Anda di halaman 1dari 32

FARMAKOLOGI

TOKSIKOLOGI
ANTIHIPERLIPIDEMIA
HIPERLIPIDEMIA?

Hiperlipidemia adalah kenaikkan tingkat


lipoprotein dalam darah atau
abnormalitas lipid. Yaitu keadaan yang di
tandai oleh peningkatan kadar lemak
darah.
HIPERLIPIDEMIA?

Karena lemak pada umumnya tidak larut dalam


air. Agar lemak itu dapat diangkut dalam
peredaran darah maka lemak dibuat menjadi
larut dengan mengikatkannya kepada protein
yang larut dalam air. Ikatan itu disebut
lipoprotein. Lipoprotein adalah suatu ikatan
yang larut dalam air dengan berat molekul
yang tinggi.
HIPERLIPIDEMIA?

Berdasarkan berat jenisnya lipoprotein dapat


dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
Kilomikron
Very Low Density Lipoprotein (VLDL)
Intermediate Density Lipoprotein (IDL)
Low Density Lipoprotein (LDL)
High Density Lipoprotein (HDL)
HIPERLIPIDEMIA?
Biasanya kadar lemak yang tinggi tidak
menimbulkan gejala. Kadang-kadang, jika
kadarnya sangat tinggi, endapan lemak akan
membentuk suatu pertumbuhan yang disebut
xantoma di dalam tendo (urat daging) dan di
dalam kulit. Kadar trigliserida yang sangat
tinggi (sampai 800 mg / dl atau lebih ) bisa
menyebabkan pembesaran hati dan limpa dan
gejala-gajala dari pankreatitis (misalnya nyeri
perut yang hebat).
ANTIHIPERLIPIDEMIA?

Antihiperlipidemia adalah obat yang


digunakan untuk menurunkan kadar
lipid plasma.
(Farmakologi dan Terapi ed V. 2007).
NIASIN ( ASAM NIKOTINAT )

Niasin adalah suatu penghambat kuat pada


sistem lipase intraseluler dari jaringan
adiposa.
NIASIN ( ASAM NIKOTINAT )

Mekanisme kerja :
Menghambat katabolisme kolesterol HDL hingga
kadar kolesterol HDL di dalam plasma tetapi
tinggi.
NIASIN ( ASAM NIKOTINAT )

Efek Samping:
Kemerahan pada kulit, disertai rasa panas yang
tidak nyaman. Pruritus. Mual dan sakit pada
abdomen. Hiperurisemia. Pirai (gout).
Penurunan toleransi glukosa pada terapi
jangka panjang dan hepatotoksisitas.
NIASIN ( ASAM NIKOTINAT )

Penggunaan Dalam Terapi


Merendahkan kadar plasma kolesterol dan
triasilgliserol.
Hiperlipoproteinemia tipe IIb dan IV
hiperkolesterolemia.
Hiperlipidemia paling poten untuk
meningkatkan kadar HDL plasma.
NIASIN ( ASAM NIKOTINAT )

Contoh Obat
Asam Nikotinat ( Niconacid )
Piridilmetanol ( Radecol )
Asipimoks ( Olbemox )
RESIN PENGIKAT ASAM EMPEDU

Obat yang bekerja pada saluran pencernaan.


Bekerja dengan cara mengikat asam empedu
di usus dan meningkatkan pembuangan LDL
dari aliran darah
RESIN PENGIKAT ASAM EMPEDU
Mekanisme Kerja
Resin mengikat asam empedu yang
mengandung banyak kolesterol hingga
kolesterol tidak diserap usus dengan akibat
silus enterohepatik dari pada kolesterol
terputus dan kolesterol akan tetap berada di
dalam usus yang kemudian akan dikeluarkan
lewat tinja.
RESIN PENGIKAT ASAM EMPEDU
Mekanisme Kerja
membentuk
afinitas tinggi
Asam empedu akan senyawa yang tidak
terhadap asam
diikat oleh resin larut dan tak dapat
empedu.
direabsorbsi

Sintesis Asam
Asam empedu diekskresi melalui
Empedu dari
menurun feses
kolesterol di LDL

kadar LDL plasma


menurun.
RESIN PENGIKAT ASAM EMPEDU

Efek Samping
Efek gastrointestinal : Gangguan pencernaan
seperti konstipasi, mual dan flatus.
Gangguan absorbsi : Terganggunya absorbsi
vitamin larut lemak A,D,E,K karena dosis resin
yang tinggi, berkurangnya absorbsi asam
folat dan asam askorbat.
RESIN PENGIKAT ASAM EMPEDU

Interaksi Obat
Kolestiramin dan Kolestipol mengganggu
absorbsi beberapa obat dalam usus. Misalnya
tetrasiklin, fenobarbital, digoxin, warfarin,
pravastatin, fluvastatin, aspirin dan diuretik
tiazid.
RESIN PENGIKAT ASAM EMPEDU

Penggunaan Dalam Terapi


Anti hiperlipidemia tipe IIa dan IIb.
Meringankan pruritus akibat akumulasi asam
empedu pada pasien dengan obstruksi bilier.

