Anda di halaman 1dari 16

DESINFEKSI TINGKAT

TINGGI (DTT)

Disajikan pada MK: KDK

uul.doc.09 1
DTT

Keuntungan:
 Murah
 Mudah diajarkan pd petugas
kesehatan
 Tdk memerlukan bahan kimiawi atau
larutan khusus
 Sumber panas (pemasak/dandang)
etrsedia dimana-mana
uul.doc.09 2
DTT

Kerugian:
 Waktu pemrosesan hrs diatur dgn
seksama. Sekali mulai tdk boleh
menambahkan air/alat lain
 Objek tdk dpt dipak sebelum di DTT,
sehingga kemungkinan kontaminasi
lebih besar
 Sumber minyak diperlukan

uul.doc.09 3
DTT DENGAN MEREBUS

Instruksi utk DTT dengan Perebusan


Langkah 1: Dekontaminasi dan bersihkan semua alat-
alat yg akan diDTT

Langkah 2: Jika mungkin, semua alat harus terendam


dalam air. Atur permukaan air sedemikian rupa,
sekurangnya 2,5 cm (1 inci) di atas alat. Pastikan
semua wadah dan mangkok yg akan direbus telah
dipenuhi air.

uul.doc.09 4
DTT DENGAN MEREBUS

Instruksi utk DTT dengan Perebusan


Langkah 3: Tutp rapat dan biarkan air mendidih serta
berputar 9kurangi panas pada perebusan. Air
mendidih terlalu keras memboroskan minyak dan
dpt merusak alat).

Langkah 4: Mulai mencatat waktu. Proses DTT waktu


dicatat setelah air mendidih

Langkah 5: Rebus alat selama 20 menit


uul.doc.09 5
DTT DENGAN MEREBUS

Instruksi utk DTT dengan Perebusan


Langkah 6: setelah merebus 20 mnt, pindahkan alat-
alat dgn cunam yg telah di DTT lebih dahulu.
Jangan biarkan alat-alat terus terendam dlm air, krn
sewaktu air mulai dingin, kuman dan partikel masuk
dlm kontainer & dpt mengkontaminasi alat.
Langlah 7: Pakai alat-alat segera, atau simpan dlm
kontainer yg telah di DTT & tertutup rapat. Jika
kontainer basah, gantilah dgn yg kering dan
tertutup rapat..

uul.doc.09 6
DTT DENGAN MEREBUS
Pengapuran akan terbentuk pd instrumen logam yg
sering direbus oleh krn garam dlm air, Langkah
berikut dpt mengurangi hal tsb:
1. Rebus air selama 10 menit setiap hari sebelum
dipakai (hal ini persiapan agar endapan dlm air
akan mengendap sblm alat-2 dimasukkan).
2. Pakailah air yg sama sepanjang hari, tambah
seperlunya agar alat2 terendam 1 inci di bwh
permukaan air waktu DTT
3. Keringkan dan bersihkan pot setiap hari setelah
pekerjaan selesai utk membuang pengerakan.
uul.doc.09 7
DTT DENGAN PENGUKUSAN

Penelitian McIntosh dkk membuktikan


efektivitas proses ini. Kukusan yg dipakai dlm
penelitian ini terdiri atas:
 Panci bawah (diameter 31cm) utk merebus
air
 Satu, dua atau tiga panci berlubang-lubang di
dasarnya (diameter 0,5cm) utk melewatkan
uap ke atas dan air kembali ke bawah, dan
 Tutup panci

uul.doc.09 8
Instruksi DTT dgn Pengukusan
1. Tempatkan instrumen, kanula AVM plastik
dan alat-alat lain di salah satu panci yang
ada lubang di dasarnya. Utk memudahkan
pengeluaran panci, jangan isi panci terlalu
penuh.
2. Ulangi proses ini sampai ketiga panci terisi.
Letakkan semua panci di atas panci bawah
yg berisi air utk dididihkan. Sebuah panci
kosong tanpa lubang disiapkan disamping
sumber panas.
uul.doc.09 9
Instruksi DTT dgn Pengukusan
3. Tutup panci dan didihkan sampai air
mendidih.
4. Waktu uap mulai keluar di antara panci dan
tutup, mulai mencatat waktu atau menulis
waktu mulainya DTT
5. Kukus selama 20 menit
6. Angkat panci atas dan tutup panci.
Guncangkan panci agar air turun dari panci
yg baru diangkat.

