Anda di halaman 1dari 7

KODE ETIK MRT

JAKARTA
Gabriella Grace 16.G1.0035
Andrew Leonardo 17.G1.0046
Monica Sianita 17.G1.0156
Given Aurilia 17.G1.0164
Florentina Irene 17.G1.0169
Rudy Hartono 17.G1.0182
1  PT MRT Jakarta tidak terlibat dan tidak mendukung
partai politik mana pun.
 PT MRT Jakarta tidak melarang dan tidak mencegah
insan PT MRT Jakarta untuk melaksanakan haknya
memberikan suara dalam pemilihan umum.
 PT MRT Jakarta tidak menghalangi setiap insan PT
MRT Jakarta untuk melakukan aktivitas politik sebagai
simpatisan dengan syarat tertentu.
 Insan PT MRT Jakarta dapat diperkenankan sebagai
calon legislatif hanya dari wakil independen atau DPD,
dan setelah penetapannya yang bersangkutan harus
mengundurkan diri dari PT MRT Jakarta
2
Aset
 Aset PT MRT Jakarta digunakan semata-mata untuk
operasi PT MRT Jakarta.
 Penggunaan aset yang melekat pada jabatan harus
dikembalikan kepada PT MRT Jakarta dalam keadaan
baik, kecuali ditetapkan lain oleh kebijakan perusahaan
3
 PT MRT Jakarta menetapkan situasi-situasi yang dapat
menimbulkan benturan kepentingan pada insan PT
MRT Jakarta.
Benturan  PT MRT Jakarta mengatur tindakan yang harus
dilakukan apabila ada pemasok/
Kepentingan kontraktor/konsultan/pemberi jasa yang sedang/akan
melakukan hubungan kerja dengan PT MRT Jakarta,
terdapat hubungan keluarga atau mengalami (potensi)
benturan kepentingan.
4
 PT MRT Jakarta dan seluruh insan PT MRT Jakarta
berkewajiban menjaga lingkungan kerja maupun area
kegiatan PT MRT Jakarta lainnya bebas dari pengaruh
minuman keras dan penyalahgunaan narkoba dan obat
terlarang.
 PT MRT Jakarta menyarankan kepada seluruh insan PT
MRT Jakarta untuk tidak merokok, karena tidak baik
untuk kesehatan dirinya dan karyawan di sekitarnya.
 Insan PT MRT Jakarta tidak diperkenankan memberikan, menjanjikan,
5 atau menerima, baik langsung maupun tidak langsung sesuatu yang
berharga kepada dan dari pemasok, kontraktor, konsultan, mitra kerja,
pejabat pemerintah, atau pihak ketiga lainnya.
 Suatu tanda terima kasih dalam kegiatan usaha, seperti hadiah,
sumbangan atau entertainment tidak boleh diterima insan PT MRT
Jakarta pada suatu keadaan yang dapat dianggap sebagai perbuatan
yang tidak patut.
 Pemberian hadiah adalah wajar apabila PT MRT Jakarta bermaksud
memberikan sesuatu kepada pihak ketiga berupa barang tertentu dan
dalam kondisi tertentu.
 Donasi untuk tujuan amal, dalam batas kepatutan dapat dibenarkan,
sedangkan untuk tujuan lain boleh dilakukan sesuai peraturan
perundang-undangan.
 Setiap bentuk penyuapan baik dari maupun kepada pihak ketiga atau
insan PT MRT Jakarta merupakan sesuatu perbuatan yang tidak
diperkenankan
6
 Setiap insan PT MRT Jakarta akan menandatangani
surat pernyataan kepatuhan atas pemberlakuan Kode
Etik yang merupakan komitmen bahwa insan PT MRT
Jakarta secara sungguh-sungguh dan sepakat
menerapkan Kode Etik.
 Setiap pelanggaran atas Kode Etik merupakan suatu
tindakan yang akan dikenakan sanksi yang ditetapkan
Direksi.