIA HASIL

• Dalam jangka panjang atau jangka pendek


(Time bound)
• Mempunyai perilaku yang dapat diukur
(Measureable)
• Spesifik dalam isi dan waktu (Specifik)
• Harus dapat dicapai (Achieveable)

16/11/2019 08.02 7
KATA KERJA YANG DAPAT DIUKUR
• Adalah kata-kata yang menguraikan tindakan yang pasti atau
perilaku klien yang diharapkan perawat akan terjadi bila
tujuan telah tercapai.
• Tindakan atau perilaku merupakan sesuatu dimana perawat
dapat membenarkannya dengan melihat atau mendengar.
• CONTOH KATA-KATA YANG TIDAK DAPAT DIUKUR dengan
penglihatan atau pendengaran : menerima, mengetahui,
menghargai, mengerti.

16/11/2019 08.02 8
• CONTOH DARI KATA KERJA YANG DAPAT DIUKUR :
- Menyebutkan
- Melakukan
- Mengidentifikasi
- Memperlihatkan penurunan
- Memperlihatkan peningkatan
- Melaporkan tidak adanya
- Menguraikan
- Memberikan

16/11/2019 08.02 9
• Pengukuran pencapaian tujuan dapat dibuat lebih mudah
dengan menambahkan ukuran :
- Kriteria hasil harus menjelaskan respon spesifikyang
direncanakan
- Tiga elemen ditambah untuk spesifikasi tujuan, yaitu: isi,
pengubah, dan waktu pencapaian.
- Isi menjelaskan apa yang dilakukan klien,
pengalaman atau belajar (biasanya berupa kata kerja),
misalnya: minum, berjalan, batuk atau berkata.
- Pengubah biasanya kata sifat (objektif) atau kata
keterangan (adverb). Kata ini menjelaskan apa, dimana,
kapan, dan bagaimana. Contoh: minum (apa dan kapan),
berjalan (dimana dan kapan), belajar (apa), dan batuk
(bagaimana dan kapan)

16/11/2019 08.02 10
• Waktu pencapaian tujuan dapat ditambah dengan
menggunakan istilah-istilah pilihan berikut :
- Setelah diberikan penyuluhan
- Setelah diberikan pelatihan
- Selama dalam proses perawatan/penyembuhan.
• Sering perawat mempunyai data yang terbatas pada waktu
awal penyusunan rencana perawatan.
• Hasilnya tujuan intervensi mungkin kurang spesifik.
• Waktu perawat berinteraksi dengan klien, akan terkumpul
data yang lebih banyak. Makin lama interaksi perawat-klien,
akan semakin spesifik perencanaan

16/11/2019 08.02 11
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN TERHADAP KELUARGA,
meliputi kegiatan yang bertujuan :

1. Menstimulasi kesadaran atau penerimaan keluarga


mengenai masalah dan kebutuhan kesehatan dengan cara :
 Memberikan informasi yang tepat
 Mengidentifikasi kebutuhan dan harapan keluarga tentang
kesehatan
 Mendorong sikap emosi yang mendukung upaya kesehatan.

16/11/2019 08.02 12
2. Menstimulasi keluarga
untuk memutuskan cara
perawatan yang
tepat,dengan cara:
o Mengidentifikasi
konsekuensinya bila tidak
melakukan tindakan.
o Mengidentifikasi sumber-
sumber yang dimiliki dan
ada disekitar keluarga
o Mendiskusikan tentang
konsekuensi tipe tindakan.

16/11/2019 08.02 13
3. Memberikan kepercayaan
diri selama merawat
anggota keluarga yang
sakit, dengan cara :
 Mendemonstrasikan cara
perawatan.
 Menggunakan alat dan
fasilitas yang ada di rumah
 Mengawasi keluarga
melakukan perawatan.

