Anda di halaman 1dari 154

REVOLUSI BESAR DUNIA DAN

PENGARUHNYA TERHADAP
UMAT MANUSIA

Oleh:
Lina Muryani, S.Pd., M.Pd.
Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
Kompetensi Inti
4. Mengolah, menalar, dan menyaji
dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan
metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar
3.4 Menganalisis keterkaitan antara revolusi
besar dunia (Perancis, Amerika, Cina,
Rusia dan Indonesia) dan kehidupan umat
manusia pada masa itu dan masa kini
4.4 Menyajikan hasil analisis tentang revolusi
besar dunia (Perancis, Amerika, Cina,
Rusia dan Indonesia) serta pengaruhnya
terhadap kehidupan umat manusia dalam
bentuk tulisan dan media lain.
Tujuan Pembelajaran
• Menunjukkan letak Perancis, Amerika, Cina, Rusia
dan Indonesia pada Peta dunia dengan benar
• Mendeskripsikan pengertian revolusi
• Menganalisis perbedaan revolusi dengan evolusi
• Menjelaskan latar belakang, faktor penyebab dan
proses terjadinya revolusi besar dunia (Perancis,
Amerika, Cina, Rusia dan Indonesia)
• Mengolah informasi dan menyajikan dalam bentuk
tulisan tentang revolusi-revolusi besar dunia
(Perancis, Amerika, Cina, Rusia dan Indonesia)
• Menganalisis keterkaitan antara revolusi-revolusi
besar dunia (Perancis, Amerika, Cina, Rusia dan
Indonesia)
• Menganalisis keterkaitan antara revolusi-revolusi
besar dunia (Perancis, Amerika, Cina, Rusia dan
Indonesia) dan kehidupan umat manusia pada
masa itu dan masa kini
• Mengolah informasi dan menyajikan dalam
bentuk tulisan tentang keterkaitan antara
revolusi-revolusi besar dunia (Perancis, Amerika,
Cina, Rusia dan Indonesia) dan kehidupan
Amati bendera negara manakah ini??
Amati gambar berbagai peristiwa
di bawah ini
Apa yang dimaksud dengan
REVOLUSI??
• Perubahan secara cepat
• Prosesnya berlangsung beberapa tahun
sampai puluhan tahun
• Biasanya digunakan untuk menyebutkan
perubahan di bidang politik atau
ketatanegaraan
• REVOLUSI TIDAK SAMA DENGAN EVOLUSI
REVOLUSI PERANCIS
• Sebab munculnya Revolusi Perancis
• Proses Revolusi Perancis

REVOLUSI AMERIKA
• Sebab munculnya Revolusi Amerika
• Proses Revolusi Amerika

REVOLUSI RUSIA
• Sebab munculnya Revolusi Rusia
• Proses Revolusi Rusia
REVOLUSI PERANCIS
Sebab Munculnya Revolusi Perancis
• Sebab Umum
 Absolutisme Raja
Rakyat dibebani berbagai macam pajak
Keadaan sosial ekonomi yang tidak adil
Pengaruh penulis2 terkenal

• Sebab Khusus
Keuangan negara sangat buruk
Absolutisme Raja
• Dirintis oleh PM Richelieu masa pemerintahan
Raja Louis XIII (1610-1643)

• Diperkokoh oleh PM Mazarin masa


pemerintahan Raja Louis XIV (1643-1715)
• PM Mazarin meninggal, kekuasaan Raja
ABSOLUT
Absolutisme Raja
• Sabda Raja mrpk hukum tertinggi (raja
membuat UU). Semboyan L’etat c’est moi
(Negara adl Saya)
• DPR dibubarkan
• Raja memegang kekuasaan pemerintahan
• Raja memegang kekuasaan kehakiman (Raja
berwenang memenjarakan orang tanpa sebab
yg jelas)
• Uang negara dihambur2kan u/ biaya perang&
membuat bangunan megah cth: Istana
Versailles
Jenis pajak yang dibebankan kpd
Rakyat

• Pajak Tanah (Taille)

• Pajak Garam (Gabelle)

• Pajak Anggur (Aide)


Gol I. Bangsawan

Gol II. Pendeta

Gol III Rakyat jelata

Gol I dan II adl WN Istimewa. Hak banyak,


kewajiban sedikit
Penulis Terkenal
• Montesquieu Trias Politica Legislatif
(1689-1755) Eksekutif
Yudikatif
• JJ Rousseau Du Contract Social
Pemerintahan yg demokratis
• John Locke Two Treaties of Government
Kedaulatan rakyat
• Voltaire
Mengoreksi keburukan di kalangan gereja
Keuangan negara
sangat buruk
Digunakan untuk :
• Perang
• Membuat bangunan megah Istana Versailles
• Sifat boros permaisuri Raja Louis XVI, Marie
Antoinette (Madamme Defisit)
Jalannya Revolusi Perancis
• Masa Dewan Nasional
• Masa Legislatif
• Masa Konvensi Nasional
• Masa Directoire
• Masa Konsul
• Masa Kekaisaran
Masa Dewan Nasional
• DPR mengadakan sidang untuk mengatasi
masalah keuangan
• Peserta sidang terdiri dari 3 golongan (Gol 1: 300
org, Gol 2: 300 org, Gol 3: 600 org)
• Sidang tdk berjalan lancar, terbentur pd cara
pemungutan suara
• Gol 3 mengadakan sidang sendiri (Dewan
Nasional)& ingin membentuk UUD
• Dewan Nasional berganti nama menjadi Dewan
Konstituante
Masa Legislatif
• UUD Perancis disahkan, Dewan Konstituante
Nasional kembali menjalankan fungsinya
• Gol III (khususnya kaum borjuis)merasa puas
dg apa yg dicapai tetapi rakyat belum
merasakan adanya perbaikan nasib
• Rakyat membentuk Partai Motagne yg
menginginkan bentuk pemerintahan republik
DAMPAK REVOLUSI PERANCIS bagi
Perancis
a)Dibidang politik
1.Berkembangnya liberalisme di kalangan rakyat
2.Lahirnya konsep demokrasi dan republika
3. Berkembangnya Nasionalisme
4.Dihapuskannya sistem monarki tertinggi dengan
sistem monarik konstitusional.
5. Undang-undang sebagai kekuasaan tertinggi
dalam tata pemerintahan.
6.Lahirnya aksi-aksi revolusional yang membela
kepentingan rakyat jelata.
b) Dibidang ekonomi

1. Penghapusan pajak feodal


2. Petani mejadi pemilik tanah
3. penghapusan sistem kelas dalam
masyarakat sistem ekonomi bebas.
4. Munculnya Industri besar.
c) Dibidang Sosial
1. Penghapusan sistem kelas dalam
masyarakat dan seluruh Lapisan
masyarakat.
2. Penghapusan sistem feodalisme
3. Berkembangnya pendidikan dan
pengajaran diseluruh lapisan masyarakat.
4. Berkembangnya perjuangan menegakkan
hak-hak asasi manusia.
Pengaruh Revolusi Prancis bagi
Negara Lain
Dalam Bidang Politik :

