Anda di halaman 1dari 22

Hapsari Sulistya Kusuma, S.Gz, M.

Si
 Kemampuan konselor berkomunikasi akan
membantu menggali informasi dari klien.
 Assessment, diagnosa, intervensi, monitoring
dan evaluasi.
 Hasil yang paling penting dari hubungan
konselor dan klien adalah perubahan perilaku
ASPEK KONSELING KONSULTASI PENYULUHAN

Tujuan Membantu klien Membantu klien Menyadarkan


mengidentifikasi dan mengidentifikasi masyarakat
menganalisis masalah klien dan menganalisis
serta memberikan alternatif masalah yang
pemecahan masalah dihadapi klien
Sasaran Individu Individu Individu dan
kelompok
Proses Menggali informasi denna Membantu klien Memberi informasi,
ketrampilan mendengarkan, untuk memecahkan menanamkan
mempelajari, membangun masalah sesuai keyakinan, dan
percaya diri agar klien dengan masalah meningkatkan
mampu mengambil yang dihadapi klien kemampuan
keputusan untuk mengatasi
masalahnya
Hubungan/k Horizontal, kedudukan Vertikal, kedudukan Langsung atau tidak
edudukan konselor dan klien sejajar. lebih tinggi dari langsung
Yang dihadapi konselor klien. Yang
adalah klien. dihadapi konselor
adalah masalah
klien
 Prosespenyampaian pikiran dan atau
perasaan dalam bentuk pendapat atau
informasi melalui kata-kata, gerak atau
isyarat (bahasa tubuh) atau simbol dari
pemberi pesan kepada penerima pesan.
Pemberi
Isi pesan
pesan

Penerima
Media
pesan
 Untuk mengetahui pemahaman klien dan
tercapainya tujuan komunikasi
 Diperoleh saat komunikasi berlangsung
 Memberikan kesempatan kepada klien untuk
bertanya, mengajukan pendapat, dan
menceritakan pengalaman.
 Mengajukan pertanyaan, meminta penjelasan
kembali oleh klien
 Meminta klien untuk meringkas informasi
yang telah diterima.
 tentukan tujuan komunikasi
 pahami isi pesan yang akan disampaikan
 samakan persepsi
 gunakan aspek komunikasi (verbal,
nonverbal, emosional)
 gunakan alat bantu/media
 berikan informasi secukupnya
 Suatu bentuk pendekatan yang digunakan
dalam asuhan gizi untuk membantu individu
dan keluarga memperoleh pengertian yang
lebih baik dari tentang dirinya serta
permasalahan yang dihadapi.
 Kombinasi bidang gizi, fisiologi, psikologi
Ketrampilan komunikasi

Ketrampilan mendengar dan


mempelajari
Ketrampilan membangun percaya diri
dan memberi dukungan

Ketrampilan konseling gizi


 Komunikasi non verbal : menggunakan
gerakan tubuh tanpa kata-kata. Co : kepala
sama tinggi, berikan perhatian,
menyingkirkan penghalang, menyediakan
waktu dan memberi sentuhan wajar
 Mengajukan pertanyaan terbuka : pertanyaan
yang membutuhkan jawaban penjelasan
bukan jawaban ya/tidak. Co : apa saja,
mengapa, bagaimana, bisa diceritakan
 Gunakan respon dan gerakan tubuh yang
mengartikan perhatian : dengan bahasa isyarat co :
mengangguk dan kata- kata penghargaan seperti
wah,…mmm,oo begitu,
 Mengatakan kembali apa yang dikatakan klien :
menunjukkan bahwa konselor telah mendengarkan
klien dengan kata-kata sendiri
 Berempati menunjukkan konselor paham perasaan
klien : dengan memberikan pertanyaan menyangkut
fakta yang disampaikan klien
 Hindarikata-kata menghakimi : hal ini bisa
membuat klien merasa bersalah dan dihakimi. Co :
“suka makan pedas ya?” “itu keliru” “salah bapak
karena” “lha itu yang menyebabkan” “ibu tidak
suka sayur ya?”
 Membangun percaya diri klien akan
membantunya membuat keputusan sendiri
tentang perubahan diet yang harus dilakukan
sekaligus melaksanakannya.
 Terima apa yang dipikirkan dan dirasakan
klien. Jangan mengatakan tidak setuju
dengan apa yang dikatakan klien, jangan
mengatakan setuju dengan pendapat yang
keliru.
 Mengenali dan memuji apa yang dikerjakan dengan
benar
 Berikan bantuan praktis. Co : membantu klien
merasa nyaman pada posisi duduknya
 Memberikan informasi yang relevan. Co: berikan
informasi dengna cara positif supaya tidak
terdengar seperti kritikan atau membuat klien
berpikir telah melakukan kesalahan.
 Menggunakan bahasa sederhana : gunakan istilah
umum.
 Berikan 1 atau 2 saran bukan perintah akan
membantu klien menjadi penentu keadaan dan
merasa percaya diri
 Menilai pemahaman : dengan cara menanyakan
kembali apa yang telah dipahami dengan
pertanyaan terbuka
 Rencana tindak lanjut : intervensi diet, kunjungan
ulang, evaluasi ketaatan diet
 Membantu klien mengenali permasalahan
kesehatan dan gizi yang dihadapi
 Membantu klien mengatasi masalah
 Mendorong klien mencari cara pemecahan
masalah
 Mengarahkan klien memilih cara pemecahan
yang sesuai
 Membantu proses penyembuhan penyakit
 Menjaga hubungan baik dari awal dengan klien,
karena klien akan lebih mudah bicara dengan orang
ramah
 Berusaha mengenali kebutuhan klien. Pendengar yang
baik.
 Mampu menumbuhkan empati dan nyaman.
 Mendorong klien memilih cara pemecahan masalah
terbaik
 Memberikan informasi tentang sumber daya yang
diperlukan agar dapat mengambil keputusan
 Memberi perhatian khusus co : hubungi saya ketika
ada masalah
 Memperlihatkan kesungguhan co: saya akan
menghubungi bapak dalam minggu ini
 Menjaga rahasia dan kepercayaan klien
 Perasaan, pikiran, kecurigaan
 Tidak konsentrasi
 Bukan pendengar yang baik
 Kondisi diri yang kurang menguntungkan
AMAN NYAMAN TENANG
 Ruang tersendiri terpisah dengan ruangan
lain
 Meja untuk mendemontrasikan konseling
 Lokasi mudah dijangkau klien
 Cukup cahaya dan sirkulasi udara
 30-60 menit