Anda di halaman 1dari 34

PHYSICS EDUCATION

SRIWIJAYA UNIVERSITY
INDONESIA
ENERGI REAKSI NUKLIR

A+x →B+n+ dimana T adalah energi kinetik (dengan menggunakan pendekatan nonrel
ativistik + mv2 pada energi rendah) dan m adalah massa diam. Nilai Q di
Q definisikan sebagai massa awal energi dikurangi energi massa akhir:

yang sama dengan energi kinetik akhir - energi kinetik awal:

PHYSICS EDUCATION 2
ENERGI REAKSI NUKLIR
Dalam reaksi nuklir, energi dapat dilepaskan atau diserap.

Reaksi pelepasan energi Reaksi penyerapan energi

Q = positif atau Q > 0 Q = negatif atau Q < 0


NUCLEAR

Reaksi eksoenergetik Reaksi endoenergetik

PHYSICS EDUCATION 3
Reaksi Fisi?
Reaksi Fisi adalah reaksi pembelahan
inti atom berat menjadi beberapa inti
atom  ringan yang disertai pelepasan
Reaksi fisi merupakan reaksi nuklir yang
energi yang besar.
akan menghasilkan partikel inti yang
lebih ringan (sering disebut produk fisi),
beberapa partikel neutron, gelombang
elektromagnetik dalam bentuk radiasi
sinar gamma, dan sejumlah energi.

4
Secara umum persamaan reaksi fisi yaitu:

REAKSI FISI

 
Keterangan:
X = material bahanbakar
n = neutron yang menyebabkanterjadinyareaksifisi
Y1 dan Y2 = material yang dihasilkandarireaksifisi (produkfisi)
= anti-neutrino
E = energi yang dihasilkandarireaksifisi

Icon Icon Icon

5
Ilustrasi Reaksi Fisi
Neutron mengenai bahan bakar uranium
-235 atau U-235 dan menghasilkan satu
Add an image
produk antara yaitu U-236 yang sifatnya
tidak stabil dan kemudian akan membela
h menjadi dua buah produk fisi, yaitu kri
pton-92 (Kr-92) dan barium-141 (Ba-141)
serta 3 buah neutron baru

Di samping itu akan muncul pula energi


yang sebagian besar berupa energi kineti
k dari produk-produk fisi. Produk fisi dari
reaksi fisi uranium-235 bisa saja tidak be
rupa barium-141 dan kripton-92, tetapi b
arium-144 dan kripton-90, atau zirkoniu
m-94 dan telurium-139

PHYSICS EDUCATION 6
KARAKTERISTIK FISI

 Reaksifisi yang diinduksi neutron adalah

, U + n → 93Rb + 141Cs + 2n
235

yang memungkinkanuntukkejadian neutron darienergipanas. Produkfisitidakditentukansecarau


nik, adadistribusimassadariduaprodukfisi yang ditunjukkanpadagambar di bawahini:
Distribusiharussimetristentangpusatnya-untuk
setiapfragmenberat, harusadacahaya yang sesuai
fragmen, tetapiperhatikan bahwa fisi menjadi fragmen
yang sama atau hampir sama (A1 A2)kurang
memungkinkandenganfaktordarisekitarrelatif 600
Gambar 2. Distribusimassapadafragmenterhadaphasilmaksimumfragmen A1 95 dan A2 140.
fisidarifisitermal235U

7
Energi Fisi

Ketika 235U menangkap neutron untuk membentuk keadaan senyawa 236U*, energi eksitasi adalah energi
dari keadaan senyawa yang dapat ditemukan secara langsung dari massa energi 235U dan n, jika kita men
gasumsikan energi kinetik neutron sangat kecil (yaitu dalam wilayah termal) yang dapat diabaikan.
m(236U*) = m(235U) + mn,
= (235.043924 u + 1.008665 u)
= 236.052589 u
Eex = (236.052589 u - 236.045563 u) 931.502 MeV/u
= 6,5 MeV

The Power of PowerPoint | thepopp.com 8


FISI DAN S
TRUKTUR Fisi umumnya diperlakukan sebagai fenomena kolektif menurut m

NUKLIR odel liquiddrop, dan analogi dengan setetes cairan yang dibebanka
n tidak hanya membantu analitis, tetapi juga memberikan citra me
ntal yang berguna dari proses.

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 9


Reaksi Berantai

Reaksi berantai adalah sederetan reaksi fi


si yang berlangsung spontan dan serta m
erta, disebabkan oleh neutron yang dilep
askan dari reaksi fisi sebelumnya bereaks
i lagi dengan inti-inti yang lain.