• dihapuskannya sistem tanam paksa atas desakan


kaum liberal;
• Berkembangnya paham kebangsaan (Nasionalisme)
• Berkembangnya perlindungan hukum (The Rule of
Law)
• Berkembangnya sistem demokrasi dan bentuk
republic
• Berkembangnya paham kesamaan derajat
Pengaruh Revolusi Prancis bagi
Negara lain
Dalam Bidang Ekonomi :

• Pengahapusan perbudakan karena tidak


sesuai dengan perikemanusiaan dan
perikeadilan;
• Pemungutan pajak dilakukan secara adil dan
merata;
• Menghapus diskriminasi dalam masyarakat
Pengaruh Revolusi Prancis
terhadap Indonesia
Dalam Bidang Politik :

• Berkembangnya paham liberalisme (kebebasan);


• Berkembangnya paham berkebangsaan
(Nasionalisme);
• Munculnya golongan terpelajar akibat adanya politik
etis;
• Adanya Pembentukan Volksraad (Dewan Rakyat);
• Adanya tuntutan Indonesia Berparlemen;
Pengaruh Revolusi Prancis
terhadap Indonesia
Dalam Bidang Sosial-
Ekonomi :

• Penghapusan Sistem Tanam Paksa di


Indonesia yang banyak menyengsarakan
rakyat Indonesia;
• Adanya penghapusan diskriminasi dalam
masyarakat;
• Adanya penghapusan sistem monopoli
dalam perdagangan;
Revolusi Amerika

Merupakan perang kemerdekaan Amerika utk


lepas dari Inggris
Latar Belakang Revolusi Amerika
• Pertentangan penduduk koloni dengan
penduduk negeri induk yang menginginkan
kebebasan
• Kurang rasa patriotisme terhadap tanah
kelahirannya di Eropa

* 1756-1763 terjadi Perang Laut 7 tahun


* Daerah yang didatangi oleh bangsa Eropa
disebut daerah koloni, untuk memindahkan
penduduk
Faktor penyebab Revolusi Amerika

Sebab Umum :

• Timbul paham kebebasan dalam bidang politik


• Timbul paham kebebasan dalam bidang perdagangan
• Pemungutan pajak yang tinggi. Pajak yang dituangkan
dalam Revenue Act and Billeting Act [1764]
menyebabkan kehidupan rakyat Amerika Selatan
sengsara. Pelaksanaannya ditentang oleh Samuel
Adam. Semboyannya: "No taxation with out
representation" (tak akan ada pajak tanpa ada
perwakilan di parlemen).
UNDANG-UNDANG BUATAN INGGRIS
YANG MEMBERATKAN KOLONI
• Para koloni menolak membayar pajak karena mereka menganggap
tidak memiliki wakil di parlemen Inggris.
• Oleh karena itu, mereka tidak berhak dikenakan pajak untuk kerajaan
Inggris.
• Pada saat itu muncul tuntutan yang berupa slogan
“no taxation without representation “ (tidak ada pajak tanpa adanya
perwakilan pihak koloni).
Sebab Khusus Revolusi Amerika

• Peristiwa "Boston Tea Party".


Pembongkaran teh yang ada pada kapal
milik Inggris di Pelabuhan Boston yang
dilakukan oleh orang-orang koloni
Perang 7 Tahun (Inggris - Perancis)
Thomas Paine dan
bukunya (Common
Sense)
Perjuangan Diplomatik
Amerika merubah sifat perjuangannya karena
buku Common Sense yang ditulis oleh Thomas
Paine.
Isinya penggugah semangat bangsa Amerika
untuk menentang kekuasaan Inggris
Lanjutan
1. Kongres Philadelphia yang dihadiri oleh 13 negara
bagian.
• Penandatanganan "Declaration of Independence" 4
Juli 1776. Disusun Thomas Jefferson
• Kongres Philladelphia II, Bgs Amerika tdk mengakui
parlemen Inggris
2. Menyetujui pembentukan USA melalui
penandatanganan "Articles of Convederate“
3. Menyatakan kepada dunia internasional tentang
kemerdekaan Amerika yang dipimpin oleh Benyamin
Franklin. Spanyol dan Prancis mendukung Amerika
Tokoh yg terlibat dlm perjuangan
kemerdekaan Amerika
• Tokoh penyusun naskan deklarasi
kemerdekaan Amerika:
1. Thomas Jefferson (Declaration of
Independence)
2. Thomas Paine (Buku “Common Sense”)
3. George Washington (Presiden
pertama)
Lanjutan…

• Tokoh perjuangan fisik:


