Anda di halaman 1dari 12

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

SOSIALISASI
KELOMPOK 2
A1 2017
TERIMAKASIH
KONSEP TERAPI AKTIVITAS
KELOMPOK
DEFINISI
Terapi aktivitas kelompok (TAK) merupakan
terapi yang bertujuan mengubah perilaku pasien
dengan memanfaatkan dinamika kelompok.
Cara ini cukup efektif karena di dalam kelompok
akan terjadi interaksi satu dengan yang lain,
saling memengaruhi, saling bergantung, dan
terjalin satu persetujuan norma yang diakui
bersama, sehingga terbentuk suatu sistem sosial
yang khas yang di dalamnya terdapat interaksi,
interelasi, dan interdependensi.
TUJUAN

 Terapeutik

Meningkatkan kemampuan pasien, memfasilitasi


proses interaksi, membangkitkan motivasi untuk
kemajuan fungsi kognitif dan afektif, serta
mempelajari cara baru dalam mengatasi masalah dan
melakukan sosialisasi.
 Rehabilitatif

Meningkatkan kemampuan mengekspresikan diri,


kemampuan berempati, meningkatkan kemampuan
sosial, serta tanggung jawabnya dalam hubungan
interpersonal.
KERANGKA TEORI

Model Focal Model


Conflict Interpersonal

Model Model
komunikasi Psikodrama
TAHAP PERKEMBANGAN
KELOMPOK
1. Fase Prakelompok
2. Fase Awal Kelompok
a. Tahap orientasi
b. Tahap konflik
c. Tahap kohesif
3. Fase kerja kelompok
4. Fase terminasi kelompok
JENIS TERAPI
1. Terapi aktifitas kelompok (TAK) stimulasi sensori
Aktivitas tersebut berupa:
a). TAK stimulasi sensori suara, misalnya mendengar
musik,
b). TAK stimulasi sensori menggambar,
c). TAK stimulasi sensori menonton TV/video.
2. Terapi aktifitas kelompok (TAK) orientasi realitas
Aktivitasnya adalah sebagai berikut.
a). Sesi I : pengenalan orang
b). Sesi II : pengenalan tempat
c). Sesi III : pengenalan waktu
3. Terapi aktifitas kelompok (TAK) Sosialisasi
Aktivitas yang diberikan antara lain sebagai berikut.
a). Sesi I : menyebutkan jati diri.
b). Sesi II : mengenali jati diri anggota kelompok.
c). Sesi III : bercakap-cakap dengan anggota kelompok.
d). Sesi IV : menyampaikan dan membicarakan topic percakapan.
e). Sesi V : menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi
dengan orang lain.
f). Sesi VI : bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok.
g). Sesi VII : menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan
h). TAK sosialisasi yang telah dilakukan.
4. Terapi aktifitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi
Aktivitas yang diberikan antara lain sebagai berikut.
a). Sesi I : menonton TV
b). Sesi II : membaca majalah/koran/artikel
c). Sesi III : gambar
d). Sesi IV :
- Mengenal perilaku kekerasan yang biasa dilakukan.
- Mencegah perilaku kekerasan melalui kegiatan fisik.
- Mencegah perilaku kekerasan melalui interaksi asertif.
- Mencegah perilaku kekerasan melalui kepatuhan minum
obat.
- Mencegah perilaku kekerasan melalui kegiatan ibadah.
5. Terapi aktifitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi
peningkatan harga diri
Aktivitas yang diberikan adalah sebagai berikut.
a). Sesi I : identifikasi hal positif diri.
b). Sesi II : menghargai hal positif orang lain.
c). Sesi III : menetapkan tujuan hidup yang realistis.
6. Terapi aktifitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi
mengontrol halusinasi
Aktivitas yang diberikan yaitu sebagai berikut.
a). Sesi I : mengenal halusinasi
b). Sesi II : mengontrol halusinasi dengan menghardik
c). Sesi III : mengontrol halusinasi dengan menyusun jadwal
kegiatan
d). Sesi IV : mengontrol halusinasi dengan minum obat yang
benar
e). Sesi V : mengontrol halusinasi dengan bercakap-cakap
PENGORGANISASIAN TAK

1. Pemimpin kelompok (leader)


2. Pembantu pemimpin kelompok (co-leader)
3. Fasilitator
4. Observer