Anda di halaman 1dari 16

MOBILITAS

SOSIAL
Kesuksesan Mas’oed

Sebagai seorang anak petani, Mas’oed berusaha untuk


memperbaiki taraf kehidupan keluarganya. Pada tahun 1980,
Mas’oed ke kota bersama temannya untuk berjualan koran
diwaktu pagi dan berangkat sekolah pada waktu siang.
Dari hasil penjualan koran, Mas’oed membiayai sekolahnya
sampai kuliah di perguruan tinggi. Kuliah membuat Mas’oed
semakin memiliki pengetahuan luas tentang usaha & bisnis.
Dia membuka kios koran dan majalah. Usahanya tersebut
mengalami kemajuan, hingga berkembang menjadi toko buku
yang laris.
Kini, Mas’Oed memiliki 4 cabang toko buku. Mas’oed yg masa
lalu nya anak petani miskin, kini telah menjadi pengusaha
terpandang dikotanya. Keberhasilannya tidak lepas dari
usahanya yg gigih.

Mobilitas Sosial adalah gerak perpindahan dari status
kelas sosial ke kelas sosial lainnya (Paul B. Horton)

Mobilitas adalah perpindaha ke atas/kebawah


lingkungan sosial ekonomi yg mengubah status sosial
seseorang dalam masyarakat (Michael S. Bassis)
Bentuk-Bentuk Mobilitas
Mobilitas Horizontal
1
Peralihan individu/kelompok sosial dari suatu kelompok sosial ke
kelompok sosial lainnya yg sederajat. Pada mobilitas ini tidak terjadi
perubahan dalam derajat kedudukan seseorang

Contoh: Kepala perusahaan biasa


memindah tugaskan karyawan
untuk memperluas perusahaan
Bentuk-Bentuk Mobilitas
2
Mobilitas Vertikal
Perpindahan individu/kelompok dari suatu kedudukan sosial ke
kedudukan sosial lain yg tidak sederajat, baik pindah ke tingkat lebih
tinggi maupun turun ke tingkat lebih rendah

Mobilitas Vertikal
Contoh: Menteri yg dilantik oleh Presiden
ke Atas

Contoh: seorang pegawai diturunkan pangkatnya


Mobilitas Vertikal
karena melanggar aturan sehingga ia menjadi
ke Bawah
pegawai biasa
Bentuk-Bentuk Mobilitas
Mobilitas Sosial Antargenerasi 3
Mobilitas 2 generasi atau lebih, misalnya generasi ayah-ibu, generasi
anak, generasi cucu, dan seterusnya. Mobilitas ini ditandai dgn
perkembangan taraf hidup, baik naik/turun dalam suatu generasi

Mobilitas Sosial Intragenerasi


Mobilitas yg terjadi di dalam 1 kelompok generasi yg sama. Mobilitas ini dapat
ditandai dgn adanya kenaikan/penurunan status. Contohnya status ekonomi
anak ketiga lebih tinggi dibanding kedua kakak & orang tuanya lalu ia
membantu kedua kakaknya dgn memberikan modal usaha. Dari pertolongan
adiknya ini, kedua kakaknya mengalami mobilitas intragenerasi naik
Bentuk-Bentuk Mobilitas
Mobilitas Sosial Geografis
4
Perpindahan individu/kelompok dari suatu dari satu daerah ke
daerah lain yg secara tidak langung mengubah status ekonominya.
Mobilitas ini dapat terjadi melalui transmigrasi, ubanisasi dan migrasi

Contoh: Para warga desa yg


dulunya petani mengadu nasib di
kota besar & menjadi pedagang,
supir atau pembantu rumah tangga
Faktor-Faktor
Pendorong Mobilitas Sosial
Status Sosial
Seseoang ketika lahir telah memiliki status sosial tertentu dan ia
berhak memilih/mengubah status sosial yg diterimanya. Pada sistem
masyarakat yg terbuka, individu memili peluang untuk melakukan
mobilitas sosial antarkelas. Adapun pada sistem yg tertutup, peluang
mobilitas sosial tetap dapat terjadi walau sangat terbatas dan lambat