1. George Washington (panglima besar
tentara koloni)
2. Samuel Adam (pemimpin pasukan
persatuan koloni)
3. Jend. Lafayette (pimpinan Perancis)
4. Jend. Burgoyne (Komandan pasukan
Inggris)
5. Jend. Cornwallis
Gambar
George Washington
(Pemimpin pasukan Amerika
Serikat) dengan Lafayette
(pasukan dari Perancis)
• Inggris mengakui kemerdekaan Amerika
melalui perjanjian Versailes [1783].
• Doktrin Monroe dicetuskan tahun 1823-1829.
Intinya menyatakan bahwa Amerika tidak
turut campur terhadap urusan bangsa lain tapi
juga tak mau dicampuri urusannya oleh
bangsa lain.
Penandatanganan
dan teks
Deklarasi
Kemerdekaan
(Declaration of
Independence)
13 Koloni Awal Amerika Serikat
1. Koloni Connecticut
2. Koloni Delaware
3. Provinsi Georgia
4. Provinsi Maryland
5. Provinsi Massachusetts Bay
6. Provinsi New Hampshire
7. Provinsi New York
8. Provinsi New Jersey
9. Provinsi North Carolina
10. Provinsi Pennsylvania
11. Koloni Rhode Island dan Provindence
Plantation
12. Provinsi South Carolina
13. Koloni dan Dominion Virginia
Pengaruh Revolusi Amerika bagi
Amerika
• Dari aspek politik :
 Sudah tidak terdapat pegawai Inggris di Amerika lagi.
 Sistem pemerintahan masih menggunakan sistem Britain
tetapi telah memberikan kekuasaan kepada negara-negara
bagian untuk mengatur wilayahnya masing-masing.
• Dari aspek sosial  melalui deklarasi kemerdekaan banyak
mengutarakan mengenai hak-hak kemanusiaan. Budak
dibenarkan, selepas kemerdekaan setiap negeri kecuali Georgia
telah mengurangi dan memberhentikan mengimport budak.
Namun begitu di Amerika masih terdapat perbudakan. Dari
aspek ekonomi Amerika menjadi bangsa yang besar dan
berperan aktif dalam dunia perdagangan
Pengaruh Revolusi Amerika bagi
Perancis
Revolusi Amerika mengguncang pemerintahan negara-negara Eropa karena
sistem pemerintahan di negara baru tersebut tidak dipimpin oleh seorang raja
yang absolut. Gentz dan Adams berpendapat bahwa Revolusi Perancis yang
menggulingkan pemerintahan raja yang absolut terinspirasi dan berhubungan
dengan Revolusi Amerika. Revolusi Perancis terjadi setelah para pasukan
maupun para pimpinan militer Perancis ikut berperang membantu Amerika
Serikat dalam mencapai kemerdekaannya. Kemerdekaan dan kebebasan yang
dialami dan dirasakan oleh orang-orang Perancis saat Revolusi Amerika,
memberikan inspirasi terhadap mereka yang berharap kondisi seperti itu bisa
terwujud juga di tanah air Perancis. Perancis mengawali perubahan
pemerintahan yang sebelumnya dikuasai oleh raja yang memerintah secara
absolut. Negara-negara yang dikuasai oleh raja yang absolut satu persatu
mulai runtuh dan digantikan oleh sistem demokrasi yang dianut sampai saat
ini
Pengaruh Revolusi Amerika
bagi Indonesia
Declaration of Independece 1776 yang berisi pengakuan tentang hak-hak asasi
manusia ditambah pernyataan Presiden Wodrow Wilson tentang penentuan nasib
sendiri nantinya:
• Mempengaruhi perjuangan organisasi pergerakan kebangsaan di Indonesia.
Terbukti, perhimpunan Indonesia mencantumkan asasnya: mengusahakan suatu
pemerintahan Indonesia yang bertanggung jawab hanya kepada rakyat Indonesia.
• Mempengaruhi penyususnan Teks Proklamasi Indonesia dan penyusunan Undang-
undang Dasar 1945 terutama pembukaan alinea pertama: Bahwa sesungguhnya
kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di
dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri
keadilan.
• Langkah-langkah untuk mempertahankan kemerdekaan Amerika yang dilakukan
melalui perjuangan fisik dan diplomasi nantinya untuk mempertahankan
kemerdekaan. Misalnya melalui konfrontasi fisik (perang kemerdekaan) dan
diplomasi ke Negara-negara Timur Tengah yang dipimpin H. Agus Salim
Lanjutan …
Pengaruh Revolusi Amerika bagi Indonesia
• Mendorong munculnya gerakan untuk
menentang penjajahan asing di Indonesia
• Gerakan yang semula bersifat kedaerahan,
kemudian berkembang menjadi gerakan
nasional
• Gerakan nasional di Indonesia bertujuan
untuk memperoleh kemerdekaan dan
membentuk pemerintahan yang demokratis.
REVOLUSI RUSIA
REVOLUSI RUSIA

Pada tahun 1917, rakyat Rusia memberontak


terhadap pemimpin mereka Tsar. Atau bernama
lengkap Tsar Nicholas II
Lanjutan…

• Hasilnya adalah sistem pemerintahan


yang benar-benar baru dengan
ideologi komunis yang seharusnya
merupakan pemberian kekuasaan bagi
kelompok biasa, tetapi hanya dikuasai
oleh beberapa orang yang mengontrol
negara dengan penuh teror.
Latar Belakang Revolusi Rusia
 Ketidaksukaan rakyat terhadap kepemimpinan Tsar
Nicholas II.
 Adanya perbedaan sosial yang mencolok antara kaum
bangsawan dan rakyat.
 Perubahan agraria yang tidak memberikan dampak
pada para petani.
 Kekalahan perang dengan Jepang pada tahun 1905,
juga
 Perbedaan sosial yang mencolok antara kehidupan Tsar
dan para bangsawan yang mewah dengan kehidupan
rakyat biasa yang kesulitan dan miskin
Jalannya Revolusi Rusia
• Pada tahun 1905, kekalahan memalukan diderita
oleh Rusia dalam perang melawan Jepang.
• Pada Februari 1917 pemberontakan terjadi pada 23 –
25 Februari 1917.
• Terjadi pemogokan dan demonstrasi besar-besaran
di kota Pertograd, dan tentara yang diutus
menghentikan demonstran malah berbalik
mendukung demonstran.
• Akhirnya 2 Maret 1917, Tsar Nicolas II dipaksa
mengundurkan diri dan kemudian didirikan
pemerintahan sementara (Vremennoye Pravitelstvo)
yang dipimpin oleh kaum kadet.
Lanjutan…

• Pada tanggal 2 – 3 Juni 1917 Pertograd


diguncang oleh demonstrasi yang dilakukan
oleh tentara, pelaut dan pekerja.
• Akhirnya pada 24 Juni, kembali dibentuk
pemerintahan koalisi kedua
• Program pemerintahan kedua dipimpin oleh
Karensky. Ialah yang menjunjung kembali
kehormatan Rusia yang merosot akibat
perang.
• Setelah itu bentuk negaranya berubah
menjadi Republik
Lanjutan…

• Untuk mengembalikan kehormatan Rusia,


Karensky memutuskan untuk menyerang
Jerman secara besar-besaran. Namun gagal
karena tidak mendapat dukungan dari rakyat.
• Keadaan dimanfaatkan oleh kaum Bolshevik,
dengan cara diam-diam telah mempersiapkan
pemberontakan jauh sebelumnya. Mereka
membentuk pemerintahan sendiri tentara
sendiri yang disebut Tentara Merah, dan
menyebarkan propaganda antipemerintahan
Borjuis
Lanjutan…

