Anda di halaman 1dari 39

KOSMETOLOGI

Titin Supiani, MPd


kosmetologi
• Ilmu yang bertalian dengan peraturan dan
cara-cara produksi penyimpanan dan
penggunaan kosmetika
• Memperlajari sifat-sifat bahan kosmetika
untuk memelihara dan merawat kesehatan
serta kecantikkan tubuh, wajah dan bagian
tubuh lainnya
Kemantapan produk kosmetika dipengaruhi
oleh beberapa masalah
• Masalah kimiawi (bleaching cream yang
mengandung H2O2
• Masalah perubahan fisik (cream yang keras)
• Masalah farmakologi (terjadi Efek Samping)
• Masalah mikrobiologi (pemilihan zat pengawet
dengan pH dan keaktifan yang sesuai terhadap
jasad-jasad renik tertentu)
• Masalah yuridis ( tidak melanggar peraturan)
PERBEDAAN KOSMETIKA DAN OBAT
KOSMETIKA OBAT

• Bahan atau campuran bahan


untuk digosokkan atau • Bahan atau zat/benda yang
dilekatkan, dituangkan, dipakai unuk diagnosis
dipercikkan/disemprokan pengobatan dan pencegahan
pada, dimasukkan dalam, suatu penyakit.
dipergunakan pada badan • Bahan/zat yang dapat
atau bagian badan dengan mempengaruhi struktur dan faal
maksud ntuk membersihkan, tubuh
memelihara, menambah daya
arik atau merubah rupa
• Tidak termasuk obat.
• Tidak boleh mengganggu faal
kulit atau manusia
FUNGSI BAHAN-BAHAN
KOSMETIKA
• Sebagai pelarut (dalam suatu larutan)
• Sebagai emulgator (dalam emulsi)
• Sebagai pengawet (dalam cream emulsi)
• Sebagai pelekat (dalam bubuk bedak)
• Sebagai pengencang ( dalam face lotion)
• Sebagai penyerap (dalam bubuk bedak,
masker)
• Sebagai disinfektan (acne lotion)
Sebagai pelarut/solvent
• Larutan zat pelarut dan zat yang
dilarutkan (padat, cair atau gas).
• Sebagai pelarut : air, alkohol, eter dan
minyak.
Misalnya: larutan garam, sirup dan air soda.
Emulgator
• Bahan yang memungkinkan tercampurnya
lemak/minyak dengan air menjadi satu
campuran yang homogen/merata.
bahannya yaitu : lanolin, lilin lebah, alkohol,
ester asam-asam lemak ( setil alkohol,
gliseril mono stearat, trietanolamine)
Pengawet/ Preservative
• Untuk meniadakan pengaruh kuman-
kuman terhadap kosmetik sehingga tetap
stabil.
bahannya : asam benzoat (Nipagin M,
Nipagin A, Nipasol M) alkohol,
formaldehide
Pelekat/Adhesive
• Pada bedak contohnya: zeng stearat,
Magnesium Stearat.
Pengencang (astringent)
• Mengerutkan dan menciutkan jaringan
kulit.
Zat-zat yang bersifat asam lemak dengan
kadar rendah, alkohol dll.
Penyerap (absorbent)
• Mengabsorbsi cairan
• Kalsium karbonat dalam bedak (menyerap
keringat dimuka)
Disinfektan
• Melindungi kulit dan bagian-bagian tubuh
lain terhadap pengaruh mikroorganisme.
• Etilalkohol, propilalkohol, asam borat
Penggunaan Kosmetika dibagi
menjadi 2 golongan
1. Kosmetika untuk pemeliharaan dan
perawatan kulit
2. Kosmetika untuk mempercantik wajah/
kosmetika tata rias
1. Kosmetika untuk pemeliharaan
dan perawatan kulit
A. Kosmetika untuk pembersihan kulit
diikuti penyegaran
B. Kosmetika untuk perlindungan kulit
C. Kosmetika untuk pemupukan kulit
D. Kosmetika peralatan toilet.
A. Kosmetika untuk pembesihan
kulit diikuti penyegaran
• Harus mempunyai daya melarutkan
bahan-bahan yang larut dalam air/minyak.
• Emulsi O/W tidak bersifat asam,