16/11/2019 08.02 14
4. Membantu keluarga untuk
memelihara
(memodifikasi) lingkungan
yang dapat meningkatkan
kesehatan keluarga,
dengan cara :
 Menemukan sumber-
sumber yang dapat
digunakan keluarga.
 Melakukan perubahan
lingkungan bersama
keluarga seoptimal
mungkin

16/11/2019 08.02 15
5. Memotivasi keluarga untuk
memanfaatkan fasilitas
kesehatan yang ada di
sekitarnya, dengan cara :
 Menggunakan fasilitas
kesehatan yang ada di
sekitar lingkungan keluarga
 Membantu keluarga
menggunakan fasilitas
kesehatan yang ada.

16/11/2019 08.02 16
HAL PENTING DALAM PENYUSUNAN RENCANA
ASUHAN KEPERAWATAN :

1. Tujuan hendaknya logis, sesuai masalah, dan


mempunyai jangka waktu yang sesuai dengan
kondisi klien.
2. Kriteria hasil hendaknya dapat diukur dengan alat
ukur dan di observasi dengan pancaindra perawat
yang objektif

16/11/2019 08.02 17
3. Rencana tindakan
disesuaikan dengan
sumber daya dan dana
yang dimiliki oleh
keluarga dan mengarah
ke kemandirian klien
sehingga tingkat
ketergantungan dapat
diminimalisasi.

16/11/2019 08.02 18
CONTOH RENCANA KEPEAWATAN
1. DIAGNOSIS KEPERAWATAN :
Risiko terjatuh (terpeleset) pada lansia yang tinggal di
keluarga bpk An ybd ketidakmampuan keluarga
menyediakan lingkungan yang aman bagi lansia.
2. TUJUAN JANGKA PANJANG :
Lansia selama tinggal bersama keluarga bpk An tidak
terjatuh.
3. TUJUAN JANGKA PENDEK :
Setelah implementasi keperawatan yang ke-5 melalui
kunjungan rumah, keluarga menyediakan sarana yang
aman bagi lansia.

16/11/2019 08.02 19
4. KRITERIA HASIL

Pengetahuan 1. Keluarga dapat menyebutkan bahaya


lingkungan (lantai yang licin)
2. Keluarga dapat menyebutkan akibat yang
diderita lansia bila terjatuh
3. Keluarga dapat menyebutkan cara
mencegah lansia terjatuh akibat lantai yang
licin

Sikap 4. Keluarga mengkomunikasikan lingkungan


yang membahayakan lansia dengan anggota
keluarga lainnya
5. Keluarga mampu memutuskan untuk
menyediakan sarana yang aman bagi lansia

Tindakan/ 6. Keluarga menyediakan sarana yang aman


bagi lansia
psikomotor 7. Keluarga dapat memodifikasi lingkungan
rumah menjadi aman bagi lansia.

16/11/2019 08.02 20
RENCANA TINDAKAN
1. Mendiskusikan (menjelaskan, memberi
kesempatan bertanya, dan menjelaskan kembali)
tentang bahaya lantai yang licin
2. Mendiskusikan (menjelaskan, memberi
kesempatan bertanya, dan menjelaskan kembali)
akibat bila lansia terjatuh.
3. Mendiskusikan (menjelaskan, memberi
kesempatan bertanya, dan menjelaskan kembali)
cara mencegah lansia terjatuh.
4. Mengajarkan kepada keluarga untuk
menyelesaikan masalah lansia dengan keluarga.

16/11/2019 08.02 21
5. Mengajarkan kepada keluarga setiap diskusi perlu diambil
suatu keputusan yang terbaik.
6. Tanpa waktu yang disepakati dengan keluarga, perawat
melihat lansia menggunakan sandal yang tidak licin (karet)
selama dalam rumah, menggunakan tongkat dengan
ujungnya berkaret.
7. Bersama keluarga memodifikasi lingkungan yang aman,
misal dengan cara menempel alat yang dapat digunakan
oleh lansia untuk pegangan selama dalam rumah

16/11/2019 08.02 22
• Rencana tindakan diarahkan untuk mengubah
pengetahuan, sikap, dan tindakan keluarga.
• Saat menyusun rencana intervensi, sebaiknya
perawat melibatkan keluarga.
• Efektifitas yang akan diperoleh perawat, yaitu ada
efek positif terhadap interaksi dengan keluarga,
keluarga tidak menentang dan keluarga cenderung
bertanggung jawab.

