Anda di halaman 1dari 18

Assalamu’alaikum

waromatullohi
wabarokaatuh...
PENGARUH STRESS PADA
PENDERITA HIPERTENSI DAN
DIABETES MELITUS

SETYO LEGOWO
SABTU, 28 SEPTEMBER 2019
STRES ?????
adalah gangguan mental yang dihadapi
seseorang akibat adanya tekanan.

Tekanan ini muncul dari kegagalan


individu dalam memenuhi kebutuhan
atau keinginannya. Tekanan ini bisa
berasal dari dalam diri, atau dari luar
HIPERTENSI adalah kondisi kronis
di mana tekanan darah pada dinding
arteri (pmbuluh darah bersih)
meningkat.

Tekanan darah normal : 120/80


dikatakan tinggi : Diatas 130/90
Bagaimana stres bisa
mempengaruhi penderita
hipertensi ?
 stres akan melepaskan hormon
stres yang akan menyempitkan
pembuluh darah dan mempercepat
detak jantung, sehingga tekanan darah
akan meningkat

"Stres itu meningkatkan adrenalin,


dan adrenalin akan memperkecil
pembuluh darah dan mempercepat
detak jantung. Sehingga tekanan
darah meningkat.”
Penting juga untuk dicatat bahwa stres bisa mengganggu
sistem kekebalan tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan
rentan terhadap infeksi dan flu.

Gejala stres lainnya termasuk sakit kepala, sembelit, diare,


insomnia, dan mulas, yang bisa berdampak negatif terhadap
kesehatan secara keseluruhan.

Stres juga seringkali menyebabkan orang berperilaku yang


tidak sehat, seperti makan berlebihan, diet tidak tepat, tidur
berlebihan, berhenti berolahraga, merokok, minum alkohol,
dll. Termasuk merubah gaya hidup yang banyak
mengkonsumsi makanan tinggi garam dan lemak, yang
semua ini bisa berpengaruh terhadap obesitas dan masalah
pembuluh darah.
Dengan demikian, stres secara tidak langsung terkait
dengan masalah hipertensi.
DIABETES MELITUS
adalah golongan penyakit kronis yang
ditandai dengan peningkatan kadar gula
dalam darah sebagai akibat adanya
gangguan sistem metabolisme dalam
tubuh,dimana organ pankreas tidak
mampu memproduksi hormon insulin
atau insulin tidak bisa bekerja dengan
baik.
Bagaimana stres bisa
mempengaruhi penderita
diabetes?
"Stres itu lebih berbahaya dibandingkan
Anda mengonsumsi gula yang banyak.
Ini prinsip dasar," kata Mangatas
Manalu, ahli penyakit dalam ketika
berbincang dengan CNNIndonesia.com di
kawasan Sudirman, Jakarta Selatan,
Jumat (18/3).

"Stres itu meningkatkan adrenalin, dan


adrenalin akan meningkatkan gula
dalam tubuh dengan sangat cepat.
Hanya dalam hitungan menit,"
lanjutnya
Hormon yang akan muncul ketika stres adalah
adrenalin dan kortisol, yang mana kedua hormon ini
juga berfungsi untuk meningkatkan gula darah untuk
meningkatkan energi dalam tubuh.

Kortisol dan adrenalin dikeluarkan oleh tubuh agar


tubuh tidak kekurangan energi dan menyebabkan
gula darah naik. Pada orang yang normal, mereka
memiliki kompensasi atau pengaturan tubuh untuk
menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

Namun tidak pada penderita diabetes, kondisi


resistensi insulin atau kekurangan insulin
menyebabkan gula darah tidak dapat dikontrol dan
dijaga
Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas)
Kementrian Kesehatan yang dirilis pada InfoDATIN pada 2014,
menyebutkan bahwa DKI Jakarta berpotensi menjadi lokasi
penduduk di atas 15 tahun dengan diabetes tertinggi pada 2017
nanti.

Pada 2013, DKI Jakarta menjadi provinsi nomor enam dengan


penduduk di atas 15 tahun yang terkena diabetes terbanyak di
Indonesia. Secara total pada 2013 lalu, perkiraan penderita diabetes
di Indonesia baik yang terdeteksi maupun yang belum sebanyak
6,9 persen atau lebih dari 12,1 juta jiwa.

Mangatas menegaskan, gula memang menjadi penyebab diabetes,


tapi stres, bisa jadi pemicu terjadinya diabetes lebih cepat.

"Jadi sebenarnya konsumsi gula itu bukannya dihilangkan, tapi


dikurangi. Sedangkan kalau bisa, hindari hal yang dapat membuat
stres akut,” terangnya.
Lalu bagaimana cara untuk mengurangi
dan mengatasi stres yang terjadi?
1. JAGA SELALU KONDISI TUBUH ( MAKAN
MAKANAN YG SEHAT BERGIZI )

2. TIDUR DAN ISTIRAHAT YG CUKUP ( TIDUR


MENGURANGI KEMARAHAN, KESEDIHAN DAN
MEMBERI KESEMPATAN OTAK UTK ISTIRAHAT

3. LAKUKAN OLAH RAGA TERATUR ( OLAH RAGA


MENGELUARKAN ZAT ENDORPHINE UTK MEMBUAT
TUBUH MERASA NYAMAN )

4.SELALU BERPIKIR POSITIF


5. LAKUKAN HOBBY ATAU HAL HAL YG
MENYENANGKAN
6. JANGAN TERPAKU PADA RUTINITAS HARIAN
( MERUBAH PENAMPILAN, TIDAK MALU DAN
RAGU )
7. MURAH SENYUM ( TERTAWA LEPAS,
BERNYANYI, BERSOSIALISASI DENGAN
TEMAN/TETANGGA )
8. BERIBADAH DAN BERDOA ( TIDAK HANYA
PADA MASA SULIT SAJA)
9. SENANTIASA BERSYUKUR (
MENSYUKURI SETIAP USAHA KITA,
BAIK YANG BERHASIL MAUPUN
YANG TIDAK)

10. ANGGAPLAH BAHWA SAKIT


ADALAH NIKMAT BUKAN COBAAN
JIKA HAL HAL TERSEBUT BISA DILAKUKAN
INSYA ALLOH STRESS AKAN JAUH DARI
KITA

DAN tekanan darah KITA AKAN LEBIH


MUDAH DIKENDALIKAN
TERUS SEMANGAT
TETAP YAKIN
TETAP BERUSAHA
JANGAN LUPA
BERDO’A
ALLOH BERSAMA KITA

PROLANIS......!!!

TETAP SEHAT
TETAP SEMANGAT
CERIA...PRODUKTIF