Anda di halaman 1dari 23

SEJARAH BIOKIMIA, SEL

DAN BIOMOLEKUL

KELOMPOK: 7
ANGGOTA:
1. AYU MILINEA
2. MELLY TRI RAHMI
3. ACNES OKTAVINI
Apa itu Biokimia?
 Definisi:
◦ Webster’s dictionary: Bios = Yunani, artinya
“hidup” “Kimia mahluk hidup; Kimia yang
terjadi dan menjadi ciri kehidupan.”
◦ WebNet dictionary: “Biokimia adalah kimia
dari bahan-bahan dan proses-proses yang
terjadi dalam tubuh mahluk hidup; sebagai
upaya untuk memahami proses kehidupan dari
sisi kimia.“
Apa itu biokimia?
 Pemahaman bentuk dan fungsi biologis
dari sudut pandang kimia
 Bertujuan untuk memahami interaksi
molekul-molekul tak hidup yang
menghasilkan fenomena kompleks dan
efisien yang menjadi ciri-ciri kehidupan serta
menjelaskan keseragaman kimia dari
kehidupan yang beragam.
Sejarah Biokimia
 Pertama, identifikasi unsur kimia penyusun mahluk hidup.

Unsur kimia utama


penyusun mahluk hidup
adalah bahan minor
penyusun kerak bumi
(kandungan utama 47% O,
28% Si, 7.9% Al, 4.5% Fe,
dan 3.5% Ca).

Enam unsur utama


penyusun sel hidup adalah:
C, H, N, O, P, dan S.

99% penyusun sel adalah H, O, N, dan C


Unsur Elektron bebas Jumlah Fraksi
H 1 2/3
O 2 1/4
N 3 1/70
C 4 1/10
Sebagian besar unsur penyusun bahan hidup memiliki berat atom yang
rendah; H, O, N dan C adalah unsur dengan berat atom relatif paling
kecil yang masing-masing mampu membentuk ikatan tunggal, rangkap,
rangkap 3 dan rangkap 4.

Unsur dengan berat atom paling ringan


membentuk ikatan paling kuat
Sejarah Biokimia
 Kemudian, identifikasi tipe molekul yang ditemukan dalam mahluk
hidup

Asam Amino

Nukleotida

Karbohidrat

Lipida
Sejarah Biokimia
 Selanjutnya memahami mekanisme biomolekul membuat mahluk hidup menjadi hidup
SEL
 SEL PROKARIOTIK  SEL EUKARIOTIK
1. Membran tunggal 1. Ukurannya jauh
(plasma) lebih besar dari
2. Tidak ada inti sel prokariotik
2. Memiliki inti dan
ditambah banyak
organel
Tiga hal yang dibutuhkan sel

(1)ENERGI,
hal yang perlu
diketahui adalah
cara:

 Memperolehnya
 Mengubahnya
 Memanfaatkannya
metabolism is categorized into two types
 Catabolism (biodegradation):molekul yang
lebih besar ( nutrisi dan konstituen sel)
dipecah untuk menghasilkan energi
 Anabolism (biosynthesis):menyusun
biomolekul dari komponen yang lebih
sederhana menjadi molekul kompleks
(Fuels)

Exergonic Oxidation

Biodegradation

Output of energy

Complex Simpler
Metabolites Metabolites

Input of energy
Endergonic Reduction

Biosynthesis
Tiga hal yang dibutuhkan sel

(2) MOLEKUL SEDERHANA ,


hal yang perlu diketahui
adalah cara:
 Mengubahnya

Mempolimerisasikanny
a
 Mendegradasinya
(3) MEKANISME KIMIA, untuk:
 Memperoleh energi
 Menjalankan reaksi kimia secara berurutan
 Mensintesis & mendegradasi makromolekul
 Mempertahankan suatu keadaan steady
state yang dinamis
 Swarakit kembali struktur yang kompleks
 Menggandakan diri secara akurat dan
efisien
 Mempertahankan keteraturan proses
biokimia
Biomolekul – Struktur
Anabolic
 Senyawa Makromolekul
Pembangun Polisakarida
 Gula
sederhana Protein (peptida)
 Asam amino RNA or DNA
 Nukleotida Lipid
 Asam lemak

Catabolic
Biosintesis
Membutuhkan
molekul
sederhana
untuk
dirangkai
secara
kovalen
melalui
berbagai
kombinasi
Kekuatan ikatan kimia dipengaruhi oleh

1. Keelektronegatifan kedua atom


Keelectronegatifan tinggi =Kebutuhan akan elektron

 O 3.5 P 2.1

 Cl 3.0 H 2.1

 N 3.0 Na 0.9

 C 2.5 K 0.8
2. Jumlah elektron yang berikatan
Functional Groups
Functional Groups
TERIMA KASIH