Keadaan Ekonomi
Setiap individu memiliki latar belakang ekonomi yg
berbeda. Meski demikian, tiap individu akan
berusaha memperbaiki dan meningkatkan keadaan
ekonominya menjadi lebih baik
Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk tekadang tidak diimbangi
penyediaan kebutuhan sehingga menjadi beban
masyarakat. Akibatnya tingkat kesejahteraan bisa jadi
berkurang. Hal ini dapat mendorong mobilitas
horizontal & sosial geografis, ketika penduduk
melakukan mobilitas ke wilayah lain yg dianggap
lebih menguntungkan

Situasi Politik
Situasi politik suatu negara yg stabil memungkinkan
penduduknya melakukan mobilitas horizontal maupun
vertikal. Disisi lain, jika kondisi politik tidak stabil
membuat kemungkinan merosotnya strata sosial
penduduk akibat mengungsi/pindah sementara ke
negara lain yg lebih aman.
Kemudahan dalam Akses
Pendidikan
Jika pendidikan berkualitas mudah didapat, tentu
mudah juha bagi orang untuk melakukan mobilitas
dengan berbekal ilmu yg diperolehnya. Sebaliknya,
kesulitan dalam mengakses pendidikan yg bermutu
menjadikan orang tak menjalani pendidikan yg bagus,
serta sulit untuk mengubah status karena kurangnya
penguasaan ilmu pengetahuan
Faktor-Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

Kemiskinan

Bagi masyarakat miskin, mencapai status sosial


tertentu merpakan hal sangat sulit. Saat ini
Indonesia masih memiliki penduduk miskin
± 12 %. Hal ini menjadi hambatan dalam
mobilitas sosial. Karna itu, pemerintah berusaha
mengurangi kemiskinan tsb. Dengan hilangnya
kemiskinan, dgn sendirinya masyarakat akan
mudah mengakses berbagai fasilitas dasar &
memudahkan mobilitas
Faktor-Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

Diskriminasi

Diskriminasi berarti pembedaan perlakuan karena alasan perbedaan suku,


ras, agama, golongan. Pada masa penjajahan, terjadi diskiminasi
pemerintah Hindia Belanda terhadap masyarakat keturunan Eropa &
masyarakat Indonesia. Dalam memperoleh pendidikan, masyarakat
Indonesia disediakan sekolah yg kualitasnya berbeda dgn sekolah-sekolah
untuk orang Eropa. Hal ini tentu mempersulit mobilitas sosial rakyat
Indonesia
Dampak Mau Berusaha untuk Maju
Kesempatan ini mendorong orang utnuk mau bersaing
Positif dan bekerja keras agar dapat naik ke srata atas

Mobilitas Mempercepat Perubahan Sosial


Sosial Mobilitas sosial dapat lebih mempercepat tingkat
perubahan sosial ke arah yg lebih baik. Melalui
mobilitas sosial, seseorang dapat termotivasi
melakukan perubahan diri

Meningkatkan Integrasi Sosial


Perubahan sosial yg terjadi pada masyarakat akan
mendapat respon yg berbeda dari masyarakat lain.
Respon tsb dapat berupa tantangan, namn juga dapat
berupa penerimaan
Dampak Negatif Mobilitas Sosial

Seseorang yg memiliki jabatan Mobilitas sosial merupakan salah


kasang khawatir kehilangan satu perjuangan manusia &
jabatan. Bahkan pada saat jabatan kelompok untuk mencapai posisi yg
yg dimiliki sudah lepas, kadang ia semakin tinggi. Dalam hal ini, dapat
tak rela melepaskan jabatan tsb. menimbulkan persaingan yg kerap
Individu yg mengalami keadaan memicu konflik. Dalam perjuangan
seperti itu termasuk mengalami kehidupan manusia, persaingan tidak
gangguan psikologis dapat dihindakan

Gangguan Terjadinya
Psikologis Konflik
Terima Kasih