PHYSICS EDUCATION 10
REAKSI
FISI
Reaksi berantai dibagi menjadi dua reaksi, yaitu reaksi berantai terkendali dan reaksi berantai tidak terkendali.

Dalam suatu reaksi berantai terkendali (controlled chain reactio


REAKSI ns), hanya satu neutron dari tiap hasil reaksi fisi yang diperkena
nkan untuk membelah satu inti U- 235 lainnya. Neutron-neutro
BERANTAI n ini diserap oleh batang-batang pengendali yang dibuat dari m
aterial-material seperti kadmium (yang menyerap neutron tanp
TERKENDALI a mengalami pembelahan). Reaksi berantai fisi terkendali meru
pakan prinsip dasar reaktor nuklir atau reaktor atom.

Berdasarkan jenisnya, reaktor


atom fisi dapat diklasifikasikan 1. Reaktor Termal 2. Reaktor Cepat
11
sebagai:
• Salah satu tipe senjata nuklir adalah bom fisi (tidak
Reaksi sama dengan bom fusi), biasanya juga dikenal den
Berantai Tak Terkendali gan nama lain yaitu bom atom yang merupakan re
aktor fisi yang didesain untuk melepaskan sebanya
k mungkin energi dalam waktu sesingkat mungkin.

• Massa kritis adalah massa terkecil dari suatu samp


el yang dapat melakukan reaksi berantai. Jika mass
a terlalu besar (super kritis), jumlah inti yang peca
h berlipat secara cepat sehingga dapat menimbulk
an ledakan dan petaka bagi manusia

• Bom atom merupakan kumpulan massa subkritis


yang dapat melakukan reaksi berantai. Ketika dijat
uhkan massa subkritis menyatu membentuk mass
a super kritis sehingga terjadi ledakan yang sangat
dahsyat.
PHYSICS EDUCATION 12
Reaktor Fisi

Berdasarkan jenisnya, reaktor atom


fisi dapat diklasifikasikan sebagai:

Reaktor fisi nuklir adalah suatu tempat un 1. Reaktor Termal


tuk melangsungkan reaksi berantai dari re
aksi fisi yang terkendali. Energi yang dihas
ilkan dari reaktor ini dapat dimanfaatkan s
ebagai sumber energi nuklir.
2. Reaktor Cepat

The Power of PowerPoint | thepopp.com 13


Reaktor Fisi

Fungsi Reaktor Nuklir


1. Memicu terjadinya reaksi fisi sehingga
Reaktor nuklir terdiri atas pipa-pipa be
menghasilkan reaksi berantai
risi bahan bakar radioaktif dan batang
pengendali neutron yang disisipkan ke
dalam pipa bahan bakar nuklir tersebu
t. 2. Mengendalikan reaksi fisi

3. Memanfaatkan energi yang


dihasilkan reaksi

The Power of PowerPoint | thepopp.com 14


Pendingin Sekunder
Moderator
Pemindah Panas
Teras Reaktor
Bahan Bakar Reaktor Nu Perisai Batang Kendali
klir

Komponen Reaktor Nuklir


 ContohReaksi :

D-D
Reaksi Fusi ?
D-T

16
The Power of PowerPoint | thepopp.com 17
Keuntungan dari Reaksi Fusi

1. energi yang dihasilkan lebih besa

2. inti yang terjadi stabil sehingga mengurangi bahaya


radiasi

18
 Dua proton bertabrakan,
 Satu proton memancarkan sebuah positr
on (electron yang bermuatan positif) dan
berubah menjadi neutron,
 Proton dan neutron bergabung menjadi s
atu, membentuk deuterium, suatu isotop
hydrogen,
 Kemudian, sebuah proton yang lain berta
brakan denganinti deuterium, membentu
k sebuah inti helium-4 (dua proton berga
bung ke neutron) dan dua netron bebas.

