Anda di halaman 1dari 24

Fluiditas

Serbuk
Farmasi UMC 2019
Fluiditas Serbuk
Definisi
Kemudahan untuk mengalir
Terkait dengan perubahan posisi
partikel yang membentuk suatu
tumpukan serbuk

Peran
Pada pengisian ruang kompresi tablet
dan pengisian ke cangkang kapsul

Bobot Kadar Efek


Fluiditas
Tablet Zat Aktif Terapi
Serbuk Klasifikasi geldart didasarkan pada perilaku serbuk ketika di-fluidisasi
dengan udara kering pada suhu dan tekanan atmosfir
Terdiri dari sekumpulan partikel geldart A = mudah mengalir
Di dalam kesatuannya tiap partikel geldart C = sulit mengalir (kohesif)
cenderung untuk bergulir ke bawah geldart B = sangat mudah mengalir (sangat ringan), seperti gelembung
sesuai dengan gaya beratnya (F1)
Gerakan partikel dihambat oleh
friksi antara partikel atau friksi
antara partikel dengan dinding
hopper (F2)

Bagaimana agar F2
partikel mudah
mengalir? F2
F1 3

• José Manuel Valverde Millán, 2013, Fluidization of Fine Powders Vol 18, Springer
Faktor yang
1 2 3
Berpengaruh
pada Fluiditas Ukuran partikel dan Bentuk partikel Kerapatan jenis

Serbuk distribusi ukuran (particle shape) dan


(bulk density)
tekstur (texture)
partikel

4 5 6

Porositas Kandungan lembab Kondisi percobaan


(MC) (handling and
(porosity)
processing conditions)

4
Vmak
Secara umum, untuk partikel yang
ekidimensional (teratur=bulat, kubus)
semakin besar diameter maka sifat alir
semakin baik
.
Sedangkan untuk partikel yang
anisometrik maka hasilnya bisa lain
Sifat alir terbaik terjadi pada diameter
optimum partikel (bukan diameter
maksimum)

d (μm)
d optimum

Ukuran partikel dan distribusi ukuran


partikel (particle size and size distribution)
Diameter optimum (dopt) bukan diameter rata-rata partikel
yang mempunyai kecepatan alir maksimal (vmak)
Diameter optimum (dopt) berkisar 200-500 μm.
Partikel berukuran kurang dari 100 μm akan lebih kohesiv.
Mengapa setelah diameter optimal kecepatan alir (v) turun
sedikit??
Banyak faktor yang mempengaruhi
Beberapa
contoh
bentuk &
ukuran
partikel Gambar 1. SEM (Scaning Electron Mic) dari lactose
anhidrous = Pharmatose DCL 21 Manufacturer: DMV
International, Magnification: 200×, Voltage: 1.5 kV
Gambar 2. Pharmatose 125M Gambar 3. Pharmatose DCL 15
Manufacturer: DMV International Manufacturer: DMV International
Magnification: 100×
Voltage: 1.5 kV
Gambar 4. Aspartame Gambar 5. Maltisorb P200, Maltitol
Magnification: 70× Manufacturer: Roquette Frères
Voltage: 3 kV
Gambar 6. Corn starch Gambar 7. Starch, Pregelatinized,
Manufacturer: Anheuser Busch Lycatab PGS
Lot No.: 96A-3 (67) Manufacturer: Roquette Frères
Magnification: 2400×
Voltage: 20 kV
1. Diameter volume (δv)
Didasarkan pada volume partikel
2. Diameter surface (δs)
Didasarkan pada luas permukaan
partikel
Macam- 3. Diameter proyeksi (δp)
macam 4. Diameter statistik

pengungkap
Didasarkan perhitungan statistik
5. Diameter geometrik
an diameter 6. Dll.
Pada umumnya semakin bulat (masif=peluru) maka sifat alir
semakin baik
Semakin tidak beraturan maka sifat alir semakin jelek
Tekstur semakin halus maka semakin kecil gaya gesek friksi) antar
partikel (F2) sehingga semakin mudah mengalir
Sebaliknya, semakin kasar permukaan partikel maka semakin
besar friksi antar partikel (F2) semakin sulit mengalir
Secara tidak langsung, permukaan serbuk akan berpengaruh
pada fluiditas serbuk melalui fenomena elektrostatika dan
penyerapan kelembaban udara