• Sebelum menyerang Istana Musim Dingin,


yang menjadi simbol kekuasaan
pemerintahan, kaum Bolshevik yang dipimpin
oleh Lenin, terlebih dulu menguasai objek-
objek vital seperti: jembatan, pembangkit
listrik, bank, stasiun KA
• Lenin melakukan pemberontakan bersenjata
yang mendapat tantangan dari tokoh komunis
Lev Kamenev dan Grigory Zinoviov. Namun
suara mereka dapat dikalahkan oleh Lenin.
Terjadinya Perang Saudara
• Pada masa pemerintahan Lenin terjadi perang
saudara (Grazhdanskaya Voina) antara tentara
merah dan tentara putih.
• Tentara putih adlaah para pendukung Tsar yang
memberontak di bawah pimpinan Jendral Denikin
dan Wrangler.
• Tentara Merah adalah semua pasukan tentara Lenin.
• Pasukan tentara putih mendapat dukungan dari
negara-negara sekutu karena ingin menghalau
meluasnya paham komunis
Lanjutan…
• Pada bulan Maret dan April 1918, pasukan negara-
negara sekutu telah berada di teritori Rusia namun
tidak memberi pengaruh apa-apa bagi Rusia.
• 2 tahun kemudian, kemenangan menjadi milik
tentara merah karena pasukan tentara asing
terpisah-pisah sehingga dapat dipatahkan oleh
tentara merah.
• Akhirnya setelah perang saudara terbentuk 6
Republik yang berdaulat di wilayah bekas imperium
Rusia, yakni Rusia, Ukraina, Belorusia, Armenia,
dan Georgia
Lanjutan…
• Tanggal 30 Desember 1922 terbentuklah
U.S.S.R yang dipimpin oleh Lenin.
• Terjadi kekacauan ekonomi, karena banyak
petani besar yang tidak mau menyerahkan
hasil pertaniannya kepada pemerintah saat
sistem ekonomi komunis berlaku.
• Melihat hal tersebut, Lenin mengubah sistem
ekonominya menjadi NPP atau New Political
Policy.
Lanjutan…
• Lenin meninggal 2 tahun setelah U.S.S.R.
terbentuk tepatnya pada tahun 1924.
• Terdapat dua tokoh yang dapat menggantikan
Lenin, yakni Stalin dan Trotsky. Namun kedua
tokoh ini memiliki pandangan yang berbeda.
• Pada akhirnya Lenin digantikan oleh Stalin
dengan struktur pemerintahannya yang
menempatkan seluruh elemen negara di bawah
kekuasaanya.
• Kebijakan tersebut berakhir setelah Stalin
meninggal pada tahun 1953
Pengaruh Revolusi Rusia bagi Rusia
(Revolusi Oktober 1917)
• Dalam bidang Pemerintahan :
1) Dihapusnya pemerintahan Tsar Nicholas II
yang reaksioner.
2) Rusia menjadi negara Serikat yang berbentuk
Republik dengan nama USSR dengan Moskow
sebagai ibukotanya
Pengaruh Revolusi Rusia bagi Rusia
(Revolusi Oktober 1917)
• Dalam bidang Ekonomi :
1) Pertanian dan perindustrian dinasionalisasi.
Tanah pertanian sebagian diselenggarakan
oleh pemerintah dan sebagian dijadikan
pertanian kolektif.
2) Kantor-kantor, pabrik-pabrik, bank-bank, dan
jalan-jalan kereta api dinasionalisasi
Pengaruh Revolusi Rusia bagi Rusia
(Revolusi Oktober 1917)
• Dalam bidang Ideologi:

Kemenangan kaum Bolshewiki menyebabkan


paham komunis menyebar ke seluruh dunia
Pengaruh Revolusi Rusia bagi Rusia
(Di bawah Pemerintahan Lenin (1917–1924))
• Dalam bidang Pemerintahan :
1) Merubah negerinya menjadi diktator militer
2) Membentuk Undang-Undang Dasar (UUD)
baru. Berdasarkan UUD baru ini bentuk negara
Rusia adalah negara serikat dengan nama
Republik Sosialis Uni Soviet atau Union of Soviet
Sosialis Republics (USSR) yang terdiri atas
Belarusia, Ukraina, Armenia, Azerbaijan, dan
Rusia (terbentuk pada tanggal 30 Desember
1922)
Pengaruh Revolusi Rusia bagi Rusia
(Di bawah Pemerintahan Lenin (1917–1924))
• Dalam bidang Ekonomi :
1) Menasionalisasi tanah-tanah bangsawan,
industri-industri besar bank-bank dan jalan
kereta api.
2) Menciptakan New Economical Policy (NEP) di
mana hasil bumi dapat dijual dengan bebas.
Pengaruh Revolusi Rusia bagi Rusia
(Di bawah Pemerintahan Lenin (1917–1924))
• Dalam bidang Ideologi :

Rusia membentuk Comintern (perkumpulan


komunis internasional), untuk menyebarkan
paham komunis ke seluruh dunia
Dampak Revolusi Rusia bagi Dunia
• Munculnya pemerintahan satu Partai (Partai
Komunis).
• Timbulnya Soviet-Demokrasi sebagai lawan
dari Liberal-Demokrasi.
• Meluasnya Komunisme ke seluruh penjuru
dunia.
• Hingga saat ini, Komunisme merupakan faktor
yang tidak dapat dilupakan dalam dunia
politik dunia.
Pengaruh Revolusi Rusia thdp
Indonesia
• Berkembangnya paham Marxis yang
kemudian melahirkan Partai Komunis
Indonesia.
• Atas dasar Marxisme inilah pada tanggal 9
Mei 1914 di Semarang, Sneevliet bersama-
sama dengan J.A. Brandsteder, H.W. Dekker,
dan P. Bersgma berhasil mendirikan Indische
Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV).
Lanjutan…
• Sneevliet kemudian melakukan infiltrasi
(penyusupan) kader-kadernya ke dalam tubuh SI
dengan menjadikan anggota-anggota ISDV sebagai
anggota SI, dan sebaliknya anggota-anggota SI
menjadi anggota ISDV.
• Akibatnya, SI Cabang Semarang yang sudah berada
dibawah pengaruh ISDV semakin jelas warna
Marxismenya sehingga menyebabkan perpecahan
dalam tubuh SI.
• Pada tahun 1919 ISDV diubah menjadi Partai
Komunis Hindia dan selanjutnya pada bulan
Desember 1920 menjadi Partai Komunis Indonesia
REVOLUSI CHINA
(1911 – 1949)
Lina Muryani, M.Pd.
Konsep Penting

• Dinasti Manchu
• Raja Pu Yi
• Pemberontakan Boxers
• Pemberontakan Wuchang
• Dr. Sun Yat Sen
• Chiang Kai Shek
• San Min Chu I
• Mao Tse Tung
Latar Belakang Revolusi China

• Penyelewengan dan Kelemahan


Bangsa Manchu
• Kesadaran Bangsa Cina
• Munculnya kaum intelektual Cina,
salah satunya adalah Sun Yat Sen.
Kaisar Cina meninggal, timbul
kekacauan sehingga bangsa Barat
mengeksploitasi kekayaan Cina
Dinasti Manchu memerintah dengan
menggunakan sistem feodal
Kekalahan Cina dalam perang
melawan Jepang 1895 M
Korupsi dan pemborosan yang
merajalela
Dasar :
Perang antara Cina-Jepang yang dilatarbelakangi
ketika pemerintah Korea menginginkan pembaharuan
dalam negerinya. Pembaharuan ini tidak mungkin
dapat tercapai selama Cina masih di Korea. Korea
lalu minta bantuan kepada Jepang, untuk mengusir
pasukan Cina dari Korea. Dengan demikian
persengkataan Cina-Jepang makin besar dan
akhirnya meletuslah perang Cina-Jepang.
Kronologis jalannya Revolusi Cina

• Pada waktu Cina masih berperang melawan Jepang (1894-1895)


kesempatan ini digunakan oleh Dr. Sun Yat Sen untuk
mengadakan gerakan yang merampas canton untuk dijadikan
pusat revolusi tetapi upaya ini gagal.
• Saat terjadi Pemberontakan Boxers (1900 M) di Peking, Duta
Besar Jerman (Von Kitteler) terbunuh sedangkan kedaulatan-
kedaulatan asing lainnya diserang, namun tentara bangsa asing
di bawah pimpinan Jendral Von Waldersee berhasil menindas
pemberontakan boxers dan menduduki Peking. Ratu Tzu Hsi
menyerah dan menandatangani protocol boxers (the boxers
protocol 7 September 1901).
… Lanjutan Kronologi

