Anda di halaman 1dari 19

 Merupakan kumpulan dari dua orang

atau lebih yang bekerja sama untuk


mencapai tujuan yang telah disepakati
bersama
 Kumpulan dua orang atau lebih
 Kerja sama
 Tujuan bersama
 Sistem koordinasi
 Pembagian tugas dan tanggung jawab
personel
 Prinsip perumusan tujuan
 Prinsip pembagian tugas
 Prinsip pendelegasian kekuasaan/wewengan
 Prinsip tingkat pengawasan
 Prinsip rentang manajemen
 Prinsip kesatuan perintah
 Prinsip Koordinasi
Bentuk Piramida

Bentuk Vertikal

Bentuk Horizontal

Bentuk Lingkaran
 Merupakan bagan organisasi bentuk
piramid maksudnya bagan ini
menggambarkan jenjang dari atas
sampai ke bawah dan semakin ke
bawah semakin meluas
 Mirip dengan piramid, dimana sama-
sama menggambarkan jenjang dalam
pelimpahan kekuasaan dari atas ke
bawah. Terdapat dua buah satuan
yang dirangkaikan ke bawah.
 Merupakan gambar bagan organisasi
yang menggambarkan secara
mendatar, di mana jenjang dan
wewenang dari pucuk atau ujung
pimpinan tertinggi sampai dengan
satuan organisasi atau pejabat yang
tersendah disusun dari arah kiri ke kanan
atau sebaliknya
 Menggambarkan hubungan antara
suatu jabatan yang terendah disusun
dari luar bidang lingkaran menuju ke
arah titik tengah pusat lingkaran di
mana di titik tengah merupakan pejabat
atau pimpinan tertinggi
 Merupakan susunan komponen-
komponen atau unit-unit kerja yang
menghubungkan kedudukan, tugas,
wewenang dan tanggung jawab yang
berbeda antara satu dan lainnya dalam
suatu organisasi
 Spesialisasi Pekerjaan
 Rantai Komando
 Rentang Kendali
 Sentralisasi dan Desentralisasi
 Formalisasi
 Departemenisasi
Struktur Sederhana

Struktur Birokrasi

Struktur Matrik
 CIRINYA : departementalisasi yang rendah,
rentang kendali yang luas, wewenang
yang terpusat pada sesorang saja dan
sedikit formalitas.
 Kelebihan : cepat, fleksibel, tidak mahal,
akuntabilitas jelas
 Kelemahan: tidak bisa diterapkan pada
organisasi besar
 Kekuatan utama struktur ini terletak pada
kemampuannya menjalankan kegiatan-
kegiatan yang terstandar secara efisien.
 Kelemahan: berlebihan dalam mengikuti
aturan, tidak ada ruang untuk modifikasi,
kurang inovatif dan birokrasi hanya efisien
sepanjang karyawan menghadapi
madalah yang sebelumnya diatur dengan
jelas cara penyelesaiannya.
 Struktur organisasi matrik digunakan
pada agen-agen periklanan,
perusahaan pesawat terbang,
laboratorium penelitian, rumah sakit,
lembaga pemerintah.
 Kelemahan: sulit mengkoordinasi tugas
pada spesialis fungsional yang beragam
 Organisasi Garis/Lini
 Organisasi Garis dan Staf
 Organisasi Fungsional
 Kelebihan:  Kekurangan:
› Kesatuan perintah › Seluruh organisasi
terjamin sangat bergantung
› Proses pengambilan pada satu orang
keputusan cepat › Pimpinan bersifat
› Rasa otoriter
kesetiakawanan › Karyawan lebih sulit
lebih tinggi berkembang
 Kelebihan  Kekurangan
› Memudahkan untuk › Kesetiakawanan
pengambilan antar karyawan sulit
keputusan karena dibina
adanya staf ahli › Koordinasi sulit
› Cocok untuk dilakukan
organisasi besar
› Lebih mudah
menerapkan “The
right man on the right
place”
 Kelebihan  Kelemahan
› Pembagian tugas › Sulit melakukan
lebih jelas perputaran pekerjaan
› Spesialisasi karyawan › Karyawan merasa ahli
mudah dibidangnya dan
dikembangkan lebih mementingkan
› Spesialisasi karyawan spesialisasi sehingga
dapat dimanfaatkan sulit berkoordinasi
lebih maksimal › Tidak ada kesatuan
perintah