Anda di halaman 1dari 17

REFLEKSI KASUS

“Moluskum Kontagiosum”

Oleh :

Pembimbing :
dr. Endang Sri Hartiningsih, Sp.KK
LAPORAN KASUS

IDENTITAS
• Nama : Tn. A
• Umur : 23 tahun
• Agama : Islam
• Jenis kelamin : Lak-laki
• Alamat : pandana jl.merdeka 2/3 ngaliyan
• Tanggal Periksa : 7 November 2019
ALLOANAMNESIS
Keluhan Utama
Bintil-bintil kecil di daerah dagu dan leher
Riwayat Penyakit Sekarang :
• Pasien datang ke poliklinik kulit dan kelamin RST.
Bakti wira tamtama semarang dengan keluhan timbul
bintil-bintil kecil dagu dan leher sejak 1 bulan yang
lalu. Awalnya bintil-bintil kecil hanya terdapat di
dekat bibir saja, lama kelamaan bintil-bintil kecil
menyebar di sekitar dagu hinga leher. Bintil dirasakan
tidak gatal, tidak nyeri, atau sakit ketika ditekan
Pasien belum pernah berobat ke dokter sebelumnya
dan belum meminum obat.
• Riwayat Penyakit Dahulu :
Pasien belum pernah mengalami keluhan yang sama
seperti ini sebelumnya.
Riwayat alergi obat/makanan disangkal
• Riwayat Penyakit Keluarga :
Keluarga tidak ada yang sakit seperti ini.
• Riwayat Sosial Ekonomi :
Ayah bekerja sebagai wiraswasta dan Ibu bekerja
sebagai ibu rumah tangga. Pasien berobat dengan
menggunakan fasilitas umum.
Riwayat Penyakit Dahulu
• Tidak pernah menderita penyakit seperti ini
sebelumnya
• Pasien tidak punya alergi

Riwayat Penyakit Keluarga


• Tidak ada penyakit serupa pada keluarga
ataupun lingkungan sekitar.

Riwayat Sosial Ekonomi


• Pasien memelihara kucing dan sering bermain
dengan kucing.
• Status pasien : BPJS
PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
• Keadaan umum : Baik
• Kesadaran : Composmentis
• Status Gizi : Cukup
• Tekanan Darah : Tidak dilakukan pemeriksaan
• HR ( Nadi ) : 80x/ Menit
• RR ( Laju Napas) : 20x/ Menit , reguler
• Suhu : 36.2 derajat celcius
• Thoraks : Dalam batas normal
• Abdomen : Dalam batas normal
• Ekstremitas : Dalam batas normal
STATUS DERMATOLOGI
• Lokasi : Kulit kepala
• UKK : Alopesia areata dengan grey
patch ringworm pada region occipital
• Distribusi : Asimetris
• Konfigurasi : Anular
• Papalsi : Teraba Kasar
DIAGNOSA BANDING

• Alopesia areata
• Dermatitis seboroika
• Psoriasis

DIAGNOSA KERJA
• Tinea Capitis dengan grey patch ringworm
PEMERIKSAAN PENUNJANG
• Pada pemeriksaan lampu Wood tampak lesi
berpendar menjadi kuning kehijauan.
• Pemeriksaan KOH terdapat hifa dan spora
• Kultur
TERAPI
EDUKASI

– Menjaga kebersihan diri dengan mandi setelah beraktivitas


dan berkeringat
– Mengeringkan badan dengan baik setiap setelah mandi
– Mencuci pakaian, sprei, dan barang-barang pribadi lainnya
secara rutin
– Tidak menggunakan sisir, alat cukur, dan handuk secara
bersama-sama.
– Rutin dan patuh dalam pengobatan karena pengobatan
memerlukan waktu lama
– Tidak bermain dengan penyebab penularan misalnya
kucing
PROGNOSA

• Quo ad sanam : bonam


• Quo ad vitam : bonam
• Quo ad kosmetikum : bonam
• Quo ad functionam : bonam
PEMBAHASAN KASUS
Definisi
• Disebut juga (ringworm of the scalp) merupakan
adalah kelainan pada kulit dan rambut kepala yang
disebabkan oleh spesies dermatofita yaitu
Microsporum dan Trichophyton .

Etiologi
• Penyakit ini disebabkan oleh spesies dermatofita dari
genus Trichophyton dan Microsporum, misalnya T.
violaceum, T. gourvilii, T. mentagrophytes, T.
tonsurans, M. audoinii, M. canis, M. ferrugineum.
Klasifikasi Tinea Capitis

Tinea
Capitis

Black Dot Ringworm Grey patch ringworm Kerion Tinea Favus

Skutula yaitu krusta yang


Macula berwarna coklat
Papul ini melebar dan Kulit kepala tampak bisul berbentuk mangkuk
berbintik – bintik hitam
membentuk bercak yang bisul kecil dengan rambut berwarna merah kuning
dan warna rambut
menjadi pucat dan bersisik putus dan mudah dicabut. dan berbau busuk
menjadi lebih suram
(moussy odor)
KESIMPULAN

Kasus dengan diagnosa tinea capitis grey patch


ringworm pada pasien An. F usia 3 tahun. Diagnosis
ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan
fisik. Dari anamnesis pasien mengeluhkan botak pada
kepalanya yang bertambah besar dan anaknya sering
menggaruk garuk kepalanya. Anak mempunyai
kebiasaan bermain dengan kucing. Penatalaksanaan
yang diberikan pada pasien berupa Ketokonazole
cream dam Ketokenazol tablet.