Contoh Obat
Kolestipol, Kolestiramin
PROBUKOL

Obat antilipidemia yang memiliki sifat


antioksidan dalam menghambat
aterosklerosis. Obat ini tidak disukai karena
justru menurunkan kadar HDL lebih besar
daripada LDL.
PROBUKOL

Mekanisme kerja :
Obat ini menurunkan kolesterol LDL dengan cara
meningkatkan katabolisme LDL dan
mempertinggi ekskresi kolesterol ke dalam
empedu.
PROBUKOL

Efek samping
Gangguan pencernaan ringan, berupa diare,
kembung, dan hyperhidrosis. Memperpanjang
interval QT.
PROBUKOL

Penggunaan Dalam Terapi


Antihiperkolesterolemia tipe IIA dan IIB
Diberikan saat antihiperlipidemia lain tidak
efektif.

Contoh Obat
Probucol (Lorelco)
INHIBITOR HMG-CoA REDUKTASE

Antihiperlipidemia baru yang menghambat


tahap pertama aktivitas enzim dalam sintesis
kolesterol.
INHIBITOR HMG-CoA REDUKTASE
Mekanisme kerja
Obat ini menghambat kerja enzim HMG Co-A
reduktase hingga sintesis kolesterol dalam hati
berkurang. Ini menimbulkan mekanisme umpan
balik terhadap pembentukkan reseptor LDL
dengan akibat jumlah reseptor akan meningkat
hingga LDL akan lebih banyak yang mengalami
internalisasi ke dalam hati untuk kemudian
diekskreasikan melalui empedu.
INHIBITOR HMG-CoA REDUKTASE

Efek samping
Kelainan biokimia fungsi hati. Miopati dan
rhabdomiolisis. Meningkatkan konsentrasi
transaminase. Keluhan abdominal ringan.
Ruam kulit. Rangsangan gatal. Nyeri kepala.
Lelah. Gangguan tidur.
INHIBITOR HMG-CoA REDUKTASE
Penggunaan Dalam Terapi
Menurunkan kadar kolesterol plasma pada
semua jenis hiperlipidemia

Contoh Obat
Lovastatin (MEVACOR). Simvasvatin (ZOCOR).
Pravastatin (PRAVACHOL). Fluvastatin
(LESCOL). Atorvastatin (LIPITOR). Serivastatin
(BAYCOL)
FILBRAT – KLOFIBRAT

Merupakan Derivat Asam fibrat. Obat ini


mempengaruhi pembentukan lipoprotein tetapi
terutama sekali menghambat sintesis VLDL di
samping menambah aktivitas lipoprotein lipase
(LPL), hingga pembersihan (clearance) VLDL
meningkat. Dengan demikian hasil akhirnya
adalah kadar VLDL turun. Seperti diketahui VLDL
di ubah jadi LDL, maka tentu saja logis bila
akibat pembersiham VLDL akan menurunkan
LDL
FILBRAT – KLOFIBRAT

Mekanisme Kerja
Empat mekanisme kunci obat golongan fibrat:
Meningkatkan lipolisis.
Meningkatkan asupan asam lemak hati dan
menurunkan produksi trigliserida hati.
Meningkatkan asupan LDL oleh reseptor LDL.
Menstimulasi transport kolesterol balik sehingga
meningkatkan HDL.
FILBRAT – KLOFIBRAT

Efek samping
Efek Gastrointestinal : Gangguan pencernaan
ringan.
Litiasis : Pembentukan batu empedu.
Keganasan : Kematian.
Otot : Miositis, peradangan otot polos.
FILBRAT – KLOFIBRAT
Yang termasuk golongan ini adalah:
Gemfibrozil
Bezafibrat
Fenofibrat

Interaksi obat
Meningkatkan efek antikogulan sepintas
FILBRAT – KLOFIBRAT

Penggunaan Dalam Terapi


Pengobatan Hipergliseridemia
Pengobatan Hiperlipidemia Tipe III
Pengobatan Hipertrigliseridemia
FILBRAT – KLOFIBRAT

Contoh Obat
Gemfibrozil ( Gevilon )
Klofibrat ( Clofibrat STADA 500 )
Bezafibrat ( Cedur )
Etofibrat ( LipoMerz )
Fenofibrat ( Normalip )
Terapi Obat Kombinasi
Pemberian dua antihiperlipidemia untuk
mendapatkan penurunan kadar lipid plasma yang
signifikan.

Contoh:
Kombinasi niasin dengan pengikat asam empedu,
kolestiramin pada hiperlipidemia tipe II.
Kombinasi inhibitor HMG-CoA reduktase dengan
pengikat asam empedu menunjukkan manfaat
dalam menurunkan kolesterol LDL.