Anda di halaman 1dari 1

 Ada beberapa sarjana yang menganggap bahwa perjanjian kredit adalah perjanjian pinjam

meminjam. Tapi ada beberapa perbedaan yang dapat dijadikan alas an kalua perjanjian kredit
bukan perjanjuan pinjam meminjam:
 Pertama, perjanjian pinjam-meminjam (Pasal 1754 KUH Perdata) termasuk perjanjian riil karena
sudah terjadi penyerahan uang. Sebaliknya, perjanjian kredit bank merupakan perjanjian
konsensuil karena perjanjian tersebut baru merupakan perjanjian pendahuluan dan belum
terjadi penyerahan uang.
 Kedua, pada perjanjian kredit debitur tidak leluasa dalam menggunakan uang yang
dipinjamkannya karena harus sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam perjanjian
kredit. Sebaliknya, dalam perjanjian pinjam-meminjam, debitur dianggap sebagai pemilik uang
sehingga berkuasa penuh untuk menggunakan uang tersebut.
 Ketiga, perjanjian kredit disertai dengan syarat-syarat penggunaan, yaitu dengan menggunakan
cek atau melalui pemindahbukuan. Bank selalu memberikan kredit dalam bentuk rekening koran
yang penarikan atau penggunaannya selalu berada di bawah pengawasan bank.
 Ketiga karakteristik inilah yang membedakan perjanjian kredit bank dari perjanjian pinjam-
meminjam menurut KUH Perdata.