Bentuk Partikel dan tekstur


NaCMC,Carboxymethylcellulose sodium Calcium carbonate
Manufacturer: Buckeye Cellulose Corp. Manufacturer: Whittaker, Clark & Daniels
Lot No.: 9247 AP Lot No.: 15A-2
Magnification: 120× Magnification: 2400×
Voltage: 10 kV Voltage: 20 kV
Parameter yang digunakan untuk menyatakan bentuk partikel
adalah αv,s
Besarnya α v,s partikel bulat adalah 6,0
sedangkan partikel berbentuk kubus αv,s -nya
adalah 6,8
Semakin besar αv,s bentuk partikel semakin
amorf
Untuk partikel yang diameternya sama, maka
semakin besar αv,s serbuk semakin sukar
mengalir

Bentuk Partikel
BENTUK PARTIKEL
Kerapatan/densitas dari suatu serbuk akan berpengaruh pada sifat
alir, proses pencampuran, segregasi, dan pemilihan metode
pembuatan.
Kerapatan bulk (g/ml) dari suatu zat sangat bervariasi
Untuk partikel dengan ukuran dan bentuk yang sama, maka semakin
besar kerapatan jenis (ρ)-nya sifat alir serbuk semakin baik

Kerapatan Jenis (bulk density)


Semakin besar porositas maka
semakin kecil kontak antar
partikel maka kecepatan alir
akan semakin baik.

Dengan asumsi porositas adalah celah antar partikel dan


kohesi antar partikel dihilangkan, maka semakin besar
porositas sifat alir semakin baik

Porositas (Porosity)
Gaya tarik (F2) ini dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain :
Kandungan lembab=moisture content (MC).
Pada kondisi kandungan lembab yang tinggi ikatan antar partikel akan
lebih kuat (F2), karena luas kontak antar permukaan serbuk naik.
Apabila gaya tarik antar partikel serbuk semakin kuat, maka serbuk
akan semakin sukar mengalir.

Kandungan Lembab (MC)


Selain itu, gaya tarik antar partikel dapat pula terjadi karena
pembentukan jembatan cair, sebagai akibat dari :
Tegangan interfasial pada permukaan partikel padat yang
terbasahi cairan
Tegangan interfasial cairan di dalam partikel
Tegangan kapiler antar partikel

Contohnya : pada saat proses penambahan bahan pengikat di waktu


granulasi berlangsung.

Kandungan Lembab (MC)


20
Pengaruhnya pada fenomena elektrostatika.
Dalam kondisi RH yang sangat rendah, fenomena
elektrostatika semakin kuat sehingga sifat alir serbuk
semakin jelek

Kelembaban relatif (RH)


Ada beberapa kondisi percobaan yang
dapat mempengaruhi sifat alir:
Diameter lubang alat uji (oriface diamater)
Hopper width (besar/luas hopper)
Head size
Hopper wall angle (sudut dinding hopper)

Kondisi percobaan
(handling and processing conditions)
Sifat alir serbuk dapat ditetapkan dengan
dua macam cara:
Cara Cara
langsung: Tidak langsung:

• Metode Corong (flow • Parameter Sudut Diam


rate) (angle of repose)
• Metode Timbang • Metode Pengetapan
(tapping)
• Berat granul
• Diameter corong (bagian atas dan bawah)
• Ukuran partikel granul
• Panjang tangkai corong
Pengukuran sifat alir • Cara penuangan sampel
granul dengan • Pengaruh getaran luar.
metode corong
dipengaruhi oleh
beberapa kondisi Untuk sejumlah berat granul yang sama, makin cepat
pengamatan seperti : waktu alirnya maka sifat alir serbuk semakin baik.