uul.doc.09 10
Instruksi DTT dgn Pengukusan
7. Tempatkan panci yg baru diangkat ke atas
panci kosong. Ulangi sampai semua panci
ditempatkan di atas panci kosong dan tutup
panci yg paling atas  langkah ini
membuat semua alat dingin dan kering
tanpa terkontaminasi.
8. Biarkan alat-alat menjadi kering dlm panci
(1-2 jam) sebelum dipakai
9. Dgn menggunakan penjepit yg DTT,
pindahkan alat-alat kering ke dlm kontainer
yg kering & telah di DTT, bertutup rapat
uul.doc.09 11
DTT DENGAN BAHAN KIMIA
Keuntungan dan kerugian
1. Lar.klorin:
+ bereaksi cepat, sangat efektif terhadap HBV, HCV dan
HIV/AIDS, murah dan mudah didapat.
- lar.klorin > 0,5% dpt merusak logam.

 Alat-alat stainless steel dpt dgn aman di DTT dlm


lar.klorin 0,1% dgn merendamnya 20 menit.
 Utk DTT, lar.klorin 0,1 % dibuat dgn air matang, lakukan
penyaringan bila keruh.
 Seblm direndam, benda-benda hrs dibersihkan dan
dikeringkan.

uul.doc.09 12
DTT DENGAN BAHAN KIMIA
Keuntungan dan kerugian
2.Formaldehid (8%):
+ murah & tersedia dimana-mana, DTT yg efektif
- Baunya sangat merangsang, bersifat iritatif, berpotensi
menyebabkan karsinogen.

 Hati-hati sewaktu mencampur & menggunakan larutan


agar ada perlindungan pd petugas.
 Jgn diencerkan dgn air yg mengandung klorin
 Hrs memakai sarung tangan & kaca mata utk mencegah
kontak kulit dan melindungi mata dari cipratan dan uap,
membatasi waktu paparan, serta menggunakan larutan
ini hanya pd ventilasi baik.
uul.doc.09 13
DTT DENGAN BAHAN KIMIA

Keuntungan dan kerugian


3. Glutaraldehid:
+ kurang iritatif dibanding formaldehid.
- Staf & klien perlu dilindungi dari uapnya sewaktu
mencampur/menggunakan larutan ini.

 Pakai sarung tangan, pelindung mata, batasi


waktu paparan dan hanya digunakan pada
tempat yg berventilasi baik.
uul.doc.09 14
DTT DENGAN BAHAN KIMIA

Keuntungan dan kerugian


4. Hidrogen perokside (H2O2) dlm larutan 6%:
+ tersedia dimana-mana, lebih murah.
- Digunakan sebagai antiseptik, tdk dpt digunakan sbg
desinfektan, sangat korosif, dpt dgn cepat kehilangan
kemampuannya oleh paparan panas dan sinar matahari.

 Jangan digunakan utk desinfektan tembaga, aluminium


 Larutan ini hrs disimpan di tempat yg dingin dan gelap.
 Tidak direkomendasikan utk daerah tropis

uul.doc.09 15
Langkah-langkah DTT dgn bahan kimia

 Dekontaminasi alat-alat & benda2 lain yg


terkontaminasi darah atau duh tubuh, bersihkan
dan keringkan sebelum ditempatkan dlm
lar.desinfektan
 Cemplungkan semua benda dalam DTT
 Rendam selama 20 menit
 Pindahkan alat-alat dgn menggunakan cunam
atau sarung tangan DTT atau steril
 Segera pakai atau disimpan dlm kontainer yg
kering dan telah di DTT
uul.doc.09 16