• Pada 27 April 1911 M dibawah pimpinan Huan Hsing, kaum


revolusioner dan anggota-anggota Tung Meng Hui
melakukan pemberontakan di Canton. Pemberontakan ini
mengalami kegagalan lagi
• Pada 9 0ktober 1911 M meledaklah bom di salah satu
gudang rahasia milik perkumpulan Tung Meng Hui di
provinsi Hupeh. Banyak prajurit ditangkap, dokumen-
dokumen rahasia kaum revolusioner dirampas oleh raja
muda di Hupeh yaitu Jui Chang
… lanjutan Kronologi

• 10 Oktober 1911 terjadi Permberontakan di Wuchang (Wuchang


Day, Double Ten Nineteen Eleven). Wuchang sendiri adalah
ibukota provinsi Hupeh
• Pada 12 Oktober 1911 provinsi-provinsi, satu persatu direbut oleh
pasukan revolusi. Akibatnya dari 18 provinsi tinggal 2 provinsi saja
yang masih dapat dipertahankan oleh tentara Manchu, yaitu
propinsi Honan dan Chihli. Dalam suasana yang sudah terpojok ,
pemerintah manchu mengangkat kembali bekas opsirnya yaitu
Yuan Shih k’ai sebagai raja muda
… lanjutan Kronologi

• Pada 11 November 1911, pasukan revolusioner menuntut agar


kaisar Manchu terakhir yang masih kanak-kanak untuk turun
tahta. Sebagai reaksi di pihak manchu ialah mengngkat Yuan
Shih K’ai sebagai pemimpin sipil dan militer tertinggi di China
Utara
• Desember 1911 pertempuran sudah berakir dengan
kemenangan bagi pihak “kaum revolusioner”. Pada 29
Desember 1911 kaum Revolusioner mengangkat Dr. Sun Yat Sen
sebagai presiden pemerintah sementara Republik Cina
Akhir Revolusi Cina

• Pada 1 Januari 1912 M Dr. Sun Yat Sen dilantik


sebagai presiden China di Nanking.
• Tanggal 1 Januari selanjutnya dinyatakan
sebagai tanggal berdirinya Republik China.
Sedangkan tanggal 10 Oktober yakni
meletusnya Revolusi di Wuchang, menjadi Hari
Kemerdekaan Cina
Pu Yi (Raja Terakhir Dinasti Manchu)
1932
1908

1959

1906-1967

Raja
menjadi
tukang
kebun
Dr. Sun Yat Sen
Partai Kuo Min Tang Chiang Kai
(Nasionalis) Shek

San Min Chu I (Tiga Asas


Kerakyatan)
•Min T`sen (Kebangsaan)
•Min Tsu (Kerakyatan)
•Min Sheng (Kesejahteraan)
Partai Kung Cang Tang (Komunis)

80.000 orang Long March 9600 km dari Kiang Shi ke Yen An


(1 Tahun)

Mao Tse Tung


10 Oktober
1911
Rute Long March 1934-1935
Revolusi Indonesia
(1945 – 1949)
Oleh : Lina Muryani, M.Pd.
Revolusi Indonesia

Revolusi Fisik

Revolusi Sosial

Perjuangan Diplomasi
REVOLUSI FISIK INDONESIA
Revolusi Indonesia adalah
upaya mempertahankan
Definisi
Indonesia dari penguasaan
Revolusi Fisik
bangsa asing. Tujuannya
Indonesia
agar bangsa asing tidak
(1945 – 1949)
menguasai/menjajah
bangsa Indonesia kembali
Setelah Indonesia merdeka, Sekutu
Diboncengi Oleh Belanda (Nica)
memasuki Berbagai Wilayah
Indonesia
Perjanjian Wina (1942)

“Negara-negara Sekutu sepakat untuk


mengembalikan wilayah-wilayah yang
kini diduduki Jepang pada pemilik
koloninya masing-masing bila Jepang
berhasil diusir dari daerah
pendudukannya.”
Kronologi Revolusi Indonesia

 Menjelang akhir perang tahun 1945 sebagian wilayah


Indonesia telah dikuasai oleh tentara sekutu.
 Satuan tentara Australia telah mendaratkan pasukannya di
Makasar dan Banjarmasin sedangkan Balikpapan telah
diduduki oleh Australia sebelum Jepang menyatakan
menyerah kalah. sementara Pulau Morotai dan Irian Barat
dikuasai oleh satuan tentara Australia dan Amerika Serikat
di bawah pimpinan Jenderal Douglas Macarthur, panglima
komando kawasan Asia Barat Daya (South West Pacific Area
Command/SWPAC).
Setelah Perang usai

 Tentara Ausralia bertanggung jawab terhadap Kalimantan dan Indonesia


bagian Timur
 Amerika Serikat menguasai Philipina
 Tentara Inggris dalam bentuk komando SEAC (South East Asia
Command) bertanggung jawab atas India, Burma, Srilanka, Malaya,
Sumatera, Jawa dan Indocina.
 SEAC dengan Panglima Lord Mountbatten sebagai Komando Tertinggi
Sekutu di Asia Tenggara bertugas melucuti bala tentera Jepang dan
mengurus pengembalian tawanan perang dan tawanan warga sipil sekutu
(Recovered Allied Prisoners of War and Internees/RAPWI).
RAPWI
(Recovered Allied Prisoners of War and Internees)
Kedatangan Belanda diwakili NICA

