Anda di halaman 1dari 10

Kelompok 3

 Neneng Fransiska
 Nurhikmah
 Nurmila
 Poppy Oktaviana Agustin
 Rahma Mutia Anggraini
 Resti Julita
 Resky Hidayat
 Riska Rahmadani
 Rosa Anjani
 Salima Cerlina Laia
DAMPAK TEKNOLOGI
INFORMASI PENGGUNA PADA
ASUHAN KEPERAWATAN
Pemanfaatan teknologi akan semakin meningkat seiring dengan
perkembangan kebutuhan manusia. Perkembangan teknologi
mempunyai peran penting terhadap kehidupan manusia termasuk di
dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan. Perawat sebagai salah satu
tenaga kesehatan yang ikut serta berperan dalam pelayanan kesehatan
merasakan dampaknya. Perkembangan teknologi informasi khususnya
internet memberi peluang kepada masyarakat untuk meningkatkan
pemahaman tentang salah satu persoalan penting yang dihadapi sehari
hari yaitu kesehatan.
Dalam pengaruh teknologi yang semakin besar ini, terdapat dampak
dari penggunaan teknologi informasi pada penggunanya khususnya dalam
asuhan keperawatan, yaitu baik dampak negatif maupun dampak positif:

A. Dampak Negatif

 Dikhawatirkan akan adanya penurunan proses berpikir kritis dari perawat


tersebut, karena informasi yang didapat mudah untuk diakses.
Dimungkinkan pula terjadi penurunan kepekaan antara perawat yang satu
dengan yang lain ataupun antara perawat dengan klien. Karena segala
sesuatu dapat dilakukan secara online (misaltele-health), tanpa harus tatap
muka.
Keterbatasan kapasitas penyimpanan data
Lanjut....

 Kemungkinan bisa terjadi gangguan teknis (disebabkan virus dan factor


lainnya)
Tentunya dokumentasi keperawatan berbasis komputer juga mempunyai
kelemahan, diantaranya adalah kemampuan perawat dalam melaksanakan
proses keperawatan dan keterampilan perawat menggunakan computer.
B. Dampak Positif

 Peningkatan mutu pelayanan


Dengan adanya internet, akan mempermudah dalam mencari informasi
sehingga memungkinkan bagi perawat untuk senantiasa mengupdate keilmuan
melalui internet dengan mengakses berbagai perkembangan ilmu pengetahuan
khususnya yang berkaitan dengan bidang pelayanan keperawatan.
Lanjut....
Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Menurut sebuah studi meta-analysis terhadap berbagai laporan


penelitian keperawatan yang dilakukan oleh Heater, Beckker, dan Olson
(1988), menjumpai bahwa pasien yang mendapatkan intervensi keperawatan
bersumber dari riset memiliki luaran yang lebih baik bila dibandingkan
dengan pasien yang hanya mendapatkan intervensi standar. Praktik
pelayanan kesehatan yang berdasarkan fakta empiris (evidence based
practice) bertujuan untuk memberikan cara menurut fakta terbaik dari riset
yang diaplikasikan secara hati-hati dan bijaksana dalam tindakan preventif,
pendeteksian, maupun pelayanan kesehatan.
 Pengembangan pelayanan keperawatan

Tuntutan pelayanan keperawatan yang profesional dari masyarakat


menuntut perawat untuk mengupdate pengetahuannya dan menjalankan
asuhan keperawatan berdasarkanevidence based. Perawat yang bekerja di
ruangan mempunyai keterbatasan waktu untuk bisa mengakses evidence
based tersebut. Beberapa artikel tentang akses internet ditempat kerja
menunjukkan bahwa adanya akses internet akan membantu perawat dalam
mengakses evidence based walau adanya keterbatasan waktu karena mereka
dapat melakukannya dengan cepat. Hal ini akan membantu perawat
meningkatkan kepercayaan diri, ketrampilan dalam memberi asuhan dan
memperoleh informasi dari beberapa rekan dari belahan dunia lainnya.
 Sarana perpustakaan

Selain hal-hal tersebut diatas, Internet juga menyediakan fasilitas


Perpustaakan Online, yang berupa kumpulan-kumpulan Web sites dari
perpustakaan kelas dunia. Dalam Situs ini kita dapat memperoleh buku-buku
yang dapat kita baca secara online maupun offline (setelah kita download
terlebih dulu) secara gratis, buku-buku tersebut mulai dari kesehatan,
ensiklopedia, Novel, Iptek, dan sebagainya.
Thankyou

Anda mungkin juga menyukai