Anda di halaman 1dari 12

DETEKSI DINI DAN PENANGANAN

AWAL PADA KASUS TRAUMA ATAU


CEDERA LAHIR

NAMA KELOMPOK 10 :

 WINDY DIAN LAROSA (022017005)


 AYU YESSI SOLIN (022017037)
Pengertian
Trauma lahir merupakan trauma mekanik yang disebabkan karena proses
persalinan/kelahiran.

Trauma atau cedera lahir adalah kelainan pada bayi baru lahir yang
terjadi karena trauma lahir akibat tindakan, cara persalinan atau gangguan
persalinan yang di akibatkan kelainan fisiologik persalinan (BAN,Sarwono)

Macam-macam trauma lahir antara lain caput succedenaum,


cephal hematoma, trauma pada fleksus brachialis, fraktur clavikula
dsb.
A. CAPUT SUCCEDDANEUM
Pembengkakan pada suatu tempat di kepala karena adanya timbunan getah bening di bawah
lapisan aponerose di luar periostenum.

Caput suksedaneum adalah pembengkakan difus jaringan lunak kepala yang dapat melampaui
sutura garis tengah.

2. Etiologi
Karena adanya tekanan pada kepala oleh jalan lahir, partus lama (Caput Succedaneum) dan
persalinan dengan vakum ekstraksi (Caput Succedaneum artificiale)

3. Gambaran klinis
Kelainan ini sebagai akibat sekunder dari tekanan uterus atau dinding vagina pada kepala bayi
sebatas caput. Keadaan ini dapat pula terjadi pada kelahiran spontan dan biasanya menghilang
dalam 2-4 hari setelah lahir.

Gejala dan Tanda :


a. Adanya oedema di kepala
b. Pada perabaan teraba lembut dan lunak.
c. Oedem melampaui sela-sela tulang tengkorak
d. Batas tidak jelas.
e. Biasanya menghilang dalam waktu 2-4 hari tanpa pengobatan
Lanjutan………
4. Penatalaksanaan

Tidak diperlukan tindakan dan ada gejala sisa yang dilaporkan.

a. Bayi dirawat seperti pada perawatan bayi normal

b. Awasi keadaan umum bayi

c. Lingkungan harus dalam keadaan baik, cukup ventilasi, masuk sinar matahari

d. Pemberian ASI yang adekuat, ajarkan ibu cara menetekkan dengan tiduran untuk mengurangi anak jangan sering diangkat,

agar benjolan tidak meluas

e. Mencegah terjadi infeksi dengan cara :

Perawatan tali pusat dengan baik

Personal hygiene yang baik

f. Memberikan penyuluhan kepada orangtua tentang :

Keadaan trauma pada bayi, tidak usah cemas karena benjolan akan menghilang 2-4 hari

Perawatan bayi sehari-hari

Manfaat dan cara pemberian ASI


Gambar Capput Succeddanum
B. CEPHAL HAEMATOME

1. Pengertian
a. Pembengkakan pada kepala karena adanya penumpukan darah yang disebabkan perdarahan sub periostenum
b.Cephal Haematome adalah perdarahan sub periosteal akibat kerusakan jaringan periosteum karena tarikan atau
tekanan jalan lahir, dan tidak pernah melampaui batas sutura garis tengah.

2. Etiologi
a. Tekanan jalan lahir terlalu lama pada kepala waktu persalinan.
b. Mullage terlalu keras sehingga selaput tengkorak robek.
c. Partus dengan tindakan berlebihan : Vacum ekstraksi

3. Gambaran Klinis
Cephal haematom merupakan kumpulan darah di bawah periosteum bisa singular atau bilateral, darah tidak melewati
garis sutura dari kepala bayi sehingga kepala bayi lembut atau empuk. Beberapa cephal haematom terjadi pada garis
linear tulang kepala dimana sebagian besar sembuh dengan baik.
Tanda dan gejala :

a. Kepala bengkak dan merah

b. Batasnya jelas

c. Pada perabaan mula-mula keras lambat laun lunak

d. Menghilang pada waktu beberapa minggu.

4. Penataksanaan

Penatalaksanaan hampir sama dengan caput succedaneum (tidak perlu


perawatan local) hanya lebih berhati-hati lagi, jangan sering diangkat
dari tempat tidur. Cairan tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam
waktu 1 minggu.
C. TRAUMA PADA FLEKSUS BRACHIALIS
(BRACHIAL PALSI)
1. Pengertian
Kelumpuhan pada fleksus brachialis.
2. Etiologi
a. Tarikan lateral pada kepala dan leher pada waktu melahirkan pada presentasi kepala.
b. Apabila lengan ekstensi melewati kepala dan presentasi bokong atau terjadi tarikan yang berlebihan pada
bahu.
3. Gejala
a. Gangguan motorik lengan atas.
b. Lengan atas dalam kedudukan ekstensi dan abduksi.
c. Jika anak diangkat maka lengan akan lemas tergantung.
d. Refleks moro negative
e. Hipertensi dan fleksi pada jari-jari
f. Refleks meraih dengan tangan tadi ada
g. Paralisis dari lengan atas dan bawah.
4. Penatalaksanaan
a. Immobilisasi parsial dan penempatan lengan yang sesuai dengan mencegah terjadinya kontraktor.
b. Beri penguat atau bidai selama 1-2 minggu pertama kehidupannya.
Caranya :
Letakkan tangan bayi yang lumpuh di samping kepalanya yaitu dengan memasang verband pada pergelangan
tangan bayi.
Fraktur Klavikula
Fraktur ini merupakan jenis yang tersering pada bayi baru lahir,yang mungkin
terjadi apabila terdapat kesulitan mengeluarkan bahu pada persalinan. Hal ini dapat
timbul pada kelahiran presentasi puncak kepala dan pada lengan yang telentang pada
kelahiran sungsang.

Tanda dan Gejala yang tampak pada keadaan ini adalah:


-Kelemahan lengan pada sisi yang terkena,
-Krepitasi,
-Ketidakteraturan tulang mungkin dapat diraba,
-Kerubahan warna kulit pada bagian atas yang terkena fraktur-menghilangnya refleks
moro pada sisi tersebut.
Penanganan Klavikula
Penyembuhan sempurna terjadi setelah 7-10 hari dengan
imobilisasi dengan posisi abduksi 60 derajat dan fleksi 90
derajat dari klavikula yang terkena.
Kesimpulan

Trauma kelahiran adalah kelahiran pada


bayi baru lahir yang terjadi karena trauma
kelainan akibat tindakan, cara persalinan /
gangguan yang diakibatkan oleh kelainan
bawaan dan kelalaian tenaga medis khususnya
bidan.