Anda di halaman 1dari 13

PRAKTIK MANDIRI

PROSEDUR
MANAJEMEN NYERI :
DISTRAKSI
NAMA KELOMPOK 1:
AIIDA IBNU MALIK
ANDRIAN
ANNISA MAULANI A.
DEBBY LISTIYORINI
DIMAS FERRY LISKIANSYAH
FARA DEBRINA OKTAVIANI
FEBRY ANDIKA DWA PERMAYU
JOHANES PAULUS PAUKUMA
KERIN NURUL RAMADANTY
DEFINISI NYERI
Menurut the International Association For the
Studt of Pain (IASP), nyeri didefinisikan
sebagai pengalaman sensoris dan emosional
yang tidak menyenangkan yang berhubungan
dengan kerusakan jaringan atau potensial
sehingga akan menyebabkan kerusakan
jaringan
SIFAT-SIFAT NYERI
O Nyeri melelahkan dan membutuhkan banyak energi.
O Nyeri bersifat subjektif dan indvidual.
O Nyeri tidak dapat dinilai secara objektif seperti sinar X atau
lab darah.
O Perawat hanya dapat mengkaji nyri pasien dengan melihat
perubahan fisiologis tingkah laku dan dari pernyataan klien
O Hanya klien yang tau kapan nyeri timbul dan seperti apa
rasanya.
O Nyeri merupakan mekanisme pertahanan fisiologis.
O Nyeri merupakan tanda adanya kerusakan jaringan.
O Nyeri mengawali ketidakmampuan.
O Perspsi yang salah mengenai nyeri menyebabkan
manajemen nyeri jadi tidak optimal
MACAM-MACAM NYERI
O BERDASARKAN SUMBER: O BERDASARKAN LAMA
1. Cutaneus superficial ATAU DURASI:
2. Deepsomatic (nyeri 1. Nyeri akut
dalam) 2. Nyeri kronis
3. Viseral (pada organ
dalam) O BERDASARKAN LOKASI
ATAU LETAK:
O BERDASARKAN 1. Radiating pain
PENYEBAB: 2. Referred pain
1. Nyeri fisik 3. Intracable pain
2. Nyeri psikogenik 4. Phantom pain
FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI NYERI
Pengalaman nyeri pada seseorang dapat
dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain:
1. Arti nyeri
2. Persepsi nyeri
3. Toleransi nyeri
4. Reaksi terhadap nyeri
5. Skala nyeri
LANJUTAN…..
O Selain itu, Faktor Lain yang mempengaruhi
respon nyeri antara lain:
1. Usia
2. Jenis kelamin
3. Kultur
4. Makna nyeri
5. Perhatian
6. Ansietas
7. Pengalaman masa lalu
8. Pola koping
9. Support keluarga dan sosia;
10. Intensitas nyeri
PENYEBAB NYERI
O Trauma
O Neoplasma
O Peradangan
O Gangguan sirkulasi darah dan kelainan
pembuluh darah
O Trauma psikologis
PENANGANAN NYERI
O Stimulus kutaneus
O Distraksi
O Relaksasi
O Anticipatory guidance
DISTRAKSI
Distraksi adalah gangguan yang berarti
mengalihkan perhatian kita pada sesuatu
untuk mengalihkan pikiran kita dari
kekhawatiran/cemas/suatu masalah atau
mungkin rasa sakit yang sedang kita alami
Contoh:
Rasa sakit Distraksi dapat digunakan
sendiri untuk mengatasi rasa sakit ringan atau
distraksi berguna ketika kita sedang
menunggu bekerjanya obat anti sakit
TEKNIK DISTRAKSI
Teknik distraksi adalah pengalihan dari fokus
perhatian terhadap nyeri ke stimulus yang lain.
Tekni ini dapat mengatasi nyeri berdasarkan teori
bahwa aktivasi retikuler menghambat stimulus
nyeri. Peredaan nyeri secara umum berhubungan
langsung dengan partisipasi aktif individu,
banyaknya modalitas sensori yang digunakan dan
minat individu dalam stimulasi.
Oleh karena itu, stimulasi penglihatan,
pendengaran dan sentuhan mungkin akan lebih
efektif dlam menurunkan nyeri dibanding stimulasi
satu indera saja (Tamsuri, 2007)
JENIS-JENIS DISTRAKSI
O Distraksi visual
O Distraksi pendengaran
O Distraksi pernafasan
O Distraksi intelektual
CARA MENGGUNAKAN
DISTRAKSI
Setiap kegiatan/aktivitas dimana kita harus
fokus dapat digunakan untuk melakukan
distraksi.
Distraksi bisa internal, seperti: menghitung,
menyanyi untuk diri sendiri, berdoa atay
mengulani pernyataan seperti “saya dapat
mengatasinya”
Atau distraksi dapat eksternal, seperti:
menjahit, membuat/menggambar lukisan, dll