Anda di halaman 1dari 17

PENGORGANISASIAN

Desain dan Stuktur Organisasi


KONSEP DASAR PENGORGANISASIAN

Proses Pengorganisaisan (Organizational Process)


• Manajer mengalokasikan keseluruhan sumber daya
organisasi sesuai dengan rencana yang telah dibuat
berdasarkan kerangka kerja tertentu (Sule dan Saefullah,
2005)
Organizational
Process

Organizatioal
Kerangka Kerja Organisasi Design

Desain organisasi dimana manajer Organizational


Structure
melakukan alokasi sumber daya
organisasi
EMPAT PILAR PENGORGNISASIAN

Stoner, Freeman, dan Gilbert (1995)

Pembagian Kerja (Divison of Work)

• Spesifikasi kegiatan dan pekerjaan


• Spesialisasi pekerjaan

Pengelompokkan Pekerjaan
(Departementalization)
• Pengelompokan pekerjaan berdasarkan kriteria sejenis
• Penamaan bagian

Relasi antar Bagian dalam Organisasi


(Hierarchy)
• Span of management control
• Chain of command

Koordinasi (Coordination)

• Integrasi seluruh aktivitas dari berbagai bagian untuk mencapai


efektivitas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
STRUKTUR ORGANISASI

1. Strategi Organisasi
2. Skala Organisasi
3. Teknologi
4. Lingkungan
PENDEKATAN DALAM PROSES DEPARTEMENISASI

Pendekatan Fungsional Bagian


Permodalan
Manajer
Keuangan
Bagian
Pembelanjaan

Bagian Promosi
Manajer
Pemasaran
Bagian Pejualan
Direktur
Bagian Produksi
Manajer
Operasional
Bagian Gudang

Bagian
Rekruitmen
Manajer SDM
Bagian
T&D
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN STRUKTUR FUNGSIONAL

1. Sesuai dengan lingkungan 1. Pada organisasi besar


yang stabil respon lebih lambat
2. Menunjang pengembangan 2. Kurang inovatif
keahlian 3. Dapat menimbulkan konflik
3. Memberikan kesempatan prioritas produk
bagi para spesialis 4. Tidak menunjang
perkembangan manajer
umum
PENDEKATAN DALAM PROSES DEPARTEMENISASI

Pendekatan Produk Model 1

Manajer
Bagian Keuangan
Keuangan

Manajer Pemasaran Bagian Promosi Sabun Mandi

Direktur

Manajer Produksi Bagian Produksi Shampo

Bagian
Manajer SDM Pasta Gigi
Rekruitmen
PENDEKATAN DALAM PROSES DEPARTEMENISASI

Pendekatan Produk Direktur


Model 2

Sabun Mandi Shampo Pasta Gigi

Keuangan Keuangan Keuangan

Pemasaran Pemasaran Pemasaran

Operasional Operasional Operasional

SDM SDM SDM


KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN STRUKTUR PRODUK

1. Sesuai dengan perubahan 1. Kurang mendukung


yang cepat koordinasi aktivitas
2. Konsentrasi penuh antar divisi
terhadap tugas 2. Mendorong terabaikannya
3. Kejelasan tanggung jawab prioritas jangka panjang
3. Menimbulkan konflik
antar tugas divisi
dengan prioritas produk
PENDEKATAN DALAM PROSES DEPARTEMENISASI

Pendekatan Pelanggan

Bayi

Sabun Mandi Anak-anak

Manajer Produksi Shampo Dewasa

Pasta Gigi
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN STRUKTUR PELANGGAN

1. Fleksibilitas yang tinggi 1. Memungkinkan adanya


dalam merespon duplikasi produk sehingga
perubahan selera kreativitas tidak
konsumen berkembang
2. Keahlian yang dikhususkan 2. Memungkinkan adanya
pada pelanggan persaingan dan konflik
kepentingan antar divisi
PENDEKATAN DALAM PROSES DEPARTEMENISASI

Pendekatan Geografis

Jakarta

Bandung

Bagian Penjualan

Manajer Produksi Yogyakarta

Bagian Promosi

Semarang
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN STRUKTUR GEOGRAFIS

1. Kejelasan tanggung jawab 1. Kendali dari manajemen


terhadap produk dan puncak lemah
daerah khusus 2. Memungkinkan terjadi
2. Kejelasan tanggung jawab komunikasi yang buruk
terhadap pelayanan antar daerah
pengiriman 3. Memungkinkan terjadinya
3. Mengurangi permasalahan konflik kepentingan
yang diakibatkan oleh jarak
PENDEKATAN DALAM PROSES DEPARTEMENISASI

Pendekatan Matriks
Direktur

Profit Manajer Manajer Manajer


Manajer SDM
Project Keuangan Pemasaran Produksi

Sabun Mandi

Shampo

Pasta Gigi
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN STRUKTUR MATRIKS

1. Sesuai untuk pengambilan 1. Adanya wewenang ganda


keputusan yang bersifat yang memunculkan
rumit dan kebingungan
2. Mengembangkan 2. Dapat mengarah pada
keterampilan karyawan diskusi dari pada aksi
3. Merancang kerjasama 3. Implementasi memerlukan
antardisiplin biaya yang tinggi
STRUKTUR ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL

• Struktur Organisasi Formal


– Struktur organisasi yang dihasilkan melalui keseluruhan
proses
– Struktur yang dijadikan panduan bagi seluruh anggota
organisasi untuk melakukan berbagai hal dalam upaya
pencapaian tujuan

• Struktur Organisasi non Formal


– Pengelompokkan diri yang tidak berdasarkan struktur
organisasi
– Pengelompokkan ini berdasrkan kesamaan tuntutan, hobi,
dll
Tugas
• Buatlah struktur organisasi berdasarkan
beberapa pendekatan dalam proses
departementalisasi (pendekatan
fungsional, pendekatan produk,
pendekatan pelanggan, pendekatan
geografis, pendekatan matriks)