mengandung minyak atsiri
• pH menjurus ke arah basa (kulit lunak
kotoran mudah diambil)
• Cream-cream pembersih yang bebas air,
emulsi pembersih yang diikuti penyegar,
pembersih pengelupas/peeling
Contoh kosmetika pembersihan dan
penyegaran
• Pembersih dan penyegar sekar gambir: untuk
kulit kering dan normal
• Pembersih dan penyegar ketimun : untuk kulit
berminyak.
• Pembersih dan penyegar mawar untuk kulit
sensitive
• Pembersih dan penyegar jeruk nipis: untuk kulit
berjerawat.
• Termasuk peeling (pembersih Pengelupas)
Macam-macam peeling
Peeling adalah cara cepat dan efektif
membuang sel-sel lapisan tanduk dan
juga kotoran yang melekat dengan cara
melembutkan dan melepaskannya.
• Peeling secara biologis
• Peeling kimia/ peeling progresif
• Peeling abrasif
B. Kosmetika untuk perlindungan
kulit
• Terhadap sinar matahari, iklim, faktor-
faktor kimua dan mekanis
• Sinar ultra violet, penebalan lapisan
tanduk, keriput dan pigmentasi, kulit kering
• Pelindung kulit memiliki sifat,
memantulkan, menyerap, penambahan air
dengan emulsi yang mengandung
humectant (mempertahankan bentuk
kosmetik)
C. Kosmetika untuk pemupukan
kulit
• Menembus lapisan kulit lebih dalam
secara transepidermis(melalui lap tanduk)
dan transfolikel (melalui folikel rambut)
• Vitamin FPA/ NMF
• Contohnya: kolagen, placenta oil, serum
• Termasuk masker.
Jenis masker
• Masker kecantikkan (schoonheids masker)
• Masker pemupukan (Voedings masker)
• Masker Perawatan (kuur masker)
Bantuk-bentuk masker
• Masker Bubuk
• Masker Gel
• Masker parafin
• Masker pasta krim
Formula masker untuk kulit kering
• Bolus alba 1 bagian
• Talk 1/10 bagian
• Zink oksida 1/10 bagian
• Kolagen 3 tetes
• Air mawar/face tonik secukupnya
Formula masker untuk kulit
hyperpigmentasi
• Bolus alba 1 bagian
• Talk 1/10 bagian
• Zink oksida 1/10 bagian
• H2O2 3 tetes
• Air mawar/face tonik secukupnya
Formula masker untuk kulit
berjerawat
• Bolus alba 1 bagian
• Talk 1/10 bagian
• Zink oksida 1/10 bagian
• Sulfur 1/10 bagian
• Astringent secukupnya
D. Kosmetika peralatan toilet
• Sabun, deodoran, anti prespirant,
epilatoria/depilatori dan kosmetika
pemeliharaan dan perawatan rambut
2. Kosmetika untuk mempercantik
wajah/ kosmetika tata rias
• Dipakai diatas base foundation (mousturizing cream/finishing cream
• Foundation make up (padat, cair dan cream). Bahannya: minyak,
lemak, sabun stearat, bubuk bedak, zat warna
• Bedak/face powder, campuran beberapa bahan bubuk yang tak larut
dalam air. (zeng oksida, zeng stearat, talk, kalsium karbonat,
titanium dioksida, zat warna dan parfum)
• Bedak padat/ compact powder 9 menambah asam stearat+tepung
untuk daya lekat. Emulgator: asam stearat dan lanolin)
• Eye shadow. Minyak/lemak, lilin, malam,sabun stearat, zat warna
yang larut dalam minyak, zat pengawet. Eye shadow pinsil.
• Maskara padat. Lemak, lilin, malam, zat warna, air suling,
etilalhokol. Emulsi O/W dengan trietanol amine senabagai emlgator.
• Maskara cair. Zat lendir dengan melarutkan bubuk tragacanth
• Lipstick. Lilin, minyak, malam, lemak, alkohol, dan pigement yang
dilumerkan.
BIO KOSMETIKA