 Berdasarkan Civil Affairs Agreement, pada 23 Agustus 1945


Inggris bersama tentara Belanda mendarat di Sabang, Aceh. 15
September1945, tentara Inggris selaku wakil Sekutu tiba di
Jakarta, dengan didampingi Dr. Charles van der Plas, wakil
Belanda pada Pihak Sekutu di Perang Dunia II.
 Kehadiran tentara Sekutu ini, diboncengi NICA (Netherland Indies
Civil Administration - pemerintahan sipil Hindia Belanda) yang
dipimpin oleh Dr. Hubertus J. Van Mook, ia dipersiapkan untuk
membuka perundingan atas dasar pidato siaran radio Ratu
Wilmemina tahun 1942 (statkundige concepti atau konsepsi
kenegaraan), tetapi ia mengumumkan bahwa ia tidak akan
berbicara dengan Soekarno yang dianggapnya telah bekerja
sama dengan Jepang
 Pidato Ratu Wilhemina itu menegaskan
bahwa di kemudian hari akan dibentuk
sebuah persemakmuran yang di antara
anggotanya ialah Kerajaan Belanda dan
Hindia Belanda, di bawah pimpinan Ratu
Belanda.
Terdapat berbagai pertempuran yang terjadi pada saat masuknya
Sekutu dan NICA ke Indonesia, yang saat itu baru menyatakan
kemerdekaannya. Pertempuran yang terjadi di antaranya adalah:
 Peristiwa 10 November, di daerah Surabaya dan sekitarnya.
 Palagan Ambarawa, di daerah Ambarawa, Semarang dan
sekitarnya.
 Perjuangan Gerilya Jenderal Soedirman, meliputi Jawa Tengah
dan Jawa Timur
 Bandung Lautan Api, di daerah Bandung dan sekitarnya.
Soedirman : Pejuang Revolusi Fisik
Tentara Indonesia dipaksa keluar dari
Parit
Tiga orang pejuang muda Indonesia tertangkap,
mereka terlihat sedang terluka dan pergelangan kaki
diikat
Tentara belanda secara santai mengarahkan
senjatanya ke pasukan Indonesia yang
sudah menyerah di Solo,1948
 Karena situasi keamanan ibukota Jakarta
(Batavia saat itu) yang makin memburuk,
maka pada tanggal 4 Januari 1946,
Soekarno dan Hatta dengan
menggunakan kereta api, pindah ke
Yogyakarta sekaligus pula memindahkan
ibukota. Meninggalkan Sjahrir dan
kelompok yang pro-negosiasi dengan
Belanda di Jakarta.
Pemindahan ke Yogyakarta dilakukan dengan
mengunakan kereta api, yang disebut dengan singkatan
KLB (Kereta Luar Biasa). Orang lantas berasumsi bahwa
rangkaian kereta api yang digunakan adalah rangkaian
yang terdiri dari gerbong-gerbong luar biasa. Padahal
yang luar biasa adalah jadwal perjalanannya, yang
diselenggarakan di luar jadwal yang ada, karena kereta
dengan perjalanan luar biasa ini, mengangkut Presiden
beserta Wakil Presiden, dengan keluarga dan staf,
gerbong-gerbongnya dipilihkan yang istimewa, yang
disediakan oleh Djawatan Kereta Api (DKA) untuk VVIP.
REVOLUSI SOSIAL INDONESIA
gerakan-gerakan dari bawah yang
menggulingkan pejabat-pejabat Indonesia
yang memegang kekuasaan yang diberikan
Definisi baik oleh Jepang maupun Belanda. Ia juga
menegaskan bahwa kekerasan yang terjadi
Revolusi Sosial disebabkan oleh pemahaman yang berbeda
Indonesia antara realisasi revolusi di daerah satu dengan
yang lainya, sehingga suatu daerah
mengambil contoh dari gerakan di daerah
tetangganya tanpa mengetahui sesuatu
yang telah mendahuluinya
Faktor penyebab Revolusi Sosial

 Kondisi ketimpangan disegala aspek kehidupan masyarakat.


Ketimpangan ini terlihat sangat mencolok terutama antara rakyat kelas
bawah dengan para pengusaha, bangsawan, dan pejabat
pemerintah.
 Muncul rasa ketidakadilan di dalam masyarakat terhadap golongan
atas.
 Adanya provokasi dari pejuang-pejuang gerakan bawah tanah
kepada masyarakat akan kondisi ketidakadilan ini.
 Momen proklamasi kemerdekaan Indonesia menjadi titik awal
pelampiasan rasa ketidakadilan yang sudah menjadi bibit di dalam
masyarakat
Bentuk Revolusi Sosial

 Peristiwa Tiga Daerah (Tegal, Brebes, dan Pemalang)


yang terjadi pada bulan Oktober-Desember 1945
 Munculnya para laskar-laskar tidak resmi yang terdiri
dari para jawara dan mantan garong di Jakarta
 Revolusi Sumatra khususnya di Sumatra Timur
 Revolusi Sosial di Banten
Peristiwa Tiga Daerah (Tegal, Brebes,
Pemalang)

 Salah satu bentuk rasa sakit hati rakyat terhadap pejabat dan penguasa daerah.
 Tidak hanya kepada penguasa daerah, rasa sakit hati juga timbul kepada para perangkat
desa dan camat.
 Rasa ketidakadilan dan sakit hati dalam diri rakyat Tiga Daerah terjadi karena
monopoli pangreh praja (pejabat pemerintah daerah) dalam birokrasi.
 Salah satu kasus yang terjadi adalah tidak meratanya pengaturan irigasi oleh pangreh
praja setempat yaitu isensitas pengairan lebih ditujukan kepada pengusaha ladang tebu
daripada ke petani padi lokal.
 Kasus tersebut terjadi ketika Hindia Belanda masih berdiri. Sementara pada zaman
pendudukan Jepang kesenjangan masyarakat semakin menjadi terutama ketika
diterapkan penjatahan kepemilikan barang-barang pokok. Kondisi ini dimanfaatkan para
pejabat untuk mengkorupsi jatah milik rakyat.
… lanjutan Peristiwa Tiga Daerah
(Tegal, Brebes, Pemalang)

 Situasi di Tiga Daerah semakin tidak stabil karena sikap pemimpin daerah
yang masih bingung dalam memilih bergabung dengan pemerintahan
Indonesia atau tidak.
 Sementara di lain pihak rakyat berkehendak untuk bergabung dengan
pemerintah Indonesia.
 Tuntutan rakyat Tiga Daerah ini bukan tanpa alasan. Rakyat Tiga Daerah
memandang kemerdekaan sebagai jalan untuk kesetaraan sosial antara
rakyat dengan pangreh praja. Propaganda dan kampanye dari kaum
nasionalis (terutama orang PKI) setempat turut menyulut tuntutan rakyat
tadi
Jalannya Peristiwa Tiga Daerah
(Tegal, Brebes, Pemalang)

 Di Tegal  Diawali dengan pembunuhan para wedana dan pejabat


desa di daerah Tegal.
 di Brebes  Sasaran amuk masyarakat ditujukan kepada orang China
dan Indo-Eropa. Alasan dari penyerangan orang China dan Indo-Eropa
lebih berdasar atas kesenjangan ekonomi dan posisi orang nonlokal
tersebut sebagai saudagar atau pengusaha yang di mata rakyat
sebagai salah satu penindas mereka.
 Di Pemalang  Selain menyerang kantor pemerintah setempat, rakyat
Pemalang juga menyerang markas BKR di Pemalang. Pada saat itu
rakyat memandang BKR tidak memperdulikan mereka karena tidak ikut
dalam revolusi sosial di Tiga Daerah tersebut
Latar belakang munculnya laskar-
laskar di Ibukota

 Sasaran dari laskar-laskar tersebut adalah para


pedagang dan orang Indo-Eropa dan Cina.
 Alasan dari diserangnya orang-orang
nonpribumi lebih didasari atas rasa sakit hati dan
kebebasan setelah merdeka.
 Keberadaan laskar-skar ini juga menjadi
keresahan di warga ibukota, oleh karena sering
kali laskar-laskar tersebut menyerang warga-
warga setempat
… lanjutan munculnya laskar-laskar di
Ibukota

 Revolusi sosial di Jakarta juga melebar ke daerah Depok.