16/11/2019 08.02 23
CONTOH LENGKAP RENCANA ASUHAN
KEPERAWATAN
Dx.Kep. Tujuan Kriteria Hasil/standar Intervensi
1. Setelah Pengetahuan 1. Keluarga 1. Diskusikan…
dilakukan dapat…….. ..
tindakan 2. Dst 2. Dst
keperawatan… 3. Dst 3. Dst
………………
……………… Sikap 4. Keluarga…… 4. Dst…………
…… …….. ………
5. Dst 5. Dst…………
……….
6. Keluarga…… 6. Dst…………
Tindakan ……….
…..
7. Keluarga 7. Bersama
dapat keluarga……
memodifikasi ………
……

16/11/2019 08.02 24
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
• Contoh format catatan Implementasi:
Tanggal & No. Dx. Implementasi
Waktu Kep.
11 Des 2009 1 Pendidikan kesehatan
08.00-09.00 tentang……………,…………, dan
dengan keluarga bpk An yang
dihadiri…………………
Kontrak selanjutnya
tanggal………..jam……..untuk
kegiatan………….

16/11/2019 08.02 25
Contoh rencana kegiatan:
1. Sasaran : ………………………………………...
2. Hari, tanggal : …………………………………………
3. Waktu : …………………………………………
4. Dx. Kep. : …………………………………………
5. Intervensi : No…………………………………….
6. Kunjungan ke : …………………………………………
7. Latar belakang :………………………………………….
………………………………………………………………………..

16/11/2019 08.02 26
Lanjutan….
8. Tujuan : ………………………………………………
…………………………………………………………………….
Tahap & Waktu Kegiatan Kegiatan
perawat keluarga
Pendahuluan …………………………………… …………………………………….
(10 menit) ……………………………………

Pelaksanaan …………………………………… …………………………………….


(40 menit) ……………………………………

Penutup …………………………………… ……………………………………..


(10 menit) ……………………………………

16/11/2019 08.02 27
Lanjutan……
9. Materi : sesuai tujuan yang diharapkan
10. Media : brosur (leaflet), buku tentang….,
poster tentang……., rekaman
kaset dsb.

16/11/2019 08.02 28
EVALUASI

• Evaluasi merupakan kegiatan yang


membandingkan antara hasil implementasi
dengan kriteria dan standar yang telah
ditetapkan.
• Bila hasil evaluasi tidak atau berhasil sebagian,
perlu disusun rencana perawatan yang baru.

16/11/2019 08.02 29
Lanjutan…..
• Evaluasi disusun dengan menggunakan SOAP yang
operasional dengan pengertian:
S: ungkapan perasaan dan keluhan yang dirasakan
secara subjektif oleh keluarga setelah diberikan
implementasi keperawatan
O: keadaan objektif yang dapat diidentifikasi oleh
perawat dengan menggunakan pengamatan yang
objektif setelah implementasi keperawatan.

16/11/2019 08.02 30
Lanjutan
A: merupakan analisis perawat setelah
mengetahui respon subjektif & objektif
keluarga yang dibandingkan dengan kriteria
dan standar yang telah ditentukan mengacu
pada tujuan pada rencana keperawatan
keluarga.
P: perencanaan selanjutnya setelah perawat
melakukan analisis.

16/11/2019 08.02 31
Contoh format evaluasi
formatif/sumatif
Tanggal & No. Dx. Evaluasi
Waktu Kep.
………………………… 1 S : ………………………………………………
…………………………
O : ………………………………………………

A : ………………………………………………

P : ………………………………………………

16/11/2019 08.02 32
SEKIAN

TERIMA KASIH
ATAS PERHATIANNYA

16/11/2019 08.02 33