19
Tahapan Reaksi Fusi Pada Matahari

03
02
01
20
Cara Pembakaran Hidrogen

Rantai Proton-Proton Siklus CNO

21
Reaksi Fusi Tak Terkendali

Reaksi Fusi Terkendali

Reaksi Fusi Terbagi

22
Reaksi Fusi Terkendali

Mempunyai 2 syarat

1. Suhu harus sangat tinggi (dalam orde 10 8 oC). Pada suhu tert
entu disebut suhu pembakaran (ignition temperature), proses
fusi akan berlangsung sendiri.
2. Pada suhu sangat tinggi, semua atom akan terionisasi habis
membentuk plasma (sejenis gas yang disusun oleh partikel-
partikel bermuatan seperti H+ dan elektron)

The Power of PowerPoint | thepopp.com 23


Reaksi Fusi Tak Terkendali

Senjata yang memanfaatkan proses ini dikenal bo


m termonuklir / bom hydrogen

Ledakan dari bom nuklir dapat menghasilkan leda


kan, cahaya, panas, dan variasi kejatuhan yang ber
variasi. Ledakan tersebut berkekuatan konklusif b
erbentuk gelombang kejut yang memancar dari titi
k ledakan pada kecepatan supersonic yang dapat
menghancurkan bangunan manapun dalam radiu
s beberapa mil

24
REAKTOR
NUKLIR Merupakan tempat atau perangkat yang digunakan un
tuk membuat, mengatur, serta menjaga kesinambung
an reaksi nuklir berantai pada laju yang tetap. Reaktor
nuklir pertama kali dikembangkan oleh Enrico Fermi d
an timnya di Universitas Chicago yang menggunakan u
ranium sebagai bahan bakarnya.

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 25


Jenis-jenis Reaktor Nuklir

Berdasarkan fungsinya
yaitu reaktor penelitian dan reaktor daya

Berdasarkan bahan pendingin yang digunakan


yaitu reaktor berpendingin air dan reaktor berpendingin gas

Berdasarkan bahan moderator (pemerlambat)


yaitu reaktor air ringan, reaktor air berat, dan reaktor grafit

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 26


Komponen Reaktor Nuklir
Reaktor Nuklir air bertekanan
Prinsip Kerja
Reaktor Nuklir

Reaksi yang terjadi pada reaktor nuklir masih didasarkan pada terjadinya reaksi pembela
han inti fissil oleh tembakan partikel neutron. Reaksi nuklir ini menghasilkan energi pana
s dalam jumlah yang cukup besar. Pada reaktor daya, energi panas yang dihasilkan dima
nfaatkan untuk menghasilkan uap panas dan digunakan untuk menggerakkan turbin-gen
erator yang bisa menghasilkan listrik. Sedangkan pada reaktor penelitian, panas yang dih
asilkan tidak dimanfaatkan dan dibuang ke lingkungan.

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 29


Prinsip Kerja Reaktor Nuklir
Proses reaksi nuklir:

Keterangan:

N : neutron

U : uranium

Kr, Ba : inti baru hasil pembelahan inti atom uranium

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 30


AKSELERAT
Akselerator merupakan alat pemercepa
OR t partikel bermuatan yang menghasilka
n neutron sehingga akselerator sering p
ula disebut generator generator neutro
n.

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 31


Akselerator dibedakan menjadi dua:

Akselerator linie
Akselerator sikli
r
s
Pemercepat partikel yang dilengkapi sumber tegan
Akselerator ini dilengkapi dengan alat pemercep
gan tinggi berupa generator Coekeroft-Walton, atau
at partikel. Partikel bermuatan bergerak dalam li
memakai sumber tegangan generator Van de Graff.
ntasan lingkaran yang berulang.
Partikel bermuatan dipercepat geraknya secara lini
er.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 32


Komponen Akselerator

Sumbe berkas Sumber ion atau sumber electron yang m


erupakan alat penghasil ion atau electron
yang akan ditembakkan ke atom sasaran.

Acceleration system Alat berupa sumber tegangan tinggi yang m


empercepat gerakan ion atau elektron

Sistem Pengendali
Seperangkat alat yang mengendalikan arah, ukuran berkas, dan divergen
berkas si atau konvergensi berkas yang terdiri dari seperangkat penghasil meda
n magnet, sistem slit dan kolimator, sistem hampa serta sistem monitorin
g.

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 33


Prinsip Kerja Akselerator

Cara kerja yaitu partikel-partikel diarahkan sepanjang sumbu akselerator oleh elektromagnet. T
egangan listrik setiap tabung berubah secara terus menerus sehingga partikel mengalami perce
patan saat meninggalkan satu tabung dan memasuki tabung berikutnya.partikel bermuatan disi
mpan disalah satu sisi, kemudian diberikan medan listrik dari perbedan potensial yang sangat ti
nggi seingga partikel mengalami percepatan dan melepaskan energi.

Kelompok 4 | Reaksi Nuklir 34