Anda di halaman 1dari 9

REAKSI OKSIDASI DAN

REDUKSI
KELOMPOK : 5
ANGGOTA : 1. DWI AGUSTINI ANGRAINI
2. NAURAH AFIFAH
3. ACNES OKTAVIANI
4. WAFIQA DINDA KENAMON
Bilangan Oksidasi
 Bilangan oksidasi unsur bebas adalah nol
 Bilangan oksidasi unsur logam dalam senyawanya selalu positif. Logam
golongan A dalam senyawanya mimiliki bilangan oksidasi positif sesuai
dengan golongannya.
 Bilangan oksidasi atom H dalam senyawa = +1
 Bilangan Oksidasi atom O dalam senyawa = -2
 Bilangan oksidasi atom Flour(F) dalam senyawanya = -1
 Bilangan oksidasi suatu atom unsur dalam suatu ion monoatom =
muatan ionnya
 Jumlah bilangan oksidasi atom unsur dalam suatu senyawa = 0
 Jumlah bilangan oksidasi atom unsur dalam suatu ion poliatom =
muatannya
Konsep Reduksi Dan Oksidasi
 Reaksi Redoks. Berdasarkan Pelepasan dan Pengikatan oksigen.
1. Reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen.
Exs:
2CuO(s)  2Cu(s) + O2(g)
2Al2O3(s)  4Al(s) + 3O2(g)

2. Oksidasi adalah reaksi pengikatan Oksigen.


Exs:

2Fe(s) + 3/2O2(g)  Fe2O3(s)


C(s) + O2(g)  CO2(g)
 Reaksi Redoks Berdasarkan penerimaan dan pelepasan Elektron
1. Reduksi adalah reaksi penerimaan elektron.
Exs:
Cl2 + 2e  2Cl-
O2(g) + 4e  2O2-
2. Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron.
Exs:
Na  Na+ + e
Mg  Mg2+ + 2e
 Reaksi Redoks Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi

1. Oksidasi adalah reaksi disertai kenaikan bilangan oksidasi


Exs:
Mg  Mg2+
(BO = 0) (BO = +2)
2. Reaksi Reduksi adalah reaksi yang disertai adanya penurunan
bilangan oksidasi
Exs:
Cl2  2Cl-
(BO = 0) (BO = -1)
Dalam arti sempit:
 Oksidasi = pengikatan suatu oksigen
 Reduksi = pelepasan suatu oksigen

Dalam arti luas:


 Oksidasi = pelepasan elektron oleh suatu zat
 Reduksi = pengikatan elektron oleh suatu zat
 Oksidasi = bertambahnya bilangan oksidasi
 Reduksi = berkurangnya bilangan oksidasi
Reaksi Reduksi dan Oksidasi
( Redoks)
 Contoh:
Mg(s)  Mg2+ (aq) + 2e ( oksidasi )
Br2 (l) + 2e  2Br- (aq) ( reduksi )
+
Mg(s) + Br2 (l)  Mg2+(aq) + 2Br- (aq) ( redoks )
MgBr2
Pada reaksi diatas, Mg adalah reduktor karena mengalami oksidasi atau
melepaskan elektron, sedangkan Br2 adalah oksidator karena mengalami reduksi
atau menerima elektron.
Mg(s) + CuSO4 (aq)  MgSO4 (aq) + Cu (S)

Reaksi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut


b.o bertambah
0 +2

Mg (s) + CuSO4 (aq)  MgSO4 (aq) + Cu (s)

+2 0

b.o berkurang

Mg mengalami oksidasi, sebab bilangan oksidasinya bertambah yaitu


dari 0 menjadi +2. Mg disebut reduktoratau pereduksi . Ion Cu 2+ megalami
reduksi sebab bilangan oksidasinya berkurang dari +2 menjadi 0. CuSO 4
disebut oksidator atau pengoksidasi.
TERIMA KASIH 