 Depok adalah salah satu daerah yang diisi oleh mayoritas orang nonpribumi
dan mantan pejabat Belanda dari pribumi, bahkan ketika pendudukan
Jepang kondisi tersebut masih bertahan.
 Hal ini menjadikan Depok sebagai daerah eksklusif daripada daerah lain
disekitarnya sehingga setelah proklamasi terjadi ‘invansi’ laskar-laskar lokal ke
daerah Depok.
 Terjadi begitu banyak penjarahan dan pembunuhan di daerah Depok
sebagai bentuk rasa sakit hati orang sekitar Depok
Revolusi Sosial di Sumatera Timur

 Sumatera Timur merupakan salah satu daerah perkebunan penting


 Pada era penerapan sistem ekonomi liberal Sumatra Timur menjadi salah
satu daerah sasaran transmigrasi pekerja kasar dari Jawa untuk
diperkejakan di perkebunan Sumatra Timur.
 Banyaknya pekerja nonpribumi Sumatra menjadikan pergesekan
antarsuku di Sumatra Timur.
 Pergesekan antarsuku di Sumatra Timur dikarenakan rasa iri antara suku
non-Melayu kepada orang Melayu yang memiliki hak istimewa di dalam
dinamika sosial.
… lanjutan Revolusi Sosial di Sumatera
Timur

 Ketimpangan sosial juga menjadi salah satu munculnya revolusi sosial di Sumatra Timur.
 Ketimpangan ini terjadi antara para pekerja perkebunan dengan para pengusaha,
penguasa kolonial, dan bangsawan kerajaan setempat.
 Para pekerja perkebunan di Sumatra Timur merasa haknya dirampas karena tanah mereka
bertani dialihfungsikan secara paksa untuk perkebunan swasta. Hal ini kian diperparah
dengan sikap para raja setempat yang tidak berani membela rakyatnya.
 Setelah proklamasi kemerdekaan, kondisi sosial di Sumatra Timur kian tegang. Oleh karena
belum adanya kekuasaan yang jelas, terjadi konflik fisik antarsuku terutama suku Melayu
dengan suku non-Melayu dan konflik antara si miskin dengan si kaya
 muncul pula penjarahan dan pembakaran kediaman para bangswan setempat
Revolusi Sosial di Banten

 Wujud Revolusi Sosial di Banten  Penggantian pejabat-


pejabat setempat oleh kaum ulama dan berkuasanya
Dewan Rakyat yang dipimpin oleh Ce Mamat, tidak lepas
dari keadaan sebelumnya yaitu pada masa penjajahan
Belanda dan Jepang.
 Kebencian mereka terhadap Belanda dan pejabat-pejabat
kolonial yang menekan mereka yang umumnya dari luar
Banten, tidak pernah hilang dari hati mereka
Jalannya Revolusi Sosial di Banten

 Kaum Ulama secara serentak dan spontan menggantikan kedudukan


kepamongprajaan, karena memang pamongpraja yang ada itu tidak
berbuat apa-apa, mereka takut dan bingung.
 Dalam Revolusi Sosial itu kaum ulama tidak melakukan kerjasama
dengan kaum komunis setempat, melainkan dalam waktu yang
bersamaan mereka melakukan aksi dalam rangka mencapai tujuan
mereka masing-masing.
 Kegiatan mereka dalam menduduki jabatan-jabatan itu berlangsung
berlangsung bersamaan dengan aksi kaum komunis setempat, karena
saatnya memungkinkan.
Jalannya Revolusi Sosial di Banten

 Revolusi Sosial yang terjadi secara bersamaan antara kaum ulama dan
Dewan Rakyat pimpinan Ce Mamat, menimbulkan kecurigaan Pemerintah
Pusat terhadap Banten yang dinilai mau menentangnya.
 Dalam berbagai kesempatan sejak Revolusi Sosial itu berlangsung hingga
beberapa bulan kemudian, pemimpin-pemimpin (kaum ulama) Banten
menyatakan dengan tegas bahwa Banten berdiri dibelakang Pemerintah
RI. Sesungguhnya yang mereka inginkan adalah mereka dapat mengurus
daerah mereka yang selama itu sejak tahun 1832 ditelantarkan oleh
Penguasa Setempat. Mereka ingin menjadi tuan di rumah sendiri. Sebelum
itu mereka tidak mempunyai kesempatan atau kekuasaan untuk
mengurusnya.
Jalannya Revolusi Sosial di Banten

 Kegiatan kaum ulama yang membangun Banten dengan


memugar bangunan-bangunan kuno, yang menimbulkan desas-
desus sebagai kegiatan awal dalam rangka menghidupkan
Kesultanan Banten, mendorong Pemerintah Pusat untuk kembali
mengunjungi Banten.
 Dari hasil kunjungan Mohammad Hatta ke Banten, disimpulkan
bahwa Daerah ini perlu perhatian dari Pemerintah Pusat karena itu
diangkatlah Yusuf Adiwinata (Putra Banten) sebagai Wakil Gubernur
Jawa Barat untuk daerah Banten yang ditempatkan di Serang,
mengangkat Semaun Bakri sebagai Wakill Residen, dan
mendatangkan pejabat-pejabat baru dari luar Banten
Perjuangan Diplomasi Indonesia

 Banyaknya korban dari pihak Indonesia, mendorong pemerintah


Indonesia melakukan perjuangan diplomasi
 Bentuk perjuangan diplomasi :
 Perundingan Linggajati
 Perundingan Renville
 Perundingan Roem Roijen
 Konferensi Inter Indonesia
 Konferensi Meja Bundar
Perundingan Linggajati

 Belanda melakukan usaha perundingan dengan wakil-wakil republik Indonesia.

 Konferensi antara dua belah pihak diadakan di bawah pimpinan yang netral seorang komisi khusus Inggris, Lord Killearn.
 Delegasi Indonesia : A.G. Pringgodigdo, Dr. Sudarsono, Mr. Susanto, Dr. J. Leimena, dr. A.K. Gani, Moh. Roem,
Mr. Amir Syarifudin, Mr. Ali Budiarjo.
Delegasi Belanda : Mr. Van Pool, F. de Boer dan Van Mook
Delegasi Inggris : Lord Killearn.