Kosmetika yang mengandung zat-


zat biologis, sumber Hewani dan
sumber-sumber alam.
A. Zat yang berasal dari sumber
hewani
1. Sari placenta
• Uri, organ untuk mengatur oksigenasi darah janin dalam rahim.
• Untuk perawatan kulit menua
• Khasiatnya:
- meningkatkan peredaran darah lokal
- merangsang metabolisme
- memperbaiki kekenyalan serabut jaringan ikat
- merangsang perbafasan kulit
• Sari embrio, air ketunban lembu, serum lembu.
• Sari embrio telur ayam yang sudah dibuahi.
• Lembu hamil/liquior amni bovis (kaya akan zat-zat yang dapat
merangsang pertumbuhan/ bio stimulansia.
Lanjutan…
3. Sari jaringan tubuh, dari jaringan tubuh hewani engan cara
ekstraksi.
4. Kolagen, kolagen yang mudah larut diperoleh dari ekstraksi kulit
anak lembu.
• Memperbaiki kekenalan kulit
• Melicinkan permukaan kulit
• Meningkatkan kelembaban kulit
• Memperbaiki funsi pembuluh kapiler kulit (peremajaan kulit.
5. Royal Jelly
• Makanan untuk ratu lebah.
• Berbagai vit, B kompleks, asam pantoetanat, protein.
• Merangsang peredaran darah dalam kulit.
• Madu alam dari sarang lebah.
• Protein dari berbagai enzim, mineral, vit A dan bio stimulansia untuk
masker.
B. Zat yang berasal dari sumber
nabati
1. Sari hamamelis : ekstraksi daun dan kulit tumbuhan witch hazel.
2. Sari jadam untuk radang kulit sebagai emolient
3. Sari sannten memperbaiki gejala varises karena hiporemia pada kaki.
4. minyak nabati/ vegetable oil (vit A,D, E, F) (minyak benih gandum dan benih
jagung)
5. Minyak advokat/avocado oil: mengandung vit A,B,D,E,F,K dan fitohormon.
6. Minyak-minyak atsiri /essential oil (unsur tumbuhan yang berbau aromatis.
• Azulen, desinfektan ringan mengurangi peradangan dan mengobati
telangiekstasia.
• Minyak cendana, sandel wood oil, meredakan luka bakar, pusing kepala,
neuralgi, mencegah pengeringan dan pengelupasan kulit.
• Minyak lavendel/ lavender oil, mengatasi hiperfu ngsi kelenjar keringat.
• Minyak permen/ peppermint oil
• Menthol oil, merangsang dan menyegarkan kulit.
• Minyak kenang/cananga oil, menenangkan kulit, shooting kulit dan antiseptic.
Lanjutan….
7. Sari buah/Fruit Juice
• Vitamin, minyak atsiri, asam amino, pektin dan unsur-unsur mikro
• Menjaga keseimbangan metabolisme kulit.
• Permukaan kulit menjadi lembut dan halus
• Mempengaruhi proses keratinisasi dan hidrasi lap epidermis.
• Jeruk, ketimun,apel, tomat,wortel
• Pelembab, pelicin, penenang, pengencang, penyegar kulit.
8. Sari ketimun/cucumber Juice
• Menghilangkan noda, hiperpigmentasi pada khloasma gravidarum, astringen
ringan, bleaching lemah.
• Untuk masker dan kompres.
9. Ragi/Yeast
• Protein sebagai enzim, mineral, vtamin A dan biostimulansia, untuk masker.
10. Serbuk sari bunga/pollen
• Protein, fitohormon, untuk kulit yang menua dan untuk kulit dengan peredaran
darah yang buruk.
C. Zat yang berasal dari sumber
maritim
1. Plankton
• Vegetasi yang hidup dalam laut yang terdiri
atas berbagai jenis mikroorganisme.
• Kaya mineral, sulfur berdaya reduktif
2. Ganggang laut/ algae
• Lendir, asam, garam dan unsur-unsur mikro
untuk kulit kering.
D. Hormon dan Vitamin
Cream hormon dapat memperbaiki kulit menua pada masa
menopause.
Pemakaian hormon dalam kosmetik harus dibawah pengawasan
dokter menggangu keseimbangan hormon)
1. Vitamin A.
• Merangsang granulasi dan mencegah keratinisasi berlebihan, sehingga kulit
lebih mulus, turgor meningkat. Kekurangan vit A kulir menjadi kering
2. Vitamin B kompleks
• Larut dalam air, berperan pada sintetis co enzim dalam sel-sel,
memperngaruhi peredaran darah kulit.
3. Vitamn E
• Anti oksidan, memperbaiki peredaran darah kulit, regenerasi sel
4. Vitamn F
• Asam lemak tak jenuh (asan linolat, asam linoleat, asam arakidonat.
• Asam lemak esntial (Minyak benih gandum, kacang kedelai)
5. Biotin atau Vitamn H
1. Menghambat gangguan metabolisme yang menyebabkan peradangan.
E. Faktor Pelembab Alami
Lapisan tanduk: 20% zat yang dapat larut
dalam air dan sebagaian bersifat
higroskopis, asam amino yang bebas,
ribose desoksiribose, purin, (hasil
penghancuran inti-inti sel ) badan-badan X
merupakan FPA atau NMF lapisan tanduk
epidermis. Pemakian glyserin,
propilenglukol dan sorbitol.
Berbagai Berbentuk Preparat
Kosmetik
1. Campuran Serbuk
2. Larutan (Solution)
3. Suspensi
4. Emulsi (o/w dan w/o)
5. Salep
6. Erosol
7. Stick
8. Pasta
Campuran serbuk

Campuran berbagai serbuk+wangi-wangian+


zat warna

Larutan (Solution)

Campuran bahan kimia dengan air/cairan


tertentu
Suspensi
Campuran bahan-bahan serbuk
yang tak larut dengan bahan cair

Emulsi
Campuran yang merata antara 2 atau
lebih zat yang masing-masing tak larut
satu sama lain
Salep
Bahan setengah padat enggan mencampur
beberapa zat kimia+bahan yang bersifat
sebagai obat untuk pengobatan.
Contoh: bleaching cream

Erosol
Larutan suatu zat yang dimasukkan ke dalam
tabung dengan tekanan tinggi karena ditambah
gas tertentu. Misalnya: hair spray
STICK
Campuran berbagai zat setengah padat
dengan zat lebih padat sehingga pada
suhu kamar padat. Misalnya: lipstick

PASTA
Campuran bahan setengah padat dengan bentuk
yang tak larut dalam bahan tersebut. Pasta lebih
padat dari salep. Misalnya: sabun pembersih