 Tempat perundingan di bukit Linggarjati dekat wilayah Cirebon. Setelah dicapailah suatu persetujuan pada tanggal 15
November 1946

 Isi perundingan Linggajati :

 Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan meliputi Sumatra, Jawa dan
Madura. Belanda harus meninggalkan wilayah de facto paling lambat 1 Januari 1949,

 Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama untuk membentuk Republik Indonesia Serikat, yang salah satu
bagiannya adalah Republik Indonesia

 Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia - Belanda dengan Ratu Belanda sebagai
ketuanya
Perundingan Renville

 Dilaksanakan pada 17 Januari 1948


 Delegasi Indoneia dipimpin oleh PM. Amir Syarifudin.( terdiri dari Ali Sastro Amidjojo, H. Agus Salim, Dr. j.
Leimena, Dr. Latuharhary, TB. Simatupang.
Delegasi Belanda dipimpin oleh R. Abdul Kadir Widjojoatmodjo.
 Isi Perundingan Renville :
1. Persetujuan Gencatan senjata antara Indonesia – Belanda.
2. Enam pokok prinsip tambahan untuk perundingan guna mencapaii penyelesaian politik yang meliputi :
a. Belanda tetap memegang kedaulatan atas seluruh wilayah Indonesia sampai dibentuk RIS.
b. Sebelum RIS dibentuk Belanda dapat menyerahkan sebagian kekuasaannya pada pemerintah federal
sementara
c. RIS sederajat dengan Belanda dan menjadi bagian Uni-Indonesia Belanda dengan Ratu Belanda
sebagai Ketua.
d. Republik Indonesia bagian dari RIS
e. Akan diadakan penentuan pendapat rakyat (plebisit) di Jawa, Madura dan Sumatera untuk
menentukan apakah rakyat akan bergabung dg RI atau RIS
f. Dalam waktu 6 bl – 1 th akan diadakan Pemilu untuk membentuk Dewan Konstitusi.
Perundingan Roem Roijen

 UNCI mulai melaksanakan tugas yaitu melancarkan perundingan antara


Indonesia – Belanda, mengurus pengembalian kekuasaan ketangan Indonesia
dan mengadakan Plebisit;
 Salah satu perundingan yang di selenggarakan UNCI adalah Perundingan
Roem – Royen ( 17 April 1949 ) yang isinya : “ kedua pihak sepakat
menciptakan perdamaian, mengadakan perundingan berikutnya, dan
menerima inisiatif dari badan Internasional”
Konferensi Inter Indonesia

 Negara-negara bagian yang dibentuk Belanda merasa bahwa


dukungan yang diberikan Belanda adalah upaya untuk menguasai
kembali seluruh Indonesia dengan politik devide et impera.
 19 – 22 Juli 1949 Negara-negara diluar Ri sepakat mengadakan
konferensi dengan RI yang disebut Konferensi Inter – Indonesia.
 30 Juli 1949 Konferensi dilanjutkan di Jakarta dipimpin Moh.
Hatta menghasilkan kesepakatan untuk menyelenggarakan KMB (
Konferensi Meja Bundar)
Konferensi Meja Bundar (KMB)

 23 Agustus – 2 November 1949 di Den Haag hasil kesepakatan


diajukan ke KNIP untuk di sahkan.
 Berdasarkan sidang KNIP 6 Desember 1949 hasil KMB
diterima dg suara terbanyak dan disahkan.
 15 Desember 1949 diadakan pemilihan Presiden RIS, 17
Desember 1949 Ir. Soekarno dilantik sebagai Presiden.
 Kabinet RIS I dipimpin oleh Drs. Moh. Hatta
Pengakuan Kedaulatan RI

 23 Desember 1949 delegasi RIS dipimpin Drs. Moh. Hatta berangkat ke


Belanda untuk menandatangani akte Penyerahan Kedaulatan dari
pemerintah Belanda.
 27 Desember 1949 diadakan upacara naskah “Penyerahan” kedaulatan
dari pemerintah Belanda kepada RIS.
Catatan:
 Penyerahan kedaulatan dimaksud adalah pengakuan kedaulatan RI oleh
Belanda; karena RI telah memiliki kedaulatan sejak 17 Agustus 1945
Evaluasi
1. Informasi yang tepat terkait sejarah awal
pendudukan Inggris di Benua Amerika adalah ….
a. Benua Amerika diperebutkan berbagai negara
b. pembentukan koloni murni untuk kepentingan
politik
c. Inggris menduduki Amerika pada masa Ratu
Elizabeth I
d. sebelum Inggris datang, Amerika merupakan
wilayah yang tak berpenduduk
e. pendirian koloni pertama di Virginia menandai
kedatangan pertama Inggris ke Amerika
2. Inggris menguasai … koloni di Amerika
a. 12
b. 13
c. 14
d. 15
e. 16
3. Revolusi Perancis merupakan
bentuk protes dan perlawanan
terhadap ….
a. Monarki absolut
b. Monarki parlementer
c. Monarki kontitusional
d. Absolutisme demokrasi
e. Republik konstitusional
4. Selain untuk membebaskan para tahanan
politik, penyerangan penjara Bastille semasa
Revolusi Perancis juga merupakan simbol
perlawanan terhadap ….
a. krisis ekonomi negara
b. kesewenang-wenangan raja
c. kesewenang-wenangan militer
d. penjajahan oleh para aristokrat
e. perlakuan yang tidak adil terhadap para
tahanan
5. Berikut ini yang bukan latar belakang lahirnya
Revolusi Rusia adalah ….
a. munculnya tokoh-tokoh terpelajar
b. feodalisme yang sangat kuat di Rusia
c. kekacauan dan krisis ekonomi pasca
Perang Dunia I
d. kepemimpinan Tsar Nicholas II yang
konservatif dan otoriter
e. seruan komunisme untuk menggulingkan
rezim Tsar Nicholas II
6. Pasca jatuhnya Tsar Nicholas II, dibentuk
sebuah pemerintahan sementara yang
merupakan gabungan dari ….
a. Partai Komunis dan Partai Liberal
b. Kaum Bolsevik dan Kaum Mensevik
c. Partai Buruh Sosial-Demokrat dan Kaum
Bolsevik
d. Partai Liberal dan Partai Buruh Sosial-
demokrat
e. Soviet Petrograd dan Partai buruh Sosial-
Demokrat
7. Revolusi Cina merupakan perubahan
dari masa … ke masa …..
a. dinasti, republik
b. tradisional, modern
c. dinasti, parlementer
d. parlementer, republik
e. belum merdeka, sudah merdeka
8. Pasca revolusi, sistem
pemerintahan Cina berdasarkan
pada ….
a. liberalisme
b. sosialisme
c. demokrasi
d. komunisme
e. nasionalisme
9. Latar belakang munculnya Revolusi Indonesia
adalah ….
a. Belanda ingin menguasai wilayah Indonesia
kembali
b. Jepang tidak menyetujui kemerdekaan
Indonesia
c. Pemerintah pusat mengambil semua asset
kekayaan daerah
d. Ada sebagian orang Indonesia yang tidak
menghendaki kemerdekaan
e. Kekecewaan rakyat di berbagai daerah karena
tidak meratanya otonomi
10. Berikut ini yang bukan bentuk
revolusi fisik di Indonesia adalah ….
a. Palagan Ambarawa
b. Puputan Margarana
c. Bandung Lautan Api
d. Perundingan Linggajati
e. Pertempuran Lima Hari di
Semarang

Anda mungkin juga menyukai